DUMAI—Melihat drenase yang rusak dan membahayakan pejalan kaki yang lewat, tepatnya di depan swalayan Alfamart jalan Suka Jadi, membuat Camat Dumai kota, Agus Gunawan, merasa kecawa, Kamis (13/06). Dan beliau pun langsung  mengecek kerusakan tersebut ditempat lokasi.

Agus Gunawan  mengungkapkan  bahwasanya ia sebelumnya sudah  mendatangi Alfamart. “ Dan sudah membicarakan hal tersebut dengan pihak managemen,” jelasnya

” Sebelumnya, Saya sudah komunikasi dan pihak managemen, mereka berjanji akan datang hari Senin besok kekantor Camat untuk membicarakan mengenai dreinase dan mereka secepatnya akan memperbaikinya ” ujarnya

Agus Gunawan juga menegaskan hari Senin besok mereka akan membuat surat tertulis untuk etikat baik pihak Alfamart untuk segera memperbaikinya. Jadi ada hitam diatas putihnya, supaya enak sama enak,”  katanya

Sebelumnya, kejadian drainase yang berada didepan Alfamart itu diakibatkan oleh mobil box Alfamart yang bermuatan berat parkir diatas dreinase tersebut untuk membongkar barang. Kejadian kerusakan itu sudah hampir memasuki dua bulan lebih, tak kunjung diperbaiki oleh managemen Alfamart sendiri.

Bahkan pihak kelurahan dan LPMK Sukajadi sudah pernah mendatangi managemen Alfamart untuk mempertanyai kapan masalah tersebut dituntaskan, namun pihak Alfamart menyampaikan akan menunggu  dana dari managemen Jakarta.(Diskominfo)

DUMAI—Ketua Tim Verifikasi Nasional Lomba Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Kesehatan (KG PKK KKBPK-KES) dari Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Wahidin, M.Kes, menegaskan hasil lomba Kampung KB terbaik ini nantinya akan diumumkan pada Bulan Juli 2019

“ Jadi ada enam daerah yang akan kita nilai nantinya, mana saja kampung yang terbaik diantara enam daerah yang masuk dalam katagori terbaik termasuk Kota Dumai akan kita tentukan pada Bulan Juli 2019. Tepatnya tanggal 5 juli hasil penilaiannya  sudah kita umumkan,” sebut Wahidin

Enam daerah yang akan dinilai itu dan masuk dalam katagori itu adalah Daerah Jlagran Pringgokusuman Gedongtengen Jogjakarta, Medan, Bajarmasin,  Gorontalo, Pemalang dan Kota Dumai sendiri. “ Untuk Dumai tentunya kita akan melihat sudut-sudut pandang tertentu,” terangnya.

Seperti Gaya Hidup Bersih disuatu kampung atau desa, bagaimana pengendalian KB nya, bagaimana pembinaan ketahanan kesejahteraan Keluarga yang ada disini. “ Daya ekonomi keluarga, bagaimana tingkat pendidikannya dan masih banyak sudut pandang lain yang harus kita lihat nantinya,” ujarnya.

Ia mengatakan saat ini BKKBN bukan hanya sebatas pengendalian kependudukan dan bukan hanya sebatas memberikan alat kontrasepsi. Akan tetapi Tugas Pokok dan Fungsi BKKBN lebih besar lagi dan lebih luas lagi.

 “ Yakni memberikan bimbingan konseling bagi keluarga yang sulit mendapatkan momongan. Selain itu juga memberikan gizi bagi anak-anak Indonesia untuk mencegah stunting,” jelasnya.

Bahkan pencegahaan pasangan nikah di usia dini juga menjadi tugas BKKBN. Selain itu tugas BKKBN juga melakukan pengelolahan serta penyediaan alat dan obat kontrasepsi untuk kebutuhan pasangan usia subur.

“ Pengendalian sistem informasi keluarga, pemberdayaan dan peningkatan peran serta organisasi kemasyarakatan tingkat nasional dalam membangun keluarga melalui ketahanan dan kesejahteraan keluarga juga menjadi tugas kami,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Dumai H Zulkifli As yang hadir dalam acara tersebut mengatakan dengan masuknya Kota Dumai masuk dalam katogori daerah terbaik tepatnya di Kelurahan Laksamana.

“ Diminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mendukung program-program KB. Mudahan-mudahan dengan sentuhan-sentuhan OPD lainnya, kota kita bisa menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” harapnya.

