DUMAI—Dalam rangka menyambut bulan puasa dan sekaligus menjalin tali silahturahmi yang lebih erat lagi, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Dumai menaja Tausiyah dan doa bersama di ruangan Command Center, Selasa (30/4).

         Dalam acara tersebut tampak hadir Plt Kadiskominfo, Drs. M. Fauzan, Ustad H Zakaria dari Kementrian Agama Kota Dumai, Kepala Bidang Layanan Aplikasi dan E. Government, M. Rasyid, S.Kom, Kepala Bidang Layanan Infrastruktur E. Government, Ulil Amri, ST, Kepala Bidang Stastistik dan Persandian, Kurniawan, S.kom, para kepala seksi, para staf serta honorer.  

         Plt. Kadiskominfo, Drs M fauzan mengatakan selama menjalankan tugas dan dalam bergaul sehari-hari, mungkin ada kata-kata dan perbuatan yang tidak berkenan dihati para Kepala Bidang, Kepala Seksi, Para staf dan honorer. “ Saya menyampaikan mohon maaf lahir dan bathin,” ujarnya.

         Kedepannya, beliau berharap, Diskominfo lebih kompak lagi dan saling meningkatkan koordinasi satu dengan yang lainnya. “ Perlu diketahui, antara satu bidang dengan bidang lainnya yang ada di dinas ini saling keterkaitan. Tanpa kekompakan, dinas ini tak akan berjalan,” sebutnya.

         Sementara itu, Ustad H. Zakaria dalam tausiyahnya mengatakan dalam rangka menyambut bulan puasa ini. “ Kita hendaknya terlebih dahulu memohon maaf kepada orang tua. Karena Ridho Allah terletak pada Ridho Orang Tua. Tanpa ridho dan maaf orang tua, puasa kita tak akan diterima-Nya ,” sebutnya.

     Selepas meminta maaf kepada orang tua, hendaknya. “ Kita memohon maaf kepada suami atau istri. Sesudah itu barulah kita memohon maaf kepada tetangga dan teman sejawat,” katanya.

         Dalam bulan puasa nantinya dan sesudah bulan puasa nantinya, ia berujar, hendaknya sesama Umat Islam saling menjaga lisan. “ Karena najis yang tidak bisa dihapus adalah najis mulut. Jadi janganlah kita suka menggibah orang, apalagi memfitnah orang. Karena hati tidak bisa dicuci oleh apapun, kecuali dengan permintaan maaf,” katanya lagi. (adl/Diskominfo)

Dumai – Menyambut Bulan Suci Ramadhan  1440 H sekaligus meningkatkan tali silaturahmi, Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghadiri acara Tabligh Akbar di Masjid Agung Al Manan,  Kelurahan Bagan Besar,  Senin (29/04).

Dalam acara tersebut, dihadiri Walikota Dumai, H Zulkifli AS, Pj Sekda H. Hamdan Kamal, Asisten III Sekdako Dumai, H Khairil Adli, Seketaris DPRD Kota Dumai, H. Fridarson, Plt Diskominfo, Drs M Fauzan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama,  Kepala OPD, Camat serta Lurah-Lurah yang ada di Kota Dumai.

Walikota Dumai  H.Zulkifli,AS dalam sambutannya mengatakan, bahwa Bulan Suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh rahmat dengan berbagai kelebihan dan keutamaannya yang sangat besar. 

“Oleh karenanya didalam bulan penuh berkah nantinya, perbanyaklah berzikir  kepada Sang yang Maha Kuasa .”ujarnya Wako.

Disamping itu, beliau mengatakan, hikmah Bulan Ramadhan dapat meningkatkan  rasa solidaritas kepada umat dan meningkatkan rasa ukhuwah yang tentunya berdasarkan iman kepada Allah SWT.

Hal penting lainnya, bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan kualitas iman, memperkuat ketaqwaan, menimbulkan rasa cinta sesama umat Islam dan alam semesta ini.

“Oleh karenanya, perbanyak beramal, serta berbanyaklah bersilahturahmi antar sesama kita, karena dengan bersilahturahmi akan mempermurah rezeki,” jelasnya

 Sekali lagi, Beliau mengatakan atas nama Pemerintah maupun pribadi.  “Saya menyampaikan ucapan selamat menyambut Ramadhan 1440 H, mohon maaf lahir dan bathin,” harapnya.

Semoga ibadah di bulan suci Ramadhan ini, akan membawa berkat, kebahagiaan, kedamaian, pengharapan, dan kesejahteraan bagi seluruh umat dalam menjalani kehidupan yang dianugerahkan Sang pencipta.

