Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menggelar Pemantapan Pemahaman Kader Terhadap Pencegahan Stunting di Ballroom Hotel Grand Zuri Dumai. Rabu (12/08).

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Walikota Dumai, H Zulkifli AS. Acara ini dihadiri oleh Camat dan Lurah se-Kota Dumai serta Para Kader yang turut andil dalam upaya mencegah stunting.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan komitmen Kader, Pemerintah dan masyarakat untuk bersama membangun kesadaran pentingnya gizi dalam upaya mencegah stunting di Kota Dumai.

Walikota Dumai menyampaikan bahwa program penanggulangan stunting harus segera tersosialisasi dengan baik sehingga kedepan tidak ada lagi kasus stunting di Kota Dumai.

“Masalah stunting juga masalah yang mendasar di Indonesia. Untuk menumbuh kembangkan anak Indonesia yang sehat dan cerdas, langkah awal yang paling penting yaitu pastikan pemenuhan gizi ibu dan bayi selama masa kehamilan hingga anak menginjak usia 2 (dua) tahun,” ucapnya.

Diketahui Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh buruknya asupan gizi anak dalam jangka waktu yang cukup lama, sehingga menyebabkan kondisi gagal tumbuh pada anak dan menyebabkan tinggi badan anak tidak sesuai dengan dengan umur. Stunting menyebabkan anak terlihat jauh lebih pendek (kerdil) daripada teman-teman seusianya.

Dalam menutup sambutannya, Walikota Dumai, H Zulkifli AS meminta kepada seluruh kader yang mengikuti kegiatan ini secara serius dan maksimal, sehingga dapat menjawab harapan masyarakat khususnya dalam pencegahan stunting.