Dumai – Untuk meningkatkan berbagai program pembangunan, Walikota Dumai, H Zulkifli, As langsung mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB untuk tingkat kota Dumai dan melakukan rapat persiapan verifikasi lapangan nominator pelaksana terbaik tingkat nasional dalam momentum kesatuan gerak PKK – KKBPK – KES Tahun 2018/2019 di gedung Sri Bunga Tanjung, Selasa Siang (21/05)

Walikota Dumai H.Zulkifli,AS dalam kata sambutannya, keberadaan Pokja sangat penting guna peningkatan koordinasi segala program di lintas sektoral yang diarahkan ke Kampung KB. Dibentuknya kampung KB bukan berarti selalu berkutat dengan urusan kependudukan.

“ Akan tetapi lebih pada peningkatan kesejahteraan di wilayah setingkat RT yang tadinya dianggap tertinggal. Untuk itu berbagai program lintas sektoral diarahkan langsung ke kampung KB sehingga kemiskinan dan masalah sosial lainnya dapat dituntaskan didaerah ini,” jelasnya

Untuk itu, sebutnya, semuanya perlu peranan kader lapangan yang tergabung dalam Pokja . Setelah pembekalan nantinya. “ Dan diharapkan para kader dapat lebih termotivasi dalam ikut berpartisipasi melaksanakan program nasional ini,” ujarnya 

 Bukan hanya itu saja, dalam kesempatan ini beliau ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para ibu dan kaum perempuan, para penggiat PKK di Kota Dumai. “ Dan para kader KB yang tanpa lelah dan dengan penuh semangat telah melaksanakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat sampai ke tingkat akar rumpu,” katanya

Sambutan ketua koalisi kependudukan dan pembangunan kota Dumai selaku ketua TP – PKK kota Dumai Hj.Haslinar menyebutkan,” Kampung KB menjadi program inovatif yang strategis dalam mengaplikasikan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga di lapangan.”ujarnya

Pasalnya, Kampung KB menjadi model atau miniatur pembangunan yang melibatkan seluruh sektor di masyarakat. Selain itu, manfaat Kampung KB selain bisa mengentaskan kemiskinan, juga mendekatkan pembangunan kepada masyarakat. Intinya program ini melibatkan semua sektor pembangunan.” jelasnya ketua TP-PKK Hj.Haslinar

Sambutan ketua perwakilan BKKBN provinsi Riau Drs.Agus Putra Proklamasi.MM mengungkapkan, Integrasi lintas sektor berupa pelayanan terpadu antar sektor yang menjadi kebutuhan masyarakat, seperti pelayanan KB, posyandu, PAUD, P2WKSS dan lain lain. “ Harapannya dengan terlaksananya kampung-kampung KB ini, akan terwujud keluarga kecil bahagia dan sejahtera,” harapnya.

 Secara umum, kampung KB ini dibentuk untuk meningkatkan kualitas hidup manusia di tingkat kampung atau yang setara melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait, dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

Adapun  tujuan pembekalan yang  dilaksanakan hari ini sangat berguna meningkatkan kualitas kader lapangan dalam menyelenggarakan pelayanan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) sesuai dengan ketentuan daerah dan aspirasi masyarakat, agar dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

“ Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatan pencapaian keberhasilan program sampai kepada tingkat paling bawah yakni Kelurahan,” terangnya lagi.(adl/alwi/Diskominfo)

DUMAI–Walikota Dumai, H. Zulkifli As bersama rombongan safari menyambangi Musholla Yan Nur,  Jalan Pematang Duku RT 15, Kelurahan Tanjung Penyembal, Kecamatan Sungai Sembilan, Senin (21/5). Setibanya di musholla, Wako dan rombongan di jamu dengan berbagai hidangan.

Rombongan safari Ramadhan Pemko Dumai juga melaksanakan Sholat Magrib,Sholat Isya, sholat Tarawih dan Witir serta menyerahkan bantuan pembangunan masjid pada tiga masjid dan musholla yang ada di Kecamatan Sungai sembilan. Pembagian bantuan masing-masing rumah ibadah sebesar Rp.20 juta  yang penyerahannya dilaksanakan di Mushola Yan Nuur.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Dumai juga memaparkan sejumlah pembangunan yang telah dan terus berlangsung di Kota Dumai termasuk di Kecamatan Sungai Sembilan.

Dalam kata sambutannya, Wako mengatakan pembangunan di Kota Dumai ini terus berlangsung. Di Kecamatan Sungai Sembilan ini pembangunan juga sangat pesat baik pembangunan fisik dengan menggunakan dana APBD Dumai, APBD Provinsi Riau dan APBN.

