Dumai- Puluhan tim Satpol PP Dumai akhirnya membongkar paksa 12 lapak dan kios di Jalan Sultan Hasanuddin Kota Dumai Rabu (31/10/2018) kemarin.

Kepala Satpol PP Dumai RH Bambang Wardoyo SH megatak pembongkaran dilakukan karena lapak/kios tidak memiliki izin.
“Jumlah lapak atau kios yg di bongkar 12, 1 pagar toko yang dibangun diatas drainase juga kita bongkar, 5 gerobak dagangan juga kami amankan karena ditinggal begitu saja oleh pemiliknya dipinggir jalan,” kata Bambang Wardoyo, Kamis (31/10/2018).

Sebelum dilakukan pembongkaran paksa, pihak Satpol PP telah memberikan peringatan bagi oknum warga untuk tidak membangun di lokasi yang tidak berizin.

“Sebelum dilakukan pembongkaran paksa, pihak Satpol PP telah memberikan peringatan bagi oknum warga untuk tidak membangun di lokasi yang tidak berizin,” terangnya.
Kami juga sudah meminta agar membongkar sendiri lapaknya. Karna tidak dibongkar juga kami terpaksa melakukan pembongkaran paksa.
Lebih lanjut, Bambang menegaskan bahwa pembongkaran yang di lakukan pihaknya, merupakan kegiatan rutin dalam upaya menertibkan para pedagang yang membangun lapak atau kios di atas bahu jalan, trotoar dan diatas drainase.

“Kegiatan ini dalam rangka menjaga estetika kota san ketertiban umum,” pungkasnya. (hms)

Dumai- Dewan pimpinan daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Kota Dumai menggandeng perusahaan BUMN Pelindo I Cabang Dumai menanam 2810 bibit magrove dibibir pantai Pelabuhan Pelindo Dumai.

Penanaman 2810 bibit magrove yang dilaksanakan Rabu (31/10/2018) ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan peringatan Sumpah Pemuda.
Dalam sambutannya Walikota Dumai H. Zulkifli AS mengaku sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan pemuda pemudi Dumai yang sudah berbuat banyak bagi Kota Dumai dan diharapkan akan terus berkelanjutan.
“Apa yang KNPI lakukan ini sebagai organisasi pemuda sudah cukup besar dan jauh memandang kedepan dan ini sangat memotivasi masyarakat untuk bersama menjaga lingkungan kita,” ujar Walikota Dumai H. Zulkifli AS.
Dikatakan orang nomor satu kota Dumai ini setiap tahun bibir pantai Dumai mengalami abrasi sepanjang 1 meter dan kalau tidak ditangani maka daratan Dumai akan tergerus dan apa yang dilakukan KNPI dengan melakukan penanaman magrove menjadi salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan yang ada.
“Kita harap kegiatan ini memotivasi masyarakat Dumai untuk melakukan hal yang sama dan perusahaan perusahaan yang ada di Dumainikut serta dalam melakukan upaya penjagaan lingkungan di Kota Dumai. Ciptakan industri Dumai Industri hijau yang baik,” kata Zul As.
Kita juga berterimakasi pada Pelindo Dumai yang bersama KNPI sudah melakukan penanaman magrove dan berharap semua perusahaan mau berbuat yang sama dengan menanam pohon magrove.

Pemerintah sudah banyak melakukan upaya ini namun dengan keterbatasan anggaran yang ada kita sangat membutuhkan dukungan masyarakat dan perusahaan dalam menciptakan Dumai sebagai kota Industri yang ramah lingkungan serta daratan kita tetap terus terjaga.(hms)

Dumai- Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai kembali melanjutkan Program Corporate Social Responsibility (CSR), kali ini Pertamina RU II melaksanakan program pengembangan masyarakat berbasis bank sampah di Kelurahan Jaya Mukti Kecamatan Dumai Timur.

