DUMAI—PT. Cahaya Mitra Karya Insani (CMKI) yang bergerak di bidang kelistrikan dikabari baru setengah membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawannya. Hal ini terungkap ketika salah satu pekerjanya mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai, Senin (17/6).

“ Iya bang, baru setengah THR kami baru dibayar, hanya baru dibayar Rp. 2 juta. Seharusnya THR kami dibayar oleh perusahaan secara penuh, sebesar Rp.4 juta. Karena saya digaji oleh perusahaan PT CMKI Rp. 4 juta per bulannya,” sebut salah satu pekerja perusahaan tersebut yang enggan disebut namanya kepada infopublik.dumaikota.go.id.

Perusahaan PT CMKI, katanya, berjanji akan membayar setengah THR lagi sesudah lebaran. Namun setelah ditungu-tunggu, janji hanya tinggal janji. “ Sampai saat ini, perusahaan PT CMKI yang bekerja sama dengan PT.PLN itu, belum membayar setengah THR lagi kepada kita. Alasannya PT CMKI masih menunggu pembayaran uang dari PLN ,” ujarnya di depan Kabid Hubungan Industri (HI) Disnakertrans, Fadli.

Setelah panjang lebar menyampaikan unek-uneknya kepada Kabid HI, Fadli pun menyarankan agar pekerja PT CMKI yang belum mendapatkan haknya secara penuh. “ Agar memberi laporan itu secara tertulis, nantinya akan kita panggil pemilik serta pengelola perusahaan PT CMKI. Lalu, apakah benar pengaduan ini benar atau tidak, kita selesaikan secara tuntas,” jelasnya.

Fadli menyebutkan sebenarnya dalam menyelesaikan masalah THR ini seharusnya pengawas Disnakertrans Propinsi yang sudah di tunjuk. “ Namun dalam persoalan THR ini,  ujung-ujungnya kami juga yang menyelesaikan masalah ini. Untuk apa, pengawas yang sudah ditunjuk itu dibentuk dan untuk apa UPT nya didirikan, tapi tidak ada koordinasi kepada kami,” ujarnya lagi (adl/Diskominfo)