Dumai- Walikota Dumai Drs Zulkifli As beserta rombongan Forkopimda Kota Dumai lalukan kunjungan ke Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Operasi Ketupat Muara Takus 2018 Polres Dumai, Kamis (14/06/2018) sekira pukul 10.00 WIB.

Dalam kegiatan itu tampak turu dihadiri, Kapolres Dumai AKBP Restika P.Nainggolan S.I.K, Dandim 0320 Kota Dumai Letkol INF. Horas Sitinjak, Dansat Radar 232 Kota Dumai Mayor Lek Chandra Kelana, Dan Den Rudal 004 Kota Dumai Mayor ARH Gede Hendry Widyastana, Wakapolres Dumai Kompol Yudi Palmi DJ S.I.K, Den Pom Kota Dumai KAPT Tari Mujoko, Perwakilan dari LANAL Dumai Letda Laut Ysoseph, Kadishub kota Dumai, Kasat Pol PP, Para PJU Polres Dumai, Ketua Cabang dan pengurus Bhayangkari Dumai.

Pos yang dikunjungi Walikota beserta Rombongan diantaranya, di Pos Pam Ramayana Jalan Jend Sudirman, Pos Pelayanan Terminal Akap Jalan Kelakap Tujuh, Pos Pelayanan Pelabuhan RO-RO Jalan Wan Amir dan Pos Pelayanan pelabuhan Pelindo Jalan Datuk Laksamana Dumai.

Dalam kunjungannya Walikota Dumai menyampaikan, Ucapan terima kasih kepada seluruh personil yg bertugas baik di pos Pam maupun Pos Yan.

“Kita berharap agar para petugas tetap menjaga kesehatan. Memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yg akan merayakan Idul Fitri,” ungkap Zulkifli As.

Berbeda, Kapolres Dumai menambahkan, dirinya juga ucapan terima kasih kpd seluruh personil yg bertugas. Ia berharap agar tetap peka dan waspada terhadap situasi apapun. Berikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Jaga kesehatan agar tetap siap dlm melaksanakan tugas.

” Saya berharap Ka Pos Pam dan Pos Yan bertanggung jawab dalam pelaksanaan tugas di Pos dan lakukan Pengawasan dan pengendalian terhadap anggota,” pungkas Kapolres Dumai.

Terakhir kegiatan dilanjutkan dengan pengisian buku tamu oleh Walikota Dumai dan Forkopimda serta penyerahan bingkisan oleh Ketua Cabang Bhayangkari Dumai dan foto bersama. (hms)

Dumai- Pemerintah Kota Dumai memberikan sejumlah bantuan terhadap Korban kebakaran rumah di Jalan Bintan Gang Damai, Kelurahan Bintan, Kecamatan Dumai Kota, Rabu (13/06/2018) pagi.

Penyerahan bantuan itu diserahkan langsung oleh Walikota Dumai Zulkifli As, didampingi kepala BPBD Dumai, Kadis Sosial dan sejumlah pihak terkait. Bantuan yang diberikan berupa kasur lipat selimut dan sejumlah barang keperluan sehari-hari lainnya.

Dalam sambutannya Walikota Dumai menyampaikan, kami atas Pemko Dumai turut berduka atas musibah yang terjadi menimpa saudara Muslim, Amran dan Firman Amansyah. Semua itu sudah ketentuan dari Allah SWT yang memberikan cobaan kepada hambanya yang di luar batas kemampuan hambanya.

“Kami berharap agar korban kebakaran jangan terlalu bersedih yakinlah di bulan puasa ini pasti ada hikmahnya InsyaAllah di berikan pengganti yang terbaik,” ungkap Zulkifli As.

Lanjut orang nomor satu di Kota Dumai itu menceritakan, kita harus menerima kejadian ini dan kehadiran kami di sini untuk membantu meringankan beban korban kebakaran itu.