Melalui Program tersebut Pertamina memberikan bantuan sebesar Rp 200 juta untuk bangunan pusat pengolahan sampah yang diberi nama Bank Sampah Berlian di Jalan Cemara Kelurahan Jaya Mukti Kecamatan Dumai Timur, Rabu (31/10/2018).
Pertamina juga memberikan bantuan mesin pencacah sampah dan alat pendukung lainnya.
Bantuan itu untuk menjawab tingginya volume sampah rumah tangga di Kota Dumai khususnya di Kelurahan Jaya Mukti. Juga sebagai kepedulian Pertamina RU II terhadap lingkungan.
Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Muslim Dharmawan selaku Unit Manager Communication & CSR RU II kepada ketua Bank Sampah Berlian dilanjutkan penandatanganan Prasasti sekaligua meresmikan Bank Sampah Berlian.
Acara dihadiri walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi, Kepala Dinas Lingkungam Hidup Kota Dumai Satrio Wibowo, Perwakilan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Riau, Camat Dumai Timur, Lurah Jaya Mukti dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Dumai mengapresiasi Pertamina RU II Dumai yang telah melaksanakan program pengembangan masyarakat berbasis bank sampah.
“Atas nama Pemko Dumai saya mengapresiasi Pertamina RU II Dumai yang telah melaksanakan program pengembangan masyarakat berbasis bank sampah, artinya Pertamina peduli terhadap lingkungan,” kata Walikota.
Menurut walikota, keberadaan Bank Sampah Berlian di Kelurahan Jaya Mukti tentunya dapat mengurangi sampah rumah tangga yang jumlahnya mencapai 160 ton perhari.
“Bank sampah Berlian diharapkan mampu mengurangi angka sampah rumah tangga yang mencapai 160 ton per hari,” tambahnya.
“Bank Sampah Berlian akan kita jadikan pilot projek. Jika ini berhasil akan dijadikan percontohan untuk diterapkan di kelurahan lainnya,” sebut Wako.
Terakhir wako mengajak masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya. “Buanglah sampah pada tempatnya, jangan membuang sampah sembarangan,” pungkasnya.
Muslim Dharmawan selaku Unit Manager Communication & CSR RU II Dumai mengatakan, Pertamina RU II membantu Rp 200 juta untuk membangun Bank Sampah Berlian
“Kami menggandeng Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan monitoring perkembangan bank sambah Berlian. Kami juga akan memberikan pendampingan agar mereka mampu mengolah sampah dengan baik dan benar,” kata Muslim.
Salah satu tujuan kegiatan ini untuk mengurangi sampah rumah tangga disamping dapat menekan angkan pengangguran juga untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dari sisi ekonomi.
Pertamina juga akan terus memberikan pelatihan dan sosialisasi bank sampah kepada masyarakat agar dapat dijalankan bersama dengan baik dan mendukung program kebersihan lingkungan.
“Mudah-mudahan konsep Bank Sampah ini menjadi berkah mampu menambah nilai ekonomis. Dan kami juga berharap ini menjadi pilot projek untuk dikembangkan di Kelurahan lain,” harap Muslim.(hms)

DUMAI – Pemerintah Kota Dumai melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) akan memulai ujian Computer Assisted Test (CAT) CPNS 2018 pada tanggal 13 hingga 17 November 2018 mendatang di Kampus STIA Lancang Kuning Dumai. Hal itu disampaikam Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi Rabu (31/10/2018).

“Ujian CAT CPNS 2018 sesuai jadwal akan dilaksanakan 13 sampai 17 November 2018 di Kampus STIA Lancang Kuning Dumai. Mudah-mudahan tidak ada perubahan jadwal,” kata Walikota.
Lanjutnya, seandainya ada perubahan jadwal, akan ada pemberitahuan dari kementerian terkait.
Sebelumnya, BKPP telah memverifikasi pelamar yang mendaftar pada lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil. Berdasarkan hasil seleksi administrasi, 4.147 pelamar dinyatakan memenuhi syarat dan lulus seleksi administrasi CPNS Kota Dumai.
Pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS Kota Dumai dapat dilihat melalui website bkpp.dumaikota.go.id.
Jadwal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk masing-masing peserta juga akan diumumkan melalui website http://bkpp.dumaikota.go.id atau https://sscn.bkn.go.id.
Untuk pendaftaran ulang sudah dilaksanakan Selasa (23/10) sampai dengan Kamis (25/10/2018) lalu.
Bagi pelamar yang tidak melakukan pendaftaran ulang, maka dinyatakan mengundurkan diri dan tidak diperkenankan mengikuti tes SKD.(hms)

