Dumai- Wali Kota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi dan Wakil Wali Kota Dumai, Eko Suharjo SE beserta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Dumai mengawali kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al-Makmur, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Dumai, Ahad (20/5/18) malam kemarin.

Safari ramadhan perdana di masjid tersebut diawali dengan Shalat Isya dan Shalat Taraweh Berjamaah. Dalam kesempatan itu, Pemko Dumai menyerahan bantuan sebesar Rp 20.000.000,- bersumber dari dana APBD Dumai tahun 2018.

Dalam kesempatan itu Zul AS begitu panggilan akrab wako Dumai, menyampaikan berbagai program pembangunan seperti pembangunan bidang infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan juga permasalahan air, baik masalah air bersih, maupun masalah banjir yang sering terjadi di Kota Dumai. “Masalah air ini cukup rumit, disaat hujan kita kebanjiran, disaat kemarau kita kekeringan,” ungkap Zul AS

Menurutnya, Pemerintah terus berupaya sekuat tenaga untuk memenuhi ketersediaan air bersih bagi masyarakat Kota Dumai.

“Untuk masalah air bersih, meskipun uangnya ada tentunya butuh proses dan mudah-mudahan secepatnya terealisasi, karena Juli tahun ini akan ditenderkan pengerjaannya, ini terus kita rapatkan dan kita pantau.” ungkap Wako.

Sedangkan untuk mengatasi banjir yang sering terjadi di Kota Dumai, Pemerintah telah mengucurkan dana sebesar Rp 5 Miliar rupiah untuk konsep penanggulangan banjir.

“Menurutnya, pemerintah berupaya keras untuk mengatasi banjir, meskipun tidak instan 100 persen teratasi.

“Banjir di Dumai setidaknya jauh berkurang dari tahun ke tahun sebelumnya, dan inilah proses yang harus kita dijalani, namun tidak semudah membalikkan telapak tangan,” Wako Dumai.

Safari Ramadan yang digelar Pemko Dumai juga dalam rangka silahturahmin dengan masyarakat agar pemerintah semakin dekat dengan masyarakat di setiap Kecamatan.

“Sudah masuk malam ke lima ramadan, mudah-mudahan senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dan keberkahan dalam menjalankan ibadah puasa ramadan,” kata Wako Dumai

Safari ramadhan 1439 H Pemko Dumai di mesjid Al-Makmur Purnama setelah penyempaian tauziah dan siraman rohani oleh Ustadz Drs H Zakaria MPdi.(hms)

DUMAI – Seperti tahun sebelumnya, Pemerintah Kota Dumai melalui Bagian ADM Kesra Sekretariat Daerah Kota Dumai kembali mengagendakan Safari Ramadhan 1439H/2018M.
Safari Ramadhan tahun ini akan dimulai pada 20 Mei sampai 7 Juni 2018 di 18 Mesjid dan 11 Musholla di Kota Dumai, yang akan dikunjungi walikota/wakil walikota dalam agenda safari ramadhan.
Safari Ramadhan untuk meningkatkan silaturahmi antara Pemerintah Kota Dumai dengan masyarakat Dumai.
“Safari Ramadhan merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Pemko Dumai melalui Bagian ADM Kesra Setdako Dumai setiap bulan Ramadhan. Kegiatan ini untuk meningkatkan silaturahmi antara Pemerintah dengan Masyarakat,” kata Plt Kepala Bagian Humas Setdako Dumai Riski Kurniawan Tri Sahputra ST, pada Rabu (16/5/2018).
Selain itu, menurutnya melalui kegiatan Safari Ramadan, Pemko Dumai memiliki kesempatan menyampaikan secara langsung berbagai program pembangunan seperti pembangunan bidang infrastruktur, dibidang kesehatan, dan pendidikan.
Harapannya, program tersebut dapat tersampaikan secara baik kepada masyarakat khususnya kepada masyarakat di daerah yang dikunjungi dalam agenda safari Ramadhan baik program yang sedang, maupun telah selesai dilaksanakan harus disosialisasikan.
“Saat ini bagian ADM Kesra telah selesai menyusun agenda safari Ramadhan yang akan dipimpin langsung Walikota Dumai, Drs. H. Zulkifli AS, M.Si dan Wakil Walikota, Eko Suharjo, SE diikuti Sekda Dumai Ir HM Nasir MP dan Kepala SKPD serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Dumai,” kata Riski di ruang kerjanya.
Dari jadwal yang telah di susun, jadwal Safari Ramadhan akan dimulai pada hari Minggu (15/5/2018) atau hari ke 4 Ramadhan. Dihari pertama Walikota Dumai akan melaksanakan Safari Ramadhan di Mesjid Al-Makmur Kelurahan Purnama sekaligus pembukaan safari Ramadhan tahun ini yang akan dibuka langsung Walikota dan Wakil Walikota Dumai.

