Dumai- Sebagai wujud kepedulian terhadap puluhan ribu korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah, Pemerintah Kota Dumai membuka posko penggalangan dana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.

Melalui posko tersebut Pemko Dumai berhasil mengumpulkan dana Rp 123 Juta.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kota Dumai Hasan Basri selaku Koordinator Posko, Minggu (28/10/2018).
“Sebagai wujud kepedulain kepada korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah, Pemerintah Kota Dumai telah membuka posko peduli bencana. Melalui posko tersebut kami berhasil mengumpulkan dana Rp 123 Juta,” katanya.

Dijelaskannya, dana yang terkumpul berasal dari sumbangan perorangan maupun kelompok, dan sumbangan dari SKPD di lingkungan Pemko Dumai.
“Selain uang tunai, kami juga menerima bantuan pakaian layak pakai, makanan dan lainnya. Dan kami berhasil mengumpulkan 375 koli pakaian, 61 dus mie instan, 1 kotak roti, 5 dus minyak goreng kemasan, 28 karung beras dan 8 kotak makanan siap saji,” paparnya.

Lebih lanjut Hasan mengatakan bahwa bantuan uang tunai dikirim melalui posko bencana tingkat Provinsi Riau. Barang dalam bentuk pakaian dan makanan akan dikirim menggunakan kapal perang dan barangnya sudah diantar ke Lanal Dumai.
Terakhir Hasan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan penggalangan dana untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan penggalangan dana. Terimakasih juga kami ucapkan kepada semua pihak yang telah membantu baik materi, makanan, pakaian dan bantuan lainnya untuk meringankan beban korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah,” pungkasnya.(hms)