Sementara itu, Ustadz Dr H.Fachri, MA mengatakan dalam berpuasa nantinya perbanyaklah membaca Al Qur’an, merenungi isi Al Qur’an karena Al Qur’an adalah pedoman hidup dan panduan menuju jalan yang benar. (adl/jfar/Diskominfo).

Dumai – Menyambut Bulan Suci Ramadhan yang jatuh pada tanggal 6 Mei 2019, para Jemaah Masjid Al Ihsan secara suka rela mengadakan kegiatan gotong-royong (goro) di lingkungan Masjid tersebut yang terletak di Jalan Pangeran Hidayat,  Minggu (28/04).

Kegiatan goro tersebut dimulai pada pagi hari hingga pukul dua belas siang.  Selain para Jamaah masjid turut dibantu oleh warga yang berada di lingkungan masjid.

Tujuan goro tersebut hanya satu yakni  bagaimana ketika bulan Ramadhan tiba, para jemaah serta tamu undangan lainnya yang hadir di saat acara tarawih serta acara pengajian merasa nyaman menjalankan ibadah.

Dari pantauan infopublik.dumaikota.go.id, para jemaah membersihkan  masjid tersebut dari lantai wc masjid, lantai masjid, langit-langit masjid hingga membersihkan karpet masjid dari kotoran-kotoran  yang menempel.  

Bukan hanya itu, para jemaah juga membersihkan saluran wc serta membersihkan gorong-gorong  dan drainase saluran air dari sampah-sampah yang melekat di drainase tersebut .“ Jadi, kegiatan gotong royong merupakan tanggung jawab kami bersama. Apalagi menjelang masuknya bulan suci Ramadhan,” kata Eri selaku Ketua Pengurus Masjid Al Ihsan.

“Bukan hanya itu,  jemaah juga  mengecek lampu masjid,  menukar lampu jalan yang sudah rusak juga mengecek suplai air bersih sumur bor,” ujar Eri lagi. (adl/adhl/Diskominfo).

Dumai – Anugrah bagi para Ibu yang melahirkan anaknya pada HUT Kota Dumai yang jatuh pada tanggal 27 April 2019. Anugrah tersebut, Walikota Dumai, H Zulkifli As selepas upacara HUT Kota Dumai langsung bergegas menuju RSUD. Wako pun langsung memberi ucapan selamat kepada para Ibu-Ibu  yang baru melahirkan.

“Selamat ya Buk.., Saya atas nama Pemerintah Kota Dumai sekali lagi mengucapkan selamat atas kelahiran anaknya,” sebut Wako yang langsung berjabat tangan kepada para Ibu-Ibu yang baru melahirkan, Sabtu (27/4).

Dalam kunjungan tersebut, Wako didampingi Istri tercinta Hj. Haslinar, Pj. Sekda Kota Dumai, H Hamdan Kamal beserta Istri, Kepala Disdukcapil Kota Dumai Suardi, S.Sy dan  Direktur RSUD Kota Dumai dr. Feriyanto.

Kunjungan H. Zulkifli As tak seperti biasanya, dalam kunjungan tersebut Wako  menyerahkan piagam penghargaan kepada  Ibu-Ibu tangguh tersebut yang bernama Ibu Aminah, Ria Andriana dan Ibu Lusi Rosita karena bayinya lahir tepat pada tanggal 27 April.

Bukan hanya itu saja, Wako pun juga menyerahkan bingkisan dan akte kelahiran anaknya kepada  Ibu-Ibu tangguh tersebut. Selain itu, Wako langsung menyerahkan Kartu Identitas Anak (KIA).

“Saya berpesan, berilah nama nama anak Ibu nama yang terbaik dan didiklah mereka dengan didikan agama terus menerus,” ujar Wako kepada para Ibu-Ibu tersebut. (adl/adhl/Diskominfo).

DUMAI—Sempena Hari Jadi Kota Dumai ke-20, Walikota Dumai, H Zulkifli As menyatakan bahwasanya segala sesuatu yang sudah dikerjakan dan belum dikerjakan, jadikanlah semua bahan evaluasi untuk menuju arah yang lebih baik.

         Hal ini dikatakan beliau saat Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Dumai, Kamis (27/4). ”Peringatan Hari Jadi Kota Dumai kali ini hendaknya bukan hanya  kita jadikan peringatan dan bukan hanya sekedar mengenang masa lalu,” jelasnya.