(hms)

DUMAI – Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, MS.i menghadiri acara prosesi pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Periode 20018 – 2023 di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau Dumai. Jl. Puteri Tujuh Kecamatan Dumai Timur. Senin (14/5/2018).

Ketua PPNI terpilih Hasbullah dalam sambutanya mengatakan, ini merupakan sebuah kepercayaan, sebuah amanah yang telah diberikan, untuk itu perlu dukungan dari seluruh anggota PPNI, rekan sejawat, rekan seprofesi dan teman seperjuangan dalam membawa nama baik organisasi PPNI khususnya Kota Dumai kearah yang lebih baik dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Saya mengajak kepada semua teman perawat marilah kita mengabdi dan menjalankan tugas dengan ikhlas serta penuh tanggung jawab agar harapan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan prima dapat tercapai,”. Perawat merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan, selain dokter perawat mempunyai peran dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien baik di rumah sakit, puskesmas dan lainnya. Sehingga organisasi tempat berkumpul tenaga kesehatan ini mampu mewadahi kepentingan perawat dalam menjalankan tugas profesinya berupaya untuk dapat menjadi organisasi profesi yang dapat mendukung tugas tugas keperawatan di tengah tengah masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.S.i dalam sambutannya mengatakan, atas nama Pemerintahan Daerah Kota Dumai saya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Dumai yang baru saja dilantik diharapkan menjadi momentum bagi seluruh perawat Kota Dumai untuk bersatu padu dalam upaya meningkatkan profesionalisme terutama dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kota Dumai.

“Untuk pengurus yang lama Saya mengucapkan terima kasih atas Dharma Bakti selama ini Semoga apa yang teman-teman kerjakan menjadi amal bagi kita semua”. Ungkap wako

Sebuah organisasi yang baik adalah berbicara untuk kepentingan orang lain bagaimana kita dapat merasakan persoalan teman, persoalan anggota, persoalan masyarakat yang menyangkut masalah sosial. Dalam organisasi juga harus ada suatu perencanaan tentunya sesuai dengan anggaran dasar rumah tangga, buatlah perencanaan yang sederhana tetapi perencanaan tersebut benar-benar terlihat hasilnya serta bermanfaat dan memiliki nilai, jangan membuat perencanaan yg terlalu muluk.

Lanjutnya, sebagai tenaga kesehatan yang menjadi ujung tombak dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, perawat dinilai sebagai salah satu profesi yang sangat mulia jika melaksanakan tugasnya dengan ikhlas, tindakan dan intervensi yang tepat dilakukan oleh seorang Perawat akan sangat berharga bagi keselamatan para pasien.

“Saya juga ingin mengajak kepada keluarga besar persatuan perawat nasional Indonesia Kota Dumai agar dapat bersinergi bersama pemerintah daerah terutama dalam upaya pengembangan serta peningkatan mutu dan keterampilan profesi keperawatan sehingga upaya kita untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dapat terealisasi dengan cepat,”pungkasnya. (hms).

Dumai- Serah terima jabatan Kepala KSOP Kelas I Dumai dilaksanakan di kantor KSOP jalan Yos Sudarso Dumai, Senin (14/5/18).

