DUMAI – Walikota Dumai, H Zulkifli AS menghadiri Rapat Paripurna dengan agenda Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2020, di Kantor DPRD Kota Dumai, Jalan Tuanku Tambusai, Bagan Besar. Senin (21/09/2020).

Penandatanganan dilakukan oleh Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Purwanto, Kedua Wakil Ketua DPRD Kota Dumai, Mawardi dan Bahari, Walikota Dumai, H Zulkifli AS didampingi Sekretaris Daerah Kota Dumai, H Herdi Salioso.

Sesuai dengan ketentuan Permendagri No. 13 Tahun 2006, tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah untuk kedua kalinya dengan Permendagri No. 21 Tahun 2011 serta Permendagri No. 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2020, maka Pemerintah Kota Dumai dalam hal ini Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah selesai melakukan pembahasan dokumen KUPA dan PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2020 bersama dengan Badan Anggaran DPRD yang dilakukan secara maraton namun tetap memperhatikan Protokol Kesehatan.

Berkaitan dengan itu secara umum  Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan APBD Perubahan Kota Dumai Tahun Anggaran 2020 adalah sebagai berikut:

Prediksi Pendapatan Daerah dalam KUPA dan PPAS Perubahan APBD Kota Dumai Tahun Anggaran 2020 disepakati sebesar Rp. 1.409.500.306.496,49 atau naik sebesar Rp. 13.481.485.217,49 atau 0,97% dari semula ditetapkan sebesar Rp. 1.396. 018.821.279,00.

Adapun komponen pendapatan daerah tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 disepakati sebesar Rp. 335.378.618.821,49 naik sebesar Rp. 38.271.350.194,49 atau 12,88% dari semula ditetapkan sebesar Rp.297.107.268.627,00.

Dana Perimbangan pada APBD Tahun 2020 disepakati sebesar Rp. 907.606.331.311,00 turun sebesar Rp. 68.268.221.341,00 atau 7,00% dari yang semula ditetapkan sebesar Rp. 975.874.552.652,00.

Untuk lain-lain pendapatan yang sah pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 disepakati sebesar Rp. 166.515.356.364,00 naik sebesar Rp. 43.478.356.364,00 atau 35,34% dari yang semula ditetapkan sebesar Rp. 123.037.000.000,00.

Sedangkan prediksi belanja daerah pada KUPA dan PPAS Perubahan APBD Kota Dumai Tahun Anggaran 2020 disepakati sebesar Rp. 1.519.982.943.001,88 naik sebesar Rp. 85.711.850.005,88 atau 5,98% dari semula ditetapkan sebesar Rp. 1.434.271.092.996,00.

Adapun komponen belanja tersebut terdiri dari Belanja tidak langsung pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 disepakati sebesar Rp. 753.347.323.907,88 naik sebesar Rp. 110.755.408.852,88 atau 17,24% dari yang semula ditetapkan sebesar Rp. 642.591.915.055,00

Sedangkan Belanja Langsung pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 adalah sebesar Rp. 766.635.619.094,00 turun sebesar Rp. 25.043.558.847,00 atau 3,16 % dari yang semula di tetapkan sebesar Rp. 791.679.177.941,00.

Selanjutnya, dalam prediksi penerimaan pembiayaan daerah pada KUPA dan PPAS Perubahan APBD Kota Dumai Tahun Anggaran 2020 disepakati sebesar Rp. 151.195.171.725,69 naik sebesar Rp. 64. 119.682.977,69 atau 73,64% dari yang semula ditetapkan sebesar Rp. 87.075.488.748,00.

Untuk perubahan Tahun Anggaran 2020 tidak dianggarkan pengeluaran pembiayaan. Sedangkan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan dalam KUPA dan PPAS Perubahan APBD Kota Dumai Tahun Anggaran 2020 disepakati sebesar  Rp. 40.712.535.220,30 turun sebesar Rp. 8.110.681.810,7 atau 16,61% dari yang semula ditetapkan sebesar Rp. 48.823.217.031,00.

Walikota Dumai, H Zulkifli AS atas nama Pemerintah Kota Dumai mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Dumai khususnya Badan Anggaran DPRD Kota Dumai, yang telah bersama-sama melakukan pembahasan dengan TAPD secara insentif sehingga dapat dilaksanakan penandatanganan nota kesepakatan.

H Zulkifli AS berharap, semoga dalam pelaksanaan pembangunan nantinya akan memberikan manfaat yang semakin besar untuk kemaslahatan masyarakat Kota Dumai.(diskominfo).