Dari pantauan, tamu undangan serta tim verifikasi selain saling beramah tamah juga mengelilingi Kampung KB Kelurahan Laksamana dan juga sempat melihat tanaman Mangrove yang ada di sekitar daerah tersebut. Sebelumnya, tamu undangan disambut warga yang ada disana dengan penuh keceriaan dan penuh alunan nada kompang.    

Dalam acara tersebut juga tampak hadir Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo, SE beserta istri, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Dumai Hj Haslinar, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Yusrizal.

Selain itu, tampak hadir Staf Ahli Setdako Kota Dumai H Amiruddin dan H. Samsuddin, Plt Kepala Dinas Diskominfo Drs. Fauzan, Kepala Badan Catatan Sipil, Suardi, Ssy,  Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi, Rekan-Rekan Anggota Forkopimda Kota Dumai Atau Yang Mewakili dan tamu undangan lainnya.(adl/Diskominfo)

DUMAI-Sebentar lagi, Kelurahan Laksamana Kecamatan Dumai Kota akan bertarung di tingkat nasional dalam Lomba Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Kesehatan (KG PKK KKBPK-KES) di tingkat nasional bersama 5 kelurahan dan desa se Indonesia.

Kelurahan Laksamana yang selama ini dikenal dengan “Kampung Narkoba” sama-sama masuk nominasi bersama  Daerah Jlagran Pringgokusuman Gedongtengen, Yogyakarta, yang  selama ini dikenal sebagai “Kampung Preman” dan dulunya dikenal seram. 

Seiring waktu, Kelurahan Laksamana secara bertahap dan terus menerus berbenah menghapus stigma negatif yang selama ini melekat sebagai kampung narkoba. Berbagai program terus digagas dan dilaksanakan demi kampung tersebut. Mulai dari program Kampung Wisata Pesisir hingga Kampung KB.

Selain Kota Dumai dan Yogyakarta, Kabupaten Kota yang masuk nominasi lomba KB Kes tahun ini yakni Medan, Bandar Lampung, Banjarmasin dan Pemalang.

“Penilaian akan dilakukan Besok Rabu (12/6). Tim  Verifikasi Nasional turun langsung ke kelurahan Laksamana dan akan disambut langsung Walikota Dumai H Zullifli As,” ujar Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Dumai, Yusrizal, Selasa (11/6).

Tim penilai lomba KG PKK KKBPK-KES tingkat nasional melakukan verifikasi guna memastikan profile dan laporan yang ditelah diberikan kepada Tim Penilai Pusat.

Yusrizal mengatakan Keikutsertaan kelurahan Laksamana dalam Lomba KB Kes Tingkat Nasional, sebelumnya sudah melalui penilaian dan lomba berjenjang. Setelah berhasil juara I pada Lomba kesatuan Gerak PKK-KKBPK Kesehatan Tingkat Kota Dumai, PKK Kelurahan Laksamana Kecamatan Dumai Kota ditunjuk untuk mewakili Kota Dumai pada ajang lomba Kesatuan Gerak PKK-KKBPK Kesehatan Tingkat Provinsi Riau.

“Dalam penilaian lebih lanjut, Kota Dumai masuk 5 besar nasional yang selanjutnya bertarung untuk memperebutkan posisi terbaik nasional,” ujar Yusrizal.

Ia juga menyebut lomba ini merupakan motivasi bagi masyarakat. Kedepan, untuk mencapai keberhasilan program KB Kes sangat diperlukan dukungan keterpaduan lintas sektor. PKK bersinergi dengan kelompok Swadaya Masyarakat, LSM, KKBPK, unsur kesehatan dan lain lain dalam mencapai program kependudukan pemerintah.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Dumai Hj Haslinar Zul As menyebut ada empat indikator yang menjadi penilaian ditingkat nasional. Adapun keempat indikator tersebut yakni Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Posyandu, Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) serta Keluarga Berencana (KB).

‘’Semua penilaian itu dikaitkan dengan 10 Program Pokok PKK. Kemudian keberhasilan administrasi serta partisipasi masyarakat dalam program KB,’’ ujar Haslinar.

Penilaian Kesatuan Gerak PKK –KKBPK- Kesehatan ini sebagai sarana pembinaan untuk memotivasi para kader dan keluarga serta Tim Penggerak PKK dalam pencapaian target PKK- KKBPK dan Kesehatan. Lomba ini bertujuan untuk memberdayakan keluarga dalam mencapai kesejahteraan keluarga. 