“Tidak bosan-bosannya kita menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan selalu lebih teliti sebelum meninggalkan rumah. Periksa kompor dan listrik guna menghindari kejadian serupa kembali terulang,” harap Zulkifli As.(hms)

Dumai- Sholat Idul Fitri ( Ied ) 1439 H/ 2018 M dipusatkan di taman Bukit Gelanggang Jalan Soebrantas. Pemko Dumai sengaja mengundang Ustad Abdul Somad (UAS) sebagai khatib.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai HM Nasir ketika ditemui di sela-sela rapat persiapan Tablik Akbar malam Takbiran dan sholat Ied di media center menjelaskan berbagai persiapan harus dilakukan mengingat masyarakat pasti akan berbondong bondong menyaksikan langsung kehadiran UAS untuk bersama melaksanakan sholat Ied di taman Bukit Gelanggang.

Menurut Nasir selain di Taman Bukit Gelanggang Pemko Dumai juga menggelar salat Ied di empat titik lainnya.

Diantaranya di Mesjid Al Manan Bagan Besar yang akan dihadiri Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo SE beserta rombongan , Mesjid Raya As Salam Dumai Barat , Mesjid Nur Sya’adah Teluk Makmur dihadiri Sekda Dumai dan Mesjid Baitul Falah Sungai Sembilan.

Kemudian pengurus masjid yang ada di Kota Dumai juga menggelar salat Idul Fitri di masing-masing masjid. Sekda kota Dumai mengajak masyarakat ikut menjaga situasi aman dan damai selama salat ied berlangsung.

Dijelaskan Sekda Dumai bahwa kehadiran UAS hanya saat sholat Ied saja, selanjutnya UAS akan bertolak ke Pekanbaru.

“Sesuai rencana UAS akan sampai malam, setelah khutbah sholat Ied beliau langsung kembali ke Pekanbaru, ” terangnya.

Sementara untuk acara tablik akbar, ujar Nasir, akan dimulai dari Jalan Putri Tujuh gedung Pendopo, menuju Sultan Syarif Kasim, Budi Kemuliaan, Tegalega, Jalan Bukit Datuk hingga kembali ketempat semula.

“Namun jika terjadi pasang surut air laut maka harus dilakukan rekayasa jalan mana saja yang menjadi alternatif, ” ungkapnya.(hms)

Dumai- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Dumai beri kemudahan kepada masyarakat untuk pelayanan e-KTP.

Bagi masyarakat Dumai yang sedang melakukan aktivitas di Kota Pekanbaru diberi waktu selama dua (2) hari pelayanan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

Kepala Disdukcapil Dumai Suardy SSy menjelaskan, layanan perekaman e-KTP akan dilaksakan mulai Senin 14 dan 15 Mei 2018 di Furaya Hotel Jalan Jendral Sudirman Kota Pekanbaru..

Kegiatan tersebut bersamaan dengan kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Disdukcapil kabupaten/kota se Riau di Pekanbaru.

“Benar kita akan buka lapak perekaman e-KTP selama dua hari dengan menyiapkan8 loket untuk perekaman khusus warga Kota Dumai yang berada di Kota Pekanbaru dan sekitarnya,” kata Suardi.

Kegiatan perekaman e-KTP bagi warga Dumai di Pekanbaru tersebut, ujar Kadisdikcapil Kota Dumai sesuai dengan himbauan untuk Mensukseskan Pilkada Serentak Tahun 2018 dan Pilpres Tahun 2019.

“Dinas Kependudukan,Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Provinsi Riau Bekerjasama dengan Seluruh Disdukcapil Kab/Kota se-Provinsi Riau Melaksanakan perekaman dan pencetakan e-KPT serentak,” ujarnya.

Untuk itu, Suardi minta warga Dumai yang berada di Kota Pekanbaru dan sekitarnya untuk datang secara langsung dan melakukan perekaman di Hotel Furaya Pekanbaru.

“Pelayanan perekaman khusus e-KTP ini dibuka selama dua hari, kegiatan ini sementara dan sengaja kita lakukan untuk memberikan kemudahan kepada warga Dumai yang sedang di Pekanbaru, ” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Suardi berharap, dengan dibukanya loket perekaman bagi warga Dumai yang ada di Pekanbaru seperti para mahasiswa maupun pelajar yang sudah memasuki usia wajib e-KTP agar dapat melakukan perekaman dengan membawa Asli/Fotocopy Kartu Keluarga (KK) Kota Dumai.(hms)

Dumai- Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai undang tim ahli Georadar Institut Teknologi Bandung untuk memeriksa kondisi terkini dan potensi kerusakan infrastruktur jaringan pipa air bersih dibangun 2008-2011.

