DUMAI- Tidak membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat beraktivitas diluar rumah, puluhan masyarakat Kota Dumai terjaring dalam razia Tim Yustisi, Senin (17/9/2018) pagi di Jalan Jenderal Sudirman.

Razia kartu identitas kali ini dipusatkan di depan Hotel Grandzuri dengan prioritas razia pada pengendara sepeda motor yang melintasi jalan umum tersebut. Alhasil, hingga berita ini dirilis sekitar 40 masyarakat terjaring razia dengan alasan tidak membawa dan memiliki kartu identitasnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai, Bambang Wardoyo mengatakan, sesuai dengan hasil rapat yustisi beberapa waktu lalu dan razia ini akan rutin dilakukan untuk memastikan masyarakat Dumai memiliki KTP dan tertib administrasi.

“Razia KTP ini 2 kali kita lakukan dalam satu tahun guna memastikan masyarakat Dumai tertib administrasi serta mengatasi urbanisasi di Kota Dumai ini,” kata Bambang.

Bambang menyebutkan, razia kali ini Tim Yustisi tidak hanya fokus di jalan-jalan saja namun nanti akan mendatangi kos kosan, Salon, Karaoke dan Hiburan malam yang ada di Dumai untuk dilakukan pemeriksaan identitas. Razia ini akan berlangsung dari 17-21 September 2018 mendatang.

“Setiap masyarakat yang terjaring razia karena tidak memiliki KTP dan tidak membawa KTP maka akan kita bawa ke kantor Satpol PP guna mengikuti persidangan. Setiap pelangaran akan dikenai sanksi sebesar Rp.50 ribu,” pungkasnya.(hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published.
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>