*Kemenhub Gelar “THE 1ST SUB COMMITTE OF RORO  DUMAI – MALAKA TASK FORCE MEETING” di Dumai.

DUMAI – Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Malaysia bertekad mewujudkan konektivitas antarnegara di Asia Tenggara dengan sesegera mungkin  mengoperasikan kapal Roll On-Roll Off (RoRo)  rute Dumai (Indonesia)-Malaka (Malaysia). Dan Pemerintah Kota Dumai berkomitmen mendukung pengoperasian tersebut.

“Pemerintah Kota Dumai memberikan dukungan penuh terhadap implementasi Ro-Ro Dumai-Malaka. Sebagai kota pelabuhan, potensi Dumai sangat banyak untuk dibawa ke Malaka, termasuk potensi pariwisata yang dapat dinikmati oleh kedua negara seperti perjalanan wisata masyarakat Dumai dan Malaka dengan menggunakan kendaraan pribadi dan sebagainya,” kata Zulkifli.

Penegasan Walikota Dumai ini disampaikan pada “The 1st Sub-Committee of Ro-Ro Dumai-Malaka Task Force Meeting”,  yang digelar Kamis
(14/11) di Hotel The Zuri Dumai.

Pertemuan yang dihadiri oleh stakeholders di bidang pelayaran kedua negara, yakni Indonesia dan Malaysia , masing-masing diwakili oleh instansi pemerintah yang menangani transportasi laut,  Imigrasi,  Bea Cukai, Karantina, Kepolisian,  Pemerintah Daerah, Otoritas Pelabuhan  dan para Operator Kapal dari kedua negara dimaksud.

Adapun delegasi dari Indonesia dipimpin oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt Wisnu Handoko, sedangkan Delegasi Malaysia dipimpin Timbalan Setiausaha  Bahagian Maritim, Siva Sangar Krishnan.

Sebagai informasi, rencana pelayanan RoRo Dumai-Malaka ini merupakan salah satu proyek yang diusulkan dalam Maritime Transport Working Group (MTWG) dan salah satu proyek prioritas dalam The Master Plan on ASEAN Connectivity dan Brunei Action Plan. Pelayanan RoRo Dumai-Malaka juga merupakan Pilot Project untuk ASEAN Single Shipping Market (ASSM).

Beroperasinya Roro Dumai-Malaka, lanjut Zul AS tidak hanya bermanfaat bagi Kota Dumai dan negeri Melaka semata. Rute Dumai-Malaka juga akan meningkatkan perdagangan dan ekonomi kedua negara dan juga kontak orang ke orang di berbagai penjuru.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt Wisnu mengatakan,  Indonesia dan Malaysia sangat menyadari pentingnya konektivitas yang terintegrasi secara baik dan memandang perlunya kerja sama secara sinergi dalam membangun, tidak hanya dalam Masyarakat ASEAN atau kerangka kerja BIMP EAGA dan IMT GT tetapi juga, kerja sama bilateral kedua negara sebagai bagian dari dunia global.

“Pertemuan “The 1st Sub-Committee of Ro-Ro Dumai-Malaka Task Force Meeting” ini, merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya  pada 04 April 2019 di Putrajaya, Malaysia. Dimana pada pertemuan tersebut Indonesia dan Malaysia telah sepakat untuk membentuk Sub Komite untuk membahas operasi transportasi  laut dalam mendukung implementasi pengoperasian kapal Ferry Ro-Ro Dumai-Malaka serta menunjuk  Divisi Maritim MOT, Malaysia  sebagai Sekretariat Sub Komite dan untuk menyusun TOR serta memantau kemajuan pertemuan Sub Komite tersebut,” kata Capt.  Wisnu Handoko usai membuka pertemuan dimaksud.

Menurutnya, dalam pertemuan kali ini pembahasan akan difokuskan pada masalah pengaturan dari sisi darat seperti masalah regulasi, spesifikasi dan jenis kendaraan, standar pengemudi, prosedur operasi, perizinan, pergerakan area kendaraan pribadi dan komersial serta penanganan pelayanan penumpang.

“Rencananya kapal Ro-Ro Dumai–Malaka ini akan dilayani dari Pelabuhan Sri Junjungan Dumai menuju Pelabuhan Tanjung Bruas, Malaka, PP. Dan masing-masing pihak akan segera menyiapkan SOP masing-masing. Dari sisi infrastruktur Pelabuhan Sri Junjungan saat ini sudah siap untuk melaksanakan pelayanan Kapal Ro-Ro Dumai – Malaka dan ke depan hanya
perlu penambahan infrastruktur pendukung lainnya seperti perpanjangan dermaga dan penambahan mooring buoy, “kata Capt. Wisnu.

