DUMAI – Jum’at (29/05) pagi, Walikota Dumai H. Zulkifli AS melihat langsung proses rekonstruksi Masjid Al – Falah di Jalan Budi Kemuliaan, Kelurahan Laksamana, Kecamatan Dumai Kota.

Walikota mengungkapkan, pada tahun 2020 ini, Pemerintah Kota Dumai memberikan hibah terhadap 40 Masjid dan Mushalla serta 2 Gereja di Kota Dumai.

“Masjid, Mushalla ataupun Gereja tersebut sebelumnya telah mengajukan permohonan dan dinyatakan lulus verifikasi penerima hibah oleh bagian Kesra Pemko Dumai”, ungkap Walikota.


Lebih lanjut Walikota menjelaskan, Dana Hibah yang diberikan Pemko Dumai bervariasi. Untuk Masjid mendapatkan Hibah sebesar 15 Juta, Mushalla 10 Juta. Begitu juga dengan Gereja, mendapatkan hibah 10 Juta.

“Kita semua berharap agar, dana hibah yang diberikan oleh Pemerintah Kota Dumai pada tahun 2020 ini, bisa digunakan semaksimal mungkin oleh para pengurus untuk kepentingan jemaah secara luas”, harap Walikota Dumai H. Zulkifli AS.

DUMAI – Walikota Dumai H. Zulkifli AS yang juga selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai menggelar rapat evaluasi mengenai pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Alhamdulillah, dari rangkaian rapat yang kita laksanakan, kita bersepakat bahwa pelaksanaan PSBB di Kota Dumai cukup satu putaran saja”, ucap Walikota usai memimpin rapat di Gedung Media Center, Rabu (27/05).

Lebih lanjut H. Zulkifli AS mengatakan, PSBB putaran pertama di Kota kita akan habis pada tanggal 29 Mei 2020 nanti. Sebelum tanggal tersebut, kita akan mengajukan surat ke Pemprov Riau agar dapat ditindaklanjuti ke Kementerian Kesehatan dan memberitahu bahwa PSBB di Kota Dumai cukup satu kali putaran saja. “Hal ini terkait curva pasien positif covid-19 di Kota kita semakin menurun”, tambah Walikota.


Di garis perbatasan dan pintu masuk ke Kota Dumai akan dilakukan pengetatan pengawasan dengan tambahan satu butir aturan yakni, warga luar yang ingin melakukan kunjungan ke Kota Dumai, harus menyertakan surat keterangan rapid test yang dikeluarkan oleh institusi yang berwenang.

Masyarakat Dumai yang saya cintai, lanjut Walikota, Walaupun PSBB nantinya cukup satu putaran, aturan mengenai pelaksanaan protokol kesehatan tetap wajib kita laksanakan.

“Dengan keterlibatan pihak Kepolisian dan pihak TNI, Insya Allah pelaksanaan protokol kesehatan nantinya bisa semakin tertib, dan masyarakat kita semakin disiplin menggunakan masker, menjaga jarak aman serta mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir”, tutup Walikota.

Siang tadi Rabu (20/05/2020),
Gubernur Riau didampingi Forkopimda Provinsi Riau melakukan Kunjungan Kerja Ke Kota Dumai

Kedatangan Gubernur hari ini ingin meninjau pelaksanaan PSBB di Kota Dumai yang sudah ditetapkan tanggal 15 Mei 2020.

Dalam kunjungannya Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menjelaskan hingga saat ini belum ada vaksin dalam menyembuhkan Covid-19 dan tidak ada kepastian kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir, beliau menghimbau agar masyarakat menerapkan dan menjalankan aturan pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19 seperti melakukan social distancing, menghindari kerumunan, menggunakan masker jika keluar rumah dan selalu mencuci tangan dengan sabun.

