DUMAI – Peringatan Hari Agraria Nasional dan Tata Ruang (Hantaru) 2019, dipusatkan di SMAN 2 Dumai Jalan Putri Tujuh, Rabu (13/11/2019), dimana peringatan kali ini lebih mengedepankan pada pengenalan Penataan Ruang Bagi Generasi Muda di Kota Dumai.

Hantaru yang di pusatkan di SMAN 2  dihadiri Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo sekaligus membuka peringatan Hari Agraria Nasional dan Tata Ruang yang bertemakan “Mengenal Lebih Dekat Penataan Ruang Bagi Generasi Muda”.

Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo mengungkapkan,  generasi muda merupakan tiang negara, untuk itulah  pemuda sangat dibutuhkan sebagai generasi penerus bangsa, sehingga dengan peran tersebut pemuda berperan dalam kemajuan suatu negara.

Dirinya berharap pengetahuan generasi muda pada bidang agraria lebih meningkat, setelah kegitan ini, apalagi ada kegiatan lomba fotografi.

“Kita berharap kegiatan lomba fotografi mengenai tata ruang di kota Dumai ini dapat menambahkan pengetahuan dan pengertian para generasi muda dalam memaknai serta berperan aktif dalam penataan ruang,” imbuhnya.

Sementara, Badan Pertanahan Nasional Kota Dumai Robert mengungkapkan, ‎untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara cepat dan transparan, Kementerian ATR/BPN telah menggagas Program transformasi digital.

Ia menambahakan,  layanan pertanahan sudah dapat diakses oleh masyarakat secara elektronik dari mana saja dan kapan saja sehingga menjadi efektif, efisien dan transparan.

Dirinya menerangkan, secara sederhana penataan ruang dapat diartikan sebagai mekanisme bagaimana merencanakan ruang atau kota yang ditempati masyarakat, disesuaikan dengan kemampuan wilayah tersebut untuk menampung dan mendukung aktifitas kehidupan.

“Oleh karena itu, Penyelenggaraan penataan ruang sangat penting agar manusia dapat hidup secara aman, nyaman, sejahtera, serta terjamin kelangsungan hidupnya,” terangnya.

Robert mengaku, titik tolak dari perancangan ruang harus selalu didasarkan pada manusia. Hubungan manusia dengan ruang secara lingkungan dapat dibagi dua yaitu hubungan dimensional serta hubungan psikologi dan emosional.

“Hubungan dimensional menyangkut dimensi-dimensi yang berkaitan dengan tubuh dan pergerakan kegiatan manusia, semoga kegiatan ini bisa meningkatkan pemahaman generasi muda dibidang agraria,” pungkasnnya (Diskominfo).