Menurut Capt Wisnu, hasil pembahasan the 1st sub-committee of Ro-Ro Dumai-Malaka Task Force Meeting ini sebagai bahan penyusunan naskah kesepakatan kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara pemerintah Indonesia dan Malaysia tentang Pelayaran Kapal Ro-Ro Dumai–Malaka.

“Kami berharap MoU kedua belah pihak ini sudah dapat direlisasikan pada akhir tahun 2019. Sehingga operasional Ro-Ro Dumai–Malaka sudah dapat diimplementasikan di tahun 2020,” ujarnya.

Senada dengan Capt Wisnu, Ketua Delegasi Malaysia, Siva Sangar Krishnan juga mengatakan saat ini kesiapan Pelabuhan Tanjung Bruas Malaka untuk pelaksanaan  pelayaran Kapal Ro-Ro Malaka-Dumai sudah mencapai sekitar  75 persen dan akan menambah infrastrukutr pendukung lainnya. (Diskominfo).

DUMAI- Menindaklanjuti kerjasama dua Negara antara Indonesia dengan Malaysia, dari segi transportasi Kapal, dengan menggunakan kapal jenis Roll on – roll of (Roro), dengan Rute Dumai-Malaka dan Malaka-Dumai, yang ditargetkan sudah beroperasi di akhir tahun 2019.

Untuk mempersiapkan operasional pelayaran  Roro Dumai-Malaka, ke dua belah pihak menggelar rapat koordinasi perdana operasional Roro Dumai-Malaka “The 1ST Sub-Committee of Roro Malaka-Dumai Task Force Meeting”  yang diselenggarakan pada Kamis  (14/11), di The Zuri Hotel Kota Dumai.

Pada rapat tersebut, hadir dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang diwakili oleh Ditjen perhubungan Laut, Wisnu Handoko, serta dari Walikota Dumai, H. Zulkifli AS‎, Kepala Kantor Bea Cukai Dumai, dan tamu undangan lainnya.

Hadir juga Delegasi Malaysia yang diketuai oleh Siva Sangar krishnan, serta tamu rombongan dari Delegasi Ma‎laysia.

Pada kesempatan tersebut, Ditjen perhubungan Laut, Wisnu Handoko mengungkapkan, rapat koordinasi perdana operasional Roro Dumai-Malaka, yang juga dihadiri oleh pihak Malaysia, untuk kesiapan beroperasinya kapal Roro dengan rute Dumai-Malaka dan Malaka-Dumai.

“Rapat ini juga untuk mempersiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) antar kedua negara yang kita harapkan di akhir tahun sudah ada MoU dengan Malaysia, sehingga awal tahun 2020 Roro Dumai-Malaka sudah bisa beroperasi,” katanya.

Ia menambahkan, ‎untuk beroperasinya Roro Dumai Malaka ini, pihaknya harus  bergerak dari dua sisi, yakni infrastruktur dan dari sisi prosedur, seperti prosedur  imigrasi, karantina dan keamanannya dari dua negara.

Diakuinya, saat ini Pemerintah Kota Dumai yang disupport oleh pemerintah pusat dan perhubungan tengah mempersiapkan infrastruktur. Sebahagian infrastruktur sudah siap seperti terminal, jalan dan parkir, ‎selanjutnya dermaga yang nantinya ada penambahan alat sandar kapal, dan diperkirakan itu tidak terlalu lama.

Wisnu menjelaskan,  memang pembangunan infrastrukturnya bertahap, untuk itulah saat dioperasikan tidak langsung lengkap seluruhnya, namun pihaknya  prioritaskan kapal ke dua negara bisa sandar ‎ karena akan menggunakan kapal dari pihak Malaysia dan Indonesia.

Diakuinya, untuk Indonesia sendiri nantinya akan menggunakan kapal milik PT. ASDP Indonesia  Ferry jenis Roro, jadi masing-masing negara akan menyediakan kapalnya.

“Kita optimis  tahun depan (2020) sudah bisa mulai beroperasi, kapal yang kita gunakan jenis yang biasanya digunakan untuk penyebrangan yakni jenis Roro ‎yang bisa mengangkut mobil dan kendaraan, dan itu nanti dibagi lagi ada kendaraan pengangkut barang dan mobil pribadi, dengan tujuan untuk menfasilitasi pergerakan orang dari Malaysia atau sebaliknya, atau melakukan kunjungan wisata dan kunjungan kerja serta kunjungan keluarga,” imbuhnya.