Kepala Bidang Cipta Karya DPU Dumai, Riau Satria mengatakan, pemeriksaan dengan teknologi deteksi georadar ini satu kesiapan kerjasama pemerintah badan usaha dalam pembangunan sistem penyedian air minum Dumai melalui program SPAM Dumai-Rokan Hilir-Bengkalis (Durolis).

“Ahli ITB akan mendeteksi keberadaan potensi kerusakan pipa air minum ditanam sejak 2008 lalu akibat pembangunan jalan drainase, penanaman pipa gas dan kabel listrik,” kata Riau pada pers.

Dijelaskan, kerjasama tim Georadar dipimpin Prof Abdullah Sani inii juga untuk pembuktian dan melihat akurasi laporan dari tim review detail enginering design (DED) dasar laporan SPAM serta bahan masukan bagi pemerintah.

Dari laporan awal dan review DED, dampak pembangunan berpotensi menyebabkan kerusakan pipa infrastruktur jaringan air minum Dumai sepanjang 17 kilometer dari total sekitar 200 kilometer.

Keberadaan jaringan pipa berpotensi rusak ini tersebar di sejumlah kawasan, di antaranya, Jalan Hasanuddin, Kelakap Tujuh, Sukajadi, Sultan Sarif Kasim, Kamboja, Tenaga dan Laksmana serta Jalan Jenderal Sudirman.

“Selama 12 hari tim ahli georadar akan bekerja mendeteksi potensi kerusakan pipa berdasarkan laporan awal di sejumlah lokasi penanaman kawasan perkotaan,” sebutnya.

Teknologi Georadar ITB juga pernah mendeteksi kondisi jaringan pipa dampak proyek pembangunan LRT dan MRT di Jakarta, dan alat ini bisa melihat potensi kerusakan pipa hingga kedalaman 70 meter.

Penggunaan alat dapat mendeteksi jenis pipa dan diameternya ini membuat DPU Dumai bisa memetakan kerusakan dan perbaikan tanpa perlu membongkar saat memeriksa kondisi pipa rusak.

Sebelum memulai tahap pembangunan fisik, DPU Dumai bersama perusahaan pemrakarsa, PT Adhi Karya dan Adaro Tirta sudah menyelesaikan studi kelayakan rencana pengembangan SPAM, dan kemudian masuk tahap lelang.

Dokumen studi kelayakan ini selanjutnya dibahas Pemerintah Dumai bersama Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BP SPAMS), PDAM Dumai serta tim percepatan infrastruktur air minum.

Kepala DPU Dumai Mohammad Syahminan menyebut, studi kelayakan rencana satu tahapan lanjutan dari percepatan infrastrukfur air bersih, dan Dumai menerapkan pola kerjasama pemerintah badan usaha.

“Studi kelayakan rencana pengembangan spam dumai sudah dirampungkan Adhi Karya-Adaro Tirta Mandiri sebagai pemrakarsa, dan diserahkan ke pemerintah daerah,” kata Syahminan.

Direncanakan tahapan pelelangan pada Agustus 2018 untuk segera memulai pekerjaan fisik di awal 2019 agar dapat mengejar target air mengalir ke sambungan rumah Agustus 2019. (hms)

Dumai- Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi membuka event festival lampu colok sempena malam ke- 27 Ramadhan 1439 H/2018 M di Mesjid Raya Nurussadah Kelurahan Teluk Makmur Kecamatan Medang Kampai, Senin (11/06/2018).

Festival lampu colok diselenggarakan oleh Pemko Dumai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai.

Pembukaan festival lampu colok dihadiri Sekda Dumai Ir HM Nasir MP, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai Drs H Sya’ari MP, Sekwan Predarson, Camat Medang Kampai dan Kepala OPD dilingkungan Pemko Dumai, FKPD, tokoh masyarakat, tokoh agama dan undangan lainnya.

“Lomba lampu colok merupakan kegiatan rutin yang di selenggarakan Pemko Dumai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai sempena malam ke- 27 Ramadhan 1439 H/2018 M,” Kata Walikota.

Lanjutnya, lomba lampu colok dilaksanakan untuk melestarikan budaya melayu dan membina pemuda agar menjadi generasi pemuda yang kreatif serta dalam rangka menguatkan silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat, tambahnya.

