DUMAI – Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai menyebut hampir 95 persen paket pelelangan pengadaan barang dan jasa pemerintah tahun 2018 selesai ditender, dan pekerjaan digesa usai lebaran ini.

Kepala Dinas PU Dumai Mohammad Syahminan mengatakan, proses tender rampung 95 persen dan sudah dilakukan penandatanganan kontrak kerja baru dengan pemenang.

“Kegiatan lelang sudah 95 persen selesai, tapi serapan anggaran proyek fisik baru tercapai 10 persen karena baru dimulai pelaksanaan,” kata Syahminan pada wartawan akhir pekan lalu.

Menurutnya, kegiatan fisik diprioritaskan peningkatan infrastruktur jalan, dan total anggaran proyek lelang PUPR Dumai tahun 2018 ini sekitar Rp80 miliar di tiga bidang, yaitu, bina marga, cipta karya dan sumber daya air.

Anggaran pembangunan fisik dikelola PUPR beberapa tahun terakhir terus menurun, dampak penyesuaian keuangan daerah, sehingga jumlah kegiatan juga dikurangi dan hanya prioritas.

Sejumlah proyek sudah terlaksana ialah pembangunan Jalan M Soleh di Kelurahan Tanjung Penyembal Kecamatan Sungai Sembilan senilai Rp18 miliar bersumber dana alokasi khusus.

Dana proyek fisik di bina marga sekitar Rp30 miliar, dan cipta karya dengan sumber daya air berkisar belasan miliar rupiah, dan anggaran disesuaikan keuangan daerah.

Wali Kota Dumai Zulkifli As berharap seluruh kegiatan dalam rangka menunjang pembangunan harus dapat rampung tepat waktu dan hasil kerjanya maksimal.”Selain kegiatan tuntas tepat waktu, hasil maksimal dan tahan lama, diharap juga tidak menimbulkan persoalan,” kata wali kota kepada wartawan belum lama. (hms)

DUMAI – Dinas Perhubungan Kota Dumai serahkan pengelolaan penarikan retribusi parkir khusus terminal barang pada pihak ketiga mulai 1 Juli 2018, bertujuan efisiensi anggaran dan meningkatkan pendapatan asli daerah.

Kepala Dinas Perhubungan Dumai Asnar mengatakan, pemungutan retribusi parkir khusus menjadi kewenangan rekanan melalui proses pelelangan, dan ditargetkan Rp19 miliar pertahun setoran ke PAD.

“Rekanan hanya berwenang penarikan retribusi parkir khusus dan diminta tetap mempekerjakan puluhan tenaga honorer yang sudah bekerja di terminal barang,” kata Asnar pada pers baru ini.

Dia mengklaim pengalihan kewenangan penarikan retribusi parkir ini sudah melalui berbagai tahapan, di antaranya kajian teknis, pelelangan dan pendapat hukum kejaksaan.

Untuk tahap awal, Pemerintah Dumai memberikan kewenangan penarikan retribusi parkir selama enam bulan kepada rekanan pemenang, dan harus menyetor PAD setiap akhir bulan sekitar Rp1,6 miliar.

“Dinas perhubungan tetap jadi otoritas pengelola teminal barang, dan akhir 2018 akan dievaluasi, jika tidak disetor diawal maka kontrak akan diputus,” sebutnya.Untuk payung hukum,

Dishub sudah meminta legal opinion atau pendapat hukum kejaksaan negeri setempat dan mengacu pada peraturan wali kota terkait peralihan kewenangan parkir khusus ini.

Sementara Walikoota Dumai H. Zulkifli As mengaku menapresiasi terobosan baru yang dicanangkan oleh Dinas Perhubungan Dumai dalam menggali PAD Dumai ini.

“Kita sangat diuntungkan dengan diserahkannya pengelolaan terminal barang kepada pihak ke tiga. Selain tidak harus mengeluarkan gaji lagi, kita juga menerima uang kes dari pihak ketiga. Mereka akan membayar kepada kita didepan baru mulai melakukan pekerjaan dan memeungut restribusi disana,” uijar Walikota Dumai.

