DUMAI – Walikota Dumai H. Zulkifli AS memimpin rapat dukungan pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kota Dumai Tahun 2020 di ruang Media Center, jalan Putri Tujuh, Dumai. Jum’at (21/02/2020) pagi.

Masalah karhutla sesuai apa yang dicanangkan oleh  Presiden bahwa bencana karhutla adalah tanggung jawab kita bersama. Hal ini diungkapkan Walikota dalam rapat yang dihadiri Forkopimda, Instansi terkait, Danramil Rohil, perwakilan perusahaan-perusahaan serta tamu undangan lainnya.

“Untuk itu, kita implementasikan di lapangan bagaimana keikutsertaan kita semua, dalam hal ini disamping masyarakat tentu juga perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Dumai”, ucap Walikota.

Dalam rapat tersebut Danramil Rohil Kapten Inf Khairul, memperkenalkan dan memperagakan alat Sambunesia Nozzle yang sangat membantu ‎dalam menanggulangi Karlahut di Rohil dan dijual seharga 6 juta 1 paket.

“Setelah saya perhatikan, sepertinya alat ini cocok untuk mendinginkan lahan gambut seperti daerah kita ini. Dan saya selaku pemerintah Kota Dumai berharap partisipasi dari masing-masing perusahaan untuk dapat menyediakan alat tersebut”, ucap Walikota.

Lebih lanjut Walikota menjelaskan, kalau alat ini bisa terkumpul sampai 30 atau 40 buah saja, ini akan sangat memudahkan nantinya untuk mendinginkan tanah gambut. Dan dengan alat ini, tenaga manusia juga dapat kita kurangi. “Dan dimana untuk satu titik api, dibutuhkan enam alat pemadam ini”, terang Walikota.

“Semoga kedepannya dengan kehadiran Sambunesia Nozzle ini bisa dimaksimalkan fungsinya. Sehingga dapat menjauhkan daerah kita dari bencana asap seperti yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya”, tutup Walikota.