“Saya berharap kegiatan ini mendapat dukungan dari semua pihak agar tahun depan kegiatan serupa dapat dilaksanakan lebih meriah lagi untuk melestarikan budaya melayu,” harap Walikota.

Tambah Walikota, Festival lampu colok sebagai salah satu kearifan lokal yang harus dilestarikan, karena selain merupakan tradisi masyarakat yang dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk syiar Islam. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menarik wisatawan.

Melalui festival Lampu colok, juga diharapkan mampu menumbuhkembangkan serta mempererat semangat persaudaraan, kekompakan, kepedulian, serta gotong royong di kalangan masyarakat.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Dumai Drs H Syari MP mengatakan festival lampu colok tahun ini diikuti 19 peserta dari 7 Kecamatan se Kota Dumai.

“Festival lampu colok tahun ini diikuti 19 peserta dari tujuh Kecamatan se kota Dumai,” Kata Syari.

Penilaian akan dilakukan oleh tim independen, keputusan dewan juri tidak bisa diganggu gugat. Hasil penilaian lomba lampu colok akan diumumkan usai lebaran idul fitri.

“Juara I, mendapat uang tunai Rp 6.750.000, Juara II Rp 5.250.000 dan Juara III Rp 3.000.000,” pungkasnya. (hms)

DUMAI – Wali Kota Dumai Zulkifli As mengimbau pejabat untuk waspada dan menolak atau mencegah segala bentuk pemberian bisa dikategorikan gratifikasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

Imbauan ini disampaikan melalui surat edaran menindaklanjuti Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Nomor B3794/GTF00.20W01-13/06/2018 Tanggal 4 Juni 2018 perihal imbauan pencegahan gratifikasi terkait hari raya.

Ada tiga poin penting, bahwa penerimaan gratifikasi oleh pegawai dan penyelenggara negara yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya dilarang dan memiliki resiko sanksi pidana.

Karena itu, pegawai negeri dan penyelenggara negara wajib menolak pemberian gratifikasi baik berupa uang, bingkisan/ parcel, fasilitas, dan bentuk pemberian lainnya dari rekanan/ pengusaha/ masyarakat.

“Pejabat dilarang juga menggunakan fasilitas kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi pegawai untuk kegiatan mudik, karena seharusnya digunakan untuk kepentingan terkait kedinasan,” kata wali kota, Jumat.

Perusahaan atau koorporasi diharap komitmen meningkatkan kesadaran dan ketaatan dengan tidak memberikan sesuatu, tidak memberikan gratifikasi, uang pelicin, atau suap bentuk apapun pada pegawai negeri.

“Imbauan terkait pencegahan gratifikasi hari raya ini diharap jadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya,” harap Zulkifli. (hms)

Dumai- Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi menegaskan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Dumai dilarang membawa mobil dinas untuk kegiatan mudik.

Tidak hanya kepala OPD semua ASN yang memegang mobil Dinas untuk diminta untuk tidak menggunakan kendaraan dinas guna kepentingan mudik karena tidak sesuai dengan peruntukannya.

“Mau mudik, jangan bawa mobil dinas. Sebab penggunaan fasilitas dinas untuk kepentingan pribadi atau mudik tidak dibenarkan,” tegas Zul AS, demikian panggilan akrab walikota Dumai.

Menurut walikota Dumai larangan untuk penggunaan mobil dinas untuk kegiatan mudik tertuang dalam salah satu poin imbauan pencegahan gratifikasi terkait hari Raya Idul Fitri 1439 H/ 2018 M yang sudah diedarkan ke seluruh OPD di lingkungan Pemko Dumai.

Pada himbauan tersebut selain melarang penggunaan mobil dinas untuk kepentingan mudik, juga berisi peringatan kepada para pejabat untuk mewaspadai dan menolak segala bentuk pemberian atau gratifikasi.

Seperti diketahui, Walikota Dumai telah menerbitkan himbauan tertanggal 5 Juni 2018. Himbauan tersebut untuk menindaklanjuti surat dari Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Nomor B3794/GTF00.20W01-13/06/2018 Tanggal 4 Juni 2018 Perihal Imbauan Pencegahan Gratifikasi Terkait Hari Raya.(hms)

Dumai- Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Dumai mengambil kebijakan melarang truk besar angkutan barang dan pengangkut Crude Palm Oil (CPO) melintas selama pada H-4 Idul Fitri tahun 2018.

