Dumai- Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Dumai, Edi Mulyono mengakui bahwa kondisi rutan tersebut kelebihan kapasitas. Mereka sudah mengusulkan adanya lahan bagi pembangunan rutan. Pihak Rutan Dumai masih menanti informasi lebih lanjut dari Pemerintah Kota Dumai.

Edi berharap rencananya pembangunan sudah bergulir pada tahun 2019 mendatang. “Kami sudah menyampaikan ke pemerintah kota. Semoga rencana pembangunan tidak ada kendala,” paparnya, Minggu (19/8/2018).Menurutnya, pihak rutan menanti informasi lebih lanjut terkait rencana pembangunan rutan tersebut. Adanya rencana pembangunan lokasi rutan yang baru untuk mengantisipasi kelebihan kapasitas di rutan tersebut.

Wali Kota Dumai, Zulklifli AS sempat melihat langsung kondisi terkini Rutan Dumai. Ia melihat langsung kondisi ruang tahanan di Blok Cempaka Rutan Dumai, Jum’at ( 17/8/2018) usai menyerahkan remisi kepada warga binaan rutan.

Zul AS mengakui bahwa kondisi warga binaan di dalam ruang tahanan memprihatinkan. Pemerintah kota pun berencana menghibahkan tanah seluas tiga hektar untuk lokasi rencana pembangunan rutan yang baru.

“Kondisi di dalam saat ini memprihatinkan. Maka pemko berencana menghibahkan lahan untuk lokasi pembanguan rutan yang baru,” terangnya terpisah.

Politikus Partai Nasdem ini mengatakan bahwa hibah tanah tersebut dalam proses. Ia menjelaskan bahwa tanah hibah itu berada di Kecamatan Bukit Kapur.

Mereka sedang berupaya menuntaskan rencana akses jalan ke lokasi tanah hibah itu.

“Kita semua tentu ingin agar proses administrasi hibah tanah bisa selesai dengan cepat,” paparnya.(hms)

DUMAI – Sebanyak 422 Narapidana yang menjalani masa pidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Dumai menerima remisi dalam rangka HUT Kemerdekaan RI yang ke 73 tahun, Jumat (17/8/2018)

Dari total penerima remisi itu, sebanyak 5 orang di antara mereka langsung dinyatakan bebas melalui kegiatan pemberian remisi umum bagi narapidana dan anak pidana di rutan krlas IIB Dumai.

Hadir walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi, Sekda Dumai Ir H M Nasir, Ketua DPRD Dumai Gusri Effendi, Wakil Ketua DPRD Dumai Zainal Abidin, Kepala Lapas Dumai Edi Mulyono, dan undangan lainnya.

Kepala Lapas Dumai Edi Mulyono mengatakan, di Rutan Dumai kasus Narkotika menduduki posisi pertama debgan persentase 62,1 persen disusul Pencurian dengan kekerasan 14,9 persen, Pencabulan 7,5 persen, lain – lain 15 persen.

“Jumlah penerima resmisi pada HUT RI tahun ini sebanyak 422 orang dari 949 warga binaan yang ada di Rutan Dumai. Remisi yang diterima mulai dari 1 bulan sampai 4 bulan. Dari total 422 orang, 5 orang mendapat remisi bebas langsung,” katanya.

Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS dalam sambutannya memberikan ucapan selamat kepada seluruh narapidana dan anak pidana yang mendapat remisi pada tahun ini.

Serta mengingatkan warga binaan yang mendapat remisi agar meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

“Pemberian remisi adalah bentuk pencapaian seorang warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan. Para narapidana yang berkelakuan baik akan mendapat pemotongan masa hukuman,” kata walikota saat membacakan sambutan tertulis dari Menteri Hukum dan HAM.

Remisi diberikan sebagai wujud pencapaian perbaikan diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari.

Dan Perbaikan itu tercermin dari sikap warga binaan yang taat selama menjalani pidana, lebih disipilin, dan berkelakuan baik.(hms)

DUMAI – Wali Kota Dumai Zulkifli As memimpin upacara HUT Kemerdekaan RI ke-73 di Taman Bukit Gelanggang Jalan HR Subrantas Dumai, Jumat (17/8), diikuti peserta dari kalangan PNS, TNI Polri dan instansi lainnya.

Zulkifli mengajak generasi muda untuk mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif yang dapat meningkatkan marwah bangsa hingga setara dengan nbegara maju lainnya.

“Diharap melalui peringatan proklamasi hari kemerdekaan ini dapat membawa Indonesia kearah lebih baik, menjadi negara yang aman, makmur, sejahtera dan harmonis,” kata wali kota.

Pelaksanaan upacara disaksikan antusias masyarakat datang dari berbagai kalangan, dan ikut memberi hormat saat pengibaran bendera Merah Putih tanpa kendala.

