DUMAI—Kepala Dinas PUPR, Syahminan, melalui Kasi Perencanaan dan Pengendalian, Yomi Indriansyah, ST menegaskan akan terus melakukan rutinitasnya melakukan normalisasi drainase yang ada di Kota Dumai. Namun ada kendala untuk membersihkannya karena pemilik Rumah Toko (Ruko) melakukan penutupan parit secara permanen tanpa ada lobang untuk petugas membersihkannya.

“ Drainase yang ditutup oleh ruko itu sepanjang puluhan meter, sehingga kesulitan untuk menggapainya. Dan tidak ada titik untuk pembuka ketika pembersihan saluran air sepanjang drainase itu,” sebutnya, Rabu (19/6)

Oleh karena itu, lanjutnya, ia bersama rekan-rekan mencoba untuk melakukan koordinasi kepada lurah dan camat setempat tentang hal ini. “ Jika tak ada solusinya kami Dinas PUPR Dumai melalui Bidang Cipta Karya akan mengadakan Capter Segi Empat untuk bisa buka tutup drainase tersebut, ” ujarnya.

Ia mengatakan, sebagaimana diketahui adanya sistem drainase di suatu kawasan, dapat memberi berbagai manfaat, diantaranya, meningkatnya kenyamanan, keasrian, dan kesehatan masyarakat di daerah pemukiman dan daerah perkotaan pada umumnya. Mengurangi kelebihan air sehingga suatu kawasan dapat difungsikan secara optimal dan normal sebagaimana mestinya.

“ Karena dreinase merupakan komponen penting dalam tata ruang maupun infrastruktur suatu kawasan yang memiliki banyak manfaat, maka keberadaanya harus senantiasa kita jaga dan rawat dengan sebaik mungkin,” jelasnya. (adl/Diskominfo)