DUMAI – Sabtu (30/11/2019) Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE membuka secara langsung Kick Off Program Bank Rakyat Indonesia (BRI) Peduli Konservasi Kali Jaya Mukti di jalan Janur Kuning Kecamatan Dumai Timur Kelurahan Jaya Mukti Kota Dumai pukul 09.30 WIB.

Program ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT BRI ke 124 yang merupakan bank tertua di Indonesia.

Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE dalam sambutannya mengatakan, “Atas nama Pemerintah Kota Dumai memberikan apresiasi yang setinggi-tinggi atas partisipasi BRI”.

Kegiatan ini akan berjalan secara berkala selama 8 bulan dengan revitalisasi sungai di Kelurahan Jaya Mukti, kita saling bekerja sama untuk kepedulian lingkungan terutama dalam pengelolaan sampah.

“Daerah yang maju dan baik ditunjukan dengan kualitas kotanya, perlu semangat bersama untuk mewujudkan lingkungan yang bersih.”ucap Eko Suharjo.

Program ini merupakan kerja sama antara Pemko Dumai dengan BRI terhadap kepedulian lingkungan. Di hari ulang tahun ke 124, BRI melaksanakan program ini serentak di 19 lokasi seluruh Indonesia.(Diskominfo).

DUMAI – Pemerintah Kota Dumai menyelenggarakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-48 di halaman eks kantor Walikota Dumai jalan HR. Soebrantas, Jum’at (29/11).

Walikota Dumai dalam hal ini diwakilkan oleh Asisten 1 Setdako Dumai H. Hamdan kamal bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Pada kesempatan tersebut H. Hamdan Kamal membacakan sambutan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, mengingatkan KORPRI untuk tetap berinovasi,  KORPRI harus melakukan tugas utama sebagai pelayan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh anggota KORPRI untuk terus menerus bergerak mencari terobosan, terus menerus melakukan inovasi. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit dan yang menyulitkan rakyat, harus kita pangkas. Kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi”, ucap Hamdan Kamal.

Selamat HUT KORPRI, berkarya melayani dan menyatukan bangsa.(Diskominfo).

DUMAI – Rabu (27/11/2019), Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si dalam hal ini diwakili Asisten III setdako Dumai Drs. H. Khairil Adli, M.Si hadiri Rakor Pencegahan dan Penanganan Konflik menjelang Pilkada tahun 2020

H. Khairil Adli selaku pimpinan rapat membuka Rakor di aula lantai II Kantor Bea Cukai kota Dumai Jalan Datuk Laksamana Kelurahan Buluh Kasap Kecamatan Dumai Timur pada pukul 09.00 WIB.

Melalui rakor ini diharapkan dapat membangun komitmen bersama untuk memantapkan upaya pencegahan, penanganan, dan penyelesaian konflik sosial. Selain itu, diharapkan agar seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan bisa menjaga kebersamaan agar kondisi di Kota Dumai tetap aman dan kondusif.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Palaksa Lanal Dumai Letkol Laut (KH) Khaisar Parhan, Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta, BIN Korwil II BIN Provinsi Riau Letkol Inf Bakhtiar, Pasandi Kodim 0320/Dumai Letda Arh Zulkifli, Kejaksaan Negeri Dumai Roy Modino, Bea Cukai Dumai Fuad Fauzi, Kakesbangpol Dumai Eko Wardoyo, Ketua KPU kota Dumai Darwis, S.Ag, Camat Dumai kota Agus Gunawan, Camat Dumai Barat Zulfaren, BIN Dumai Hendrawan, Camat Dumai Timur Irawan Sukma, Kasat Pol PP Dumai Bambang Wardoyo, Bawaslu Kota Dumai Agustri, SH, Karutan Dumai Rindra serta tamu undangan lainnya.(Diskominfo).

DUMAI – Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si meninjau progres pembangunan Dumai Citymall yang berada di Jalan Bukit Datuk – Dumai selatan.

Mall yang diproyeksikan sebagai pusat perbelanjaan terbesar dan dibangun dengan konstruksi tiga lantai ini kedepan kita harapkan bisa membuat geliat ekonomi Kota Dumai terus tumbuh dan terus berkembang.

“Harapan saya dan seluruh masyarakat Kota Dumai tentu sama, yakni hadirnya retail modern ini bisa memberikan dampak ekonomi  yang luas bagi masyarakat, bisa memberikan ruang bagi tenaga kerja lokal, serta mampu memberikan space bagi kehadiran UMKM Kota Dumai yang terus kita dorong tumbuh kembangnya”, ujar Wako, Rabu (27/11) pagi.

