DUMAI – Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE berkesempatan menghadiri serta membuka Musyawarah Kelurahan Pertanggungjawaban Tahunan (MKPT) Tahun 2020 Usaha Ekonomi Kerakyatan Simpan Pinjam (UEK-SP) Insan Karya yang bertempat di halaman kantor kelurahan Bintan. Selasa (25/02/2020) siang.

Wakil Walikota Eko Suharjo, SE dalam sambutannya menyampaikan apresiasi, karena dengan modal awal pada saat berdirinya UEK-SP Insan Karya Januari 2009 sebesar Rp. 500.000.000 hingga Desember 2019 menjadi Rp. 6.471.500.000, ini merupakan suatu kemajuan dan peningkatan.

“ini semua hasil kerja keras, tidak sederhana, berkat tanggungjawab serta dukungan bapak ibu semuanya ini bisa berjalan”, ujarnya.

Selain itu, didalam laporan UEK SP masih ada tunggakan sebesar Rp. 116.000.000.

“Untuk hal seperti itu, saya harap dapat diselesaikan dengan baik-baik, dengan pendekatan, kalau perlu dilakukan pendampingan oleh tokoh masyarakat dan babinsa setempat, pokoknya jangan sampai ada gesekan di masyarakat”, terang Wakil Walikota.

Lebih lanjut Eko Suharjo menyampaikan agar pengelolaan UEK-SP ini jelas dan akuntabel. Kepada masyarakat, Wakil Walikota meminta supaya memperkuat usaha perdagangan.

“Untuk status badan hukum, saya harap kedepannya UEK-SP ini nantinya bisa ditingkatkan menjadi koperasi”, tutup Wakil Walikota.

Sebagaimana diketahui, sesuai dengan aturan keuangan mikro, pengelolaan keuangan harus memiliki lembaga tetap. Hal ini untuk mengantisipasi timbulnya permasalahan dari keuangan yang dikelola.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota dan Camat Dumai Kota beserta jajaran diberi kesempatan memberikan bantuan kepada 18 orang anak yatim yang diwakili oleh 5 orang anak.