Ditambahkan Zul As untuk tenaga kerja honor Doinas perbuhungan yang bekerja disana akan tetap dipekerjakan tanpa ada pengurangan, hal itru sesuai dengan kesepakatan awal antara pihak ketiga dan Dinas Perhubungan.

Diharapkan dengan penyerahan pengelolaan kepada pihak ketiga ini tidak lagi terjadi kebopcoran-kebocoran PAD Dumai dari sektor restribusi terminal timbangan, harap Zul AS.(HMS)

Dumai- Mewakili pemerintah Kota Dumai, Sekretaris kota Dumai Ir. H.M Nasir Mp,MH beserta sejumlah kepala OPD dan kepala bagian menghadiri rapat koordinasi bersama komisi pemberantasan korupsi (KPK).

Rapat dengan agenda monitoring dan evaluasi realisasi rencana aksi program pemberantasan korupsi terintegritas periode semester I tahun 2018 ini dilaksanakan di kantor Gubernur Riau, Kamis (19/7/2018).

Pelaksanaan monitoring dan evaluasi ini dilaksanakan KPK sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam pasal 6 huruf d undang undang nomor 30tahun 2002 tentang komisi pemberantasan tindak pidana korupsi yang mengatur komisi pemberantasan korupsi (KPK) berwenang dalam melakukan tindakan-tindakan pencegahan tindak pidana korupsi.

Sekretaris daerah kota (Sekdako) Dumai Ir. H.M Nasir Mp,MH, usai rapat monitoring menyambut baik kegiatan ini dan menunjukkan bahwa Pemko Dumai komitmen dalam memberantas terjadinya tindak pidana korupsi di pemerintahan Kota Dumai.

“Kehadiran kami bersama sejumlah kepala OPD dan kepala bagian untuk melaksanakan rapat monitoring dan evaluasi bersama KPK ini sebagai tindak lanjut dari komitmen bersama dan rencana aksi program pemberantasan korupsi terintegritas yang telah ditandatangani oleh sejumlah kepala daerah termasuk Pemko Dumai yang telah disampaikan ke KPK,” ujar Sekda.

Dikatakan Sekda dirinya atas nama pemerintah Kota Dumai sangat menyambut baik dengan kegiatan ini dan pemerintah kota Dumai komitmen untuk memberantas korupsi. Hal ini dapat dilihat dengan raihan penghargaan WTP untuk kota Dumai dalam mengelola keuangan daerah dari BPK RI perwakilan Pekanbaru.

“Walikota dan wakil walikota Dumai juga dalam berbagai kesempatan menyampaikan dan mengimbau kepada kepala OPD dan ASN untuk menghindari praktik korupsi dan pungutan liar durhaka bidang. Dalam pengambilan keputusan suatu kegiatan Pemko Dumai juga berkali kali mengimbau kepala OPD untuk berkoordinasi dalam mengambil kebijakan agar terhindar dari keratan korupsi,” terang M. Nasir.

Diharapkan dengan rapat monitoring ini menambah keilmuan kita dan saat bekerja dalam mengambil keputusan tidak mengalahi aturan yang berujung pada tindak pidana korupsi, pangkas Sekda. (hms)

DUMAI- Pembagian koper kepada 186 jemaah calon haji (JCH) Kota Dumai akan dilaksanakan pada Senin 23 Juli 2018. Kemenag Dumai melalui Kepala Seksi (Kasi) Urusan Haji Zaharia menjelaskan koper tersebut diserahkan kepada JCH untuk diisi berbagai keperluan ibadah haji. Selanjutnya akan dikumpulkan pada 26 Juli 2018 di asrama haji Jalan Pattimura Dumai.

Dijelaskan, penyerahan koper dilaksanakan bersamaan dengan pelepasan JCH Dumai oleh Pemerintah Kota Dumai di Gedung Daerah Pendopo Sri Bunga Tanjung pada 23 Juli 2018 oleh Walikota Dumai Drs Zulkifli AS MSi.