H. Zulkifli AS menambahkan, “Semoga pekerjaan Dumai Citymall ini bisa selesai sesuai dengan target dan bisa memberikan banyak kebaikan bagi masyarakat Kota Dumai”.(Diskominfo).

DUMAI – Puluhan sekolah dan madrasah di Dumai menggelar unjuk karya praktik baik pembelajaran dan manajemen berbasis sekolah di Gedung Sri Bunga Tanjung, Dumai,  Selasa (26/11/2019). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tanoto Foundation yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Dumai. Sebanyak 16 SD/MI, 8 SMP/MTs, dan lebih dari 400 guru,  kepala sekolah, komite sekolah, dan pengawas sekolah hadir pada acara tersebut.

DUMAI – Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai DR. H. M. Herdi Salioso, SE, MA membuka secara langsung Bimtek dan Sosialisasi Implementasi E-Kinerja dilingkungan Pemerintahan Kota Dumai TA. 2019, bertempat di gedung Media Center, Selasa (26/11/2019).

Sekretaris Daerah Kota Dumai DR. H. M. Herdi Salioso, SE, MA mengatakan, “Tujuan diadakannya bimtek implementasi e-kinerja adalah terwujudnya penilaian terhadap prestasi kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan dapat merubah mindset yang selama ini bekerja belum sesuai dengan yang diharapkan.

Lanjutnya, “kedepan diharapkan pegawai negeri sipil dapat meningkatkan kinerja, kemampuan tugas dan tanggung jawabnya dalam melayani masyarakat serta untuk meningkatkan intensitas pegawai dilingkungan Pemko Dumai,”ujar Sekda.

Dengan adanya Aplikasi E-Kinerja ini dapat mempermudah pejabat struktural dalam proses monitoring, evaluasi, dan pengawasan kinerja serta penilaian perilaku kerja staff atau bawahannya sehingga dapat menjamin objektifitas pembinaan ASN yang didasarkan pada sistem prestasi kerja dan sistem karir.(Diskominfo).

Dumai – Puluhan sekolah dan madrasah di Dumai menggelar unjuk karya praktik baik pembelajaran dan manajemen berbasis sekolah di Gedung Sri Bunga Tanjung, Dumai,  Selasa (26/11/2019). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tanoto Foundation yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Dumai. Sebanyak 16 SD/MI, 8 SMP/MTs, dan lebih dari 400 guru,  kepala sekolah, komite sekolah, dan pengawas sekolah hadir pada acara tersebut.

Dalam showcase atau unjuk karya praktik baik program PINTAR atau Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran, para siswa menunjukkan kreativitas hasil karya yang mereka kembangkan dalam pembelajaran.

Muhammad Ardho Rabbani Harahap dan Muhammad Hanip kelas V dari MIN 1 Kota Dumai melakukan percobaan pembuktian massa jenis benda-benda cair. Mereka mengajak Walikota Dumai, Zulkifli AS untuk membuktikan beberapa zat cair seperti susu kental, sabun pembersih lantai, air, minyak goreng, dan alkohol. Satu persatu Walikota Dumai menuangkan zat cair tersebut ke dalam wadah. Setelah tampak lima zat cair tersebut terpisah satu sama lain.

“Hal ini dikarenakan massa jenis zat cair dalam percobaan ini berbeda. Hasil percobaannya terlihat massa jenis paling besar adalah susu kental, sabun pembersih lantai, air, minyak goreng, dan yang paling ringan adalah alkohol. Jika benda tersebut berada di atas berarti massa jenisnya lebih kecil dari massa jenis zat cair lainnya. Percobaan ini membuktikan bahwa setiap zat cair masa jenisnya berbeda,” jelas kedua siswa tersebut.

Verina Zachra dan Echa Lestari, siswi SDN 008 Lubuk Gaung mendemontrasikan tentang pembuktian benda terapung, melayang, tenggelam dengan memasukan telur kedalam air yang kemudian diberi garam. Cara kerjanya dengan menyediakan 3 toples berisi air. Toples pertama berisi air biasa tanpa garam, toples kedua dan ketiga dengan kadar garam yang sama.

