DUMAI – Meningkatnya kekerasan terhadap perempuan dan anak akhir – akhir ini menjadi perhatian tersendiri Pemerintah Kota Dumai. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan dan Anak, Pemerintah Kota Dumai menggelar Forum Group Discussion.

Bertempat di gedung Media Center, rapat yang dilaksanakan Kamis (12/9/2019) tersebut dihadiri sejumlah instansi terkait dan sejumlah pihak pemerhati perempuan dan anak. Forum Diskusi yang mengambil tema perlindungan terhadap perempuan dan anak di Kota Dumai 2019 ini dipimpin langsung oleh Pj. Sekda Kota Dumai, H. Hamdan Kamal.

Dalam pemaparannya, Kepala Dinas PPA Kota Dumai Hj. Dameria, SKM M.Si mengatakan kegiatan ini dilakukan karena angka kekerasan cenderung meningkat dan menjadi fenomena gunung es.

“Sebagai upaya pencegahan, dengan gencarnya dilakukan penyuluhan dan dibentuknya tim terpadu perlindungan perempuan dan anak ,” ujar Dameria.

Kekerasan terhadap perempuan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 didefinisikan sebagai setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga.

“Mirip dengan itu, pengertian kekerasan terhadap anak dalam Undang – Undang Nomor 35 Tahun 2014 adalah setiap perbuatan terhadap anak yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, psikis, seksual, dan/atau penelantaran, termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum,” papar Hj. Dameria.

Sementara itu Pj. Sekdako Dumai Hamdan Kamal mengatakan, Pemerintah Kota Dumai sangat konsen terhadap perlindungan perempuan dan anak di Kota Dumai sebagaimana yang diamanahkan oleh Undang – Undang.

“Perempuan dan anak adalah ciptaan Tuhan yang sangat rentan mengalami kekerasan sehingga Negara memandang perlu untuk melindungi mereka sampai terbentuknya undang undang perlindungan perempuan dan anak,” ujar Pj. Sekda.

Diharapkan melalui forum diskusi ini akan dapat menimbulkan ide – ide dan saran agar tindak kekerasan terhdap perempuan dan anak di Dumai dapat berkurang dan kalau bisa tidak lagi terjadi di Kota Dumai, pungkas Pj.Sekda.(Diskominfo).