DUMAI – Bertempat di gedung Sasana Mitra Komplek Pertamina RU II Dumai, Sabtu (14/7/18) sebanyak 184 Jamaah Calin Haji (JCH) mengikuti manasik haji tingkat Kota Dumai. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi.

Zul As demikian panggilan Walikota Dumai, mengucapkan tahniah kepada 184 JCH Kota Dumai tahun 2018. Karena kata Zul AS tak semua orang mampu mendapat panggilan dari Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji.

“Oleh sebab itu, gunakanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, tentunya dengan mempersiapkan segala sesuatunya baik, soal rukun, mental dan kesehatan. Dengan demikian bisa melaksanakan ibadah haji dengan sebaik-baiknya dengan haji mandiri semoga menjadi haji yang mabrur,” kata Zul AS mendoakan.

Dalam kesempatan itu, Walikota Dumai menginformasikan, bahwa awalnya para jemaah tersebut rencananya akan diberangkatkan menggunakan pesawat dari Pekanbaru, namun ada perubahan aturan maka keberangkatan tetap dilaksanakan melalui Batam.

“Alhamdulillah untuk transportasi domestik kapal Ferry pulang pergi dan juga biaya di Batam jamaah semuanya ditanggung oleh Pemerintah Kota Dumai. Kita patut bersyukur, karena tidak semua daerah menganggarkan dana seperti ini, meskipun jumlahnya tidak seberapa namun dapat membantu mengurangi biaya,” beber Zulkifli AS.

Dijelaskab bahwa untuk JCH Dumai akan dilepas pada tanggal 23 Juli, sementara untuk keberangkatan dari Dumai ke Batam dilaksanakan pada 27 Juli.

Menurutnya pelaksanaan haji tahun 2018 persiapanya dimulai dari keluarga, hingga internasional, namun kesempurnaan itu tentu tidak bisa dicapai, akan tetapi usaha memperbaiki setiap tahunnya terus dilakukan dengan demikian diharapkan pelaksanaan haji akan lebih baik lagi.

Sementara itu Ketua Panitia yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai H Syafwan mengucapkan trimakasih kepada Pemerintah Kota Dumai dan Pertamina RU II Dumai yang telah memfasilitasi kegiatan manasik haji dan dukungan lainnya.

Untuk pelaksanaan haji sendiri selain para jemaah dibekali pengetahuan yang mumpuni, namun juga akan ada tiga orang pembimbing jamaah, diharapkan bisa untuk membantu kelancaran jamaah disaat melaksanakan ibadah haji. “Pembimbing ini juga nantinya bertugas mengatur perjalanan dan membantu ketua kloter dalam menyusun Koper, pasport, khusus jemaah Dumai tergabung dalam Kloter 9 dengan jumlah 184 JCH.(hms)

Dumai- Upacara peringati hari Adhyaksa ke 58 kota Dumai,gelar upacara di halaman Kajari kota Dumai dengan khidmad yang dipimpin langsung oleh kepala Kajari Dumai Mat Perang Yusuf SH MH.

Dengan motto” Berkarya dan berbakti sepenuh hati membangun negeri “,sangat di tanam kan rasa solidaritas dan kerjasama dalam bekerja serta rasa tanggung jawab yang di utamakan dalam mengemban tugas ,ungkap Kajari kota Dumai saat dikonfirmasi usai upacara.

Kegiatan di lanjutkan dengan makan bersama dengan para undangan tampak hadir Walikota Dumai Drs H Zulkifli As msi, jajaran Dinas forkopimda,tokoh masyarakat,instansi terkait dan para awak media juga ikatan Adyiaksa dharmakarini kota Dumai.

upacara dan acara peringati hari Adhyaksa ke 58 kota Dumai diisi dengan hiburan sebagai selingan untuk menghibur para undangan serta jajaran lingkup Kajari ini,sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan baik itu dalam bentuk bekerja maupun duduk bersama dalam bentuk silaturahmi ungkap kasi pidsus Jendra Firdaus SH selaku panitia HUT Adhyaksa ke 58 ini.