Hasilnya pada toples pertama telor tenggelam, toples kedua mengapung karena ada kadar garam, sedangkan toples ketiga telor juga mengapung, namun ketika ditambah air sedikit demi sedikit sehingga membuat telor menjadi melayang.

“Manfaat percobaan ini untuk siswa Kelas IV SD mereka bisa memahami dan membuktikan konsep mengapung, tenggelam, dan melayang melalui kegiatan praktik langsung tanpa harus diceramahi guru,” ungkap Siti Nurleli guru pendamping siswa.

Pada stand pameran, sekolah dan madrasah mitra Tanoto Foundation menunjukkan hasil karya siswa dampak dari pembelajaran aktif yang sudah mereka terapkan. Seperti SDN 001 Lubuk Gaung yang melakukan pembuktian sains dan peribahasa “Bagaikan air dan minyak”. MIN 1 Dumai menunjukkan pembuktian massa jenis benda cair. SDN 006 Bangsal Aceh memamerkan hasil karya  pembekuan cepat untuk membuat es mambo. SDN 004 Teluk Binjai menunjukkan Tabung Pintar sebagai media pengembangan literasi sekolah. SDN 003 Bangsal Aceh membuat filtrasi air. SD Swata Estomihi memamerkan sistem distribusi listrik arus besar. MIS Taufiqiah membuat aplikasi konduktor isolator pada rangkaian listrik. SDN 004 Bangsal Aceh menunjukkan media sistem peredaran darah manusia. MIS Al Barkah memamerkan hasil percobaan bioteknologi dengan membuat tape. Sedangkan SDN 005 Teluk Binjai botol haus yaitu percoba yang menunjukan gerakan air ke atas masuk kedalam botol, seolah-olah botolnya seperti haus.

Sementara itu untuk jenjang SMP/MTs, SMPN 14 Dumai mendemontrasikan interaksi sosial dengan menggunakan Vlog. MTsN 1 Dumai menunjukkan musikalisasi puisi karya mereka sendiri. SMPN 9 Dumai membuat Ludo Pintar untuk belajar tentang interaksi antar uang pada benua. SMPN 6 Dumai memamerkan  procedure text Bamboo Stand dalam pembelajaran bahasa Inggris, SMP Swasta Budi Dharma juga memamerkan hasil karya siswa membuat procedure text How to make fruit soup.  SMPN 8 Dumai tentang ujicoba kandungan listrik dalam buah. SMPN 21 Dumai menampilkan tiga demonstrasi praktik baik, yaitu; story telling “The Lion and The Mouse, Fabel cerita binatang, dan Bahaya Zat pada rokok.

Sekolah dan madrasah mitra Tanoto Foundation tersebut juga menunjukkan dampak dari kegiatan budaya baca, manajemen berbasis sekolah, dan keterlibatan peran serta masyarakat dalam pendidikan. Program tersebut merupakan hasil dari pelatihan dan pendampingan Program PINTAR sejak September 2018.

Apresiasi Walikota Dumai

Walikota Dumai, Zulkifli AS menilai Program PINTAR ini sangat bermakna dan strategis untuk peningkatan kualitas pendidikan di Kota Dumai. “Pada periode ke-2 jabatan Presiden RI Joko Widodo, kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi beliau yaitu peningkatan sumber daya manusia. Sangat sejalan dengan kegiatan unjuk karya praktik baik di Kota Dumai yang kita lakukan pada hari ini,” ucapnya.

Walikota melihat orangtua berpartisipasi aktif dalam mendukung program sekolah, guru bersemangat menerapkan pembelajaran aktif, anak-anak lebih bergairah belajar. Dari satu tahun Program PINTAR mereka sudah bisa memperlihatkan hasil karya. “Ini pembelajaran yang luar biasa, Kita berharap sekolah dan madrasah mitra Tanoto Foundation bisa mentransferkan knowledge ini kepada semua sekolah dan guru yang ada di Dumai. Ke depan kita meyakini sumber daya manusia di Dumai akan menghadapi tahun emas,” ungkap Walikota yang juga menyampaikan apresiasinya pada Tanoto Foundation.

Sementara itu Margaretha Ari Widowati, Direktur Program PINTAR, menyatakan Tanoto Foundation adalah sebuah organisasi filantropi independen yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto atas dasar keyakinan bahwa setiap individu harus mempunyai kesempatan untuk mewujudkan potensinya secara penuh. Program PINTAR merupakan salah program unggulan dari Tanoto Foundation dalam upaya mendukung pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar.