“Dengan berhasilnya Kelurahan Laksamana masuk enam besar dalam penilaian lomba PKK-KKBPK-KES, Saya berharap Kelurahan Laksamana dapat memberikan yang terbaik pada kunjungan tim Verifikasi lapangan ini sehingga dapat mengharumkan nama Kota Dumai ditingkat Nasional,” sebut Haslinar seraya mengapresiasi kinerja seluruh tim yang terlibat di kelurahan Laksamana.(adl/Diskominfo)

DUMAI—Setelah menjalani cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H, ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Dumai memenuhi lapangan Taman Bukit Gelanggang (TBG), Senin (10/6). Para abdi negara itu pun langsung diabsen oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing, untuk mengecek kehadiran mereka.

Dalam acara tersebut tampak Walikota Dumai, H Zulkifli As, Pj Sekda H.Hamdan Kamal, Asisten II Setdako Dumai, H Syahrinaldi, Asisten III, H. Khairil Adli, Plt. Kepala Diskominfo Drs. Fauzan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Afrilagan dan Kepala OPD lainnya.

Dalam kata sambutannya H Zulkifli mengatakan setelah menjalani cuti bersama, hari ini para ASN wajib masuk kerja. “ Dan menjalankan amanahnya sesuai dengan tugas, pokok dan fungsinya masing-masing. Dan ini harus di absen dan diawasi oleh Kepala OPD masing-masing. Masa cuti bersama Idul Fitri sudah berakhir,” sebutnya.

Bagi ASN yang bertugas, lanjutnya, di Kecamatan, Kelurahan dan Puskesmas, apel bersama dilaksanakan di halaman kantor camat masing-masing.

“ Hasil rekapitulasi kehadiran dilaporkan kepada Walikota Dumai melalui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.  Mudah-mudahan, semua ASN yang ada di Kota Dumai semuanya hadir seratus persen,” jelasnya.

Setelah diabsen bersama, para ASN bersama pimpinan saling berjabat tangan, saling mengucapkan minal aidin wal Faizin. Lebih dari satu jam lamanya, saling maaf memaafkan, para pimpinan dan para ASN membubarkan diri masing-masing menuju tempat kerja. (adl/Diskominfo)     

DUMAI—Walikota Dumai, H Zulkifli As menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan Hari Lahir Pancasila, di Lapangan Eks Soebrantas, Sabtu (1/6). Ratusan ASN baik itu dari Pemko Dumai maupun dari luar daerah ‘membanjiri’ lapangan tersebut.

“ Pada pagi hari ini, Sabtu 1 Juni 2019 kita patut panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena kita dapat berkumpul dan mengadakan upacara untuk memperingati hari kelahiran Pancasila. Pancasila mampu menyatukan kita semua sebagai satu bangsa dan hidup dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,” sebutnya didepan peserta upacara dan tamu undangan lainnya.

Sebagaimana yang sudah diketahui, katanya, kondisi geografis yang memposisikan wilayah Indonesia sebagai Negara Kepulauan makin memperkokoh konsep dan keyakinan akan “tanah air Indonesia”.

Kesatuan gugusan pulau yang berada di antara dua samudra, Pasifik dan Hindia, serta diantara dua Benua, Asia dan Australia, meneguhkan bahwa. “ kita sebagai bangsa memiliki ruang hidup tanah-air sebagai satu kesatuan. Ada relasi dan perpaduan antara darat dan laut yang saling menguatkan sebagaimana dalam konsep wawasan nusantara,” jelasnya

Di wilayah Nusantara tumbuh flora dan fauna yang beragam. Keberagaman secara natural merupakan karakteristik dari keindonesiaan. Demikian pula secara antropologis dan sosiologis keberagaman ras, etnis, agama, kepercayaan dan budaya yang ada di Indonesia sudah ada sejak masa pra aksara hingga sekarang.

“ Kita Indonesia hidup dan bahagia dalam keberagaman,” ujarnya.

Pancasila, sebutnya, sebagai dasar Negara, ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para “PENDIRI BANGSA” merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa buat bangsa Indonesia.

“ Walaupun kita sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai Pancasila, kita akui bahwa eksistensi keIndonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai Negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila,” ujarnya lagi.(adl/Diskominfo)