Sanggam Marihot Simamora SE MM, dipercaya menjabat Kepala KSOP Klas I Dumai yang baru menggantikan Capt Jonggul Sitorus yang dimutasi ke Sekolah Tinggi Pelayaran.

Tak hanya Jonggul, sejumlah pejabat lain dengan janbatan kepala seksi dimutasi dari KSOP Dumai ke daerah lain.

“Kami pamit undur diri, semoga usaha yang dirintis tetap lancar. Kepada seluruh karyawan tolong tingkatkan pelayanan disiplin dan kinerja KSOP,” pinta Jonggu.

“Selamat menyambut Ramadhan, mohon maaf lahir dan bathin, mana tau ada kesilapan selama bertugas di Dumai,” ujarnya.

Sementara Sanggam mengaku sudah pernah bertugas di KSOP Klas I Dumai sebagai kepala bidang selama empat tahun. Kemudian pindah ke KSOP Balikpapan. Sedangkan keluarga di Tanjungpinang. “Mohon doa dan dukungan untuk dapat bekerja dengan baik, ” pintanya.

Sekda Kota Dumai HM Nasir menyampaikan permohonan walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi yang tak bisa hadir dalam acara pisah sambut Kepala KSOP Dumai tersebut. “Agenda walikota padat, ini sekarang sedang menghadiri rapat paripurna dewan,” jelasnya.

Menurut Nasir, meski Jonggul hanya empat bulan bertugas di Dumai, namun koordinasi antara KSOP Dumai dan Pemko Dumai berjalan dengan baik. Termasuk dalam pembenahan terminal penumpang Pemko Dumai di Purnama.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada KSOP Dumai atas kerjasama yang sudah terjalin semoga ke depan tetap dapat bersinergi dalam membangun kota Dumai,” jelasnya

Dalam kesempatan itu Nasir mengaku bahwa terminal penumpang Pemko Dumai segera beroperasi menggantikan pelabuhan milik PT. Pelindo Dumai.

“Kita mendapat kucuran dana Rp 20 triliun lebih dari Kementerian, dengan demikian pelabuhan penumpang Pemko Dumai sudah bisa kita benahi dengan baik, ” jelasnya sembari menambahkan dengan telah disetujuinya RTRW investasi yang sempat tertunda sudah akan masuk kota Dumai.(hms)

Dumai- Ikatan keluarga Dumai Kabupaten Kampar ( IKDKK) periode 2018-2021 secara resmi ketua umumnya dijabat oleh H Ibrahim Lisut, B. Sc didampingi Sekretaris Jenderal Drs Abu Bakar. Ma.

Ketum dan pengurus IKDKK lainnya tersebut secara resmi dilantik oleh Bupati Kampar yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Kampar Sehermi di Aula Balai Walikota Dumai Jl Putri 7 Kota Dumai, Sabtu (12/5/18).

Sebelum pelantikan dimulai, Wawako bersama Staf ahli diarak menuju Aula Balai Walikota dengan kompang Kalasik Gong dari Kampar dan diramaikan masyarakat Kampar di Dumai dengan membawa jambu dulang.

Staf Ahli Bupati Suhermi usai melantik IKDKK dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat Kepada ketua dan pengurus IKDKK yang telah dibentuk dan dilantik.

Semoga keberadaan IKDKK di Kota Dumai bermanfaat bagi warga Dumai, khususnya bagi warga Kampar di Dumai. “Untuk itu ikutilah dan berperan sesuai dengan kemampuan masing – masing dalam pemerintah Kota Dumai. Karena kita hidup dan mencari nafkah di Dumai”.

Sementara itu Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE yang berkesempatan hadir pada acara tersebut berharap semoga dengan adanya IKDKK untuk dapat memberikan kontribusi yang positif untuk kemajuan kota Dumai.

Dalam hal ini untuk memajukan Dumai lebih baik, barang tentu perlu adanya kerjasama masyarakat dengan pemerintah Kota Dumai. Intinya dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, Intiny mari kita masyarakat kampar yang ada di Dumai untuk bisa membantu pembangunan Dumai.