Pembatasan Sosial Berskala Besar adalah langkah pemerintah menyelamatkan rakyat, jika dalam penerapan PSBB masyarakat dapat disiplin menjalankan seluruh himbauan pemerintah, kita berharap PSBB tidak diperpanjang dan semoga pandemi covid-19 ini cepat berakhir di Indonesia,” ujar Gubernur pada saat menghadiri Gerakan Bhakti Sosial Polda Riau Peduli Covid-19 yang berlangsung di Halaman Polres Dumai.

Hinggat saat ini total kasus Positif Covid-19 di Provinsi Riau adalah 106 Kasus : 38 sedang dirawat, 62 orang sembuh.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan Pelaksanaan Rapid Test di Pasar Bunda Sri Mersing, penyerahan APD kepada Tim Medis RSUD Dumai dan diakhiri kunjungan ke Mako Lanal Dumai

DUMAI – Walikota Dumai H. Zulkifli AS memimpin Apel Konsolidasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 di Kota Dumai. 

Hadir pada kesempatan ini, Kepala OPD yang tergabung dalam Satgas Gugus Tugas Covid-19, Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudisthira, Dandim 0320/Dumai Letkol Inf Irdhan, Dansat Radar 232/Dumai Letkol LEK Agus, Palaksa Lanal Dumai Letkol Laut (KH) Farhan, Danden Rudal 004/Dumai Mayor Arh Roma.

Apel dilaksanakan di lapangan upacara kantor eks walikota Jalan HR Subrantas Dumai, diikuti ratusan petugas gabungan dari unsur TNI/POLRI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan lainnya. Sabtu (16/05/2020).

PSBB di wilayah Kota Dumai mulai berlaku pada Senin (18/05/2020), tujuan utamanya adalah bagaimana penyebaran Covid-19 berhenti di Kota Dumai.

Walikota menyampaikan, secara umum pembatasan-pembatasan itu sudah dilaksanakan di Kota Dumai. Karena sebelum PSBB, warga Dumai terlebih dahulu menerapkan aturan yang hampir sama persis seperti PSBB. Pemko Dumai telah memberlakukan jam malam, melakukan penjagaan terhadap tiga penjuru pintu masuk kota dan menghentikan sementara trayek transportasi bus dari dan menuju Kota Dumai.

Lebih lanjut Walikota menambahkan, ada juga imbauan-imbauan yang wajib dilakukan masyarakat seperti selalu menggunakan masker, menjaga jarak, dan tidak berkumpul atau berkerumunan.

“Jadi saat PSBB ini lebih menguatkan saja agar masyarakat lebih disiplin karena ada sanksinya,” jelas Walikota.

Walikota berharap dengan diterapkannya PSSB selama 2 minggu ini akan mendapatkan hasil yang optimal. Untuk itu dibutuhkan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Dumai.

“Apabila selama dua minggu ini kita melaksanakan dengan benar, mudah-mudahan penyebaran Covid-19 berhenti total di Kota kita. Sehingga kedepannya PSBB Kota Dumai tidak perlu diperpanjang seperti daerah-daerah lainnya “, harap Walikota. (diskominfo).

DUMAI – Melihat seorang Ibu, Saya merasa terharu, bayangan Saya bahwa saat ini kondisi  Ibu (SA) dalam keadaan lemas akan tetapi Alhamdulillah cukup ceria dan sangat bersemangat.

Hal ini diungkapkan Walikota Dumai H. Zulkifli AS di RSUD Kota Dumai saat melepas kepulangan Pasien Nomor 01, berinisial Ny. SA (60 tahun), yang sehari sebelumnya telah dinyatakan sembuh setelah  2 kali melakukan uji Swab Lab dengan hasil Negatif Covid-19.

Di RSUD, Walikota melihat para Dokter masih muda-muda dan bersemangat yang telah mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Selain pengemban jabatan sebagai Dokter, didalam melakukan pelayanan tim medis mampu menempatkan diri Pasien SA sebagai orang tua sendiri sehingga Pasien SA dirawat layaknya seorang Ibu.  Hal ini terlihat dari wajah Ibu SA, yang merasa senang dan bahagia selama melakukan perawatan di RSUD Kota Dumai”, ungkap Walikota, Sabtu (16/05).