         Namun lebih dari itu, ujarnya, dalam sempena  ini, mari jadikan semuanya bahan evaluasi atas perwujudan visi dan misi Kota Dumai serta langkah-langkah yang telah dilakukan selama ini.

Bukan hanya itu saja, selanjutnya, beliau memohon maaf kepada semua lapisan masyarakat Kota Dumai,  bahwa  sampai saat ini, semua keinginan masyarakat belum dapat diakomodir secara keseluruhan.

Hal ini dikarenakan alokasi anggaran yang menggunakan skala prioritas dengan mengedepankan peningkatan pelayanan publik. “Tetapi kita berharap agar persoalan pembangunan yang belum terealisasi saat ini dapat kita lanjutkan dengan semangat kebersamaan dan saling memberikan dukungan,” harapnya.

         Pada tahun 2019 ini, arah kebijakan umum pembangunan Kota Dumai berada pada tahap penataan yang mencakup sarana dan prasarana , potensi,  sumber daya serta  instrumen pendukung  yang kondusif.

“ Untuk meningkatkan  pelayanan air bersih dan infrastruktur dasar perkotaan serta perekonomian dengan fokus meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat kota Dumai,” jelasnya lagi.

         Dalam sidang paripurna itu, tampak hadir Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo, SE, Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, dr Sunaryo, Ketua DPRD Kota Dumai, Gusri Effendi, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan tamu undangan lainnya. (adl/Diskominfo).

DUMAI—Walikota Dumai, H Zulkifli As dalam sempena HUT Kota Dumai ke-20, menghimbau kepada seluruh aparatur negara  untuk meningkatkan kebersamaan dan menghidupkan terus budaya gotong royong ditengah-tengah masyarakat.

“ Mari kita tingkatkan kebersamaan dan kegotongroyongan dalam kehidupan bermasyarakat. Itulah sejatinya tradisi dari masa ke masa sejak ribuan tahun silam,” ujarnya saat menjadi Inspektur HUT Kota Dumai di Lapangan Walikota Bagan Besar, Sabtu (27/4).

Lebih jauh beliau mengatakan, gotong royong, musyawarah mufakat dan senasib sepenanggungan serta sikap kolektifitas lainnya sangat penting dalam mencapai tujuan sehingga persoalan sesulit apapun dapat diselesaikan secara bersama-sama.

Bukan Hanya itu saja, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus solid secara internal. “ Ibarat mata rantai yang tiada putus, saling menguatkan dalam satu lingkaran. Masing-masing mengerti dengan tugas dan fungsinya. Barulah sinergitas external dapat terwujudkan,” jelasnya.

Fungsi Koordinasi, harapnya, juga harus  ditingkatkan karena koordinasi adalah “nyawanya” suatu keputusan. Tak banyak yang dapat dilaksanakan jika koordinasi tidak berjalan. “ Oleh karenanya tanyalah kepada yang didulukan selangkah, yang ditinggikan seranting, daunnyo tempat beteduh, akarnyo tempat benaung” ujarnya.

Insya Allah, jika dipadu dengan konsep kedisiplinan dalam melakukan tugas-tugas dan fungsinya sehari-hari, mulai dari disiplin waktu, disiplin diri dan disiplin dalam menyelesaikan tugas, maka pelayanan prima akan lebih dirasakan oleh masyarakat.

Dalam acara sempena HUT Kota Dumai, tampak hadir Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, dr. Sunaryo, Ketua DPRD Kota Dumai, Gusri Effendi, Kepala OPD, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Adat dan tamu undangan lainnya.(adl/Diskominfo).

Tanjungpinang – Di dalam acara Apeksi, Walikota Tanjung Pinang, H. Syahrul menyampaikan beberapa pesan di acara Rakerwil I Apeksi di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu (24/04).

Beliau mengatakan di dalam acara ini, marilah semuanya memasang niat untuk membangun daerah masing masing dengan segala sumber daya yang ada.

Terutama di bidang sumber daya manusia, membangun khasanah budaya lokal, tata kelola pemerintah yang baik dan benar guna  mewujudkan pembangunan infrastruktur yang hebat.

Bukan hanya itu saja, beliau menyampaikan, kualitas hidup dan kesejahteraan di desa dan kelurahan harus diutamakan.

“Kesejahteraan masyarakat inilah yang sangat penting kita dahulukan dalam Rakerwil Apeksi ini. Mudah-mudahan ini bukan sekedar Rakerwil saja, akan tetapi realisasinya itu yang sangat diperlukan, ” jelasnya dalam menyampaikan kata sambutan.