Sementara itu ketua umum IKDKK Ibrahim Lasut usai dilantik menyampaikan, dengan adanya IKDKK ini yang mari kita bangkit dalam mengatarkan negeri ini untuk kejayaan masyarakat Kampar yang ada di Dumai serta ikut memajukan kota Dumai.

Kemudian kepada Wakil Walikota Dumai, Ibrahim berpesan untuk jangan segan kepada IKDKK apabila membutuhkan tenaga atau pikiran masyarakat Kampar, baik yang bekerja diinstansi pemerintahan maupun masyarakat umum. Agar keberadaan IKDKK juga berguna bagi Kota Dumai sendiri.

Dihadiri juga oleh Wakil DPRD Provinsi Riau H Sunario, acara pelantikan ditutup dengan acara makan bajambau sekligus dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan 1439 H dengan masakan khas Kabupaten Kampar.(hms)

Dumai- Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo SE telah membuka lomba mancing yang digelar oleh komunitas pencinta mancing mania di kawasan Pantai Legenda, Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Ahad (13/5/18)

Lomba mancing tersebut selain untuk kegiatan olahraga juga sangat bagus sebagai sarana refreshing. Selama sepekan beraktifitas penuh di pekerjaan masing-masing, akan sangat bagus jika dilakukan memancing untuk menyegarkan pikiran.

“Pelaksanaan lomba mancing ini memiliki multi fungsi. Sebagai olahraga, sarana refreshing serta untuk mempromosikan tempat wisata Pantai Legenda kepada khalayak masyarakat,” jelas Wawako Eko Suharji SE disela-sela pelepasan peserta lomba mancing Ahad kemarin.

Kata Wawako Dumai lomba mancing juga bertujuan untuk menumbuhkembangkan serta menyalurkan minat dan bakat para pemancing mania khususnya yang ada di Kota Dumai.

“Saya berharap, kegiatan lomba memancing ini dapat menggalakan kegiatan wisata bahari dan meningkatkan rasa keciantaan terhadap laut. Sehingga tumbuh rasa untuk menjaga lingkungan agar laut tidak tercemar,” harapnya.

Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Olahraga (Disparpora) Kota Dumai Fauzi Afrizal menyebutkan, kegiatan tersebut sebagai upaya untuk mempererat tali silaturahmi dan juga sebagai ajang percepatan proses pembangunan kota Dumai. Khususnya di bidang pariwisata yang sesuai dengan visi mewujudkan masyarakat Dumai Makmur dan Madani.

“Selain itu adanya kegiatan lomba memancing ini dapat menunjang terealisasinya program pemerintah di bidang kepariwisataan seperti visi Dumai. Karena dengan adanya kegiatan ini kita berharap dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Kota Dumai. Sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.

Sementara owner Pantai Legenda, Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Busari Muslim menjelaskan, animo masyarakat untuk kegiatan lomba mancing tersebut sangat tinggi.

“Peserta sampai tembus lebih dari seribuan. Ini menunjukkan bahwa animo masyarakat sangat tinggi untuk lomba memancing di pantai Legenda,” kata Busari Muslim.

Hal tersebut, ujar Busari Legenda menjadi ajang promosi obyek wisata Pantai Legenda, Medang Kampai.

“Peraturannya pemenang adalah yang paling cepat mendapat ikan dan besar. Terkecuali jenis ikan buntal dan sembilang paling utama ukuran,” tegasnya.(hms)

Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo SE secara resmi membuka Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Keluarga Jawa Se- Kota Dumai (IKJS) ke – XI tahun 2018 di gedung IKJS Jalan Semangka, Sabtu (12/5/18).

Dalam Mubes IKJS dengan Tema, “Menyatukan Tekad Meningkatkan Peran IKJS Mewujudkan Dumai, Kota Makmur dan Madani Tata Tentram Kerta Raharja” tersebut H Paiman terpilih secara aklamasi sebagai ketua.

Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo SE berharap Mubes IKJS ke IX tahun 2018 dapat berjalan lancar hingga selesai. “Saya berharap Mubes ke XI Tahun 2018 IKJS berjalan lancar hingga selesai dan mampu memilih ketua yang memiliki visi kedepan,” kata Eko Suharjo dalam pembukaan.

