DUMAI–Desas-desus beberapa hiburan malam seperti Pub dan Diskotik buka sampai subuh hari membuat sebagian tokoh masyarakat dan tokoh agama berang. Bahkan mengenai itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu  (DPMPTSP) Kota Dumai angkat bicara.

Berdasarkan Peraturan Walikota Dumai Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata Bab VIII mengenai usaha pariwisata itu. “ Menerangkan batas waktu operasional Diskotik sebenarnya dari Pukul 21:00 WIB sampai 01:00 WIB,” ujarnya Kepala DPMPTSP Kota Dumai, Hendri Sandra, SE melalui Kabid Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan DPMPTSP, Said Effendi, SE, (3/7).

Sedangkan batas waktu operasional Pub buka pukul 20:00 sampai 24:00 WIB. “ Namun masih ada saja yang tak mematuhi aturan tersebut. Kita pun geram dibuatnya,” jelasnya.

Oleh karena itu, dengan adanya Pub dan Diskotik nakal yang tidak mematuhi aturan tersebut, DPMPTSP sebenarnya siap mencabut izin usahanya. “ Asalkan ada surat peringatan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Dumai,” ujarnya.

Kalau sudah ada  surat peringatan yang ketiga dikirim ke DPMPTSP. “ Kami punya dasar menindaknya. Kami tak gentar mencabut izin operasional mereka. Karena kami yang membuat surat izin usaha mereka dan kami juga lah yang bisa mencabutnya izin operasionalnya,” tegasnya.

Untuk itu, mengenai persoalan tersebut, ia berharap kepada Pemerintah Kota Dumai khususnya instansi terkait untuk saling mendukung dalam melakukan eksekusi pencabutan izin usaha mereka. “ Mari kita bergerak dan saling koordinasi bersama. Kalau terus dibiarkan, ini jelas sudah meresahkan masyarakat,” tegasnya lagi.(Diskominfo)

DUMAI–Upaya mediasi antara pekerja dengan perusahaan sehubungan laporan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) masih berlanjut. Bahkan satu laporan diserahkan kepada Pengawas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Propinsi Riau.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Syarat Kerja, M. Fadly, Disnakertrans Kota Dumai melalui staff, Gurniawan, menyampaikan bahwa dari laporan yang diterima semuanya telah dilakukan upaya perundingan. Sesuai mekanisme hukum ketenegakerjaan telah dilalui. Namun tidak semua laporan bisa menghasilkan kesepakatan sebagaimana diinginkan.

“Seperti laporan dari pekerja PT. RPO. Kita telah memanggil masing-masing pihak sebanyak tiga kali, tetapi pihak perusahaan tidak pernah hadir. Makanya mediator membuat produk anjuran untuk diselesaikan oleh pengawas ketenagakerjaan. Sebenarnya ini merupakan ranah mereka. Karena pengawas tidak ada di kota jadi kita upayakan membantunya”katanya kepada infopublik.dumaikota.go.id, Selasa (2/7).

Sementara itu, mediasi dengan PT. CMKI akan dilanjutkan pada perundingan ketiga. Untuk PT. PLP pada mediasi yang dilaksanakan Senin (1/7) pagi telah mencapai kesepakatan dengan dilakukannya pembayaran hak pekerja oleh perusahaan. “Alhamdulillah sudah PB (Perjanjian Bersama) pak. Perusahaan mau membayar sesuai yang disepakati dengan pekerja”ujarnya.(Diskominfo)

DUMAI—Dengan dikukuhkannya Ketua serta Pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) di Kecamatan Dumai Kota, Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo, SE meyakini banyak orang-orang hebat  ada dipengurusan ini yang  mampu menggerakan masyarakat menuju pembangunan yang diharapkan.

“ Jadi saya yakin, di tubuh LPMK yang ada di Kota Dumai khususnya yang ada di tubuh LPMK Kecamatan Dumai Kota, banyak-banyak orang-orang hebat disini yang mampu meningkatkan perannya didalam masyarakat. Saya banyak tahu, banyak wajah-wajah optimis yang sudah lama saya kenal disini,” sebutnya saat  Pengukuhan Ketua dan Pengurus LPMK Kecamatan Dumai Kota di Lapangan Tenis, Jalan Patimura, Selasa (2/7).    

Oleh karena itu, ia berharap kepada Ketua dan Pengurus LPMK yang baru dilantik dapat meningkatkan sinergitasnya dengan pihak kelurahan. “ Mari kita ajak masyarakat untuk sama-sama membangun Kota Dumai ini,” ujarnya.

Karena semakin diajak masyarakat dalam membangun kota ini semakin baik. “  Dan semangkin bagus. Intinya mari kita tingkatkan partisipasi  membangun kota ini, disisa-sisa kepemimpinan kami bersama Pak Wali. Saran dan kritik dari masyarakat, tentu kami terbuka menerimanya,” jelasnya.

Untuk itu, ia berharap kepada pihak Kecamatan dan Kelurahan yang ada di Kota ini, mampu menterjemahaan visi-misi kepala daerah. “ Apalagi saat ini, ada dana kelurahan. Tentunya dapat meningkatkan pembangunan disini. Namun dengan adanya dana kelurahan ini, saya harap semua agar transparan dalam menggunakannya,” jelasnya lagi.

Dalam acara pengukuhan tersebut, hadir Camat Dumai Kota Agus Gunawan, SH, Tokoh Masyarakat, Para Lurah  dan Tamu Undangan lainnya. (Diskominfo)       

DUMAI—Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo, SE, Senin (1/7) membuka Manasik Jemaah Calon Haji (JCH) Tingkat Kota Dumai Tahun 2019 di Gedung Sasana Mitra, Komplek Pertamina Bukit Datuk.

“ Melalui ini, saya atas nama Pemerintah Kota Dumai berharap semoga haji tahun ini berjalan dengan baik, lancar dan aman. Semoga nantinya para jemaah haji Kota Dumai sepulangnya dari tanah suci menjadi haji yang mabrur. Amin Ya Rabbal Alamin,” ujarnya.  

Ia pun berpesan kepada para calon jemaah haji, agar terus menjaga kesehatannya, baik sebelum pergi dan setelah akan pulang nanti.” Tingkatkan stamina kita sebelum tiba di tanah suci. Dengan meningkatkan stamina, proses haji nantinya akan berjalan lancar,” ucapnya.

Sedangkan untuk infrastruktur, Pemerintah Kota Dumai terus berupaya memperbaikinya. “ Sehingga dengan meningkatnya infrastrukur, pembenahan proses pemberangkatan haji di kota ini  dapat menunjang keamanan dan kenyamanan peserta haji,” jelasnya.

Kepada para peserta Jama’ah Calon Haji hendaknya betul-betul menggunakan kesempatan yang berharga ini dengan sebaik-baiknya. “ Sekali lagi, Saya mengharapkan kepada seluruh jamaah sekalian untuk tidak henti-hentinya menimba ilmu khususnya yang berhubungan dengan pelaksanaan ibadah haji,” pintanya lagi.

Dalam acara tersebut, hadir Kepala Kementrian Agama Kota Dumai, Drs. H. Syafwan, Pejabat Struktural Dilingkup Pemerintah Kota Dumai Atau yang Mewakili, Unsur Pimpinan PT. Pertamina RU II Dumai,Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama,Tokoh Pemuda dan pengajar Manasik, Para Jamaah Calon Haji.(Diskominfo)