DUMAI–Setelah beberapa kali bersafari Ramadhan disetiap masjid dan mushola, kali ini Rombongan Walikota Dumai yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Pemko Dumai, H Amiruddin mengunjungi dan sekaligus beribadah di Masjid Al Fajri, Kelurahan Tanjung Palas, Rabu Malam (15/05).

Setelah menunaikan Sholat Isya dan Sholat Tarawih, H Amiruddin memberikan bantuan dana hibah secara simbolis untuk masjid tersebut sebesar Rp.20 Juta dan sumbangan itu langsung diterima oleh Ketua Pengurus Masjid Al Fajri, Muhammad Kudafi.

“ Saya atas nama pengurus Masjid Al Fajri mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Dumai yang telah membantu masjid kami ini. Proposal yang dulu kita ajukan ternyata di perhatikan Pemko Dumai,” jelas Muhammad Kudafi

Sementara itu, Staf Ahli Pemko Dumai, H Amiruddin, dalam kata sambutannya mengatakan dari 500 masjid dan mushola yang ada di Kota Dumai. “ Tidak semuanya terakomodir dalam mendapatkan bantuan dana hibah ini. Namun, kami akan terus berupaya membantu masjid dan musholla lainnya yang belum mendapatkan bantuan dana ini secara bergiliran,” jelasnya.

Ia mengatakan dengan bantuan ini mudah-mudahan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. “ Dan dengan bantuan ini mudah-mudahan bisa menumbuhkan semangat gotong royong kita dalam membangun masjid,” sebutnya.

Beliau pun menyampaikan permintaan maafnya kepada para jemaah Masjid Al Fajri yang hadir, bahwasanya Walikota Dumai sebenarnya hendak  bersafari ke masjid ini. “ Namun karena perjalanan dinas ke luar daerah, beliau menyampaikan permohonan maafnya kepada kita semua,” ujarnya.

Sementara itu, Ustad H Salamudin, Mpdi dalam ceramahnya mengatakan bulan Ramadhan adalah momentum untuk merenovasi akhlak  dari segala penyakit hati. “ Oleh karenanya, indikator suksesnya atau tidaknya kita berpuasa,  bisa dilihat setelah puasa ramadhan ini berakhir. Apakah ketakwaan kita meningkat atau sebaliknya,” jelasnya.

Bukan hanya itu, ia pun mengajak Umat Islam untuk terus memperkuat agamanya, memperkuat amaliyahnya, ekonominya, intelektualnya dan memperkuat keterampilannya. “ Itu bisa dimulai dari diri kita sendiri dan keluarga kita. Jadi didiklah anak-anak kita sebaik mungkin dari sekarang,” pintanya. (adl/Diskominfo)