“Persiapan sudah mencapai 100 persen dan koper mulai dibagikan ke jamaah dalam kegiatan pelepasan oleh Wali Kota Dumai di pendopo, 23 Juli nanti,” terangnya.

Calon tamu Allah SWT tersebut, kata Zakaria diingatkan agar mengisi koper dengan berbagai keperluan yang berat maksimal 32 kilogram.

“Mereka juga dilarang membawa benda tajam, air yang banyak, dan makanan atau minuman mengandung zat berbahaya,” pintanya

Menurutnya, sesuai jadwal, pada 27 Juli mendatang, jamaah calon haji Dumai menuju Asrama Haji Embarkasi Batam, Provinsi Kepulauan Riau melalui Terminal Fery PT Pelindo Dumai.

Keberangkatan ke Batam diantar oleh Walikota Dumai Dra H Zulkifli AS MS.i beristirahat semalam di asrama haji Batam kemudian bertolak ke Madinah melalui Bandara Hang Nadim Batam pada 28 Juli 2018.

“Dua petugas siap mendampingi dan melayani jamaah Dumai yang tergabung dengan peserta dari Kabupaten Rokan Hulu dan Kuantan Singingi dalam kelompok terbang 9 Embarkasi Batam,” jelasnya

Setiba di Madinah, jamaah calon haji Dumai akan menginap di pemondokan berjarak 400 meter dari Masjid Nabawi, sedangkan di Mekkah ditempatkan di Mahbas Jin atau tiga kilometer dari Masjidilharam.

Saat ini, ujar Zakaria memastikan kondisi jamaah calon haji Dumai dalam keadaan baik dan sehat.

Mereka diharapkan tetap menjaga kesehatan serta melakukan persiapan mental yang baik agar tidak terkendala dalam pemberangkatan ke Tanah Suci dan menjalani seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar.

‘Untuk keberangkatan mereka ke Asrama Haji Batam melalui terminal feri, Pemerintah Dumai menyiapkan satu kapal feri. Mereka menggunakan fasilitas itu secara gratis, ” ungkapnya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Pemkot Dumai Drs H Amiruddin MM MBA menyatakan penyediaan satu kapal feri untuk mereka bentuk dukungan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan ibadah haji agar sukses dan lancar.

“Pemerintah Dumai tiap tahun gratiskan biaya domestik calon jamaah haji menuju Embarkasi Batam melalui jalur laut, agar penyelenggaraan musim haji berjalan lancar,” tandasnya.(hms)

Dumai- Antisipasi terus merebaknya Kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Dumai, akhirnya, Kamis (19/7/2018) sore Pemerintah Kota (Pemko) Dumai perpanjang Status Siaga Darurat Bencana Kabut Asap akibat Karlahut.

Rapat penetapan perpanjangan status siaga itu dipimpin Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo SE di ruang rapat media center Jalan Putri Tujuh Dumai. Rapat itu juga dihadiri Dandim 0320/Dumai Letkol (Inf) Horas Sitinjak selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Karhutla di Kota Dumai, Wakapolres Kompol Yudhi, Kepala BPBD Dumai Tengku Ismed, Camat Sungai Sembilan, Camat Medang Kampai dan undangan lainnya.Wawako Dumai, Eko Suharjo SE mengatakan walaupun karlahut masih dalam kendali, tapi luas lahan yang terbakar terus meningkat, makanya perlu upaya-upaya tindak lanjut l untuk mencegah bencana kabut asap.

“Tindakan pencegahan yang kita lakujan adalah menandatangani perpanjangan status siaga darurat bencana kabut asap akibat karhutla sampai 6 Setember 2018 atau 50 hari kedepan terhitung hari ini (Kamis,red),” ujar Eko.Lebih jauh Eko juga menyampaikan, anggaran yang ada saat ini sangat terbatas. “Oleh karena itu Pemko Dumai mengharapkan kepedulian masyarakat dan perusahaan yang ada di Kota Dumai untuk bersama-sama mencegah Karhutla agar Dumai bebas dari bencana kabut asap,” ucap Eko.

