DUMAI– Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi mengambil sumpah dan melantik 215 pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Dumai.

Pelantikan dilaksanakan di Balai Pertemuan Sri Bunga Tanjung Jalan Putri Tujuh Dumai, Rabu (26/9/2018) Pukul 11.00 WIB.

Acara dihadiri Ketua DPRD Dumai Gusri Effendi, Sekda Dumai Ir H M Nasir MP, FKPD, Kepala SKPD di lingkungan Pemko Dumai dan undangan lain.

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan dilaksanakan berdasarkan surat keputusan walikota nomor 608/BKPP/2018 tentang tentang Pengangkatan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Administrator dan Pengawas dilingkungan Pemerintah Kota Dumai.

Setelah pembacaan nama-nama pejabat yang dilantik, Walikota langsung mengambil sumpah diikuti dengan pembacaan naskah pelantikan, dan menyampaikan pesan singkat terhadap pejabat yang baru saja dilantik.

Dalam Pidatonya, Wali Kota Dumai, Drs H Zulkifli AS, M.Si mengatakan pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kota Dumai sesuai dengan peraturan yang ada.

“Kepada pejabat yang baru dilantik agar mampu melaksanakan tugasnya dengan baik ditempat yang baru,” kata wako.

Pelantikan ini untuk mengisi jabatan struktural maupun fungsional yang kosong sesuai dengan kapasitas sumber daya aparatur yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Dumai yang telah memenuhi syarat.

Proses ini juga merupakan bentuk pembinaan Karir Kepegawaian yang diharapkan dapat berdampak positif pada peningkatan kinerja disatuan kerja masing-masing karena dengan melalui peralihan tugas ini pula para aparatur dapat memiliki pengalaman kerja variatif yang akan menambah perbendaharaan wawasan untuk menjadi bekal jika mendapatkan amanah yang lebih besar lagi.

“Dan kepada para pejabat yang baru saja dilantik secara khusus Saya mengajak Saudara-saudara untuk selalu memperhatikan kondisi dan tuntutan masyarakat serta mampu memberikan pelayanan publik yang prima dengan berlandaskan profesional, efektif, efesien, sederhana, transparan dan tepat waktu secara nyata dalam praktek pelaksanaannya,” katanya.(hms)

DUMAI – Wali Kota Dumai Zulkifli As berharap Gubernur Riau terpilih Syamsuar hibahkan balai latihan kerja (BLK) kepada Pemerintah Kota Dumai agar bisa dikelola sendiri untuk menciptakan tenaga kerja terampil dan siap kerja.

BLK diketahui berlokasi di Kecamatan Dumai Selatan Kota Dumai dan pengelolaan jadi wewenang Pemerintah Provinsi Riau meski berdiri di lahan di Kota Dumai.
“Terkait tenaga kerja, ada balai latihan kerja namun pengelolaan wewenang pemerintah provinsi riau, dan pada gubernur terpilih diharap hibahkan blk kepada pemerintah kota dumai,” kata wali kota kepada pers baru ini.
Hibah BLK ini juga untuk mengoptimalkan pelatihan dan pembinaan bagi tenaga kerja lokal agar bisa bersaing dengan tenaga kerja dari luar.
Namun, Zulkifli juga berpesan kepada masyarakat Dumai untuk terus meningkatkan etos kerja dan fokus dengan apa yang dilakukan.
Wali Kota Zulkifli juga meyakini terpilihnya Syamsuar dan Edy Nasution sebagai gubernur dan wakil gubernur akan menjadikan Riau lebih baik kedepan, dan semua pihak harus mendukung kebijakan beliau dalam membangun.
“Kita juga harus menjaga gubernur dan wakil gubernur terpilih ini karena pemimpin pilihan masyarakat,” sebutnya.
Sementara, Gubernur Riau terpilih Syamsuar menyebutkan, terkait pengelolaan BLK dihibahkan ke Pemko Dumai terlebih dahulu akan dipelajari, namun diyakini BLK jika pengelolaan diserahkan ke Dumai tentu akan menjadi lebih baik.
Tantangan masa depan negeri ini, sebutnya, adalah tenaga kerja yang tidak hanya bersaing dengan tenaga kerja asing namun juga bersaing dengan tenaga kerja lokal lain.
Karena, pengelolaan BLK yang baik dan tersertifikasi sangat diharapkan sehingga perusahaan yang ada di Dumai tidak bisa menolak tenaga kerja lokal.Selain itu, dia mengaku sukses pelaksanaan pemilu kepala daerah merupakan kemenangan masyarakat dan berharap dukungan serta doa dalam memimpin dan membangun Riau.
“Terima kasih semua dukungan telah diberikan, dan memberikan kami amanah memimpin riau, karena itu mohon doa agar bisa membangun lebih baik kedepan,” sebutnya.(hms)