Sebagai pembaca naskah proklamasi adalah Ketua DPRD Dumai Gusri Effendi, Perwira Upacara Kapten Arhanud Yusli jabatan Danramil Bukit Kapur, Komandan Upacara Kapten Lek Bobi Arsandri Nugroho Jabatan Kasi Komunikasi Satradar 232 Dumai.

Kemudian, Pembawa Baki Bendera Ananda Tasya Nafisyah Kamal asal SMU Binsus, pendamping Nanda asal SMA YKPP dan Muhammad Fadli asal sekolah SMU Negeri 2 Dumai.(hms)

Dumai- Walikota Dumai H. Zulkifli AS mengukuhkan Paskibraka Kota Dumai yang bertugas mengibarkan bendera merah putih pada peringatan HUT RI di Kota Dumai. Pengukuhan Paskibraka ini berlangsung di gedung Sri Bunga Tanjung Pondopo, Jalan Putri Tujuh, Rabu (15/8) malam.

Sejumlah mantan pengibar bendera merah putih sebelumny ikut hadir menyaksikan adik-adik mereka dikukuhkan oleh orang nomor satu di Kota Dumai ini.

Walikota Dumai H. Zulkifli AS usai melakukan pengukuhan Paskibraka mengatakan mereka yang dikukuhkan ini adalah putra-putri terbaik Dumai yang diberikan amanah sebagai pasukan pengibar bendera merah putih pada peringatan HUT RI ke-73 yang akan dipusatkan di halamab Bukit Gelanggang Kota Dumai.

“Mereka ini merupakan putra-putri terbaik Dumai da terpilih untuk mengibarkan sang merah putih setelah melalui berbagai tahapan seleksi yang ketat dengan langsung digembleng pihak TNI dan Polri sebagai pembina,” ujar Walikota Dumai.

Kita berharap di hari H pelaksanaan penaikan maupun penurunan sang merah putih mereka dapat melaksanakannya dengan baik dan bimbingan dari para senior yang sebelumnya juga pernah mengemban tugas yang sama dapat menguatkan mental mereka yang sudah ditempa oleh tim pelatih lebih kuat lagi, tambah Zul AS.

“Terus jaga stamina dan kekompakan tim agar pada pelaksanaan pengibaran sang merah putih dapat berjalan dengan baik tanpa melakukan kesalahan mendasar,” himbau Zul As.

Pelantikan pasukan pengibar bendera merah putih di Kota Dumai ini berjalan dengan Hikmad. Walikota Dumai langsung memasangkan sabuk dipinggang seluruh personil Paskibraka.(hms)

DUMAI – Walikota Dumai, H Zulkifli AS meninjau langsung pembangunan jalan lingkar Parit Kitang Lubuk Gaung yang akan menghubungkan simpang batang Kecamatan Dumai Selatan menuju kawasan Industri di Kecamatan Sungai Sembilan, Kamis (16/8/2018) lalu.

Jalan lingkar Parit Kitang Lubuk Gaung sepanjang 20 km baru rampung sekitar 4 km. Setelah terhenti sejak 2016, tahun ini Pemerintah Pusat kembali mengucurkan anggaran sekitar Rp 3,1 Milyar melalui Dana Alokasi Kusus (DAK) APBN 2018.

Dana tersebut digunakan untuk melanjutkan jalan tersebut yaitu penimbunan jalan sepanjang 800 meter, lebar 21 meter dengan ketebalan 45 centimeter. Setelah selesai jalan tersebut akan menjadi akses bagi truk tangki pengangkut Crude Palm Oil (CPO) menuju kawasan Lubuk Gaung.

Usai melakukan peninjauan Walikota mengatakan, pada umumnya pelaksanaan pekerjaan jalan parit kitang cukup baik.

“Alhamdulillah progesnya berjalan cukup baik, tidak ada kendala yang berarti,” kata Walikota di lokasi proyek.

Setelah selesai, jalan lingkar parit kitang akan menjadi akses mobil truk pengangkut CPO menuju kawasan industri di Kelurahan lubuk gaung kecamatan Sungai Sembilan. Saat ini mobil-mobil CPO masih melalui jalan di Kelurahan Purnama dan sangat rawan kecelakaan karena harus berbagi jalan dengan masyarakat.

Diakui Walikota, pembangunan jalan lingkar butuh proses dan waktu yang cukup lama, pasalnya pengerjaan jalan tersebut sangat sulit sebab gambutnya dalam tanahnya juga masih labil.

“Untuk itu butuh spesifikasi khusus seperti cakar ayam dan tapak gajah. Selain itu, agar tanah timbuh tidak menyatu dengan gambut kita menggunakan Geotekstil,” terangnya.

