DUMAI – Untuk mencegah dan pengendalian penyakit menular berbahaya di pintu masuk negara Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Dumai membentuk Tim Gerak Cepat (TGC) pengendalian penyakit menular berbahaya di Grand Zuri Hotel Dumai, Rabu (29/8/2018).

Acara dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai H Paisal SKM MARS, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Dumai H Efrizon SKM dan jajaran serta undangan lainnya.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Dumai H Efrizon SKM mengatakan, pembentukan TGC bertujuan mengendalikan dan menanggulangi penyakit menular berbahaya di pintu masuk negara yaitu di Pelabuhan Internasional Kota Dumai.

Tim melibatkan instansi terkait seperti pegawai kantor kesehatan pelabuhan, Dinkes Dumai, perwakilan Puskesmas se Kota Dumai, perwakilan BPBD Dumai, KSOP, Lanal Dumai, KSKP, Karantina Perairan, Karantina Ikan, RSUD Dumai, Kantor Imigrasi, Bea dan Cukai serta Basarnas.

Efrizon menambahkan, TGC akan melakukan pengendalian penyakit menular berbahaya di pintu masuk negara seperti di Pelabuhan penumpang Kota Dumai.

Kantor Kesehatan Pelabuhan telah menyiapkan peralatan pendukung guna mendeteksi suhu tubuh orang yang keluar atau masuk dari dan ke Dumai.

“Nama alatnya Termal Scanner, sensor alat itu secara otomatis akan mendetekai suhu tubuh.” Tambahnya

Jika suhu tubuh diatas 38 derajat celcius orang tersebut patut di curigai. Tindakan selanjutnya kami akan melakukan pemeriksaan kesehatan dikantor kesehatan pelabuhan lalu melakukan body cleanning.

Kami juga mewajibkan seluruh kapal luar negeri bebas serangga dan nyamuk ditandai dengan sertifikat bebas dari serangga dan nyamuk yang diterbitkan oleh negaranya masing-masing. Sebab serangga dan nyamuk dapat menularkan virus berbahaya. Paparnya

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Dumai, H Paisal sangat mendukung kegiatan tersebut. Paisal berharap apa yang menjadi tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut dapat terwujud.

“Saya berharap, TGC dapat bekerja secara maksimal untuk mencegah masuknya penyakit berbahaya khsusunya penyakit yang berasal dari luar negeri.” Harap Paisal

Untuk itu, TGC harus mengawasi setiap pendatang dari luar negeri. Mereka harus melalui alat termal scanner yang terpasang di pelabuhan, sebab orang yang terpapar penyakit biasanya suhu badannya tinggi. Terang Paisal

“Penyakit menular berbahaya perlu kita waspadai, jangan sampai terlambat sebab setiap tahun dilaporkan terjadi penyakit menular berbahaya di beberapa daerah dan sering menimbulkan keresahan di masyarakat.” Tegas Paisal

Kesiapsiagaan TGC terhadap setiap kejadian penyakit menular berbahaya harua terus ditingkatkan agar Dumai terbebas dari penyakit berbahaya seperti zika, flu burung, dan penyakit berbahaya lainnya.

Pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan khususnya penyakit menular berbahaya ini membutuhkan suatu sistem pengendalian yang respontif terhadap setiap bentuk kejadian penyakit menular yang terjadi di masyarakat.

Selain itu, TGC harus didukung dengan sistem manajemen yang baik, sumber daya manusia yang handal, sistem kewaspadaan dini respon yang cepat dan tepat secara terintegrasi.(hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published.
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>