Dumai- Senin (24/9/2018) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dumai melanjutkan kegiatan penanaman sejumlah pohon dan bunga di tepian jalan di Dumai.

Lebih kurang tujuh pohon bunga kertas ditanam di sekitaran jalan Sukajadi dan Pattimura Dumai. Penanaman ini merupakan kelanjutan program yang sudah direncanakan DLH Dumai untuk memperindah tepian jalan Dumai.
Terlihat beberapa petugas pertamanan DLH memasukkan satu persatu pot yang sudah ada dengan pohon bunga dan disusul dengan memasukkan tanah yang sudah dicampur pupuk sebelumnya.
Kasi Pertamanan DLH Dumai Richie mengatakan kegiatan yang dilakukan pada hari ini merupakan kegiatan lanjutan untuk mengisi pot bunga yang sudah disiapkan sebelumnya dengan bunga.
“Kemarin pot sudah kita siapkan hari ini kita mulai mengisinya denga bunga,” katanya.
Ia juga menjelaskan kegiatan ini akan memakan waktu lebih kurang dua hari saat pengerjaannya sampai pot yang ada terisi semua dengan bunga-bunga.
“Lebih kurang dua hari dari sekarang pot yang kosong akan kita isi dan kemungkinan sudah bisa terisi semua pot-pot tersebut dalam waktu dua hari ini,” jelasnya.
Satrio Wibowo selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup menjelaskan, kegiatan penanaman bunga yang sudah dilakukan ini merupakan memang menjadi salah satu tugas di Dinas yang dipimpinnya.
“Penanaman bunga sekarang ini memang tugas kita (DLH) jadi kita sangat semangat melaksanakannya,” jelasnya.
Ia juga menghimbau kepada warga Dumai agar selalu menjaga bunga-bunga tersebut karena ini semata-mata untuk memperindah kota dan diharapkan juga jangan dirusak.
“Kan cantik kota kita ini kalau semua bunga-bunga sudah ditanam di pot nanti. Untuk warga Dumai juga janganlah dirusak bunga-bunga ini susah kita merawat bunga-bunga ini,” imbaunya.(hms)

Dumai- Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Dumai kembali akan melakukan perbaikan terhadap bangunan astaka MTQ ke-36 Provinsi Riau yang ada di Kota Dumai.