Untuk barang  tambah Wisnu, nantinya  akan disepakati barang-barang apa saja yang diizinkan untuk diperjualbelikan antar dua negara melalui penyebrangan Roro Dumai-Malaka dan Malaka-Dumai.

Bukan hanya itu saja, terangnya, dalam rapat ini nantinya akan pihaknya update kesiapan dari masing-masing negara maupun instansi, seperti  bea cukai nanti akan mengupdate prosedur bea cukainya, begitu juga dari Malaysia tujuan adanya kesepakatan antar dua negara‎.

Diterangkannya, kapal Ro-Ro Dumai-Malaka ini akan dilayani dari Pelabuhan Sri Junjungan Dumai menuju Pelabuhan Tanjung Bruas, Malaka, dan masing-masing pihak akan segera menyiapkan SOP masing-masing.

“Dari sisi infrastruktur Pelabuhan Sri Junjungan saat ini sudah siap untuk melaksanakan pelayanan Kapal Ro-Ro Dumai-Malaka dan kedepan hanya perlu penambahan infrastruktur pendukung lainnya seperti perpanjangan dermaga dan penambahan mooring buoy,” terangnya.

Sementara,  Ketua Delegasi Malaysia, Siva Sangar Krishnan mengatakan saat ini kesiapan Pelabuhan Tanjung Bruas Malaka untuk pelaksanaan pelayaran Kapal Ro-Ro Malaka-Dumai sudah mencapai sekitar 75 persen dan akan menambah infrastrukutr pendukung lainnya.

“untuk pelaksanaan pelayaran Kapal Ro-Ro Malaka-Dumai sudah mencapai sekitar 75 persen dan akan menambah infrastrukutr pendukung lainnya, kita  siap mensukseskan proyek pelayaran Roro Dumai-Malaka sebagai wujud kerjasama dua negara,” pungkasnya.(Diskominfo).

DUMAI – Peringatan Hari Agraria Nasional dan Tata Ruang (Hantaru) 2019, dipusatkan di SMAN 2 Dumai Jalan Putri Tujuh, Rabu (13/11/2019), dimana peringatan kali ini lebih mengedepankan pada pengenalan Penataan Ruang Bagi Generasi Muda di Kota Dumai.

Hantaru yang di pusatkan di SMAN 2  dihadiri Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo sekaligus membuka peringatan Hari Agraria Nasional dan Tata Ruang yang bertemakan “Mengenal Lebih Dekat Penataan Ruang Bagi Generasi Muda”.

Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo mengungkapkan,  generasi muda merupakan tiang negara, untuk itulah  pemuda sangat dibutuhkan sebagai generasi penerus bangsa, sehingga dengan peran tersebut pemuda berperan dalam kemajuan suatu negara.

Dirinya berharap pengetahuan generasi muda pada bidang agraria lebih meningkat, setelah kegitan ini, apalagi ada kegiatan lomba fotografi.

“Kita berharap kegiatan lomba fotografi mengenai tata ruang di kota Dumai ini dapat menambahkan pengetahuan dan pengertian para generasi muda dalam memaknai serta berperan aktif dalam penataan ruang,” imbuhnya.

Sementara, Badan Pertanahan Nasional Kota Dumai Robert mengungkapkan, ‎untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara cepat dan transparan, Kementerian ATR/BPN telah menggagas Program transformasi digital.

Ia menambahakan,  layanan pertanahan sudah dapat diakses oleh masyarakat secara elektronik dari mana saja dan kapan saja sehingga menjadi efektif, efisien dan transparan.

Dirinya menerangkan, secara sederhana penataan ruang dapat diartikan sebagai mekanisme bagaimana merencanakan ruang atau kota yang ditempati masyarakat, disesuaikan dengan kemampuan wilayah tersebut untuk menampung dan mendukung aktifitas kehidupan.

“Oleh karena itu, Penyelenggaraan penataan ruang sangat penting agar manusia dapat hidup secara aman, nyaman, sejahtera, serta terjamin kelangsungan hidupnya,” terangnya.

Robert mengaku, titik tolak dari perancangan ruang harus selalu didasarkan pada manusia. Hubungan manusia dengan ruang secara lingkungan dapat dibagi dua yaitu hubungan dimensional serta hubungan psikologi dan emosional.

“Hubungan dimensional menyangkut dimensi-dimensi yang berkaitan dengan tubuh dan pergerakan kegiatan manusia, semoga kegiatan ini bisa meningkatkan pemahaman generasi muda dibidang agraria,” pungkasnnya (Diskominfo).

DUMAI- Bertukar dan berbagi pikiran terhadap layanan informasi, Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Kota Pariaman berkunjung ke Kantor Diskominfo Kota Dumai, Senin (11/11) siang.