Dalam sambut peringatan hari Adhiyaksa ke 58 sebelumnya sudah di laksanakan kegiatan kegiatan seperti jalan santai,donor darah,lomba hias tumpeng,penanaman pohon,Anjang sana ke panti asuhan,ziarah ke taman makam pahlawan ,bazar pasar murah,serta perlombaan antar jajaran dan keluarga lingkup Kajari kota Dumai,yang mana pada hari puncaknya untuk pembagian hadiah apresiasi perlombaan.

Upacara dan kegiatan yang selama ini di laksanakan dengan rasa kebersamaan bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi sesama pejabat Kajari dan keluarga jajaran Kajari atau IAD(Ikatan Adhyaksa Dharmakarini)saling kenal,saling dekat,saling bekerja sama dan mendukung tugas para bapak atau ibu yang bertugas di kedinasan Kajari kota Dumai,tanpa adanya rasa tanggung jawab dan saling kerja sama dalam mengemban tugas maka semua yang di laksanakan atau di kerjakan tidak akan maksimal tutur kasi Intel Kejari kota Dumai Roy modino menambahkan.

Oleh sebab itu maka ditanamkan baik itu untuk kalangan jajaran Kejari maupun keluarga Kajari untuk saling bekerjasama dalam berkarya dan berbakti sepenuh hati membangun negeri.

Sementara itu Walikota Dumai H. Zulkiflis dalam sambutannya mengucapkan selamat hari adhiyaksa kepeda Kejaksaan negeri Dumai.

“Selamat, semoga kejaksaan Dumai lebih baik lagi dan dapat mengawal pembangunan Dumai lebih baik lagi,” ujar Walikota Dumai H. Zulkifli As

DUMAI – Walikota Dumai H Zulkifli AS mendukung dijadikannya kawasan Wisata Pantai Puak Teluk Makmur Dumai sebagai kawasan Wisata yang berbasis Budaya Melayu. Dukungan ini diberikan sebagai salah satu upaya dalam mengembangkan sektor Pariwisata di Pantai Timur Sumatera ini.

”Langkah dilakukan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Dumai dengan adanya penetapan Pantai Puak Teluk Makmur sebagai Kawasan Wisata berbasis Budaya Melayu ini sangat baik. Ini salah satu upaya Pemerintah Kota Dumai dalam hal ini Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Dumai dalam rangka mempercepat pengembangan dan sebagai Role Model bagi kawasan Wisata yang ada dikota Dumai,” ujar Walikota Dumai terkait penetapan Pantai Puak sebagai Kawasan Wisata Berbasis Budaya Melayu.

Orang nomor satu di kota Dumai ini menjelaskan, tahun 2018 ini, Pantai Puak Teluk Makmur Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai telah melakukan kegiatan pengembangan daya tarik Pariwisata melalui dana alokasi khusus fisik bidang Pariwisata dari Kementerian Pariwisata RI.

”Nah, Pembangunan tersebut terdapat ornamen yang mencirikan khas Budaya Melayu. Beberapa kegiatan tersebut adalah pembuatan ruang ganti toilet, pembuatan Gazebo sebanyak 15 unit, pemasangan lampu Taman sebanyak 30 unit, pembangunan panggung kesenian atau pertunjukan satu unit, ” ujar Zul AS.

Sementara itu Kepala Diskopar Kota Dumai Fauzi Efrizal menambahkan, Kawasan Pantai Puak sebagai Kawasan Wisata Berbasis Budaya Melayu ini sendiri telah dilaunching beberapa waktu lalu oleh Walikota Dumai.

Dikatakan, dengan terwujudnya Kawasan Wisata Puak Berbasis budaya Melayu ini dapay dijadikan bahan masukan dan informasi bagi Pemerintah Daerah dalam mengembangkan sektor Pariwisata, termasuk meningkatkan kontribusi pendapatan daerah dari sektor Pariwisata melalui pendapatan asli daerah, mencipatakan lapangan pekerjaan baru, memperkenalkan dan melestarikan nilai budaya melayu, sebagai destinasi wisata unggulan dan menjadi ciri khas Dumai.(hms)

DUMAI – Sekretaris Daerah Kota Dumai Muhammad Nasir menilai positif rencana Kementerian PAN RB melakukan seleksi ketat dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil agar berkualitas.