Meski telah sempat dilakukan perbaikan paska pengrusakan yang dilakukan orang yang tidak dikenal, pihak PUPR akan mengajukan anggaran perbaikan melalui APBD perubahan Kota Dumai.
Kabid Cipta Karya PUPR Riau, Satria mengaku sudah pernah melakukan perbaikan terhadap kerusakan sejumlah titik dibangunan astaka MTQ tersebut. “Sudah pernah kita lakukan perawatan astaka tersebut di bulan Juni lalu bersama rekanan namun kembali dirusak oleh orang tak dikenal,” ujarnya.
Ditambahkan pria yang disapa Rio tersebut, dilihat dari kondisi bangunan kerusakan diperkirakan 5 persen dari bangunan. Bagian yang jadi target pengrusakan yakni dinding dan atap yang terbuat dari GRC yang sengaja kita tempah sebagai relif untuk mempercantik bangunan astaka yang menghabiskan anggaran pembangunan sekitar Rp1,35 miliar tersebut.
“Jangan dibilang bangunan tersebut tidak sesuai bastek. Bangunan astaka tersebut rusak karena tangan jahil orang tak bertanggungjawab dan hasil pemeriksaan BPK juga mengatakan kalau bangunan tersebut sudah sesuai dengan ketentuan yang ada,” tambah Rio.
Untuk memperbaiki sejumlah kerusakan ini, kita akan mengganggarkannya di APBD perubah Kota Dumai dan saat ini kita masih melakukan infentarisir dan menghitung anggaran untuk kita majukan ke APBD P Kota Dumai, lanjutnya.
Kita akan berkoordinasi bersama DLH sebagai pengelola Taman Bukit Gelanggang dan Satpol PP selaku pihak yang bertanggungjawab menjaga aset daerah Kota Dumai. Selain itu kita juga akan upayakan pengadaan CCTV untuk memantau kegiatan yang ada di Taman Bukit Gelanggang tersebut, urai Rio.
Untuk kerugian akibat kerusakan ini diperkirakan sebesar Rp 50 juta namun bisa kemungkinan bertambah karena kita masih dalam proses infentarisir.(hms)
DUMAI – Dinas Perhubungan Kota Dumai targetkan awal Oktober 2018 mulai menyelenggarakan penarikan retribusi parkir tepi jalan umum, dan kini masih persiapan penandatanganan kontrak bersama pengelola.
Kepala Dinas Perhubungan Dumai Asnar mengatakan, penerimaan keuangan daerah dari retribusi parkir tepi jalan umum masih nihil karena terkendala beberapa hal.
“Penarikan parkir tepi jalan umum bakal dimulai oktober depan dan pengelola akan menandatangani kontrak secepatnya,” kata Asnar kepada awak media baru ini.
Disebutkan, pungutan parkir awalnya terkendala status jalan kota, karena sebagian besar masih berstatus jalan nasional, sehingga pemerintah tidak bisa memungut parkir tepi jalan umum di jalan nasional.
Perubahan status jadi jalan daerah baru dilakukan pada 2016, dan Dinas Perhubungan Dumai telah mensurvei awal perihal potensi parkir, dilanjutkan uji coba selama sebulan pada 2017.
Terkendalanya penarikan retribusi parkir selain belum ada aturan, juga karena rekanan pengelola awalnya keberatan dengan target pungutan untuk PAD yang dipasang mencapai Rp2,3 miliar.
“Karena ada keberatan pengelola, maka kita lakukan survei ulang, dan target 2018 ini hanya di bawah dua miliar rupiah,” sebutnya.
Asnar mengingatkan pengelola bahwa masih ada waktu tiga bulan kedepan hingga akhir tahun ini untuk mencapai target, pungutan parkir secara optimal dengan jumlah 72 titik parkir di Dumai. (hms)
DUMAI – Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi melantik dan mengukuhkan pengurus Ikatan Keluarga Jawa Dumai dan Sekitarnya (IKJS) Kota Dumai Periode 2018 – 2021 di gedung IKJS Jalan Semangka Kota Dumai, Sabtu (22/9/2018).