Dumai- Pemerintah Kota Dumai melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) akan memulai ujian Computer Assisted Test (CAT) CPNS 2018 pada tanggal 13 hingga 17 November 2018 mendatang di Kampus STIA Lancang Kuning Dumai.

Hal itu disampaikam Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi Rabu (31/10/2018).
“Ujian CAT CPNS 2018 sesuai jadwal akan dilaksanakan 13 sampai 17 November 2018 di Kampus STIA Lancang Kuning Dumai. Mudah-mudahan tidak ada perubahan jadwal,” kata Walikota.
Lanjutnya, seandainya ada perubahan jadwal, akan ada pemberitahuan dari kementerian terkait.
Sebelumnya, BKPP telah memverifikasi pelamar yang mendaftar pada lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil. Berdasarkan hasil seleksi administrasi, 4.147 pelamar dinyatakan memenuhi syarat dan lulus seleksi administrasi CPNS Kota Dumai.
Pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS Kota Dumai dapat dilihat melalui website bkpp.dumaikota.go.id.
Jadwal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk masing-masing peserta juga akan diumumkan melalui website http://bkpp.dumaikota.go.id atau https://sscn.bkn.go.id.
Untuk pendaftaran ulang sudah dilaksanakan Selasa (23/10) sampai dengan Kamis (25/10) lalu.
Bagi pelamar yang tidak melakukan pendaftaran ulang, maka dinyatakan mengundurkan diri dan tidak diperkenankan mengikuti tes SKD.(hms)

Dumai- Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Dumai akan memasang 200 alat perekam transaksi atau tapping box disejumlah lokasi yang menjadi objek pajak.

Hal itu disampaikan Kepala Bapenda Dumai H Marjoko Santoso diruang kerjanya, Selasa (30/10/2018).

“Untuk meningkatkan PAD kami akan memasang 200 alat perekam transaksi atau tapping box disejumlah lokasi yang menjadi objek pajak.” Kata Marjoko

Kali ini yang menjadi target adalah pajak hotel, restoran dan hiburan di Kota Dumai. Dari target 200 tapping box yang sudah terpasang sebanyak 15 tapping box. Tambahnya

Masih kata Marjoko, 15 tapping box sudah terpasang di beberapa titik seperti di hotel, restoran dan tempat hiburan.

“Alat tersebut dipasang di tempat kasir yang terhubung langsung ke sever milik Bapenda, sehingga setiap transaksi langsung tercatat melalui alat tersebut dan wajib pajak wajib membayar pajaknya sesuai data yang tercatat di mesin tapping box,” tegasnya.

Dan kami targetkan sampai akhir tahun nanti sebanyak 200 unit tapping box bisa terpasang untuk memaksimalkan PAD Kota Dumai.

Selama ini disinyalir banyak wajib pajak yang tidak melaporkan pajak sesuai dengan transaksi. Maka dari itu, pemasangan alat tapping box bertujuan untuk menghitung potensi pajak transaksi di setiap objek pajak.

Sebab pajak hotel, restoran dan hiburan merupakan pajak yang dihitung, dilaporkan dan dibayarkan sendiri oleh wajib pajak.

“Dengan adanya tapping box ini nantinya setiap pembayaran pajak oleh Wajib Pajak akan lebih transparan sebab pembayarannya akan di sesuaikan dengan data yang diinput melalui tapping box dan terekam di server kam,” pungkasnya. (hms)

Dumai- Sebagai wujud kepedulian terhadap puluhan ribu korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah, Pemerintah Kota Dumai membuka posko penggalangan dana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.