Jad dengan ditetapkannya perpanjangan status siaga darurat itu maka anggaran yang sudah dialokasikan dalam APBD melalui BPBD Dumai dapat digunakan untuk upaya pencegahan dan penanggulangan bencana kabut asap akibat karhutla.

Kepala BPBD Dumai Tengku Ismed menambahkan anggaran untuk status siaga sekitar Rp 500 juta dan sebagian sudah digunakan paska ditetapkan status siaga darurat Februari 2018 lalu. “Sesuai aturan anggaran bisa digunakan untuk biaya konsumsi dan BBM.” terangnya

Sementara itu Dandim 0320/Dumai Letkol (Inf) Horas Sitinjak menyatakan, keterbatasan alat pemadam menjadi kendala tim pemadam dilapangan. “Kami berharap perusahaan di Dumai mau membantu upaya pencegahan bencana kabut asap akibat kebakaran lahan,”ujar Dandim

Dandim juga menyampaikan, Waterbombing juga terus dilakukan untuk memadamkan api di permukaan. “Namun kami tetap membutuhkan pompa mini striker untuk proses pendinginan lahan yang terbakar. Sebab kebakaran lahan gambut bara api berada dibawah tanah harus dilakukan pendinginan agar api benar-benar padam,” ucapnya.

Sedangkan upaya lainnya yaitu membuat kanal blocking guna mencegah meluasnya api. “Kami juga membuat kanal blocking guna mencegah meluasnya Karhutla.” ungkapnya.(hms)

DUMAI – Tim Penilai Kelurahan tingkat Provinsi Riau sambangi Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur Rabu (18/7/18). Seperti diketahui Kelurahan Tanjung Palas dikenal sebagai daerah paling berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

Terbukti dibawah kepemimpinan Lurah MHD Enda Zuljedi, Kelurahan Tanjung Palas berhak mewakili Kota Dumai dalam penilaian Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (EPDesKel) tingkat Provinsi Riau.

Untuk diketahui Tim penilaian EPDesKel dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Riau berkunjung ke Kelurahan Tanjung Palas. Walikota Dumai Dra H Zulkifli AS MSi hadir dalam kegiatan tersebut.

Lurah Tanjung Palas MHD Enda Zuljedi mengatakan penilaian EPDesKel menitik beratkan dalam hal inovasi pemerintah yang bersinergi dengan masyarakat.

“Sejak 2016 banyak program kerja kita yang berhasil dengan bersinergi bersama masyarakat. Contohnya di bidang UMKM,” jelasnya.

Menurut Enda, pihaknya tak kehabisan akal dalam memasarkan produk UMKM unggulan masyarakat Tanjung Palas seperti jamur tiram produksi warga RT 09 dan kerupuk cabe royan serta teh gaharu dari warga RT 13.

“Kita bekerja sama dengan media sosial online yakni Dumai Jual Beli. Ada royalti dari kerja sama pemasaran produk ini yang bisa membantu kegiatan sosial,” ujarnya.

Tim penilai akan melihat data basik dari program kerja Kelurahan Tanjung Palas. Selain itu juga akan diperiksa bukti register, surat menyurat, laporan dan dokumentasi keberhasilan UMKM masyarakat Tanjung Palas.

Kata Enda peluang untuk menjuarai EPDesKel tingkat Provinsi Riau cukup berat. Kendati demikian pihanya tetap bangga dan senang dengan perkembangan dan keberhasilan program di daerah yang dipimpinnya.

“Menjadi wakil Kota Dumai saja saya sudah bangga, apalagi daerah yang saya pimpin ini baru menuju daerah yang berkembang. Kedepan saya akan memperbanyak sinergi dan menjalin kemitraan dengan masyarakat dan pihak swasta lainnya,” akunya.(hms)

DUMAI – Wali Kota Dumai Zulkifli AS mengapresiasi masyarakat dan Pemerintah Kelurahan Jaya Mukti Kecamatan Dumai Timur karena masih melestarikan nilai kebersamaan dan gotong royong.