Smart City juga harus di percepat,  segala aplikasi harus di buat supaya masyarakat mudah mengurus berbagai izin yang ada.

Sementara  Walikota Pekanbaru, Firdaus, MT mengatakan, dalam membangun sesuatu apa pun. “Mulailah dengan niat Karena Allah SWT, karena dengan niat yang baik, mudah-mudahan apa yang kita emban menjadi mudah, ” jelasnya.

Dalam acara Apeksi, turut hadir Gubernur Kepri, Dr. Nurdin  Basirun, Walikota Tenggerang Selatan, Hj. Airin Rahmi Diany, Walikota Kota Dumai, H Zulkifli As dan beberapa Walikota lainnya yang ada di Sumatera. (Adl/Diskominfo).

DUMAI – Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip menggelar lomba bercerita/mendongeng tahun 2019 yang diikuti pewakilan masing masing SD/MI se-Kota Dumai. Lomba ini digelar di Gedung Sri Bunga Tanjung, Pendopo. Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Dumai, Suryanto. Selasa (23/04).

Kegiatan ini merupakan seleksi tingkat kab/kota dan selanjutnya akan dilaksanakan seleksi tingkat Provinsi hingga tingkat Internasional tahun 2020 di Perth Australia.

“Dengan keterbatasan anggaran kita masih mampu melaksanakan kegitan ini. Perlu ada kolaborasi antara Dinas Perpustakaan, Dinas Dikbud dan Dinas PPA untuk suksesnya acara ini,” ucap Suryanto di lokasi acara.

Suryanto juga mengatakan dengan adanya lomba ini akan menarik minat baca anak. Kata demi kata yang didengar anak akan mudah diserap dan menjadi stimulus untuk turut membaca buku.

Selain itu, dengan mendongeng dapat menambah kecerdasan dan memancing daya nalar anak. Anak-anak akan belajar tentang berbagai karakter, kebiasaan, watak dan sifat tokoh-tokoh yang terdapat dalam dongeng.

“Dengan mendongeng dapat menimbulkan empati dan imajinasi. Selain itu, melalui dongeng yang diceritakan oleh orang tua dapat menumbuhkan rasa empati, kreativitas dan daya imajinasi anak,” katanya.

Kegiatan mendongeng juga sangat efektif dalam mempererat keakraban antara orang tua/guru dengan anak. Interaksi antara si pendongeng dan anak merupakan awal membangun komunikasi yang erat dengan anak.

Dikatakannya juga mendongeng akan membangun Internalisasi nilai-nilai kepribadian anak. Selain itu, melalui dongeng kita dapat menyisipkan pelajaran berharga.

“Banyak dongeng yang mengandung nilai-nilai motivasi membangun diri, moral dan pembentukan karakter yang sangat positif untuk anak-anak,” pungkas Suryanto.

Dilokasi acara terlihat anak-anak peserta membawakan cerita yang beragam. Mulai dari cerita rakyat Dumai maupun luar daerah. Beberapa cerita dan dongeng yang dibawakan adalah cerita Putri Tujuh, asal mula Lubuk Gaung dan asal mula Bangsal Aceh.(DiskominfoDumai).

Dumai – Untuk meningkatkan semangat Ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan pemahaman nilai-nilai Al Quran ditengah tengah masyarakat, Camat Sungai Sembilan beserta tokoh agama mengadakan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) di halaman Masjid Al Aqla Sukabumi Kelurahan Lubuk Gaung,  Jum’at Malam (19/04).

Dalam kata sambutannya, Walikota Dumai, H Zulkifli As mengatakan, MTQ merupakan suatu kegiatan rutin yang  berguna untuk membentuk dan membangun  nilai-nilai agama dalam rangka mewujudkan daerah maju, adil, sejahtera, dan lain sebagainya. “ Kedepan saya berharap kepada Lembaga atau LPTQ Kota maupun Kecamatan agar dapat bersinergi dalam membentuk Qori Qoriah yang berkualitas,” ujarnya.

Beliau juga berharap, melalui MTQ ini   agar prestasi yang diraih sebagai modal dan pemacu semangat untuk terus berlatih demi mempersiapkan diri pada helat akbar MTQ tingkat Provinsi Riau mendatang. “ Sehingga nantinya khafilah Kota Dumai dapat mengharumkan nama Kota Dumai di tingkat yang lebih tinggi baik ditingkat provinsi maupun tingkat nasional.” jelas

Sementara itu,  Camat Sungai Sembilan Tanwir Azhar, S.Sos mengatakan, peserta lomba MTQ Tingkat Kecamatan harus Ingat bahwasanya ajang ini  untuk menciptakan generasi Qur’ani kota Dumai  pada level yang lebih tinggi.