“Melalui terobosan akan dijalankan kementrian ini diharap bisa menciptakan aparatur sipil negara memahami teknologi dalam menghadapi perubahan,” kata Sekda Nasir pada pers, Kamis.

Menurutnya, penerimaan calon pegawai negeri sipil saat ini memang harus sesuai dengan kebutuhan dan keahlian serta mengerti dengan teknologi agar tidak ketinggalan perkembangan zaman.

Sehingga, setelah menjadi ASN, mereka tidak lagi sibuk membekali diri dengan penguasaan teknologi dan akhirnya siap bersaing dengan terus bekerja optimal.”Hal ini agar nantinya setiap aparatur sipil pemerintah bisa menjalankan fungsi dengan baik,” sebutnya.

Sebelumnya, dalam rapat koordinasi kepegawaian tahun 2018, Rabu (11/7), Menteri PAN RB Asman Abnur meminta badan kepegawaian negara agar menyeleksi dengan baik calon ASN.”Bagaimana merencanakan pegawai paham dengan potensi daerah sehingga dapat merencanakan pegawai yang tepat sesuai dengan beban kerja,” katanya.

Dikatakan, saat ini terjadi perubahan dengan sangat cepat, dan jika tidak diantisipasi maka peran kita akan diambil oleh mesin atau robot, sehingga diharap pegawai jangan jadi petugas administratif, melainkan orang yang bisa merencanakan human capital negara, sehingga mengarah pada kompetensi yang benar.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana menyebut, rakornas kepegawaian untuk mendukung revolusi industri 4.0 dan pemanfaatan teknologi digital bagi sumber daya pemerintah.

Selain itu, untuk membangun komitmen instansi pemerintah pusat dan daerah dalam mempersiapkan talenta ASN dalam tuntutan perubahan, dan berkelas dunia yang menguasai teknologi.

“Dalam rencana pembukaan lowongan CPNS tahun ini, tes seleksi kompetensi dasar dan kompetensi bidang akan berbasis komputer dan terintegrasi,” ujarnya.

DUMAI – Pemerintah Kota Dumai bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Dumai memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tahun 2018 di Gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung Jalan Putri Tujuh Dumai, Kamis (12/7/2018)

Peringatan HANI 2018 dibuka langsung oleh Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi, dihadiri Kepala BNN Kota Dumai AKBP Thamrin Parulian, Forkopimda, Kepala OPD dilingkungan Pemko Dumai dan undangan lainnya.

Peringatan HANI Tahun 2018 mengusung tema internasional yakni Listen First-Listen To Children And Youth Is The First Step To Help Them Grow Healthy And Safe.

Sementara itu, tema nasional yakni Menyatukan dan Mengerakkan Seluruh Kekuatan Bangsa Dalam Perang Melawan Narkoba Untuk Mewujudkan Masyarakat Indonesia yang Sehat Tanpa Narkoba.

Walikota Dumai dalam sambutannya mengatakan atas nama Pemko Dumai saya menyambut baik dilaksanakannya kegiatan peringatan HANI 2018 tingkat Kota Dumai

“Peringatan HANI memiliki makna keprihatinan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Maka dari itu kegiatan ini diharapkan mampu menekan angka peredaran narkoba khususnya di Kota Dumai,” kata walikota.

Menurut wako, sejumlah kasus narkoba beberapa tahun terakhir tampak mengejutkan. Hal ini terlihat dari terus meningkatnya angka penyelundupan dan peredaran gelap narkoba. Jika tidak segera diberantas maka dapat menghancurkan generasi penerus bangsa.

Untuk itu, perang besar terhadap narkoba menuntut seluruh komponen masyarakat maupun elemen bangsa untuk bergerak secara aktif melawan kejahatan terorganiseir yang bersifat lintas negar. Kejahatan narkotika merupakan kejahatan luar biasa yang harus diatasi secara serius.

