DUMAI – Demi terciptanya kebijakan dan program pengelolaan batas wilayah negara dan pembangunan kawasan perbatasan secara terintegrasi dan terpadu, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Republik Indonesia melakukan Rapat Koordinasi Identifikasi Usulan Program / Kegiatan Berbasis Kecamatan Lokasi Prioritas di Kota Dumai dan Kabupaten Rohil.

Rakor dilaksanakan di ruang rapat Bappeda Kota Dumai, Kamis (30/01/2020), dihadiri Walikota Dumai yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Herdi Salioso dan Asisten I Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir Ferry H. Parya.

Turut hadir dalam rakor Asisten Deputi Pengelola Batas Negara Wilayah Laut dan Udara BNPP RI Bachril Bakri M.App, Sc.

Selain penegasan perbatasan, BNPP ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perbatasan, terutama di kecamatan terdepan. BNPP akan membangun berbagai infrastruktur di sana, tetapi tetap mengacu pada kearifan lokal.

Untuk diketahui ada 2 (dua) Kecamatan di Dumai masuk Lokasi Prioritas (Lokpri) BNPP 2020-2024 yaitu Kecamatan Medang Kampai dan Kecamatan Sungai Sembilan karena merupakan kecamatan yang berbatasan langsung dengan batas negara tetangga khususnya negara Malaysia dan sepanjang pantainya mengalami abrasi mencapai 5 hingga 7 meter ditiap tahunnya.

Setelah diinventaris permasalahan yang ada di Lokpri tersebut, ada empat poin yang menjadi masukan :

  1. Pembangunan jalan Simpang Batang – Parit Kitang.
  2. Pembangunan jalan Lubuk Gaung.
  3. Pembangunan turap dan pemecah ombak di sepanjang pantai Kecamatan Medang Kampai.
  4. Pengadaan mobil pemadam kebakaran khusus untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Dalam kesempatan tersebut Bachril Bakri mengatakan, dalam pertemuan ini pihaknya akan menghimpun semua masukan dan usulan dari Kabupaten/Kota kawasan perbatasan untuk diangkat dalam rapat terbatas bersama Presiden RI Jokowi di Jakarta.