Dumai- Baru Detail Engineering Design (DED), Pemerintah Kota (Pemko) Dumai membutuhkan Rp 1 triliun untuk membenahi masalah banjir.

Banjir kembali melanda sejumlah kelurahan di Kota Dumai pada Jumat (12/10/2018), dan air menggenang saat hujan dengan intensitas tinggi melanda dengan durasi lama.

Banjir masih terjadi meski satu proyek pengentasan banjir di Kota Dumai sudah berlangsung pada pertengahan tahun 2018.

Satu di antaranya peningkatan kualitas Jalan Mushala Al Firdaus. Jalan ini menghubungkan Jalan Budi Kemuliaan dengan Sungai Dumai.

Proyek ini adalah satu bagian proyek pengentasan banjir di wilayah Jalan Budi Kemuliaan dan sekitarnya.

Pada proyek ini tak cuma membangun jalan beton. Secara bertahap ada drainase yang mengarah langsung ke Sungai Dumai.

Sekretaris Daerah Kota Dumai, HM Nasir beberapa waktu lalu menyebut bahwa butuh anggaran besar untuk tangani banjir di Kota Dumai.

Program pengentasan banjir di Dumai ternyata butuh anggaran yang tak sedikit. Jumlahnya bisa mencapai Rp 1 Triliun untuk benahi masalah banjir di Dumai

“Sampai saat ini kita terus berupaya mendapatkan anggaran tersebut dari pemerintah pusat dan bank dunia yang sebelumnya sempat mengatakan siap membantu Dumai dalam mengatasi permadalahan banjir ini,” kata sekda.

Selain dana, saat ini kita sedang berupaya mendapatkan lahan yang ada di danau bunga tujuh yang merupakan hulunya sungai Dumai untuk dijadikan embung, pungkas Sekda.(hms)