“Setelah peninjauan ini, kita akan koordinasikan ke pusat terkait proges pelaksanaan pekerjaannya. Kita juga berharap dukungan pusat melalui dana APBN agar jalan lingkar segera selesai karena jalan lingkar ini adalah satu jalan strategis menuju Kawasan Industri Lubuk Gaung,” harapnya.

DUMAI – Wali Kota Dumai Zulkifli As turun lapangan memantau pekerjaan proyek peningkatan jalan dan drainase di sejumlah lokasi pembangunan untuk melihat progres pelaksanaan.

Peninjauan dimulai dari peningkatan infrastruktur di Jalan Ombak, Jalan Andi Firman Budi Kemuliaan dan Drainase di Jalan Andi Firman Budi Kemuliaan.

“Dari pemantauan untuk memastikan program pembangunan ini, pelaksanaan pekerjaan berjalan baik,” kata wali kota kepada wartawan, Kamis.

Saat ini beberapa proyek peningkatan infrastruktur jalan dan drainase masih berjalan, diantaranya proyek overlay Jalan Ombak, peningkatan jalan dan pembuatan drainase di Jalan Andi Firman Budi Kemuliaan.

Dalam peninjauan itu, wali kota juga ingin memastikan langsung progres pekerjaan serta bahan digunakan, dan meski progresnya baik, namun diingatkan rekanan pekerjaan harus sesuai target.

“Pekerjaan harus sesuai target, dan instansi terkait untuk selalu mengawasi pekerjaan dan kepada rekanan agar bekerja maksimal sesuai waktu ditentukan,” sebutnya.

Peninjauan progres kegiatan fisik pembangunan jalan direncanakan juga di proyek Jalan Parit Kitang Bukit Timah Kecamatan Dumai Selatan serta lainnya.

Dumai – Gerakan Pramuka telah mencapai usia 57 tahun, jelas merupakan waktu yang tidak pendek untuk membuktikan bahwa gerakan ini telah memberikan kontribusi yang nyata dalam mencetak calon pemimpin bangsa Indonesia. Sampai saat ini semangat itu tidak pernah pudar, dan tidak boleh pudar.

“Kami selalu bekerja keras untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia. Untuk itu, saya menghimbau kepada publik secara luas khususnya para orangtua dan guru, agar tidak ragu-ragu untuk memberikan kesempatan sekaligus dukungan kepada putra-putrinya untuk mengikuti kegiatan kepramukaan,”ujar Asisten Pemerintahan dan Kesra H Hamdan Kamal, Selasa (14/08/2018) saat membacakan pidato Ketua Kwarnas Adyaksa Dault.

Upacara dihadiri Ketua Mabida dan Mabicab Gerakan Pramuka kakak-kakak Ketua Kwarda, Kwarcab dan Kwarran Gerakan Pramuka, Kakak-kakak Pelatih, Pembina, Pamong dan Gerakan Pramuka, Adik-adik Pramuka.

Semoga peringatan hari pramuka ini, pendidikan kepramukaan yang mendasarkan pada satya dan darma pramuka dapat benar-benar tertanam dalam hati setiap insan pramuka sebagai pedoman bersikap dan berprilaku.

Lanjutnya, bahwa Gerakan Pramuka tetap konsisten dan fokus untuk mendidik karakter kaum muda Indonesia untuk bersatu menjaga persatuan dan kesatuan demi utuhnya NKRI.

Gerakan Pramuka telah mencapai usia 57 tahun, jelas merupakan waktu yang tidak pendek untuk membuktikan bahwa gerakan ini telah memberikan kontribusi yang nyata dalam mencetak calon pemimpin bangsa Indonesia.

Sebagai tahun politik yang ditandai dengan penyelenggaraan pilkada gubernur dan bupati/walikota beberapa bulan yang lalu, pencalonan anggota legislatif serta pencalonan presiden dan wakil presiden tentunya agak panas situasinya.

“Saya berharap anggota Pramuka di seluruh jenjang hendaknya dapat memberikan kesejukan dan jangan terlibat dalam hiruk-pikuk perpolitikan meskipun sebagai warga negara masing-masing punya hak politik,”harap Hamdan.(hms)

Dumai – Jelang hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Dumai mulai lakukan pemeriksaan sejumlah hewan kurban yang ada di Kota Dumai, Selasa (14/08/2018) pagi. Pemeriksaan itu melibatkan 10 orang dokter hewan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai, Hadiyono menyebut ada 50 orang tergabung dalam tim pemeriksaan hewan kurban di Dumai dan termasuk para dokter yang bertugas memeriksa kondisi kesehatan hewan kurban secara menyeluruh.