Pengurus harian IKJS Kota Dumai periode 2018 – 2021 yang dilantik adalah H Paiman sebagai ketua umum, Bambang Hardianto, SH sebagai Sekretaris Umum dan Hadiono, SP MM sebagai Bendahara Umum IKJS Kota Dumai.
Pelantikan pengurus harian IKJS Kota Dumai dihadiri wakil walikota Dumai Eko Suharjo SE, Wakil Ketua DPRD Riau dr. H Sunaryo, Lembaga Kerukuran Keluarga Masyarakat Dumai (LKKMD), Dewan Pendiri dan Kesepuan IKJS , Penasehat IKJS, mantan ketua IKJS dan undangan lainnya.
Prosesi pelantikan dibuat sesederhana mungkin diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan ayat-ayat suci Alquran, pengukuhan, pemotongan nasi tumpeng, tausiah agama ditutup dengan solawatan, sebab pelantikan pengurus IKJS juga diisi kegiatan memperingati tahun baru Islam 1440 Hijriah.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelantikan, Tusiran mengatakan, pengukuhan pengurus harian IKJS Kota Dumai dilaksanakan berdasarkan Surat keputusan (SK) Nomor Skep-01/IKJS/IX/2018 tentang struktur dan personalia pengurus IKJS Kota Dumai periode 2018 – 2021.
Tujuan pelantikan untuk melantik dan mengukuhkan pengurus IKJS yang baru berdasarkan hasil Musyawarah Besar (Mubes) IKJS Kota Dumai menggantikan kepengurusan IKJS yang masa jabatannya sudah berakhir pada tahun ini, dan untuk memenuhi ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IKJS Kota Dumai, serta menyatukan tekad berperan serta dalam Pembangunan Daera,” kata Tusiran.
Ketua IKJS H Paiman dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Dewan Pendiri dan Kesepuan IKJS, Penasehat IKJS dan seluruh anggota IKJS Kota Dumai yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin IKJS tiga tahun ke depan.
“Ucapan terimakasih juga kami sampaikan kepada Walikota Dumai, Wakil Walikota Dumai, Wakil Pimpinan DPRD Riau dan semua undangan yang namanya tidak dapat saya sebutkan satu persatu,” katanya.
H Paiman mengajak seluruh pengurus IKJS yang baru dilantik agar dapat bekerjasama bahu membahu memajukan IKJS Kota Dumai serta berperan aktif dalam pembangunan Kota Dumai.
“Tidaklah dapat bekerja dengan sempurna tanpa bantuan dan dukungan dari semua pihak khususnya pengurus harian IKJS. Oleh karena itu saya mengajak kepada seluruh pengurus terpilih untuk bersama-sama mengurus IKJS,” ajaknya.
Masih kata Paiman, kepada para Penasehat IKJS saya meminta agar selalu menasehati kami dalam menjalankan tugas sebagai pengurus IKJS, kemudian kepada para pembina IKJS kami memohon agar selalu membina kami, dan Insyaallah kalau kita bisa bersama-sama maka pekerjaan seberat apapun bisa kita selesaikan dengan baik. Dan kami akan mewarisi semangat para pendiri IKJS Kota Dumai untuk kemajuan IKJS agar lebih baik lagi.
Sementara Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi dalam sambutannya berpesan agar pengurus IKJS yang baru dilantik dapat bekerjasama dalam memajukan IKJS Kota Dumai.
“Saya berpesan agar pengurus IKJS Kota Dumai periode 2018 – 2021 dapat bekerjasama memajukan IKJS sehingga IKJS dapat terus eksis,” harap Wako.
“Atas nama Pemerintah Kota Dumai saya mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus IKJS. Saya berharap keberadaan IKJS Dumai selalu berperan aktif membantu dan mensukseskan pembangunan yang sedang dan akan kita laksanakan kedepan,” paparnya. (hms)