“Sebab, jika tidak ditangani secara serius maka masalah yang timbul akan terus menggerogoti bangsa dari hulu sampai hilir, dari generasi ke generasi dan menjadi ancaman terbesar bagi generasi penerus bangsa Indonesia,” katanya.

Masih kata walikota, pada kesempatan ini atas nama Pemerintah saya mengucapkan terimakasih atas upaya BNNK Dumai, Pihak Kepolisian dan Pihak terkait lainnya yang telah melakukan langkah – langkah serius dan tegas untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa dati Narkoba.

“Mari bersama-sama kita mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang menjadi ancaman kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat. Kejahatan narkoba harus diberantas dan ditangani secara intensif dan komprehensif,” ajak Wako.

Sementara Kepala BNN Kota Dumai, AKBP Thamrin Parulian mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut memerangi narkoba.

“Semua lapisan masyarakat harus bersama-sama memerangi natkoba,” ajaknya.

Khususnya kepada pelajar agar tidak terjerumus bujuk rayu dari pengedar dan bandar narkoba. Sebab mereka melakukan berbagai cara untuk menjebak para pelajar. “Untuk itu BNNK Dumai akan melaksanakan kegiatan Sosialisasi bahaya Narkoba ke Kelurahan se Kota Dumai,” kata Kepala BNNK Dumai. (hms)

Dumai- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menghadiri sekaligus membuka resmi Indonesia Development Forumt (IDF) 2018 yang mengusung tema “Pathways to Tackle Regional Disparities Across the Archipelago”.

Sekretaris Daerah Kota Dumai Ir. H.M Nasir Mp,MH,MT ikut menghadiri kegiatan Indonesia Developmenr Forumt yang berlangsung selama 2 hari mulai 10 Juli 2018 di Ritz Carlton Hotel ini dislengarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas bekerja sama dengan pemerintah Australia

“Forum ini bertujuan untuk bertukar pikiran mengenai kemajuan masing-masing daerah. Kalau misalnya Surabaya maju bagaimana Kalimantan dapat mencontoh. Atau misalnya Sumatera menghasilkan kelapa sawit bagaimana yang lain bisa belajar. Semuanya bisa didiskusikan disini,” ujar Wapres JK di Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (10/7/2018).

” Penyelenggaraan IDF 2018 yang digelar selama dua hari dari 10-11 Juli 2018 masih mengusung semangat tema IDF tahun sebelumnya yakni Memerangi Ketimpangan untuk Pertumbuhan yang lebih baik yanhg sejalan dengan salah satu agenda Nawa Cita dari Presiden Joko Widodo, yaitu Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan menguatkan sisi sosial, ekonomi, dan pengembangan sumber daya manusia di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar,” kata Jusuf Kalla.

IDF merupakan wadah bagi para pihak untuk bertemu dan memberikan solusi langsung bagi pemerintah Indonesia untuk menurunkan disparitas antar daerah yang menjadi prioritas Presiden Joko Widodo saat ini.

Forum ini digagas oleh Bappenas bersama Knowledge Sector Initiative yang merupakan upaya bersama pemerintah Indonesia dan pemerintah Australia dalam menjaga kesinambungan pembangunan yang berbasiskan pada ilmu pengetahuan.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang P.S. Brodjonegoro, mengatakan, Indonesia Development Forum adalah ajang pertukaran pengetahuan, gagasan, dan inovasi terbaru untuk mewujudkan Indonesia yang lebih inklusif, adil, maju, dan berkelanjutan.

“Kami mengundang semua aktor pembangunan terbaik Indonesia, baik peneliti, birokrat, aktivis, budayawan, inovator, juga pengusaha untuk berpartisipasi aktif dalam dialog yang sangat penting ini,” ucap Bambang.

Ia pun berharap melalui IDF 2018 ini dapat dihasilkan terobosan-terobosan baru untuk mengatasi ketimpangan wilayah yang sedang dihadapi Indonesia.

