Walikota Dumai Buka Lomba Membuat Layang-Layang

DUMAI — Walikota Dumai yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, H. Syamsudin ST, MT menghadiri sekaligus membuka secara resmi Lomba membuat Layang-Layang dalam rangka Hut RI Ke -74, yang bertempat di Pantai Wisata Purnama, kamis 15 Agustus 2019.

Lomba membuat layang-layang ini khusus tingkat Sekolah Dasar Se-Kecamatan Dumai Barat, yang terdiri dari 60 Peserta dari 10 Sekolah yang berada di Kecamatan Dumai Barat, setiap Sekolah Dasar di wakili 10 orang murid dari masing-masing sekolah.

Tampak hadir juga dalam acara ini Camat Dumai Barat, Kepala Dinas Pendidikan atau yang mewakili, Kepala Dinas Pariwisata atau yang mewakili, Lurah Purnama atau yang mewakili, serta tokoh masyarakat lainnya.

Syamsudin dalam sambutannya mengatakan bahwa kesadaran untuk terus menerus mengembangkan dan melestarikan seni budaya pada hakikatnya, bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama, baik seniman, budayawan, masyarakat, maupun Pemerintah. Selain itu juga sebagai wujud penghargaan dan kecintaan terhadap budaya warisan leluhur, juga ajang untuk membangkitkan kembali khasanah seni Daerah ditengah gempuran budaya dari barat yang kadang tidak sesuai dengan budaya daerah atau bangsa Indonesia.

Karena itu ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu hingga acara Seni Rakyat ini dapat terlaksana. Berbagai pihak pastinya juga paham betul bahwa kegiatan Panggung Seni Rakyat ini tentunya bukan hanya sekedar sebagai suatu kegiatan hura-hura dan gemerlang semata. Namun lebih dari itu, ajang ini selain memberikan hiburan kepada masyarakat sekitar. Juga sebagai wadah untuk menunjukkan bakat serta kreatifitas yang tentunya dimiliki oleh masyarakat dan generasi muda sekarang ini.

“Diharapkan dengan adanya acara yang seperti ini, selain mampu memberikan inspirasi untuk yang lainnya, juga dapat dijadikan sebagai tempat untuk menunjukkan bahwa disekitar kita ternyata masih banyak anak-anak kita yang berbakat dan kreatif. Dan tentunya hal tersebut harus terus kita kembangkan,” ujarnya.

Syamsudin juga berharap para seniman, budayawan, cendekiawan, usahawan dan masyarakat, untuk pro aktif dalam memprakarsai dan menyokong upaya-upaya pengembangan seni dan budaya di Kota Dumai, melalui berbagai kegiatan, diantaranya peningkatan frekuensi pentas seni dan budaya daerah, mengemas seni budaya dalam karya seni yang kreatif dan menarik, dan pengenalan seni dan budaya kepada masyarakat yang diperluas.

“Dengan menyalurkanlah bakat seni pada tempatnya, sehingga menghasilkan kreativitas seni dan dapat menghindarkan akan aktivitas-aktivitas negatif, terutama para generasi muda kita. Tentunya kerarivitas seni dengan tidak melupakan akan budaya kita sendiri,” ungkapnya.(Diskominfo).