Walikota menambahkan, sebenarnya Ibu SA yang dirawat selama 53 hari di RSUD  ini kondisinya sangat rawan, dikarenakan penyakit bawaan yang dideritanya. Namun berkat do’a kita semua dan kegigihan tim medis didalam upaya penyembuhan, Alhamdulillah Ibu SA bisa disembuhkan, tentu ini sesuatu yang luar biasa.

“Untuk itu, kita perlu bersyukur atas kesembuhan Ibu SA, kita berdo’a semoga dapat bertemu kembali dengan keluarganya”, tambah Walikota.

Lebih lanjut Walikota mengucapkan terima kasih kepada tim medis yang hampir selama 2 bulan telah melakukan pelayanan dan penanganan medis terbaik terhadap Ibu SA hingga dinyatakan sembuh.

“Dan semoga kedepannya seluruh pasien Covid-19 di Kota Dumai dapat sembuh semua, sehingga kasus Covid-19 Di Kota Dumai menjadi Nihil”, harap Walikota.(diskominfo)

DUMAI – Alhamdulilah berbagai elemen masyarakat terus mengalirkan bantuan sebagai wujud kepedulian untuk bahu membahu didalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kota Dumai.

Hal tersebut dikatakan Walikota Dumai H. Zulkifli AS saat lakukan serah terima bantuan dari Aksi Peduli pegawai Bank Riau Kepri kantor cabang Dumai di Posko Gugus Tugas, Jum’at (15/05/2020). Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 20 juta.

Lebih lanjut Walikota mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh pegawai bank Riau Kepri kantor cabang Dumai, lewat Aksi Peduli terhadap penanganan Covid-19.

Walikota Dumai H. Zulkifli AS yang juga selaku Ketua Gugus Tugas menerima bantuan tersebut yang diserahkan oleh Pimpinan Cabang Bank Riau Kepri Dumai Bobby Ferdian.

Bantuan uang tunai ini diberikan langsung ke rekening Gugus Tugas guna melakukan penanganan dan penanggulangan Covid-19 di Kota Dumai.

Dengan upaya maksimal dan dukungan seluruh komponen bangsa, mudah-mudahan memutus rantai penyebaran virus corona sehingga pandemi segera berakhir dan kehidupan sehari-hari masyarakat dapat kembali normal.(Diskominfo/far)

DUMAI – Walikota Dumai H. Zulkifli AS menerima donasi dari Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BPMD) Kota Dumai berupa Alat Pelindung Diri (APD) yang secara khusus BPMD salurkan untuk pejuang medis di RSUD Kota Dumai. Kalau di akumulasikan, bantuan ini senilai Rp. 40.000.000.

Bantuan diserahkan oleh Ketua BPMD Kota Dumai Agung Supriyadi kepada Walikota Dumai H. Zulkifli AS, di Posko Gugus Tugas , Senin (11/05/2020) pagi.

Adapun bantuan yang diserahkan berupa Baju APD 59 buah, Face Shield 10 buah, Kaca Mata 30 buah, Sarung Tangan 5 kotak, Hand Soap Antiseptic 7 gerigen, Hand Gel Sanitizer 5 gerigen, Disinfektan 12 gerigen, Masker 3 Ply 3 kotak, Masker Biru 2 kotak, Masker Hijau 32 kotak, Vitamin Enervon C 6 kotak, Vitamin Astria 10 buah.

Dalam kata sambutannya Walikota mengatakan bahwa kebutuhan akan alat pelindung diri (APD) di tengah Pandemi Covid-19 ini memang sangat tinggi.

“Kita tidak hanya berebut APD ini di tingkat Nasional, namun juga di level Internasional. Apalagi APD ini memang di gunakan oleh para medis untuk sekali pakai saja”, kata Walikota.

