MAKASSAR – Penghargaan demi penghargaan terus ditorehkan Pemerintah Kota Dumai di bawah kepemimpinan H. Zulkifli As dan Eko Suharjo, SE. Baru saja meraih Pakarti Utama II Lomba KB Kes, bulan ini juga Kota Dumai meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Bagi Kota Dumai, ini merupakan penghargaan Kota Layak Anak ke-4 yang telah diraih semenjak lomba ini pertama kali diberlakukan.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise pada puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Hotel Four Points, Makassar, Rabu (23/07/2019). Penghargaan diserahkan kepada Walikota Dumai yang diwakili Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Dumai Hj. Jannatul Aliah, S.Pd.

Penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak 2019 dilakukan dalam empat tahap. Pertama adalah penilaian mandiri terhadap 24 indikator oleh masing-masing kabupaten/kota secara daring.

Selanjutnya, tim yang terdiri atas tim independen dan tim dari kementerian/lembaga terkait melakukan verifikasi administratif, verifikasi lapangan, hingga verifikasi final.

Menteri Yohana memberikan apresiasi kepada semua daerah, termasuk Kota Dumai, yang komit melakukan berbagai program perlindungan anak. Sehingga dapat mempertahankan bahkan meningkatkan prediket Kota Layak Anak. “Selamat untuk para penerima penghargaan. Semoga tahun depan bisa lebih baik,” kata Yohana.

Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak terdiri atas lima predikat, yaitu Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan Kabupaten/Kota Layak Anak. Sebanyak  135 kabupaten/kota meraih predikat Pratama, 86 kabupaten/kota meraih predikat Madya, 23 kabupaten/kota meraih predikat Nindya dan 3 kabupaten/kota meraih predikat Utama.

“Penghargaan itu adalah komitmen negara untuk menjamin pelindungan anak, termasuk kewajiban pemerintah daerah untuk melaksanakan pelindungan anak,” tutur Yohana.

Menteri PPPA RI menginstruksikan kepada seluruh Pemerintah daerah guna mendukung program pemerintah dalam memberikan perlindungan terhadap anak dan pemenuhan hak-hak anak. Tiap tahun Kementerian PPA akan melakukan penilaian terhadap daerah dan bagi Kabupaten/Kota, kemudian akan diberikan penghargaan seperti saat ini.

Terkait upaya mewujudkan Kota Layak Anak, sebelumnya Walikota Dumai H. Zulkifl As mengatakan bahwa Pemerintah Kota Dumai terus menyiapkan fasilitas bagi tumbuh kembang anak. Termasuk melengkapi fasilitas anak dan meningkatkan sosialisasi agar ke depan tidak ada lagi kekerasan kepada anak.

“Pemenuhan hak anak akan terus kita upayakan melalui pembangunan berbagai fasilitas berbasis anak dengan partisipasi semua pihak,” kata Zulkifli As. (Diskominfo).