“Untuk itu, seiring dengan dahsyatnya arus modrenisasi, saya berharap lindungi anak-anak kita dengan agama dan Alquran yang merupakan benteng terbaik bagi anak-anak kita dari pengaruh luar yang tidak baik. Adat resam orang,” pungkas Walikota Dumai Zulkifli As.(adl/aidhil/Diskominfo)

Dumai—Walikota Dumai, H Zulkifli As secara resmi membuka Lomba Kompang dan Rebana di Taman Bukit Gelanggang, Senin Sore (20/5). Lomba ini bertujuan untuk semata-mata untuk membangkitkan kesenian di Kota Dumai.

“ Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Dumai mengucapkan selamat datang kepada kepada Dewan Juri dan seluruh peserta, serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai atas terselenggaranya kegiatan ini,” sebutnya.

Tujuan dari Kegiatan ini, jelasnya, adalah selain melestarikan kesenian yang bernafaskan Islami juga untuk membangkitkan Seni dan Budaya di Kota Dumai melalui kreasi, inovasi dan kolaborasi yang diharapkan terwujud dan terbentuknya karakter dan jatidiri sebagai bangsa Indonesia yang berjiwa Patriotisme.

“ Nilai-nilai yang terkandung dalam seni budaya seperti kompang dan rebana ini sangat relevan untuk dikembangkan menjadi bagian dari pembangunan karakter bangsa,” ujarnya didepan para tamu undangan yang hadir.

Kadang-kadang, katanya, seni budaya disini sarat dengan pesan, ajaran yang berdaya guna untuk menangkal penetrasi budaya asing. “ Yang tidak atau kurang sesuai dengan jatidiri kepribadian bangsa kita,”(adl/Diskominfo)

DUMAI– Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada: “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tañjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa”.

Inilah Naskah Pidato yang dibacakan Komandan Satuan Radar 232 Letkol Lek Chandra Kelana Wirabhakti saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang ke 111 di Lapangan Walikota Lama, Hr Soebrantas, Senin (20/5). “ Itulah naskah Sumpah Palapa yang ditemukan pada teks Pararaton,”  jelasnya.

Memang ada banyak versi tafsiran atas teks tersebut, terutama tentang apa yang dimaksud dengan “amukti palapa”. Namun meski sampai saat ini masih belum diperoleh pengetahuan yang pasti, umumnya para ahli sepakat bahwa amukti palapa berarti sesuatu yang berkaitan dengan kesenangan diri sang Mahapatih Gajah Mada.

“ Artinya, ia tak akan menghentikan mati raga atau puasanya sebelum mempersatukan Nusantara,” ujarnya.

Sumpah Palapa, lanjutnya,  tersebut merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan Indonesia. Wilayah Nusantara yang disatukan oleh Gajah Mada telah menjadi acuan bagi perjuangan berat para pahlawan nasional kita untuk mengikat wilayah Indonesia seperti yang secara de jure terwujud dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, 20 Mei 2019, kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa tersebut. “ Kita berada dalam situasi pasca-pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita. Kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam pemilu,” ujarnya didepan ratusan ASN dan tamu undangan lainnya.

 Namun semua pilihan pasti diniatkan untuk kebaikan bangsa. Oleh sebab itu tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial. Alhamdulillah, sampai sekarang ini tahap-tahap pemilihan presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif berlangsung dengan lancar.

“ Kelancaran ini juga berkat pengorbanan banyak saudara-saudara kita yang menjadi anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara, bahkan berupa pengorbanan nyawa,” jelasnya

Sungguh mulia perjuangan mereka untuk menjaga kelancaran dan kejujuran proses pemilu ini. Sambil mengirim doa bagi ketenangan jiwa para pahlawan demokrasi tersebut.   

“ Alangkah eloknya jika diwujudkan ucapan terima kasih atas pengorbanan mereka dengan bersama-sama menunggu secara tertib ketetapan penghitungan suara resmi yang akan diumumkan oleh lembaga yang ditunjuk oleh undang-undang, dalam waktu yang tidak lama lagi,” jelasnya. (adl/Diskominfo)

DUMAI –Wakil Gubernur Riau Brigadir Jenderal TNI (Purn) Edy Natar Nasution beserta rombongan melakukan kunjungan Safari Ramadhan ke  Masjid Al Ikhsan Kelurahan Bintan, Kamis Malam (16/05). Kunjungan beliau ini  selain safari sekaligus menyerap aspirasi masyarakat dan menjalin tali silahturahmi dengan masyarakat Kota Dumai.

“ Bukan hanya itu saja,  safari kita juga menjalin hubungan baik antara Pemerintah Provinsi dengan pemerintah kabupaten atau kota yang ada di Propinsi Riau,” katanya saat memberikan kata sambutan.