Atas bantuan yang diberikan BPMD ini, lanjutnya, Kami ucapkan terimakasih, donasi berupa APD ini akan sangat berguna bagi tim medis kita yang sedang berjuang melawan covid-19 di Kota Dumai ini.

Foto : Jafar

Pagi hari ini, di Posko Gugus Tugas, Walikota Dumai H. Zulkifli AS yang juga selaku Ketua Tim Gugus menerima bantuan dari Dumai Max Owner.

Walikota Dumai mengapresiasi apa yang dilakukan oleh salah satu komunitas motor Kota Dumai ini.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Dumai Max Motor yang telah peduli dan sama-sama ikut serta didalam penanganan wabah covid-19 di Kota Dumai”, ucap Walikota, Minggu (10/05).

Walikota Dumai menerima bantuan yang diserahkan oleh Pimpinan Dumai Max Motor Zainal Arifin berupa APD hazmat 19 pcs, face shield 36 pcs, dan masker scuba 48 pcs (non medis).

DUMAI – Walikota Dumai H. Zulkifli AS didampingi Plt. Ka. Dinkes H. Syahrinaldi, Ka. Diskominfo Dumai Mhd. Fauzan, Ka. BPBD H. Afrilagan, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr. Syaiful kembali menerima bantuan dari PT Chevron Pasific Indonesia (CPI).

Sebelumnya, PT CPI memberikan bantuan berupa 23 unit partient bed 2 crank abs dan 23 unit mattress bed pada April lalu. Kali ini, kembali Chevron memberikan bantuan berupa 1.800 unit masker bedah, 744 botol hand sanitizer, 65 unit APD (hazmat), 1 unit temperatur gun dan 150 paket sembako.

Walikota Dumai H. Zulkifli AS menerima bantuan dari PT CPI yang disalurkan oleh Rudi Arief (Atas Nama Manager Corporate Affairs North), di Posko Gugus Tugas, pada Jum’at (08/05) pagi.

Walikota mengungkapkan hal ini sangat membantu sekali, apalagi saat ini kasus positif di kota Dumai angkanya terus mengalami peningkatan.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT CPI atas bantuan yang kembali diberikan pada hari ini, tentu ini sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat maupun tim medis yang berjuang di lapangan”, ungkap Walikota.

foto : jafar

DUMAI – Mencermati cuaca ekstrem yang terjadi di Kota Dumai beberapa hari belakangan ini, dan bahkan tadi malam diguyur hujan lebat yang menyebabkan beberapa ruas jalan dan pemukiman warga mengalami kebanjiran.

Menyikapi hal tersebut, Walikota Dumai H. Zulkifli AS didampingi Kepala Dinas Kominfo Mhd. Fauzan dan OPD terkait langsung melakukan tinjauan ke lapangan. Selain itu, Walikota juga menyaksikan proses normalisasi parit di jalan Janur Kuning, Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur, Rabu (06/05).

H. Zulkifli AS mengatakan bahwa sebelumnya upaya pencegahan sudah dilakukan seperti  normalisasi drainase dan parit-parit, sehingga aliran air bisa berjalan dengan normal dan tidak tersumbat lagi, namun itu semua perlu didukung dengan kesadaran masyarakat akan lingkungannya.

“Saya berharap kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan tempat tinggal maupun lingkungan sekitar. Jangan membuang sampah ke drainase maupun parit. Mudah-mudahan dengan langkah tersebut, banjir akibat hujan bisa diminimalisir”, harap Walikota.

Untuk mengantisipasi meluapnya drainase, lanjutnya, Saya ingin melibatkan semua pihak termasuk juga perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah Kota Dumai.

“Saya ingin mereka (perusahaan) untuk ikut andil dan berpartisipasi membersihkan sekaligus melakukan pengerukan di beberapa saluran parit yang kondisinya saat ini mengalami pendangkalan”, ucap Walikota.(diskominfo).