“Tanoto Foundation menjalankan program berdasarkan keyakinan bahwa pendidikan berkualitas bisa mempercepat terciptanya kesetaraan peluang. Kami memanfaatkan kekuatan transformatif pendidikan untuk membantu masyarakat agar bisa mewujudkan potensi dan memperbaiki taraf hidupnya,” katanya.

Dia juga mengungkapkan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Dumai, melalui dinas pendidikan, Kemenag, fasilitator daerah, dan seluruh sekolah mitra atas kerja sama yang baik dalam menjalankan Program PINTAR.

Perwakilan Kemendikbud, Elvira, yang hadir dan menyaksikan kreativitas siswa Kota Dumai, menyampaikan bahwa pemerintah melalui Kemendikbud mendapatkan mandat menyelenggarakan pendidikan. Namun peran berbagai instansi baik Pemda, BUMN, swasta, dan organisasi sosial sangat dibutuhkan.

“Tanoto Foundation adalah salah satu organisasi dilantropi yang menunjukan komitmennya dalam membantu memajukan pendidikan di Indonesia melalui Program PINTAR. Tanoto Foundation telah banyak berperan dalam mengembangkan kualitas guru, kepala sekolah, dan calon guru di Indonesia,” ujarnya.

Saat ini Program PINTAR telah berjalan di 24 sekolah dan madrasah yang ada di Kota Dumai. Sebanyak 32 orang fasilitator daerah yang terdiri dari pengawas, kepala sekolah dan madrasah, serta guru telah mendapat pelatihan khusus. Sebanyak 15 pengawas, 36 kepala sekolah dan madrasah, 292 guru dan 60 komite sekolah mendapatkan pelatihan langsung dari fasilitator daerah. Pelaksanaan program ini telah berdampak pada lebih dari 10.000 siswa di sekolah dan madrasah yang ada di Kota Dumai.

Pemerintah Kota Dumai juga sudah mengeluarkan APBD Perubahan sebesar Rp1 Milyar untuk mendiseminasikan Program PINTAR sebagai bentuk keseriusan dalam memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Dumai.(Diskominfo).

DUMAI – Walikota Dumai, Drs. H. Zulkifli AS, M.Si memimpin upacara peringatan HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2019 yang digelar di halaman kantor Walikota Lama, Jalan HR Soebrantas, Senin (25/11/19).

Upacara diikuti oleh guru, perwakilan siswa-siswi, mahasiswa, hingga dosen. Dan upacara tersebut juga di hadiri oleh Forkopimda, Pimpinan Instansi Vertikal, Ketua TP PKK Kota Dumai, Ketua PGRI Kota Dumai, Ketua APTISI Komisariat Kota Dumai, Tokoh Masyarakat, dan juga tamu undangan.

DUMAI – Walikota Dumai, Drs. H. Zulkifli AS, M.Si memimpin upacara peringatan HUT ke-74 PGRI tahun 2019 yang digelar di halaman kantor Walikota Lama, Jalan HR Soebrantas, Senin (25/11/19).

Upacara diikuti oleh guru, perwakilan siswa-siswi, mahasiswa, hingga dosen. Dan upacara tersebut juga di hadiri oleh Forkopimda, Pimpinan Instansi Vertikal, Ketua TP PKK Kota Dumai, Ketua PGRI Kota Dumai, Ketua APTISI Komisariat Kota Dumai, Tokoh masyarakat, dan juga tamu undangan.

Dalam sambutannya Walikota Dumai, H. Zulkifli AS  menyampaikan pidato dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayan Nadiem Makarim pada upacara Bendera Peringatan Hari Guru Nasional.

“Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada anda, perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia,” katanya.

Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas, semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama.

“Apapun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak,” ujarnya.

Untuk di Kota Dumai sendiri pemerintah Kota Dumai sangat konsen dan memberikan perhatian khusus dalam memajukan pendidikan bagi anak-anak generasi penerus bangsa.

“Didalam APBD kita menyiapkan anggaran khusus sampai 20 persen dari anggaran APBD untuk kebutuhan operasional pedidikan di Kota Dumai ini,” tambah Wako.

Selesai upacara pengibaran bendera, Walikota Dumai H. Zulkifli AS dan tamu undangan membagikan sembako kepada beberapa panti asuhan yang tersebar di seluruh Kota Dumai.(Diskominfo).