Karena selama ini mengingat masa kepemimpinan ia dan gubernur masih baru.  “ Masih banyak yang perlu disinergitaskan antara Pemerintah Provinsi dengan daerah. Sinergitas ini diperlukan hanya semata-mata untuk meningkatkan pembangunan.” katanya

Ia menyebutkan dalam Safari Ramdhan kali ini,  Pemrof Riau mengunjungi dua belas kabupaten  atau kota yang ada di Provinsi Riau. “ Ini dibagi dua, untuk Bapak Gubernur di enam  kabupaten atau kota sedangkan enam kabupaten atau kota lainnya saya yang bertugas. Kunjungan ke daerah ini berguna agar aspirasi masyarakat di daerah-daerah dapat diserap sebaik mungkin,” sebut Edy Natar.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Al Ikhsan, Zulfendri,  mengucapkan terima kasih atas kehadiran rombongan Bapak Wakil Gubernur. “ Mudah-mudahan dengan kunjungan Bapak Wakil Gubernur membawa berkah. Tapi mohon maaf Pak, kondisi masjid kita saat ini sempit.” jelasnya

Jika dilihat, lanjutnya, jemaahnya disini sangat banyak tapi kondisi ruangan tak bisa menampung jumlah jemaah yang ada disini. “ Untuk itu dengan bantuannya saat ini kami mengucapkan terima kasih banyak. Dan terima kasih atas dukungan semua pihak atas terselenggaranya kegiatan pada hari ini, semoga menjadi amal ibadah bagi kita semua.” sebutnya.

Setelah menyampaikan kata sambutan, kali ini Ustad Dr. M. Fahri, MA menyampaikan tausiyahnya, ia mengatakan saat ini. “ Kita telah memasuki fase malam kedua sepertiga ramadhan, adalah saat yang tepat untuk kita memperbanyak Sayyidul Istigfar. Insya Allah surga akan didapatkan. Dan jauhilah segala dosa didalam Bulan Ramadhan ini, baik itu dosa kecil maupun dosa besar, ” ujarnya.

Dalam Kegiatan Safari ini  dihadiri Walikota Dumai H. Zulkifli, As beserta istri, Forkopimda, Camat Dumai Kota beserta Lurah, rombongan Tim Safari Ramadhan Wakil Gubernur Riau, Tokoh Masyarakat, insan pers serta tamu undangan lainnya.

Wakil Gubernur Riau dalam acara itu secara simbolis menyerahkan dana bantuan kepada pengurus Masjid Al Ikhsan sebesar Rp. 50 Juta. Sementara itu, Walikota Dumai memberi bantuan dana hibah kepada pengurus Masjid Al Muslimin sebesar Rp. 20 juta.(Adl/Aidhil/Diskominfo)  

DUMAI–Setelah beberapa kali bersafari Ramadhan disetiap masjid dan mushola, kali ini Rombongan Walikota Dumai yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Pemko Dumai, H Amiruddin mengunjungi dan sekaligus beribadah di Masjid Al Fajri, Kelurahan Tanjung Palas, Rabu Malam (15/05).

Setelah menunaikan Sholat Isya dan Sholat Tarawih, H Amiruddin memberikan bantuan dana hibah secara simbolis untuk masjid tersebut sebesar Rp.20 Juta dan sumbangan itu langsung diterima oleh Ketua Pengurus Masjid Al Fajri, Muhammad Kudafi.

“ Saya atas nama pengurus Masjid Al Fajri mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Dumai yang telah membantu masjid kami ini. Proposal yang dulu kita ajukan ternyata di perhatikan Pemko Dumai,” jelas Muhammad Kudafi

Sementara itu, Staf Ahli Pemko Dumai, H Amiruddin, dalam kata sambutannya mengatakan dari 500 masjid dan mushola yang ada di Kota Dumai. “ Tidak semuanya terakomodir dalam mendapatkan bantuan dana hibah ini. Namun, kami akan terus berupaya membantu masjid dan musholla lainnya yang belum mendapatkan bantuan dana ini secara bergiliran,” jelasnya.

Ia mengatakan dengan bantuan ini mudah-mudahan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. “ Dan dengan bantuan ini mudah-mudahan bisa menumbuhkan semangat gotong royong kita dalam membangun masjid,” sebutnya.

Beliau pun menyampaikan permintaan maafnya kepada para jemaah Masjid Al Fajri yang hadir, bahwasanya Walikota Dumai sebenarnya hendak  bersafari ke masjid ini. “ Namun karena perjalanan dinas ke luar daerah, beliau menyampaikan permohonan maafnya kepada kita semua,” ujarnya.

Sementara itu, Ustad H Salamudin, Mpdi dalam ceramahnya mengatakan bulan Ramadhan adalah momentum untuk merenovasi akhlak  dari segala penyakit hati. “ Oleh karenanya, indikator suksesnya atau tidaknya kita berpuasa,  bisa dilihat setelah puasa ramadhan ini berakhir. Apakah ketakwaan kita meningkat atau sebaliknya,” jelasnya.

Bukan hanya itu, ia pun mengajak Umat Islam untuk terus memperkuat agamanya, memperkuat amaliyahnya, ekonominya, intelektualnya dan memperkuat keterampilannya. “ Itu bisa dimulai dari diri kita sendiri dan keluarga kita. Jadi didiklah anak-anak kita sebaik mungkin dari sekarang,” pintanya. (adl/Diskominfo)