Kepala Bidang Penyelesaian Perselisihan Industri dan Syarat Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai Muhammad Fadhly SH,  menjelaskan bahwa bagi pekerja atau karyawan yang tidak diberikan Tunjangan Hari Raya (THR) oleh perusahaan yang ada di Kota Dumai dipersilakan mengadukannya ke kantor Disnakertrans.

“ Jadi lapor ke Disnakertrans,  kita saat ini membuka posko pengaduan,” kata Muhammad Fadhly, SH, Senin (13/5).

Pembukaan posko pengaduan THR  bagi karyawan yang tidak menerima THR ini bertujuan mengantisipasi timbulnya keluhan dalam pelaksanaan pembayaran atau diberikan tapi tidak sesuai dengan upah pekerja.

Pengusaha ataupun perusahaan sendiri dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 6 tahun 2016 diwajibkan membayar THR kepada karyawan  atau buruhnya.

Pemberian THR sendiri, lanjutnya, diberikan waktu paling lambat tujuh harisebelum Hari Raya Keagamaan sesuai Pasal 5 ayat 4. Jika tidak, maka akan mendapat sanksi. “ Sanksi ini dimuat dalam bab empat mengenai denda dan sanksi administratif,” jelasnya  

Ia mengatakan pasal 10 ayat 1 pada bab ini menjelaskan, pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada pekerja atau buruh sebagaimana dimaksud  dalam Pasal 5 ayat 4 dikenai denda lima persen. “  Dari total THR Keagamaan yang harus dibayar sejak berakhirnya batas waktu kewajiban pengusaha untuk membayar,” ujarnya lagi(Diskominfo)