DUMAI – Masih banyaknya usaha kecil menengah didaerah ini yang belum mampu menembus pasar Nasional bahkan Internasional, membuat Walikota Dumai H Zulkifli AS merasa prihatin. Untuk itu, beliau menghimbau kepada pelaku Usaha Kecil Menengah agar bisa mengubah desain produk dan pola pemasarannya.

“Jangan hanya disekitar-sekitar sini saja, tapi kalau bisa menembus pasar nasional dan kalau bisa menembus pasar Internasional,” ujar Walikota Dumai, H Zulkifli AS saat membuka acara Lomba Desain Tenun Dan Cenderamata Khas Kota Dumai di Pendopo, Selasa (9/4).

Oleh karenanya beliau berharap pelaku usaha Kota Dumai bermain di kancah nasional dan internasional. “ Jadilah pemain di negeri orang, jangan hanya bisa bermain di Kota Dumai saja,” sebutnya.

Untuk itu, pelaku usaha harus mampu menciptakan produk-produk yang berkualitas dan motif-motif unggulan.  “Desain produksi yang lebih menarik sehingga mampu bersaing dengan produk-produk luar daerah lainnya,” terangnya.(adhil/Diskominfo).

DUMAI—Badan Perencanaan Nasional (Bapenas) menilai Kota Dumai terus melakukan inovasi berbagai bidang, baik itu bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan lain lain. Bahkan karena terus melakukan inovasi, kini menurut penilaian Bapenas Kota yang kita cintai ini telah masuk 10 besar dari 514 Kabupaten kota yang menyebar di seluruh Indonesia.

“Untuk itu, kedepannya saya mengharapkan Kota Dumai bisa masuk tiga besar dalam melakukan inovasi. Tentu dengan masuk tiga besar, Pemerintah Pusat akan memberi perhatian penuhnya kepada Dumai,” sebut Walikota Dumai, H Zulkifli AS kepada infopublik.dumaikota.go.id, Senin (8/4).

Untuk mencapai tiga besar, ujarnya, tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Beliau mengharapkan kepada penyelenggara Pemerintah Kota Dumai untuk meningkatkan kinerjanya, meningkatkan manajemennya dan meningkatkan kontribusinya untuk daerah ini. “Serta meningkatkan program kerjanya yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” katanya.

Persoalan administrasi harus terus diperbaiki ke arah yang lebih baik lagi. “Kalau tidak tahu tentang administrasi, jangan malu bertanya kepada yang lebih tahu. Saya nilai banyak bertanya lebih baik dari pada tidak tahu tapi pura-pura tahu,” ujarnya mengakhiri. (adl/Diskominfo).

Dumai – Tinggal menghitung hari, Pemilu serentak yang jatuh pada tanggal 17 April 2019 sebentar lagi akan digelar. Berbagai instansi terkait merapatkan barisan untuk mensukseskan helat akbar ini.

“Untuk itu, dalam Pemilu nanti saya mengajak masyarakat Dumai yang mempunyai hak pilih dapat menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nuraninya masing-masing. Mari sambut Pemilu ini dengan suka cita,” sebut Walikota Dumai, H Zulkifli AS, Senin (8/4).

Ia berharap, bagi masyarakat Dumai yang mempunyai hak pilih dapat menyisihkan waktunya ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Kan hanya beberapa menit saja. Tidak butuh waktu yang lama pergi ke TPS dan tidak butuh waktu yang lama untuk mencoblos,” ujarnya.

Kalau tidak menggunakan hak pilihnya. “Tentunya ini hanya sia-sia saja. Karena negara sudah menyisihkan anggaran yang sangat besar dalam menggelar helat akbar ini. Bahkan sampai triliunan,” sebutnya.

Jadi, jangan sia-siakan hak pilih pada saat 17 April. “Mari kita semua berpartisipasi, ini demi Indonesia yang berdaulat dan bermartabat. Mari kita berbondong-bondong pergi ke TPS nantinya. Ramaikan pesta demokrasi ini dengan penuh semangat,” ajaknya lagi.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Dumai, Darwis, S.Ag dalam Pemilu Run 2019 yang lalu mengatakan. “Dalam Pemilu nantinya, pilihlah pemimpin yang jujur dan amanah. Gunakan hak pilih dengan hati nurani masing masing. Janganlah pilih kucing dalam karung,” sebutnya.(adl/Diskominfo).



.

Dumai – Walikota Dumai, H. Zulkifli, AS, menghadiri Pelantikan Ikatan Pengurus Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) yang diadakan di Hotel Comforta Dumai, Sabtu (06/04). Walikota pun berpesan kepada IPPAT, untuk saling mensupport sesama satu profesi.