Kelurahan Jaya Mukti Kota Dumai akhirnya terpilih sebagai kelurahan penilaian lomba bulan bhakti gotong royong masyarakat Tingkat Provinsi Riau, dan Zulkifli berhara semangat goro tetap terjaga.

“Semoga bisa menjadi contoh bagi kelurahan lain, dan budaya goro ini harus terus kita jaga dan tanamkan di tengah masyarakat,” kata wali kota, Selasa.

Menurutnya, Jaya Mukti adalah kelurahan kedua yang dikunjungi tim penilai setelah Minas Kabupaten Siak, dan berharap penilaian dapat dilakukan secara profesional.

Sementara, Lurah Jaya Mukti Abdul Ghafar menjelaskan, saat ini terdapat 23 RT dan warganya tetap menjaga warisan nenek moyang, yaitu budaya gotong royong.

Sehingga, dengan kekompakan dan bergotong royong itu, Kelurahan Jaya Mukti terpilih dan dipercaya mewakili Dumai untuk mengikuti lomba BBRGM tingkat Provinsi Riau.

“Sebelumnya kelurahan jaya mukti adalah pemenang lomba BBRGM tingkat Kota Dumai tahun 2018,” sebutnya.Penilaian Lomba BBRGM Riau berdasarkan empat indikator, yakni bidang kemasyarakatan, bidang ekonomi, bidang sosial budaya dan agama, serta bidang lingkungan hidup.

DUMAI- Pemerintah Kota Dumai menggelar upacara Hari Kesadaran Nasional 2018, Selasa (17/7/2018). Upacara HKN ini dipimpin langsung oleh Walikota Dumai H Zulkifli AS dengan dihadiri anggota DPRD Dumai, Forkopimda Kota Dumai, pimpinan instansi vertikal, pejabat struktural/pejabat tinggi utama, pejabat pengawas dilingkungan Pemko Dumai, ASN, tenaga honorer dan undangan lainnya.

Wali Kota Dumai, H Zulkifli AS mengatakan, upacara ini bukanlah hanya sebatas harus upacara pada tanggal 17 disetiap bulannya, namun tujuan utama Hari Kesadaran Nasional ini adalah untuk meningkatkan disiplin, kinerja, etos kerja, serta meningkatkan semangat kesadaran hidup berbangsa dan bernegara, sehingga pada akhirnya kita semua menjadi aparatur Pemerintah yang profesional serta siap dan tanggap terhadap semua persoalan di daerah ini maupun bangsa dan negara.

”Untuk itu, saya tekankan, sebagai aparatur negara dan abdi masyarakat, untuk dapat mengamalkan Panca Prasetya Korpri sehingga bukan hanya sampai dibibir saja. Kemudian, berpegang teguh pada prinsip dan bekerja sesuai dengan Tugas dan Fungsinya masing-masing sehingga dapat berkarya secara maksimal demi kemajuan Kota Dumai di masa mendatang,” ujar Zul AS.

Tambahnya, untuk itu setiap aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Dumai, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaporan, agar melakukan kajian secara mendalam baik secara administratif maupun normatif dengan memerhatikan berbagai peraturan dan per-undang-undangan yang berlaku supaya tidak tersandung masalah. Karena melaksanakan tugas kedinasan dengan baik sesuai aturan dan perundang undangan yang berlaku merupakan salah satu upaya mencapai kebenaran melalui ilmu pengetahuan yang dimiliki.(hms)

Dumai- Mewakili Kota Dumai, Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur mengikuti perlombaan Bulan Bakti Gotong Rotong Masyarakat (BBGRM) tingkat Provinsi Riau ke 15 tahun 2018.