“Pada tahap awal kami menyasar tempat penjualan hewan kurban di Kecamatan Dumai Barat. Pemeriksaan ini berlangsung secara bertahap,” papar Hadiyono usai pemeriksaan hewan kurban.

Menurutnya, proses pemeriksaan kesehatan berlangsung selama lebih dari satu pekan. Mereka melakukan pemeriksaan secara bertahap karena ada sejumlah gelombang kedatangan sapi dari sejumlah daerah. Pihak dinas melakukan pemeriksaan di seluruh kecamatan.

Mereka menyasar pengepul dan pedagang hewan kurban di Dumai. Tim juga menyisir ke lokasi pemotongan hewan kurban pada momen Idul Adha nanti.

Hadiyono menegaskan kepada para penyelenggara kurban, agar menyemblih hewan yang memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Saat ini ia memastikan mayoritas hewan kurban di Kota Dumai sehat. Ia menegaskan agar sapi kurban harus memenuhi syarat kesehatan.(hms)

DUMAI – Badan Pendapatan Daerah Kota Dumai menyerahkan anugerah kepada wajib pajak terbaik sebagai bentuk apresiasi mendukung peningkatan penerimaan daerah sektor pajak.

Wali Kota Dumai Zulkifli As mengungkapkan pentingnya masyarakat untuk tertib dalam perpajakan, dan kegiatan anugerah penghargaan pajak ini diharap dapat meningkatkan penerimaan daerah dari sektor pajak.

Kegiatan apresiatif seperti ini tentu saja akan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat dan wajib pajak untuk membayar pajak,” kata wali kota belum lama.

Kepala Bapenda Dumai Marjoko Santoso mengatakan, anugerah wajib pajak terbaik tahun 2018 ini digelar karena sebagai wajib pajak yang taat berhak mendapat pengakuan baik dari pemerintah.

“Sangat manusiawi ketika wajib pajak taat membayar kewajibannya dan mendapatkan pengakuan sebagai ungkapan apresiasi pemerintah,” kata Marjoko.

Kegiatan anugerah bertema ‘Kejujuran membayar pajak bukti cinta pada negeri’ ini juga untuk menekankan pentingnya kepatuhan dalam membayar pajak sebagai instrumen penting penggerak roda pembangunan daerah.

Sebab, definisi pajak daerah ialah kontribusi wajib baik individu maupun badan, sehingga biaya atau uang pajak yang dibayarkan itu untuk pembangunan.”Karena pembangunan tanpa uang pajak itu tidak akan jadi apapun,” sebutnya.

Anugerah ini tidak hanya sebatas untuk wajib pajak, melainkan juga bagi aparatur pemerintah daerah sebagai wajib pajak, dan penerima penghargaan dibagi berdasarkan jenis pajak dibayar.(hms)

Dumai – Dalam meningkatkan pengawasan untuk mencegah adanya pendatang liar atau warga tanpa identitas kependudukan di Kota Dumai. Pihak Satuan Polisi Pamong Praja Kota Dumai akan segera menggelar operasi Yustisi.

Pihaknya memprediksi telah terjadi arus urbanisasi atau kedatangan penduduk dari luar Kota Dumai.

Kepala Satpol PP Dumai, Bambang Wardoyo tidak cuma menggelar operasi ini di pusat keramaian dan titik jalan protokol. Tim bakal menyasar titik rawan pendatang liar di sejumlah rumah kos.

“Kami bakal gelar operasi ini dalam waktu dekat. Jadi kami akan periksa juga rumah kos yang mencurigakan,” kata Bambang Wardoyo, Selasa (13/08/2018).

Menurut Bambang, operasi ini digelar dengan fokus penindakan warga tanpa kartu identitas. Satu sasaran yakni mereka yang sudah lama berdomisili di Kota Dumai. Pemeriksaan juga terhadap pendatang yang baru saja pindah ke Kota Pelabuhan ini.

Tim dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Dumai, Dinas Sosial Dumai serta unsur TNI dan Polri di Dumai bakal ikut dalam operasi ini. Operasi tersebut juga mencegah datangnya pelarian pelaku kejahatan. Tim juga mencegah datangnya gelandangan dan pengemis atau gepeng.

Bambang menilai para pendatang mesti melapor lebih dulu kepada RT setempat. Mereka mesti mengantongi e KTP asal sebagai identitas diri. KTP elektronik sangat penting bagi keperluan administrasi.

Mereka yang tidak membawa KTP akan dikenakan sanksi. Mereka yang tidak memiliki KTP sama sekali juga kena sanksi sesuai Peraturan Daerah No.6 tahun 2007 tentang penyelenggaraan Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, sanksi yang diberikan berupa denda.

“Saat penyemblihan hewan kurbab, kami imbau agar tidak menggunakan plastik daur ulang,” paparnya.