“Karena IPPAT adalah satu kesatuan, saya berharap sesama satu profesi harus saling mensupport dan harus saling menjunjung tinggi profesionalisme dalam bekerja,” ujar Wako.

Pengurus yang baru di lantik, sebutnya, harus memiliki semangat membesarkan organisasi dan mampu meningkatkan atau memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat dengan menegakkan hukum yang berlaku.

”Dan juga saya berharap sesama satu profesi selain saling mensuport juga harus saling bersinergi demi kemajuan bersama.” ujarnya Zulkifli, AS.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah IPPAT Provinsi Riau, Syafran Sofyan dalam sambutannya mengatakan, PPAT dari beberapa daerah merupakan ujung tombak untuk sentra perekonomian di Provinsi Riau. “ Karna kita terlibat dalam manangani pajak daerah, PBB dan lain sebagainya.” ujarnya.

Syafran pun berpesan, semoga sinergitas IPPAT di Provinsi Riau dari Kota Dumai maupun dari daerah lainnya tetap terjaga. “Hal ini demi perkembangan PPAT Provinsi Riau yang kita cintai ini,” katanya.(jfr/Diskominfo).

Dumai – Untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan warga setempat, Walikota Dumai, H. Zulkifli As dan Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo, SE tanpa kenal lelah terus melaksanakan program subuh barokah, Jumat (05/04).

Dengan berpakaian serba putih dan peci putih, Walikota Dumai didampingi istri, Hj Haslinar beserta rombongan sebelum azan subuh terdengar, langsung menuju Masjid Jamik Muhamadiyah sedangkan Wawako didampingi istri Dewi Tanjung Sari beserta rombongan disaat heningnya subuh langsung tancap gas menuju Masjid Darusalam, Kelurahan Jaya Mukti.

Tak terasa, pagi pun tiba. Setelah menunaikan sholat Subuh, Walikota Dumai beserta rombongan disungguhi berbagai hidangan yang ada. Setelah itu, Walikota Dumai bergerak meninjau situasi jalan dan keadaan drenase yang ada di Jalan Merdeka.

Sementara itu, Wawako setelah Sholat Subuh di Masjid Darusalam, mendengarkan tausyiah dari Ustad Ridho, beliau mengatakan didepan para jemaah yang hadir hendaknya program ini dijalankan terus menerus.

“Dan hendaknya Kita sebagai orang yang beriman dan bertaqwa agar senantiasa menjalankan apa-apa yang diperintahkan-Nya dan menjauhkan apa-apa yang dilarangnya. Kalau itu sudah ditaati, Insya Allah rahmat Allah akan terus mengalir dalam diri kita,” jelasnya.

  Dalam Program  Subuh Barokah, di antara dua Masjid tersebut, rombongan yang tampak Plt Diskominfo Kota Dumai, Drs M Fauzan, Kabid IKP Diskominfo, Riski Kurniawan, ST,  Kepala OPD, Camat dan serta tokoh-tokoh Masyarakat setempat.(alw/AS/Diskominfo).

Dumai – Jelang Pemilihan Umum Tahun 2019, sepertinya tensi politik dinegeri ini khususnya Kota Dumai sudah mulai terasa. Adu argumen satu dengan yang lainnya tergambar di berbagai media sosial saat ini. Namun patut diacungkan jempol, walaupun saling adu argumen di dunia maya namun tidak terbawa-bawa didunia nyata.

“Jadi doakan saja menjelang pemilu dan sesudah pemilu, Negara ini khususnya Kota Dumai tetap aman terkendali. Sejauh yang saya lihat saat ini, situasi Dumai tetap aman,” sebut Kepala Kantor Kesbangpolinmas, Eko Wardoyo kepada infopublik.dumaikota.go.id, Kamis (5/4).

Kesbangpolinmas, lanjutnya, terus mengadakan koordinasi dengan instansi-instansi terkait seperti TNI, Kepolisian, KPU dan Badan Intelijen Negara dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa ini khususnya di Kota Dumai.

“Koordinasi dan berbagai rapat tetap kita lakukan. Dan dari berbagai informasi yang saya dapat, Dumai tetap aman dan Insya Allah sesudah Pemilu tetap aman juga. Dan didalam Pemilu nanti diharapkan yang menjadi peserta Pemilu, harus siap menang dan siap kalah,” jelasnya.

Kalau mengenai adu argumen didunia maya bahkan mengeluarkan kata-kata tak pantas. “Sebaiknya dihentikan. Kita tak perlu saling jelek menjelekkan. Marilah kita saling berangkulan dan menjaga tali silahturahmi antara kita,” sebutnya mengakhiri. (adl/diskominfo).