Kepala Dishub Dumai Asnar menyebutkan pelarangan terhadap truk melintas mulai H-4 Idul Fitri 1439 H diberlakukan guna menghindari kemacetan seiring meningkatnya volume kendaraan yang melintas saat mendekati arus mudik lebaran.

Terhitung sejak H-4 tanggal 11 Juni 2018 hungga H+3 tepatnya 18 Juni 2018 larangan ini berlaku. Untuk di Kota Dumai sendiri terdapat sejumlah titik yang biasa dilalui truk bertonase besar, di antaranya Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Putri Tujuh, Jalan Datuk Laksmana dan Jalan Gatot Soebroto.

Pihak Dishub Dumai akan menyampaikannya hal instruksi tersebut kepada para pengelola angkutan truk. Nantinya pihak pengelola harus mengikuti larangan truk untuk tidak melintas sementara selama arus mudik.

“Jadi selama arus mudik truk angkutan barang dan CPO tidak boleh melintas. Kami berupaya agar tidak terjadi kemacetan,” ujar Asnar.

Dijelaskan, truk yang tidak boleh melintas selama arus mudik adalah truk pengangkut bahan bangunan, kayu log, batubara, pengangkut CPO dan truk sumbu. Nantinya sejumlah truk masih bisa melintas. Di antaranya truk bermuatan Bahan Bakar Minyak (BBM), angkutan bahan pangan dan sembako.

Pihaknya juga menempatkan personel untuk menguji kelayakan bus angkutan lebaran di Terminal AKAP Klakap Tujuh dalam membantu personel Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) yang ada di terminal.

“Kami berupaya agar bus yang mengangkut pemudik layak jalan. Maka kami memeriksa kondisi kendaraan bus yang masuk terminal,” jelasnya.

Secara keseluruhan ada 238 personel gabungan mengawal arus mudik di Kota Dumai. Tim berasal dari berbagai instansi di antaranya Dinas Perhubungan Dumai, Polres Dumai, unsur TNI, KPP Bea Cukai Dumai dan Distrik Navigasi Dumai.

Pihak Dishub Dumai mendirikan sejumlah posko guna mendukung arus mudik. Di antaranya Posko Sekretariat di Kantor Dinas Perhubungan Dumai Jalan HR Soebrantas, Posko perhubungan darat di Pelabuhan Roro Dumai-Rupat, Posko Perhubungan Laut di Terminal Penumpang Pelindo Dumai dan Posko Udara di Bandara Pinang Kampai. “Di tiap posko ada personel yang siaga dan siap membantu para pemudik,” ungkapnya.(hms)

Dumai-

Sekretaris Daerah Kota Dumai, M. Nasir mengatakan dalam pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemko Dumai akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Pembayaran THR bagi ASN dilingkungan Pemko Dumai akan kita disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” kata Sekda Rabu (6/6/2018) di Gedung Pendopo Jalan Putri Tujuh Dumai.
Artinya lanjut Sekda, pembayaran THR sesuai dengan anggaran yang sudah dialokasikan dalam APBD Dumai 2018 yaitu gaji 14 jumlahnya sesuai dengan gaji pokok.
“Yang kita bayarkan THR berdasarkan besaran Gaji pokok saja kepada ASN tidak berdasarkan tunjangan jabatan dan tunjangan lainnya. Disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan keuangan daerah,” tambah Sekda.
Terakhir Sekda mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih sedang menyiapkan proses untuk pencairan THR bagi ASN di lingkungan Pemko Dumai. “Pembayaran THR sedang dipersiapkan sesuai pedoman yang ada,” tukasnya.
Sementara itu Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKAD) Kota Dumai Yufrizal mengatakan sampai saat ini pihaknya masih melakukan penghitungan terkait kebutuhan THR ASN di lingkungan Pemko Dumai
“Kami masih menghitung. Yang jelas kita berupaya agar THR ASN segera di bayarkan sesuai dengan kemampuan anggaran,” kata Yufrizal.
Saat ditanya berapa kebutuhan anggaran untuk bayar THR ASN, Yufrizal mengatakan masih melakukan penghitungan. “Kami masih melakukan penghitungan,” tutupnya

. (hms)