Dumai- Peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesian (IBI) yang dilasanakan oleh IBI Kota Dumai Kamis (30/8/2018) kemarin berlangsung Hikmad dan meriah. Puncak HUT IBI ke 67 tahun 2018 yang dilaksanakan digedung Sri Bunga Tanjung Pendopo jalan Putri Tujuh Kota Dumai ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh ketua IBI kota Dumai Hj R Dona Fitri Ilahi yang diberikan langsung kepada Walikota Dumai H Zulkifli AS serta Ketua GOW Kota Dumai Dewi Tunjung Sari Eko dan pengurus PD IBI Provinsi Riau.

Puncak HUT IBI ke 67 di kota Dumai ini selain dihadiri Walikota Dumai H Zulkifli AS dan Ketua GOW pengurus IBI Provinsi Riau, juga hadir dari Forkopimda Kota Dumai, ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kota Dumai Feri Ferianto, Direktur RSUD Dumai H Saipul, serta para sesepuh Bidan dikota Dumai dan ratusan bidan kota Dumai.

Walikota Dumai, H Zulkifli AS menyampaikan, apresiasi dan ucapan selamat serta terima kasih atas jasa dan pengabdian bidan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui momentum HUT IBI ini, perlu dilaksanakannya tujuan IBI dalam membentuk pembangunan kesehatan yaitu untuk menggalang persatuan dan persaudaraan antar sesama bidan serta kaum wanita pada umumnya, dalam rangka memperkokoh persatua bangsa, membina pengetahuan dan keterampilan anggota dalam profesi kebidanan khususnya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak serta kesejahteraan keluarga.

Disamping itu harap Wako Dumai, kiranya IBI tetap menjaga sinergitas dan kekompakan yang telah terbangun selama ini, guna bersama sama melanjutkan pembangunan bangsa dan daerah yang semakin baik, untuk menujang visi Pemerintah Daerah Kota Dumai.

Ketua IBI Kota Dumai Hj R Dona Fitri mengatakan, sebelumnya telah diadakan serangkaian kegiatan diantaranya Senam Sehat bersama seluruh aggota IBI bersama Penggerak PKK Kota Dumai dan GOW.(hms)

DUMAI – Kafilah Kecamatan Dumai Barat keluar sebagai juara umum dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 15 Tingkat Kota Dumai dengan perolehan nilai 37, berlangsung di Masjid Takwa Jalan Sultan Sarif Kasim.

Sekretaris Daerah Kota Dumai Muhammad Nasir mengatakan, iven MTQ ini hendaknya dijadikan sebagai pemacu semangat untuk terus berlatih menghadapi helat yang sama di tingkat provinsi mendatang.

“MTQ bukan sebatas lomba, tapi bagaimana pelaksanaan menghidupkan dan mengamalkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari hari,” kata Sekda Nasir, Rabu (29/8/2018).

Ditambahkan, pelaksanaan MTQ tingkat kota ini sudah terlaksana baik berkat dukungan dan kerjasama semua pihak terkait, seperti lembaga pelatihan tilawatil quran, camat, lurah dan para ketua rukun tetangga.

Diharap, pelaksanaan MTQ di tahun mendatang dapat terlaksana lebih baik, dan dalam MTQ ke 15 Kota Dumai ini diikuti 8 kontingen, terdiri dari 7 kecamatan dan LPTQ dengan jumlah peserta 172 orang dengan 8 cabang dipertandingkan.

Kontingen Kecamatan Dumai Barat berhak mendapatkan piala bergilir wali kota Dumai dan akan diperebutkan lagi tahun depan direncanakan pelaksanaan di Kecamatan Bukit Kapur sebagai tuan rumah.

Untuk posisi kedua, diperoleh Kecamatan Dumai Kota sebagai tuan rumah dan diikuti peringkat ketiga Kecamatan Dumai Selatan dengan perolehan nilai 32.

“Selamat kepada kafilah kecamatan dumai barat, dan semua cabang pertandingan sudah terlaksana dengan antusias peserta mengikuti,” sebutnya.

DUMAI – Sekretaris Daerah Kota Dumai Muhammad Nasir berharap pelaku jasa keuangan dan perbankan dapat memahami berbagai informasi penting supaya bisa memilih dan memanfaatkan produk sesuai kebutuhan.