“Saya berharap IDF 2018 dapat menjadi upaya bersama dalam menjaga kesinambungan pembangunan yang berbasiskan ilmu pengetahuan, pengalaman, dan fakta untuk mendukung percepatan pembangunan di Indonesia yang lebih merata dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Terpisah Sekretaris Daerah Kota Dumai Ir. H.M Nasir Mp,MH,MT usai menghadiri Forum IDF ini mengatakan banyak hal positif yang dapat diambil dari acara ini untuk menentukan arah pembangunan kita kedepan.

“Pada forum ini banyak prestasi sejumlah daerah dalam memaju daerah mereka seperti peningkatan ekonomi dan sumber pemasukan pendapatan asli daerah. Ini dapat kita ambil sisi positifnya,” ujar Sekda.

Kalau memang apa yang daerah lain lakukan itu bisa kita kembangkan di Kota Dumai untuk memajukan Dumai mengapa tidak untuk kita ikuti. Nanti kita akan bahas apa yang dikerjakan daerah lain bisa kita bawa dan kita kembangkan di Kota Dumai, kata Sekda. (hms)

Dumai–TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 resmi dibuka pada, Selasa (10/07/2018) di lapangan bola kaki Jalan Utama, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, sekira pukul 09.00 WIB.

Kegiatan TMMD adalah salah satu wujud operasi bakti TNI yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemda serta komponen lainnya, dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah.

Upacara pembukaan TMMD ke-102 di resmi dibuka oleh Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, yang diikuti Kasi Ter Korem 031/WB Kolonel Inf Joni Marpaung, Dandim 0313/Kampar, Dandim 0321/Rohil, Danyonif 132/BS, Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan, Kajari Kota Dumai, Dansatradar 232 Dumai, Danden Arhanud Rudal 004 Dumai, sejumlah Kepala Badan/Dinas di lingkup Pemko Dumai, Kapolsek Jajaran Polres Dumai, Camat Se Kota Dumai, Lurah se Kecamatan Bukit Kapur, Ketua RT se-Kelurahan Kampung Baru.

Walikota Dumai dalam sambutannya menyampaikan, program TMMD merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam membangun bangsa dan negara bersama komponen lainnya secara sinergi dan berkesinambungan. TMMD selain sebagai bentuk pengabdian demi terwujudnya pertahanan negara di daerah, juga merupakan upaya TNI untuk berkontribusi melestarikan sejarah terutama nilai kemanunggalan TNI-Rakyat dengan mengusung tema TNI Manunggal Rakyat Membangun Karakter dan Kemandirian Bangsa.

“Kita semua sangat menyadari bahwa kehadiran Program TNI Manunggal Membangun Desa bukan sekedar menghadirkan bangunan fisik, tetapi jauh yang lebih penting terbangunnya semangat gotong royong dan meningkatnya kepedulian sosial,” ujar Zul As dalam sambutannya

Wako mengharapkan, semangat kebersamaan dalam membangun Desa sebagai basis ketahanan wilayah menuju ketahanan Nasional merupakan keinginan seluruh elemen dalam mewujudkan kepedulian masyarakat. “Semangat itulah yang kita ingin wujudkan dalam Program TMMD ini,” tukas Wako.

Usai melaksanakan upacara pembukaan Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si dan Dandim 0320/Dumai selaku Dansatagas Letkol Inf Horas Sitinjak, S.I.P menandatangani Naskas rencana kegiatan TMMD ke-102 TA. 2018 disaksikan oleh Kasi Ter Rem 031/WB dan Forkopimda Kota Dumai dilanjutkan meninjau kegiatan pengobatan gratis bagi masyarakat serta meninjau sasaran kegiatan TMMD yang sedang dikerjakan.

Dalam pelaksanaannya kegiatan TMMD ini dilaksanakan selama 30 hari baik berupa kegiatan fisik dan non fisik yang dilaksanakan di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai.

DUMAI- Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan (BB), Mayjen TNI Ibnu Triwidodo, bersama Ketua Daerah Persit KCK PD I BB Ny Kusumawati Triwidodo melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kota Dumai.

