DUMAI—Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo, SE mengatakan pemakaian Narkotika, Psikotropika dan  Bahan Adiktif  (Narkoba) secara terus menerus dapat mengakibatkan gejala psikologis yang dalam bahkan dapat menyebabkan kegilaan atau Skizofrenia dan ujung-ujungnya bisa menghilangkan nyawanya sendiri dengan cara bunuh diri.

“ Untuk itu, saya berharap kepada generasi muda khususnya yang ada di Kota Dumai, setiap ada masalah janganlah menggunakan Narkoba. Mari kita dekatkan diri kita kepada Allah SWT dengan cara berdoa dan berzikir serta memperbanyak membaca Al Qur’an,” sebutnya saat menyampaikan kata sambutan dalam acara Hari Anti Narkotika  Internasional Tahun 2019 di Gedung Sri Bunga Tanjung, Jumat (28/6).

Bukan hanya itu saja, ia menghimbau kepada generasi Umat Islam, untuk banyak-banyak mendalami makna yang terkandung didalam Al Qur’an. “Karena Al Qur’an adalah obat dari segala penyakit kejiwaan yang saat ini banyak menerpa rakyat Indonesia,” ujarnya.  

Hal yang menjadi kekhawatiran bersama, lanjutnya, mengingat dampak yang paling luas dan berat dari korban penyalahgunaan narkoba adalah terhadap generasi muda yang masih rentan terhadap penyalahgunaan zat setan tersebut. “  Untuk itu mari kita jaga generasi muda kita yang merupakan aset bangsa yang paling berharga,” katanya.

Oleh karenanya, generasi ini hendaknya benar-benar mewaspadai dan menghindari dirinya agar tidak terjerumus dari penyalahgunaan Narkoba. “ Hal ini harus menjadi pusat perhatian kita bersama.  Sebelum semua terjadi di dalam keluarga kita, dekatilah diri kita dengan lmu Agama,” ajaknya.

Sementara itu, AKBP Thamrin Parulian, SH mengatakan kejahatan narkotika tidak hanya dilakukan oleh perseorangan melainkan melibatkan banyak orang yang secara bersama-sama dengan jaringan yang tersebar secara nasional dan internasional menembus sekat-sekat perbatasan wilayah serta negara.

“ Jaringan tersebut merupakan sindikat yang terorganisir dengan cakupan luas yang bekerja secara rapi dan sangat rahasia. Oleh karena itu perang terhadap penyalahgunaan dan peredaraan gelap Narkotika tidak boleh dilakukan secara setengah-setengah dan harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh elemen bangsa baik instansi pemerintah maupun komponen bangsa,” sebutnya didepan tamu undangan yang hadir.(adl/Diskominfo)