“Jangan patah semangat, tetap berkobar dalam meningkatkan kualitas dalam memuliakan kitab suci umat Islam yaitu, Al-Qur’an,” ujarnya

Diakhir kata sambutannya Camat mengatakan,” kami sangat berterima kasih kepada Walikota Dumai beserta jajaran pemko Dumai yang telah mengadakan acara MTQ tingkat kecamatan dan Program mengaji dengan sebaik-baiknya, Insya Allah dengan program ini masyarakat Dumai akan berjiwa Qur’ani.”ujarnya

Pada MTQ Tingkat Kecamatan Tahun 2019 menampilkan peserta kafilah dari 3 kelurahan yang ada di Kec.Sungai Sembilan yakni, Kelurahan lubuk gaung, Kelurahan Batu Teritib, Kel.Sei Sembilan, ada  46 peserta yang berlomba di MTQ Tingkat kec.sel sembilan, Kegiatan MTQ Tingkat Kecamatan di mulai pada tanggal 19 sampai 21 April tahun 2019 bertempat di halaman Mesjid Al-aqla Sukabumi RT.06 kelurahan lubuk gaung Dumai. (alwi/Diskominfo)

DUMAI- Dalam menjalankan tugas selama satu bulan lebih dalam memadamkan hutan dan lahan di Provinsi Riau, seratus orang prajurit Yon Armed 10 Divisi 1 Kostrad Mabes TNI AD dikembalikan ke satuannya, Sabtu (20/4) pagi. Pelepasan 100 prajurit Yon Armed yang berlangsung di Bandara Pinang Kampai, Dumai

Dalam acara pelepasan itu langsung dipimpin oleh Walikota Dumai H. Zulkifli As dengan dihadiri oleh Kasiops Korem 031/Wirabima, Kolonel Inf Patar Sitorus, Kolonel laut (P) Wahyu Dili, Kepala BPBD Provisi Riau, Edwar Sanger, Dandim 0320/Dumai, Letkol Inf Horas Sitinjak dan Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan.

“Salam hangat dari bapak Gubernur Riau dan Danrem pada pasukan Yon Armed dan terimakasih sudah berbakti di Provinsi Riau ini terutama dalam upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan,” ujar Walikota Dumai Zulkifli As.

Beliau sangat menyadari dengan kekurangan pelayanan selama ini di Riau. “ Terima kasih apa yang sudah dilakukan selama ini. Semoga apa yang sudah dilakukan menjadi ladang amal bagi kita semua,” sebutnya.

“Tidak hanya memadamkan api berbagai edukasi seperti bahaya kebakaran hutan dan lahan serta edukasi lainnya sangat berharga bagi masyarakat Riau dan semoga apa yang diberikan sangat bermanfaat,” tambah Wako.

Mudah-mudahan, lanjutnya, tahun depan tidak lagi terjadi kebakaran di Riau sehingga prajurit tidak perlu lagi ke Riau berjibaku memadamkan api meski kami sangat merindukan prajurit TNI yang sangat dekat dengan masyarakat dan saling membahu dalam upaya memadamkan kebakaran.

Sementara itu Kasiops Korem 031/Wirabima, Kolonel (Inf) Patar Sitorus mengatakan kalau pemulangan pasukan ini selain karena sudah habis masa tugas, kebakaran hutan dan lahan di Riau sudah dapat dikendalikan.

“Selama di Riau mereka bertugas memadamkan api dan proses pendinginan kebakaran hutan dan lahan 4 wilayah yakni Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Kepulauan Meranti,”kata Kolonel Patar Sitorus.

Secara keseluruhan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau sudah dapat dikendalikan sehingga mereka sudah bisa kembali ke satuan mereka kembali.

“Mereka datang 100 orang dan kembali 100 orang dengan kondisi sehat. Dan alhamdulilah kedekatan mereka dengan masyarakat dapat memberikan edukasi yang bisa diterima selain bertugas melakukan pemadaman,” tambahnya.

Sementara itu Kepala BPBD Provinsi Riau Edwar Sanger mengaku kalau di Riau masih terdapat titik asap namun semua dalam kendali kita.

“Hingga saat ini luas lahan di Riau yang terbakar mencapai tiga ribu hektar dan sudah bisa kita kendalikan. Saat ini upaya pendinginan masih terus berlangsung oleh tim gabungan pemadaman,” kata Edwar.(adl/Diskominfo)