Kebutuhan akan perluasan akses keuangan jadi hal tidak dapat ditunda, karena itu pada 2016 diterbitkan peraturan tentang strategi nasional keuangan inklusif untuk dapat membantu pemerintah mencapai target inklusi keuangan 75 persen pada akhir 2019.

“Sosialisasi otoritas jasa keuangan di Dumai karena dinilai strategis dan pintu masuk provinsi Riau, kepada pelaku jasa keuangan agar bisa memahami berbagai informasi,” kata Sekda Nasir baru ini.

Menurutnya, eksklusivitas keuangan dapat memperlebar kesenjangan sosial, tidak mendukung penurunan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan inefisiensi secara nasional.

Sementara, Kepala OJK Provinsi Riau Yusri menyebut, wewenang dan tugas OJK adalah mengawasi lembaga jasa keuangan di sektor pasar modal, industri keuangan non bank seperti asuransi, dana pensiun, perusahaan pembiyaan dan lainnya.

“Mulai 2014 juga mengawasi sektor perbankan yaitu bank umum dan bank perkreditan rakyat,” kata Yusri dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi OJK, industri jasa keuangan dan waspada investasi ilegal.

Kegiatan edukasi keuangan sejak 2013-2016 telah digelar di 144 kota dengan 289 kegiatan, dan dalam rangka meningkatkan literasi keuangan di kalangan pelajar dan mahasiswa, OJK juga telah menyusun dan meluncurkan buku.

OJK sebagai anggota dewan nasional keuangan Inklusif juga mengadakan kegiatan inklusi keuangan dalam bentuk sinergi aksi bersama kementerian lembaga terkait.

DUMAI – Untuk mencegah dan pengendalian penyakit menular berbahaya di pintu masuk negara Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Dumai membentuk Tim Gerak Cepat (TGC) pengendalian penyakit menular berbahaya di Grand Zuri Hotel Dumai, Rabu (29/8/2018).

Acara dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai H Paisal SKM MARS, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Dumai H Efrizon SKM dan jajaran serta undangan lainnya.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Dumai H Efrizon SKM mengatakan, pembentukan TGC bertujuan mengendalikan dan menanggulangi penyakit menular berbahaya di pintu masuk negara yaitu di Pelabuhan Internasional Kota Dumai.

Tim melibatkan instansi terkait seperti pegawai kantor kesehatan pelabuhan, Dinkes Dumai, perwakilan Puskesmas se Kota Dumai, perwakilan BPBD Dumai, KSOP, Lanal Dumai, KSKP, Karantina Perairan, Karantina Ikan, RSUD Dumai, Kantor Imigrasi, Bea dan Cukai serta Basarnas.

Efrizon menambahkan, TGC akan melakukan pengendalian penyakit menular berbahaya di pintu masuk negara seperti di Pelabuhan penumpang Kota Dumai.

Kantor Kesehatan Pelabuhan telah menyiapkan peralatan pendukung guna mendeteksi suhu tubuh orang yang keluar atau masuk dari dan ke Dumai.

“Nama alatnya Termal Scanner, sensor alat itu secara otomatis akan mendetekai suhu tubuh.” Tambahnya

Jika suhu tubuh diatas 38 derajat celcius orang tersebut patut di curigai. Tindakan selanjutnya kami akan melakukan pemeriksaan kesehatan dikantor kesehatan pelabuhan lalu melakukan body cleanning.

Kami juga mewajibkan seluruh kapal luar negeri bebas serangga dan nyamuk ditandai dengan sertifikat bebas dari serangga dan nyamuk yang diterbitkan oleh negaranya masing-masing. Sebab serangga dan nyamuk dapat menularkan virus berbahaya. Paparnya

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Dumai, H Paisal sangat mendukung kegiatan tersebut. Paisal berharap apa yang menjadi tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut dapat terwujud.

“Saya berharap, TGC dapat bekerja secara maksimal untuk mencegah masuknya penyakit berbahaya khsusunya penyakit yang berasal dari luar negeri.” Harap Paisal

Untuk itu, TGC harus mengawasi setiap pendatang dari luar negeri. Mereka harus melalui alat termal scanner yang terpasang di pelabuhan, sebab orang yang terpapar penyakit biasanya suhu badannya tinggi. Terang Paisal

“Penyakit menular berbahaya perlu kita waspadai, jangan sampai terlambat sebab setiap tahun dilaporkan terjadi penyakit menular berbahaya di beberapa daerah dan sering menimbulkan keresahan di masyarakat.” Tegas Paisal

Kesiapsiagaan TGC terhadap setiap kejadian penyakit menular berbahaya harua terus ditingkatkan agar Dumai terbebas dari penyakit berbahaya seperti zika, flu burung, dan penyakit berbahaya lainnya.

Pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan khususnya penyakit menular berbahaya ini membutuhkan suatu sistem pengendalian yang respontif terhadap setiap bentuk kejadian penyakit menular yang terjadi di masyarakat.

Selain itu, TGC harus didukung dengan sistem manajemen yang baik, sumber daya manusia yang handal, sistem kewaspadaan dini respon yang cepat dan tepat secara terintegrasi.(hms)

DUMAI – Kualitas udara di Dumai semakin memburuk, Dinas Kesehatan Dumai siapkan 5.000 masker untuk mencegah Inspeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Dumai H Paisal SKM MARS, Rabu (29/8/2018).

“Kami sudah siapkan 5.000 masker untuk mencegah Inspeksi Saluran Pernapasan Atas,” kata Paisal.

Menurut Paisal, pantauan di lapangan kualitas udara mulai memburuk, asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan mulai menyelimuti Kota Dumai.

Untuk menghindari terjangkitnya penyakit ISPA, Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Kesehatan Kota Dumai sudah menyiapkan 5.000 masker.

“Masker akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat bila kualitas udara di Dumai semakin memburuk dan membahayakan masyarakat,” tambahnya.

Terakhir, Paisal mengingatkan agar masyarakat mengurangi aktifitas di luar ruangan untuk menghindari ISPA terutama pada Balita, anak-anak dan Ibu hamil serta masyarakat yang memiliki penyakit sesak nafas.

“Jika ingin keluar ruangan dianjurkan menggunakan masker agar partikel debu Karhutla tidak masuk kedalam saluran pernapasan,” sarannya.(hms)

Dumai – Sempena peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73, masyarakat RT 03 Kelurahan Laksamana, Kecamatan Dumai Kota atau dikenal dengan nama Kampung Wisata Pesisir gelar lomba pacu sampan, Sabtu (25/08/2018) sekira pukul 11.00 WIB.

Lomba perdana dilaksanakan itu dibuka oleh Walikota Dumai Zulkifli As di Sungai Dumai yang disambut antusias masyarakat.

“Pemerintah Kota Dumai sangat mengapresiasi semangat masyarakat Kampung Wisata Pesisir melaksanakan lomba pacu sampan yang merupakan perdana dilaksanakan,” ujar Zulkifli As usai pelepasan peserta lomba.

Menurut orang nomor satu di Pemerintahan Kota Dumai itu, semangat awal masyarakat ini harus ditindaklanjuti dengan pelaksanaan dengan even yang lebih besar kedepannya.

“Kegiatan ini akan kita jadikan sebagai even yang lebih besar kedepannya, dengan ruang lingkung yang lebih luas yakni lomba pacu sampan se Kota Dumai,” tutur Zul As.

Disamping itu lanjut Wako, Pemerintah Kota Dumai terus berupaya dalam membangun kampung wisata, dalam memberikan pendidikan kepada masyarakat dengan sasaran membangun kampung wisata lebih baik kedepannya.

Namun demikian Wako juga menyampaikan, dalam menciptakan dan menumbuhkembangkan kampung wisata yang sudah terbangun ini, dibutuhkan kerjasama dan kekompakan masyarakat.

“Kita harapkan kekompakan dan semangat masyarakat ini tetap terjaga sehingga menjadikan Kota Dumai lebih baik kedepannya,” katanya.

Pantauan dilapangan, masyarakat sangat antusias dan bersemangat menyaksikan lomba yang terlaksana dengan sederhana, namun menimbulkan kesan positif itu.(hms)

DUMAI – Pemerintah Kota Dumai membuka posko untuk menghimpun donasi bagi korban gempa Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jum’at (24/8/2018).

Mereka membuka posko di Kantor Dinas Sosial Kota Dumai, Jalan Janur Kuning, Kota Dumai. Masyarakat dari berbagai pihak bisa datang untuk memberi donasi bagi korban gempa Lombok.

“Kita sudah buka posko donasi bagi korban gempa Lombok terhitung hari ini,” ujar Wali Kota Dumai, Zulkifli AS.

Menurutnya, pemerintah kota bak membuka posko ini selama satu pekan.

Ia mengajak semua kalangan mulai dari instansi pemerintah, swasta hingga masyarakat untuk memberi donasi bagi korban gempa Lombok.