DUMAI- Walikota Dumai H. Zulkifli AS menghadiri acara temu ramah dengan pelanggan yang ditaja PT. Semen Padang Jumat (21/09/2018) malam. Kegiatan ini digelar untuk merajut jembatan hati dan membina silaturrahmi dengan pelanggan dan stakeholders-nya di Provinsi Riau Daratan dan sekitarnya.

Pada sambutannya Walikota Dumai H. Zulkifli As menyambut baik dengan keberadaan semen padang yang sudah berinvestasi sehingga dapat mempekerjakan masyarakat Dumai serta mengurangi penganguran di Kota Dumai ini.
“Keberadaan semen padang memberikan dampak baik di Kota Dumai ini dan sudah banyak mempekerjakan pekerja di kota Dumai. Kami berterimakasih sudah memilih Kota Dumai sebagai salah satu lokasi pengepakan semen sehingga dapat menyerap tenaga kerja kota Duma,” kata Zul As.
Dikatakan Zul As di Dumai kita ada BUMD yang bergerak dibidang blacing dan kita berharap Semen Padang dapat bekerjasama dengan BUMD sebagai perusahaan daerah yang diharapkan dapat menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Dumai.
“Kami berharap Semen Padang sebagai salah satu perusahaan BUMN mampu membimbing BUMD kita disini. Kalau diadu kita sadari tidak mampu tapi kalau dibimbing dan dibina maka akan menjadi lebih baik lagi dan kita yakin BUMD kita dapat beroperasi sesuai harapan sehingga menghasilkan keuntungan yang nantinya akan masuk ke kas daerah sebagai PAD,” harap politisi Partai Nasdem ini.
Tanpa diberi kepercayaan besar dan pembinaan maka BUMD kita tidak maju sehingga tidak mendapat PAD yang sangat kita harapkan ditengah minimnya APBD Dumai.
Dumai merupakan 1 dari 12 kabupaten kota di Provinsi Rau yang tidak memiliki sumber daya alam namun memiliki alam yang baik sehingga hampir semua produk di 11 kabupaten kota lainnya melewati kota Dumai.(hms)
Dumai – Menyambut aspirasi masyarakat dalam memantau kemajuan pemulihan gambut 2018, Badan Restorasi Gambut menggelar kegiatan Kick Off Restorasi Gambut bersama masyarakat Kecamatan Medang Kampai, Kamis (20/09/2018) siang.
Kegiatan itu bertujuan untuk memfasilitasi keinginan masyarakat dalam partisipasi dan diskusi umum memantau kemajuan kegiatan pemulihan gambut sampai dengan 2018 di daerah Dumai khususnya dan provinsi Riau secara umum. Sejalan dengan pembentukan Badan Restorasi Gambut RI pada tahun 2016 oleh Presiden Joko Widodo, Pemerintah Provinsi Riau juga berkomitmen untuk mendukung kegiatan Badan Restorasi Gambut RI.
Kepala Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia, Nazir Fuad menyampaikan, sebagai salah satu dari tujuh Provinsi prioritas restorasi gambut, Pemerintah Provinsi Riau telah menandatangani nota kesepahaman dengan BRG, nomor NK.3/BRG/BRG/7/2017 tentang perencanaan dan pelaksanaan Restorasi Gambut di Provinsi Riau pada tanggal 14 Juli 2018 lalu di Pekanbaru.
“Pada tahun 2017, telah dilaksanakan pembangunan sumur bor sebanyak 400 buah di Kota Dumai sendiri, pada tahun 2017 telah dibangun sebanyak 41 sekat kanal di Kecamatan Medang Kampai, yakni di Desa Mundam, Pelintung, dan Teluk Makmur dalam pemulihan lahan gambut khususnya di Kota Dumai,” ujarnya.
Tahun anggaran 2018 ini lanjutnya, anggaran kegiatan fisik restorasi gambut adalah sebesar Rp 34.227.585.000. Jumlah tersebut dialokasikan untuk mendukung kegiatan restorasi gambut di Bengkalis, Siak, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, Kampar, Kepulauan Meranti, Bengkalis, dan Kota Dumai.
“Untuk Kota Dumai sendiri, alokasi dana sebesar Rp 1.575.416.000 untuk pembangunan 47 sekat kanal dan dana sebesar Rp 800.000.000 untuk kegiatan revitalisasi sosial-ekonomi masyarakat. Dengan demikian, total anggaran untuk kegiatan fisik restorasi 2018 untuk Kota Dumai pada T.A. 2018 adalah sebesar Rp 2.375.416.000,” urainya.
Meski demikian Kepala BRG RI, restorasi gambut yang sudah terlaksana sampai sejauh ini di Dumai dan provinsi Riau adalah berkat dukungan dan keterlibatan masyarakat. Oleh karena itu, penyelenggaraan seluruh kegiatan restorasi gambut di Provinsi Riau sepenuhnya melibatkan kelompok masyarakat.
“Masyarakat menjadi ujung tombak kegiatan restorasi gambut di tingkat lapangan, dan berperan sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan kebakaran lahan gambut. Agar tidak terjadi kebakaran lahan gambut, melalui kegiatan ini kita menekan dua hal yaitu pembahasan lahan dan revitalisasi sosial-ekonomi masyarakat,” tukasnya.
Sementara itu Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo menambahkan, dengan keberadaan Badan Restorasi Gambut ini dapat memberikan dampak positif dalam memulihkan lahan gambut yang rusak di Kota Dumai melalui program-program yang melibatkan langsung masyarakat itu sendiri.
“Kota Dumai terdapat beberapa wilayah lahan gambut, dengan adanya BRG RI yang merangkul kelompok masyarakat untuk bersama-sama memulihkan lahan gambut yang telah rusak, dan terhindar dari terjadinya kebakaran hutan dan lahan” tutur Wawako Dumai.
Wawako juga menambahkan, melalui program-program BRG ini diharapkan juga meningkatkan mutu ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan lahan gambut untuk peningkatan ekonomi masyarakat itu sendiri.(Ry)

T#g:Camat Medang KampaiDumai RiauMasyarakat Kota DumaiPemko Dumai

KOMENTAR PEMBACA

Copyright © 2012 – 2018 xnewss.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

Karir

RSS

Kontak

DUMAI- Wali Kota (Wako) Dumai H Zulkifli AS secara resmi membuka Jambore kader PKK tingkat Kota Dumai tahun 2018. Jambore PKK yang dipusatkan di halaman gedung Sri Bunga Tanjung pendopo Dumai ini ditandai dengan pemukulan Gong oleh Wako Dumai H Zulkifli AS didampingi ketua Tim Penggerak PKK kota Dumai, Hj Haslinar Zul AS, Sekretaris Daerah Kota Dumai H M Nasir MP serta Forkopimda kota Dumai.

