Selasa (2/2/2021), Pj Wali Kota Dumai, H Jonli SSos, MSi. secara resmi membuka Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Jenjang SMA/SMK/MA di Ruang Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 3, Kelurahan Bukit Kayu Kapur Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai.

Pemerintah Kota Dumai memberikan izin kegiatan belajar mengajar tatap muka bagi sekolah yang telah mempersiapkan protokol kesehatan sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri (Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Pj Walikota Dumai, H Jonli menyampaikan bahwa pembelajaran tatap muka terbatas di SMKN 3 dibuka setelah dilakukan peninjauan, verifikasi oleh Tim satgas Covid-19 Kota Dumai dan mendapatkan rekomendasi. Tentu hal ini akan menjadi percontohan bagi sekolah lain yang ingin membuka pembelajaran tatap muka terbatas.

“Selain SMKN 3 yang sudah kita izinkan, saat ini beberapa sekolah sedang kita proses diantaranya SMK 5, SMK 1, SMK Taruna, SMK 2, dan SMA Santo,” sebutnya.

Setelah direkomendasi, Pj Wali Kota Dumai mengharapkan pihak SMKN 3 agar meningkatkan pengawasan terhadap protokol kesehatan, jangan abai, lakukan sesuai dengan SOP yang telah disepakati bersama.

“Artinya, semua memerlukan kehati-hatian dan pengawasan kita bersama, jika ada pelanggaran prokes segera laporkan ke Satgas Covid-19. Jangan sampai tujuan dan niat mulia kita nantinya menimbulkan masalah baru dalam penyebaran virus corona di Kota Dumai,” ujarnya.

Diakhir peresmian, Pj Wali Kota Dumai, H Jonli menerima bantuan berupa 1.500 masker kain dari RU II Pertamina Dumai dan disaksikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau dalam hal ini diwakili Kabid SMK, Manager CSR Pertamina RU II Dumai, Kepala Kesbangpol Dumai, Kasat Pol PP Dumai, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Kapolsek Bukit Kapur, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan, Kabid IKP Diskominfo serta Insan Pers.