Dumai – Bertempat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, Kepala dinas pendidikan Kota Dumai, Perwakilan Kementerian Agama Kota Dumai, Bappeda Kota Dumai, dan Tanoto Foundation Riau, Jum’at, 17 Januari 2020 melaksanakan pertemuan pemangku kebijakan program PINTAR kota Dumai, Kegiatan ini dalam rangka review bersama program yang sudah berjalan, merumuskan solusi dari kendala yang dihadapi, dan merancang strategi untuk perluasan jangkauan program PINTAR kedepan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Dumai.

Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kota Dumai, Sya’ari menilai apa yang sudah dilaksanakan program PINTAR di Kota Dumai sudah bagus setelah mendapatkan review dari para guru, fasilitator daerah, dan pengawas.

“Kami mencoba melakukan wawancara kepada guru, fasilitator daerah, dan pengawas. Dari hasil wawancara yang kami lakukan, respon terhadap program ini sangat positif. Namun ada beberapa yang menjadi catatan untuk perbaikan program kedepan, seperti kendala waktu yang dihadapi fasilitator daerah dalam melakukan pendampingan dan pelaksanaan manajemen bebrbasis sekolah (MBS) setelah kepala sekolah mendapatkan pelatihan,” Ungkap Sya’ari saat membuka kegiatan stake holder meeting.

Sementara itu Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kota Dumai, M.Paizal menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program PINTAR untuk pendidikan Dumai yang lebih baik.

“Kita siap untuk pemenuhan kebutuhan terhadap 20% anggaran pendidikan yang diamanahkan oleh RPJM Nasional, program PINTAR dan semua kegiatan, Walikota Dumai, Bappeda, Dinas pendidikan, Kemenag, siap mendukung untuk pendidikan Dumai yang lebih baik. Kita tetap akan mengevaluasi sampai ke modul III, apakah yang sudah kita anggarkan sudah tercapai atau belum. Kita tetap membuat komitmen untuk menyelesaikan program secara tuntas, sekarang baru tahap I, kedepan kita secara kongkrit akan ada tindak lanjut koordinasi dari semua pihak, melihat sejauh mana dampak program, apakah yang kita anggarkan sudah sesuai dengan yang dilaksanakan,” Ujar Paizal.

Beberapa rencana bersama kedepan diantaranya penguatan komitmen dalam implementasi oleh disdik dan kemenag melalui KKKS dan MKKS, termasuk penguatan pelaksanaan KKG dan MGMP. Melakukan monitoring oleh fasda dan pengawas lansung ke sekolah mitra secara bersama.

Pada tahun 2020 ini, Dinas Pendidikan dan Kementrian Agama Kota Dumai sepakat dengan tim menyiapkan langkah monitoring untuk menjaga kualitas mutu keberjalanan program. Konkritnya akan dijalankan pelatihan Aplikasi Pemantauan Sekolah (APS) bagi seluruh pengawas sekolah di Kota Dumai melalui kemitraan dengan Tanoto Foundation.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Pendidikan telah menganggarkan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019 sebesar Rp1 miliar untuk diseminasi atau penyeberluasan Program PINTAR Tanoto Foundation di Kota Dumai. Hal ini bentuk keseriusan dalam memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Dumai,Riau.