Rombongan Pangdam I/BB disambut Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS beserta sejumlah kepala OPD kota Dumai di bandara Pinang Kampai.

Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau kota Dumai juga menyambut kedatangan Pangdam Bukit I Barisan Mayor Jendral TNI Ibnu Triwidodo dengan pemasangan tanjak.

Selanjutnya mengunjungi markas Denrudal 004/Dumai. Dalam kesempatan itu, Pangdam I/BB disuguhkan kesiapan satuan Prajurit Denrudal 004/Dumai. Simulasi menjatuhkan pesawat tempur musuh yang masuk ke wilayah NKRI tanpa izin untuk melakukan penyerangan juga dilaksanakan.

“Saya ucapkan terima kasih dan bangga atas kesiapan satuan ini dalam menggunakan dan melaksanakan tugas pertahanan terhadap pesawat tempur musuh yangasuki wilayah NKRI,” katanya usai menyaksikan simulasi.

Kasrem 031/WB Kol Inf Asep Nugraha, Kasiops Rem 031/WB, Kasiter Rem 031/WB, Dandim 0320/Dumai serta Danyonif 132/BS turut mendampingi Pangdam/ I BB.

Pada Senin (9/7/18) malam, Panglima Walikota Dumai dan Kodam I/BB melakukan silaturahmi dan ramah tamah serta acara makan malam di Lantai II Grand Zuri Hotel Dumai.

Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi memaparkan kondisi geografis Kota Dumai yang punya garis pantai yang panjang dan posisinya strategis, membuat industri terus berkembang. Sektor pelabuhan juga semakin maju seiring berkembangnya sektor industri.

Dijelaskan, Kota Dumai didiami masyarakat majemuk berasal dari berbagai suku dan agama. Masyarakat hidup saling berdampingan dan saling menghargai.

Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Ibnu Triwidodo mengaku senang bisa berkunjung ke Kota Dumai. Pangdam I/ BB juga menceritakan perjalanan karirnya hingga menjabat Pangdam I/BB

Sementara Dandim 0320 Dumai Letkol Inf Horas Sitinjak mengatakan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) 2018 di wilayah Kodim Dumai fokus pada pembangunan jalan.

Mereka menjalankan program pembangunan fisik berupa jalan sesuai permintaan masyarakat.

Kodim Dumai mendukung proses percepatan pembangunan di kelurahan Kampung Baru Kecamatan Bukit Kapur.

“Masyarakat butuh jalan penghubung untuk bawa hasil pertanian. Kami melakukan semenisasi dan perkerasan jalan,” jelas Horas usai hadiri pembukaan TMMD 2018 di Kelurahan Kampung Baru, Selasa (10/7/2018).

Menurutnya, ada juga sejumlah program non fisik yang menyentuh langsung masyarakat di Kampung Baru. Seperti penyuluhan bahaya narkoba, pengobatan massal, wawasan kebangsaan hingga antisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Program TMMD tersebut juga mengajak mitra dari kalangan swasta untuk menambah sasaran program TMMD. Di antaranya untuk perbaikan masjid. TMMD tahun 2018 di wilayah Kodim Dumai mengusung tema TNI Manunggal Rakyat Membangun Karakter Generasi Millenial.

DUMAI- Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2018. Harganas ditaja oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dilaksanakan di Manado, Sulawesi Utara dan dibuka langsung oleh Presiden RI, akhir pekan (7/7/2018).

Kehadiran Walikota di Manado didampingi Istri Hj Haslinar yang juga sebagai Ketua TP PKK Kota Dumai dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Dumai Yusrizal. Harganas dimaksudkan untuk mengingatkan pada seluruh masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara.

Peringatan Hari Keluarga Nasional menjadi sangat penting dan strategis, mengingat peran keluarga sebagai pilar utama dalam pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang makmur dan sejahtera. Tahun 2018 ini merupakan Hari Keluarga Nasional XXV, yang memiliki semangat untuk meraih Indonesia emas tahun 2045.