Dalam kunjungan Diskominfo Kota Pariaman itu dipimpin oleh Kepala Dinas Kominfo Pariaman, Hendri beserta rombongan disambut langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Dumai, Muhammad Fauzan dan jajarannya.

Kepala Dinas Kominfo Pariaman Hendri mengatakan, kunjungan ini merupakan program study komperatif Diskominfo Pariaman dalam bertukar pengalaman dan bertukar pikiran dengan Diskominfo Kota Dumai.

“Kunjungan ini merupakan ajang berbagi pengalaman dalam menjalankan program-program baik dari Kominfo Pariaman maupun Kota Dumai. Alhamdulillah, dalam kunjungan ini kita disambut baik oleh tuan rumah,” ucap Kadiskominfo Kota Pariaman disela-sela kegiatan.

Menurutnya, dalam kunjungan ini Kominfo Pariaman juga menggandeng 25 pewarta, mulai dari media cetak, online hingga televisi. Mereka memaparkan sistem layanan informasinya.

Bahkan, ia juga mempromosikan wisata Kota Pariaman yang juga menjadi tolak ukur untuk diterapkan Kota Dumai, mengingat Dumai sedang menggencar pengembangan wisata. Termasuk kerjasama dengan awak media di Kota Pariaman menjadi pembahasan dalam kunjungan tersebut.

“Ada beberapa pelajaran yang menjadi perhatian khusus yang dinilai layak untuk diterapkan di Kota Pariaman nantinya, seeperti Smart City dan pelaksana Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Kota Dumai dan beberapa hal lainnya. Mungkin ini akan kita terapkan, namun demikian hal itu akan kita sesuaikan sesuai dengan kebutuhan kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Dumai Fauzan menambahkan, bahwa pihaknya menyambut baik kunjungan sekaligus silaturahmi antar Diskominfo Pariaman dan Kota Dumai.

“Mudah-mudah kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran dan berbagi layanan informasi. Intinya, kunjungan ini saling berbagi hal-hal positif dalam pelayanan informasi. Kedepannya, kita agendakan kegiatan seperti ini berkunjung ke Diskominfo Pariaman,” pungkasnya. (Diskominfo).

DUMAI – Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Dumai DR. H. M. Herdi Salioso, SE, MA menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H di Masjid Al Manan, Bagan Besar. Senin (11/11/2019) pukul 08.00 WIB.

Tabligh Akbar diisi tausiah oleh Ustadz H. Bangun Samudra. Diakhir acara dilanjutkan dengan penanaman pohon kurma oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai Herdi Salioso bersama unsur Forkopimda, Kepala OPD, Ustadz serta tamu undangan lainnya.

DUMAI – Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE hadir pada upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 di halaman Ex kantor Walikota Dumai, jalan HR Soebrantas. Bertindak sebagai Irup Komandan Lanal Kota Dumai Letkol laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto. Minggu (10/11/2019) pagi.

Dengan Peringatan Hari Pahlawan diharapkan kita akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita Bung Karno yang menyatakan bahwa “Hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar”.

Assalamu‘alaikum Wr Wb

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karuniaNya kepada kita semua. Shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Baginda Rasulullah SAW beserta Keluarga dan Sahabat, sehingga kita dapat menjalankan aktifitas sehari-hari dengan baik dan lancar.

Dengan ini mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk memperkokoh Ukhuwah Islamiyah dengan menghadiri acara Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H , yang Insya Allah akan dilaksanakan pada :

Hari / Tanggal     : Senin, 11 November 2019

Pukul                   : 08.00 WIB s.d Selesai

Tempat                : Masjid Agung Al Manan

                               Jl. Soekarno-Hatta, Bagan Besar

Penceramah        : Ustadz H. Bangun Samudra

Demikian surat undangan ini disampaikan, atas kehadiran Bapak/ Ibu/ Sdr/i sebelumnya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu‘alaikum Wr Wb

DUMAI – Bertempat di halaman SMP Negeri 2 Dumai, Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE secara resmi membuka kegiatan “Sehari Belajar Di Luar Kelas”, kegiatan ini secara serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia pada Kamis (07/11/2019) dalam rangka memperingati Hari Anak Internasional.

Pembelajaran di luar kelas dapat meningkatkan kesehatan anak, melibatkan mereka dalam pembelajaran serta mendorong keterikatan anak dengan alam. Bermain bukan hanya mengajarkan keterampilan penting dalam kehidupan, seperti daya tahan, kerja sama, dan kreativitas, tetapi juga merupakan hal yang pokok bagi anak untuk menikmati masa kecil mereka.