DUMAI – Setelah dilakukan Tes Swab (pengambilan sampel lendir di saluran pernapasan), 1 orang pasien dalam pengawasan (PDP) yang diisolasi di RSUD Kota Dumai dinyatakan postif Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai, dr. Syaiful didampingi Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Dumai Mhd. Fauzan dan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik M. Sadam, dalam press conference di Posko Tanggap Darurat COVID-19 Kota Dumai, lantai II Kantor Diskominfo. Pada kamis, 02 April 2020.

“Dari total 14 PDP di Dumai saat ini, 1 orang tidak dapat dilakukan Tes Swab sehubungan dengan ketika sore harinya pasien masuk ke rumah sakit dan dirawat, lalu pada malam hari pasien tersebut meninggal dunia, jadi belum sempat dilakukan Tes Swab”, ucap Syaiful.

Lebih lanjut dr. Syaiful mengatakan dari 13 pasien PDP yang dirawat dan telah diambil Swab, beberapa waktu yang lalu sudah dilaporkan 1 pasien PDP dengan hasil negatif.

“Kemudian pada hari ini kita mendapat laporan dari hasil pemeriksaan oleh BTKL Jakarta Kementrian Kesehatan, ada 7 orang yang dilaporkan, 6 orang diantaranya dinyatakan negatif dan 1 orang terkonfirmasi positif Covid-19”, jelas Syaiful.

Dengan demikian, hasil Tes Swab dari 5 pasien PDP lainnya masih menunggu hasil dari laboratorium.

Untuk kondisi pasien positif Covid-19, katanya, saat ini pasien yang berasal dari Kota Bogor, berjenis kelamin wanita dengan umur 63 tahun tersebut dalam keadaan membaik dan sehat dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Dumai.

“Ini merupakan kasus impor, karena yang bersangkutan adalah warga Kota Bogor yang berkunjung ke Kota Dumai untuk menghadiri undangan pesta keluarga, namun dikarenakan keluhan sakit dan diinapkan ke RSUD, pasien ini tidak jadi menghadiri acara tersebut,” terangnya.

Mengenai hal tersebut, kepada seluruh masyarakat Kota Dumai mulai saat ini diharapkan agar mengikuti himbauan Pemerintah untuk selalu mencuci tangan, jangan keluar rumah jika tidak penting, jangan berkumpul dan jangan melakukan perjalanan ke luar daerah.(Diskominfo/as)