Ketua Tim Penggerak PKK kota Dumai Hj Haslinar Zul AS mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah silaturahmi dan sarana pembelajaran untuk tingkatkan kapasitas diri bagi seluruh kader PKK se Kota Dumai yang menjadikan 10 program pokok sebagai pijakan langkah-langkah ke depan seiring perubahan dan perkembangan yang penuh dinamika.

Haslinar menambahkan, pada hakekatnya gerakan PKK adalah gerakan sosial masyarakat yang tumbuh dan berkembang dari dan oleh seluruh masyarakat sehingga wajar Jambore yang dilaksanakan merupakan wujud kebersamaan antar tim penggerak PKK dan kader PKK untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan yang dikemas dalam suasana kegembiraan dan menciptakan ikatan kelembagaan yang kuat serta berdampak pada efektivitas pelaksanaan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.

Ketua Tim Penggerak PKK kota Dumai Hj Haslinar juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Walikota Dumai yang merupakan sponsor utama pada pelaksanaan kegiatan Jambore PKK tingkat Kota Dumai tahun 2018.

Usai pembukaan Dilanjutkan dengan berbagai perlombaan diantaranya lomba yel yel 10 Program Pokok PKK, Parade kader PKK 10 Program Pokok PKK, Lomba penyuluhan oleh kader PKK tingkat kecamatan sekota Dumai, lomba busana melayu dan lainnya.(hms)

Dumai- Danrem 031/Wirabima Brigjen TNK Sonny Aprianto secara resmi membuka pelatihan penanggulangan bencana alam tahun anggaran 2018, Rabu (19/09/2018) di Markas Kodim 0320/Dumai.
Selaku instpetur upacara pembukaan dalam pelatihan itu Dandrem 031/Wirabima itu menyampaikan bahwa pelatihan yang dilakukan untuk mempersiapkan kesiapan prajurit dan membantu pemerintah daerah dalam menanggulangi bencana alam.
“Melalui latihan penanggulangan bencana alam Korem 031/WB siap melaksanakan tugas bantuan pemerintah daerah dalam rangka menanggulangi terjadinya bencana alam terutama di Provinsi Riau,” ujar Danrem 031/Wirabima.
Disampaikannya, berdasarkan hasil evaluasi dalam menanggulangi bencana alam yang terjadi khususnya di Provinsi Riau, dinilai kurangnya kesiapan prajurit mengatasi bencana alam terutama Kebakaran hutan dan lahan(Karhutla).
Untuk itu lanjut Brigjen Sonny, melalui latihan yang dilaksanakan dapat memberikan pemahaman dan kemampuan dengan cepat menangani ketika terjadinya Karhutla yang terjadi akibat ulah tangan manusia, baik disengaja maupun tidak disengaja.
“Provinsi Riau terdapat beberapa daerah yang menjadi rawan terjadinya Karhutla, meski demikian kita berharap melalui latihan ini para prajurit dapat melaksanakan latihan ini dengan baik dan selalu melakukan koordinasi dengan instansi terkait selama pelatihan,” pungkasnya.

Sementara itu Walikota Dumai H. Zulkifli As usai kegiatan mengatakan sangat menyambut baik kegiatan pelatihan penanggulangan bencana ini.

“Kita harap kegiatan pelatihan ini personil gabungan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan instansi terkait lainnya dapat pembekalan tentang kesiapsiagaan dalam melakukan penangganan bencana di Kota Dumai,” kata Zulkifli As singkat.

Selaian itu pembekalan pelatihan kali ini diharapkan dapat membekali personil yang ada terutama dalam menghadapi masalah karlahut yang menjadi bencana asap maupun banjir yang selama ini menjadi langganan di Dumai, pungkas Wako. (hms)