Melalui posko tersebut Pemko Dumai berhasil mengumpulkan dana Rp 123 Juta.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kota Dumai Hasan Basri selaku Koordinator Posko, Minggu (28/10/2018).
“Sebagai wujud kepedulain kepada korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah, Pemerintah Kota Dumai telah membuka posko peduli bencana. Melalui posko tersebut kami berhasil mengumpulkan dana Rp 123 Juta,” katanya.

Dijelaskannya, dana yang terkumpul berasal dari sumbangan perorangan maupun kelompok, dan sumbangan dari SKPD di lingkungan Pemko Dumai.
“Selain uang tunai, kami juga menerima bantuan pakaian layak pakai, makanan dan lainnya. Dan kami berhasil mengumpulkan 375 koli pakaian, 61 dus mie instan, 1 kotak roti, 5 dus minyak goreng kemasan, 28 karung beras dan 8 kotak makanan siap saji,” paparnya.

Lebih lanjut Hasan mengatakan bahwa bantuan uang tunai dikirim melalui posko bencana tingkat Provinsi Riau. Barang dalam bentuk pakaian dan makanan akan dikirim menggunakan kapal perang dan barangnya sudah diantar ke Lanal Dumai.
Terakhir Hasan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan penggalangan dana untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan penggalangan dana. Terimakasih juga kami ucapkan kepada semua pihak yang telah membantu baik materi, makanan, pakaian dan bantuan lainnya untuk meringankan beban korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah,” pungkasnya.(hms)

Dumai – Meski hujan teduh silih berganti, 1.130 anggota Pramuka Penegak Pandega Riau yang mengikuti upacara pembukaan Raimuna Daerah (Raida) ke-IV Riau tahun 2018 di Dumai tak beranjak dari lokasi upacara yang digelar di halaman Kantor Walikota Dumai, Ahad 28 Oktober 2018 pagi.

Diantara ribuan peserta dalam dua upacara digelar bergantian ini, yaitu Upacara Memperingati Hari Sumpah Pemuda dimulai pukul 08.00 WIB, kemudian upacara pembukaan Raida tadi termasuk juga Pramuka Penegak Pandega Kwartir Cabang (Kwarcab) 0404 Gerakan Pramuka Bengkalis.
Tepat pukul 08.19 WIB, Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli, As, M. Si menyampaikan kata sambutan Menpora Imam Nahrawi yang berpesan agar pemuda bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Pesatnya teknologi informasi ibaratnya dua mata pisau, satu isi ianya memberikan jaminan cepatnya informasi sehingga memungkinkan pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam mengembang sumber daya serta daya saing. Namun, perkembangan ini mempunyai dampak yang negatif. Informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai hoax lipstik dengan mudahnya apabila kaum muda tidak dapat membendung dan filter ilmu pengetahuan serta kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara,” kata Walikota Dumai membacakan sambutan yang di depannya para peserta disirami air dari gerimis hujan pukul 08.24 WIB kala itu.
Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) 04 Riau, Kak H. Azali Johan saat memberikan sambutan pelaksanaan Raida ke-IV Riau mengatakan, “Kami yang berada di hadapan adik-adik saat ini akan meninggalkan jabatan-jabatan dan kedudukan-kedudukan, adik-adiklah yang akan menggantikan menjadi walikota, camat, gubernur, menteri dan jenderal-jenderal memimpin bangsa dan negara yang kita cintai ini
Pukul 09.53 WIB, kembali gerimis yang lumayan deras membasahi peserta. Spontan Walikota Dumai mengungkapkan rasa salutnya melalui pengeras suara.
Pantauan di lapangan saat berita ini ditulis terlihat Syahrul Rizuan, Muhammad Aji dan Arfan dari Sangga Pencoba tengah melakukan persiapan mengikuti Mural Painting melukis Pramuka Jaman Now.(hms)

