Plh Walikota Dumai dalam hal ini diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H Syahrinaldi menghadiri Sosialisasi Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 8 Tahun 2020, bertempat di Balai Sri Bunga Tanjung, Jalan Putri Tujuh. Selasa (01/12).

Gambaran umum dari Peraturan BPOM Nomor 8 Tahun 2020 tentang pengawasan obat dan makanan yang diedarkan secara daring. Sosialisasi ini merupakan bentuk keseriusan dan upaya dari pemerintah melalui BPOM, tentunya dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dengan memastikan pangan dan obat yang beredar baik secara daring dan during di masyarakat agar aman, legal, dan memenuhi persyaratan.

Dalam sambutannya, Asisten II mengatakan bahwa Pemerintah Kota Dumai mendukung peraturan BPOM Nomor 8 Tahun 2020 karena sesuai dengan regulasi-regulasi yang ada salah satu contohnya Inpres Nomor 3 Tahun 2017 tentang Peningkatan Pengawasan Obat dan Makanan.

“Selain sesuai dengan regulasi yang ada, peraturan ini tentunya efektif agar produk yang dikonsumsi masyarakat terjamin keamanan, khasiat, dan mutunya,” ucapnya.

H Syahrinaldi berharap agar masyarakat yang hadir turut mensosialisasikan Peraturan BPOM. “Upaya ini dilakukan agar masyarakat lebih bijak, cerdas, dan cermat dalam mengonsumsi produk yang dipasarkan secara daring,” tambahnya.

Selain sosialisasi, diakhir acara dilakukan pemusnahan obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan Loka POM di Kota Dumai Tahun 2020. Disaksikan Forkopimda, Kepala Balai Besar POM Pekanbaru, Kepala Loka POM Dumai, Kepala OPD terkait, serta Pelaku Usaha makanan, toko obat, dan alat kosmetik yang hadir.