Harganas 2018 mengusung tema “Hari Keluarga: Hari Kita Semua” dengan tagline Cinta Keluarga Cinta Terencana. Tagline tersebut bermakna bahwa peringatan Hari Keluarga Nasional merupakan momen untuk mengingatkan kembali pentingnya mencintai keluarga dan pentingnya perencanaan dalam membangun keluarga dengan baik.

”Peringatan Harganas memiliki tujuan meningkatkan peran serta pemerintah dan pemerintah daerah, mitra kerja dan swasta, tentang pentingnya penerapan 8 fungsi keluarga (agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, dan lingkungan,” ujar Walikota Dumai melalui Plt Kabag Humas Riski Kurniawan.

Selain itu juga katanya, untuk pembentukan karakter sejak dini, guna mewujudkan pelembagaan keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera. Ada empat konsep pendekatan keluarga yang digunakan pada Harganas XXV 2018. Pertama Keluarga Berkumpul, yaitu meluangkan waktu tanpa disibukkan dengan gawai (gadget), televisi, atau alat elektronik lainnya. Kedua Keluarga Berinteraksi, dengan meluangkan waktu berkumpul dan saling bercengkrama, serta saling tukar pengalaman dengan komunikasi yang lebih berkualitas.

”Ketiga Keluarga Berdaya, di mana keluarga mampu memanfaatkan potensi yang dimilikinya untuk membuat diri dan keluarganya tidak bergantung pada pihak lain,” jelasnya.

Terakhir Keluarga Peduli dan Berbagi, di mana keluarga yang mampu dan lebih beruntung mempunyai kepedulian dan keinginan untuk berbagi dan menolong orang lain.

Walikota Dumai H Zulkifli AS juga sangat menyambut baik kegiatan tersebut dan mengucapkan selamat memperingati Harganas ke XXV tahun 2018. Dalam acara tersebut, juga akan diserahkan penghargaan Manggala Karya Kencana, Wira Karya Kencana, Cipta Karya Kencana, dan Darma Karya Kencana dari BKKBN. Pemko Dumai juga dijadwalkan akan menerima salah satu penghargaan yakni Posyandu Terbaik Tingkat.(hms)

DUMAI – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dumai Mohammad Syahminan menyebutkan, penyehatan perusahaan daerah pengolah air minum dilakukan dengan mengandeng Badan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPSPAM).

Kerjasama ini dalam rangka peningkatan kualitas dan pelayanan air bersih dikelola perusahaan daerah untuk melayani kebutuhan air bersih warga.

“Perhatian pemerintah pusat sangat diapresiasi dalam membantu peningkatan pelayanan penyediaan air bersih, dan untuk penyehatan perusahaan daerah, kita bekerjasama dengan bp spam,” kata Syahminan.

Disebutkan, kebutuhan dasar air bersih ini mendapat perhatian pemerintah pusat karena Dumai masuk satu daerah rencana strategis, dan BP-SPAM memberi pendampingan dan membantu pengawasan serta mendorong peningkatan kualitas.

Disamping itu, upaya tengah dilakukan Pemerintah Dumai saat ini dalam pelayanan air bersih ialah fokus mendata kebocoran pipa dan sambungan liar ke rumah masyarakat.

“Direncanakan pada Agustus atau September 2018 dimulai pengerjaan fisik, dan kita berharap pelayanan air bersih dapat berjalan baik,” ujarnya.

Perwakilan BP-SPAM MH Limbong berharap bisa membantu Dumai dalam memberikan pelayanan dasar air bersih untuk kebutuhan warga, sesuai fungsi untuk memberikan pendampingan dan peningkatan.

“Kita melihat juga karena ada keseriusan wali kota dalam pengadaan air minum ini,” kata Limbong pada pers.Diharapkan juga kedepan tidak ada lagi penyedotan air bawah tanah karena bisa merusak lingkungan dan membuat permukaan tanah makin turun.

Upaya Pemkot Dumai dalam pengembangan SPAM melalui kerjasama pemerintah dengan badan usaha dinilai dapat dijalankan secara optimal di 2019 dan menambah bahan baku air.(HMS)