Dumai- Guna memenuhi kebutuhan air kepada warga, pengelola program Penyedia Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dihimbau untuk dapat mengajukan proposal bantuan perbaikan jika ada terjadi kerusakan. Hal itu diungkapkan oleh Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Permukinan Rakyat (PUPR) Dumai.

Dalam mekanismenya hal itu akan memakan waktu, namun demikian perbaikan fasilitas Pamsimas meski dilakukan apabila terjadi kerusakan. Pihak pengelola dapat mengajukan surat permohonan secara resmi berupa proposal pengajuan bantuan perbaikan.
“Dana perbaikan dan perawatan Pamsimas itu ada, namun anggarannya di pusat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sehingga kalau ada Pamsimas yang rusak dan perlu perbaikan dapat ajukan permohonan bantuan secara tertulis,” jelas Kabid Cipta Karya PUPR Dumai, Riau Satria.
Melalui dari dasar pengajuan proposal permohonan bantuan tersebut, pihaknya akan teruskan ke pusat agar bantuan tersebut terealisasi dan keberadaan Pamsimas kembali memenuhi kebutuhan air dan sanitasi masyarakat dapat berjalan sebagaimana meskinya.
“Untuk tahun ini kita mengajukan permohonan bantuan perbaikan Pamsimas yang ada di Kelurahan Lubuk Gaung dan Kelurahan Bukit Timah sesuai dengan proposal yang mereka buat dan alhamdulillah keduanya dapat bantuan perbaikan dari pemerintah pusat sebesar Rp150 juta untuk biaya perbaikan dan semuanya sudah dikerjakan,” ungkap pria yang akrab disapa Rio ini.
Lanjut Rio menjelaskan, pihaknya sadari untuk keberadaan fasilitas jaringan Pamsimas tidak lepas dari keruasakan terutama mesin penyedot air yang berada dibawah tanah. Itu sangat rawan kerusakan seperti konsleting dan mereka siap membantu memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan biaya perbaikan.
“Namun kita menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan perawatan dan perbaikan dari dana swakelola yang ada. Perlu ada kesadaran dari masyarakat untuk rasa memiliki dan tidak hanya bertumpu dengan bantuan pemerintah. Kalau memang kerusakan membutuhkan dana besar silahkan ajukan permohonan dan pasti akan kami tindak lanjuti,” tutupnya.(hms)