DUMAI – Dinas Perhubungan Kota Dumai targetkan awal Oktober 2018 mulai menyelenggarakan penarikan retribusi parkir tepi jalan umum, dan kini masih persiapan penandatanganan kontrak bersama pengelola.
Kepala Dinas Perhubungan Dumai Asnar mengatakan, penerimaan keuangan daerah dari retribusi parkir tepi jalan umum masih nihil karena terkendala beberapa hal.
“Penarikan parkir tepi jalan umum bakal dimulai oktober depan dan pengelola akan menandatangani kontrak secepatnya,” kata Asnar kepada awak media baru ini.
Disebutkan, pungutan parkir awalnya terkendala status jalan kota, karena sebagian besar masih berstatus jalan nasional, sehingga pemerintah tidak bisa memungut parkir tepi jalan umum di jalan nasional.
Perubahan status jadi jalan daerah baru dilakukan pada 2016, dan Dinas Perhubungan Dumai telah mensurvei awal perihal potensi parkir, dilanjutkan uji coba selama sebulan pada 2017.
Terkendalanya penarikan retribusi parkir selain belum ada aturan, juga karena rekanan pengelola awalnya keberatan dengan target pungutan untuk PAD yang dipasang mencapai Rp2,3 miliar.
“Karena ada keberatan pengelola, maka kita lakukan survei ulang, dan target 2018 ini hanya di bawah dua miliar rupiah,” sebutnya.
Asnar mengingatkan pengelola bahwa masih ada waktu tiga bulan kedepan hingga akhir tahun ini untuk mencapai target, pungutan parkir secara optimal dengan jumlah 72 titik parkir di Dumai. (hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published.
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>