Mereka saat ini masih butuh uluran tangan, terutama korban yang bertahan di pengungsian.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, HM Nasir menyebut menerima surat edaran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo sebelum Idul Adha 1439 H Tjahjo menandatanganinya pada 20 Agustus 2018.

Tjahjo meminta semua daerah untuk ikut membantu penanganan gempa yang terjadi di Lombok, NTB. Mendagri mengirimkan surat bernomor 977/6132/SJ ditujukan untuk bupati/wali kota seluruh Indonesia.

“Kita sudah terima surat ini sebelum lebaran haji kemarin,” ujarnya dalam rapat membahas donasi bagi korban gempa Lombok.(hms)

Dumai- Wali Kota (Wako) Dumai H Zulkifli AS Selasa malam (21/8/2018) secara resmi melepaskan peserta pawai takbiran Idul Adha 1439 H tahun 2018. Pelepasan takbiran keliling dengan star di Jalan Putri Tujuh depan Pendopo Dumai ini diikuti sekitar ratusan peserta, baik menggunakan kendaraan bermotor roda empat maupun roda dua.

Pelepasan pawai takbiran ini dihadiri anggota DPRD Dumai, Sekdako Dumai, para asisten, kepala dinas, badan, kantor, camat dan lurah dilingkungan Pemko Dumai, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Dumai, baik dari Polres Dumai, dari Kodim 0320 Dumai, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta undangan dari pemuka masyarakat Dumai lainnya.

Wali Kota Dumai H Zulkifli AS mengatakan, pada malam yang penuh dengan keberkahan dan kebahagiaam untuk semua, terutama untuk para jemaah haji yang kini berada di tanah suci menunaikan ibadah haji yang merupakan rukun Islam kelima. Kebahagiaan karena menjadi tamu agung Allah, SWT pada tahun ini dan mendapat kesempatan untuk mengejar keampunan dan ketaqwaan kepada-Nya.

Disamping itu kepada peserta pawai takbiran keliling, Zulkifli AS berpesan kiranya peserta Pawai Takbiran untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan ketentuan yang ada di jalan raya, sehingga kemeriahan menyambut hari raya dapat membawa berkah ketertiban dan ketenangan bagi seluruh umat.

Pantauan dilapangan, Pawai Takbir keliling ini dimeriahkan oleh mobil Hias baik dari Satuan Kerja Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Kota Dumai, dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau Cabang Kota Dumai diwakili Mobil Hias SMKN 2 Dumai dan juga diikuti oleh instansi vertikal, BUMN dan dari utusan Masjid dikota Dumai.(hms)

Dumai- Wakil Wali Kota (Wawako) Dumai, Eko Suharjo SE, membuka secara resmi Pendidikan Jurnalistik Angkatan I Lembaga Pendidikan Wartawan Cabang Kota Dumai di Gedung PJC Dumai, Sabtu (18/8/2018). Eko Suharjo berharap PJC Dumai memberi kontribusi peningkatan profesionalisme dan integritas wartawan.

“Saya kira pendidikan ini sangat bermanfaat. Saya yakin PJC Dumai akan melahirkan jurnalis profesional dan berintegritas,” katanya.

Hadir dalam Kesempatan itu, Direktur Utama Pekanbaru Journalist Center (PJC), Drs. Wahyudi El Panggabean, M.H., Kajari Dumai yang diwakili Kasi Intel Kejari Dumai, Roy Modino S.H, sekretaris PWI Dumai, Perwakilan KNPI Dumai, Ketua PAC PP Dumai Timur serta tamu undangan lainnya.

Juga turut hadir Ketua Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Pekanbaru yang juga instruktur PJC, Asmanidar H Zainal SH, dan peserta kelas reguler angkatan I PJC Dumai.

Saya bersama rekan-rekan seperti Bung Cipto dan Bung Hendri Koeswoyo alias Toy Jepreter mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari bapak wahyudi yang mengizinkan kami membawa lembaga PJC ini ke Kota Dumai,” ungkapnya.

Belasan mahasiswa PJC Dumai Angkatan I ini sebagian besar berasal dari kalangan wartawan dan pihak ormas.

“Saya tertarik untuk memperdalam ilmu jurnalistik. Saya ingin menjadi seorang wartawan profesional,” kata Diana yang sehari-hari bekerja sebagai wartawan di Dumai.(hms)