Tim penilai BBGRM Provinsi Riau mendatangi Kelurahan Jaya Mukti, Senin (16/07/2017). Mewakili Kota Dumai, Kelurahan Jaya Mukti tampil sebagai juara dalam perlombangan BBGRM Kelurahan tingkat se Kota Dumai.

Ketua Panitia Pelaksana penilaian BBGRM tingkat Provinsi tahun 2018 Hj Raja Dona Fitri Ilahi menyampaikan, tujuan kegiatan ini tidak lain menjaga dan melestarikan gotong royong sebagai budaya masyarakat Indonesia.

“Kelurahan Jaya Mukti merupakan kelurahan terbaik dalam lomba BBGRM se Kota Dumai, dan kembali mewakili Kota Dumai ditingkat Provinsi,” ucap Dona.

Tambah Dona menjelaskan, selanjuntnya akan dipaparkan oleh Lurah Jaya Mukti Abdul Ghafar dan tokoh masyatakat yang menjelaskan 6 point unggulan Bank Sampah, Kelompok Tani Buah Naga, Batako dan KSM Adelis dan Poskamling serta Pemuda terdapat di Kelurahan Jaya Mukti.

“Kita berharap kekompakan masyarakat Kota Dumai bukan ketika dalam perlombaan ini saja, namun kedepannya akan terus membudayakan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Semoga Kelurahan Jaya Mukti dapat nilai terbaik dan tampil sebagai juara di tingkat Provinsi,” harapnya.

Sementara itu Ketua Tim Penilaian BBGRM Provinsi Riau ke 15 Kristopel Sipahutar menambahkan, adapun beberapa indikator yang menjadi poin dalam penilaian BBGRM tingkat Provinsi Riau.

“Ada kemasyarakataan, Ekomomi, Sosial budaya dan agama serta lingkungan yang menjadi penilaian utama BBGRM tingkat Provinsi Riau,” jelas Kristoper.

Terakhir ditambahkannya, selain empat poin itu komponen inovasi juga menjadi suatu nilai tambah, serta kerjasama internal yang menjadi nilai tambah dalam penilaian BBGRM tingkat Provinsi Riau ke 15.(hms)

DUMAI – Wakil Walikota (Wawako) Dumai Eko Suharjo SE membuka turnamen sepakbola kualifikasi Menpora Cup U-12 Zona Kota Dumai di Lapangan Sepakbola Purnama Kecamatan Dumai Barat, Sabtu (14/7/18) kemarin.

Acara yang digelar Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (Fossbi) Kota Dumai bersama Dispora Dumai ini turut dihadiri Sekretaris KONI Dumai, Ujang Said dan Kabid Olahraga Dispora Dumai, Agus Gunawan, tokoh olahraga, pengurus SSB, Manager, Coach dan official serta supporter tim yang bertanding.

Wawako Dumai Eko Suharjo SE menyatakan dukungan penuh atas turnamen tersebut. Tak lupa pula ia membakar semangat anak-anak yang akan bertanding di sore hari nan cerah itu.

“Siapa yang ingin menjadi seperti Egi…??? siapa yang ingin masuk piala dunia,” tanya Eko disambut jawaban serentak dari anak-anak.

Kualifikasi Menpora Cup U-12 Zona Kota Dumai diikuti 8 tim yakni SSB Persekat, SSB Bintang Seroja, Teduh FC A dan Teduh FC B, SSB Raudah, GPS FC, Komala FC dan SSB Restu Ibu.

Pertandingan perdana Teduh FC B vs Komala FC berakhir imbang dengan skor 0-0. Sementara itu pertandingan kedua Teduh FC A vs SSB Restu Ibu juga dengan skor kacamata alias 0-0. Pertadingan tiga di hari itu, SSB Raudah berhasil menang tipis 2-1 atas SSB Bintang Serejo. Sedangkan SSB Persekat membungkam GPS FC 2-0.

Pertandingan penyisihan grup berikutnya dilanjutkan Minggu (15/7/2018) pagi mulai pukul 07.00 WIB hingga final.(hms)