Dumai- Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi menyerahkan bantuan Sapi kepada Kelompok Tani Melati di Kelurahan Batu Teritip Kecamatan Sungai Sembilan, Kamis (25/10/2018) lalu.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Dumai Hadiyono, Senin (29/10/2018).
“Kamis pekan kemarin Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi menyerahkan bantuan sapi kepada kelompok tani Melati di Kelurahan Batu Teritip Kecamatan Sungai Sembilan. Program ini untuk meningkatkan populasi Sapi di Dumai,” kata Hadiyono.
Hadiyono menjelaskan, bantuan sapi diterima oleh kelompok tani Melati di Kecamatan Sungai Sembilan. Jumlah sapi yang diserahkan sebanyak 25 ekor Sapi bali usia 8 bulan hingga 1 tahun.

“Jumlah Sapi yang diserahkan sebanyak 25 ekor jenis sapi bali usia 8 bulan hingga 1 tahun lebih. Program tersebut merupakan program bergulir yang telah berjalan sejak 2006,” terangnya.
Di berharap bantuan ternak bagi masyarakat ini, mampu menopang pendapatan masyarakat dalam bidang peternakan.
“Dan ke depan penerima bantuan benar-benar memanfaatkannya dan mengelola dengan baik agar kelompok tani Melati mampu menopang pendapatan masyarakat dalam bidang peternakan,” harapnya.
Menurut Hadiyono, anggota Kelompok Tani Melati sebanyak 25 orang, berarti masing-masing anggota kelompok tani menerima 1ekor sapi.
Selain memberi bantuan 25 ekor sapi, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Dumai juga melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap para anggota kelompok tani. Tujuannya agar berhasil dalam mengembangkan ternak sapi.
Sebab program ini merupakan program bergulir dimana penerima bantuan wajib mengembalikan sapi tersebut dalam bentuk anak untuk diserahkan kepada kelompok tani lainnya di Dumai.
Maka dari itu kami melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap para anggota kelompok tani. Tujuannya agar berhasil dalam mengembangkan ternak sapi,” pungkasnya.(hms)

Dumai- Baru Detail Engineering Design (DED), Pemerintah Kota (Pemko) Dumai membutuhkan Rp 1 triliun untuk membenahi masalah banjir.

Banjir kembali melanda sejumlah kelurahan di Kota Dumai pada Jumat (12/10/2018), dan air menggenang saat hujan dengan intensitas tinggi melanda dengan durasi lama.

Banjir masih terjadi meski satu proyek pengentasan banjir di Kota Dumai sudah berlangsung pada pertengahan tahun 2018.

Satu di antaranya peningkatan kualitas Jalan Mushala Al Firdaus. Jalan ini menghubungkan Jalan Budi Kemuliaan dengan Sungai Dumai.

Proyek ini adalah satu bagian proyek pengentasan banjir di wilayah Jalan Budi Kemuliaan dan sekitarnya.

Pada proyek ini tak cuma membangun jalan beton. Secara bertahap ada drainase yang mengarah langsung ke Sungai Dumai.

Sekretaris Daerah Kota Dumai, HM Nasir beberapa waktu lalu menyebut bahwa butuh anggaran besar untuk tangani banjir di Kota Dumai.

Program pengentasan banjir di Dumai ternyata butuh anggaran yang tak sedikit. Jumlahnya bisa mencapai Rp 1 Triliun untuk benahi masalah banjir di Dumai

“Sampai saat ini kita terus berupaya mendapatkan anggaran tersebut dari pemerintah pusat dan bank dunia yang sebelumnya sempat mengatakan siap membantu Dumai dalam mengatasi permadalahan banjir ini,” kata sekda.

Selain dana, saat ini kita sedang berupaya mendapatkan lahan yang ada di danau bunga tujuh yang merupakan hulunya sungai Dumai untuk dijadikan embung, pungkas Sekda.(hms)