DUMAI – Meskipun Kota Dumai diguyur hujan beberapa hari yang lalu, bukan berarti bara api dibeberapa titik benar-benar padam. Bahkan, bara api itu terus berkobar didalam lahan gambut dengan kedalaman tiga meter lebih.

“Saat ini terus terang saja, kita terus berjibaku melakukan pendinginan di Kelurahan Guntung dan Kelurahan Teluk Makmur karena didua kelurahan tersebut, bara api masih berkobar. Meskipun tak nampak dipermukaan, tapi didalam lahan gambut itu bara api tetap berkobar,” sebut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Dumai, Afrilagan, Kamis, 04/04/2019.

Oleh karenanya, personil BPBD beserta personil TNI Polri, Manggala Agni, Regdam DKPP, MPA, personil Wilmar. “Dan dibantu anggota masyarakat tetap standby di dua kelurahan tersebut, karena ini masih riskan. Kalau kita tidak melakukan pendinginan, takutnya bara api yang ada didalam lahan gambut itu akan muncul ke permukaan lagi,” sebutnya.

Sebagaimana diketahui, lanjutnya, di Kelurahan Guntung lahan yang masih terus dilakukan pendinginan didalam lahan gambut itu, tepatnya di dekat Jalan Pelajar RT 01 dan di kelurahan Teluk Makmur, tepatnya di dekat jalan Dahlia dan jalan Datuk Manan. ”Dan dilokasi tersebut, sumber air masih cukup,” katanya.

Untuk itu, Ia berharap hujan akan terus mengguyur Kota Dumai. “Dengan hujan yang secara terus menerus, tentunya akan memadamkan bara api didalam lahan gambut. Doakan saja, hujan akan turun lagi. Amin,” harapnya.(adl/Diskominfo).



Tak terasa, Dumai yang dulunya desa kini terus beranjak remaja. Diusianya yang ke-20 tepatnya tanggal 27 April 2019, Kota Dumai terus berbenah diri dan membulatkan tekadnya menjadi Kota yang makmur dan madani. Walaupun disana sini banyak aral melintang, perubahan menuju ke arah kedewasaan akan terus digelorakan dan ditumbuhkembangkan menjadi Kota Metropolitan nantinya. Amin Ya Rabbal Alamin…..

Jayalah Kota Ku, Jayalah Masyarakat Ku, Jaya Negeri Ku…..

Seiring sejalan dengan hal tersebut diatas, encik-encik, puan-puan, saudara-saudara sekalian untuk sama-sama mensukseskan Hari Jadi Kota Dumai ke-20. Untuk selengkapnya, dipersilahkan mendownload Surat Edaran Walikota Dumai.

👇

Download Surat Edaran

DUMAI — Untuk meningkatkan kemakmuran masjid yang ada di Kota Dumai, Seketariat Daerah Kota Dumai melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat menjalankan program Pelatihan Manajemen Masjid tepatnya di Masjid Habiburahman, 02 April 2019. Dalam acara itu, tampak hadir pengurus-pengurus masjid yang ada di Kota ini untuk mengikuti pelatihan tersebut.

Dalam kata sambutanya, Pj. Sekda H. Hamdan Kamal mengatakan, sebagaimana diketahui, Fungsi utama Masjid sebagai tempat ibadah, tentu saja harus diisi dengan berbagai kegiatan yang bernuansa keagamaan. “Shalat, dzikir, dan kegiatan membaca Al-Qur’an, adalah bagian dari upaya memakmurkan Masjid sebagai tempat ibadah kepada Allah SWT,” ujarnya.

Namun demikian, lanjutnya, Masjid sebagai pusat peradaban umat harus lebih diberdayakan melalui berbagai kegiatan keumatan yang dapat menciptakan dan membawa kemaslahatan umat dan memancarkan Islam sebagai rahmat bagi semesta alam.

Selain itu, beliau mengatakan, masjid dapat juga berfungsi sosial dan dapat didayagunakan untuk memberantas kemiskinan, kebodohan, dan membasmi kedangkalan iman.

Harapannya, dengan bertambah jumlah masjid di Kota Dumai, tentunya harus diringi dengan tingkat kesolehan dan kesejahteraan masyarakat muslim, terlebih lagi dari kalangan generasi muda yang masih belum maksimal dirasakan keberadaannya dalam memakmurkan masjid. “Ini tentunya menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya lagi.

Dalam acara Pelatihan Manajemen Masjid, tampak hadir Rektor Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin, H. Ahmad Roza’i Akbar, S.Ag., MH, Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syari’ah Kanwil Kementrian Agama Propinsi Riau, Drs. H. Afrialsah Lubis, M.Pd dan tokoh tokoh agama lainnya.(adl/Diskominfo)