Menurutnya, siapapun yang terpilih menjadi ketua IKJS harus mampu menjadi pemimpin yang tokoh, yang mempunyai visi kedepan untuk memajukan IKJS dan membangun Dumai serta mampu membawa Dumai kearah yang lebih baik dan lebih maju.

Kata Eko Suharjo, ketua terpilih nantinya agar dapat menjaga kekompakan dan bisa bekerjasama dengan pengurus IKJS lainnya agar IKJS bisa maju dan berkembang. Karena tanpa kerjasama yang baik sebuah organisasi akan sulit untuk maju.

Dalam kesempatan itu, Wawako Dumai minta IKJS dapat mendukung dan membantu mensukseskan program Pemerintah Kota Dumai salah satunya adalah membantu pemerintah dalam upaya menekan angka kemiskinan dengan cara menciptakan lapangan pekerjaan baru,” harapnya.

Usai pembukaan Mubes XI dilaksanakan musyawarah sesuai AD/ART disepakati bersama pengurus dan paguyuban yang tergabung di IKJS Dumai langsung menetapkan secara aklamasi H Paiman memimpin IKJS Dumai 2018-2021.

Ketua terpilih, H Paiman dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Dewan Pendiri dan Kesepuan IKJS, Penasehat IKJS dan seluruh anggota IKJS Kota Dumai yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin IKJS tiga tahun kedepan.

“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada Dewan Pendiri dan Kesepuan IKJS, Penasehat IKJS dan seluruh anggota IKJS Kota Dumai yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin IKJS tiga tahun kedepan,” ujarnya.

H Paiman mengajak seluruh pengurus IKJS yang baru dilantik agar dapat bekerjasama bahu membahu memajukan IKJS Kota Dumai serta berperan aktif dalam pembangunan Kota Dumai.

“Tidaklah dapat bekerja dengan sempurna tanpa bantuan dan dukungan dari semua pihak khususnya pengurus harian IKJS. Oleh karena itu saya mengajak kepada seluruh pengurus terpilih untuk bersama-sama mengurs IKJS,” tuturnya.(hms)

DUMAI – Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si melantik dan mengambil sumpah jabatan sekaligus penandatanganan fakta integritas 4 (empat) orang pejabat esselon II (dua) dilingkungan Pemerintah Kota Dumai. Rabu (9/5/2018). di Gedung Sri Bunga Tanjung (pendopo) Jl. Puteri Tujuh Dumai.

Adapun pejabat yang diambil sumpah jabatannya adalah 1. Syahrinaldi, S.Sos M.Si (Asisten Perekonomian dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah) Esselon IIB, 2. Hasan Basri, S.Kom (Kepala Dinas Sosial) Esselon IIB, 3. Yusrizal, S.Sos, M.Si (Kepala Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Esselon IIB, 4. Bambang Hardiyanto, SH (Kepala Bagian Pertanahan pada Sekretariat Daerah) Esselon IIIA.

Walikota Dumai dalam sambutanya menyampaikan, Seleksi Terbuka, sebagai implementasi dari Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara yang diatur pelaksanaannya secara teknis dalam Permenpan Nomor 13 tahun 2014 dan dipertegas dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 memberikan ruang transparansi dan akuntabilitas terhadap kedudukan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dipilih dengan landasan kompetensi, kapabiliti, kemampuan teknis dan manajerial yang didukung dengan latar belakang pendidikan, rekam jejak serta kemampuan penggunaan teknologi informasi.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang, Seleksi Terbuka di Lingkungan Pemerintah Kota Dumai dilaksanakan oleh Panitia Seleksi yang dipilih seluruhnya dari unsur eksternal, dari unsur akedemisi dan birokrasi. Panitia Seleksi dalam melakukan penilaian kompetensi juga dibantu oleh Tim Ahli berkompeten dan bersertifikasi yang diakui secara nasional, sehingga, para pejabat esselon yang dilantik pada hari ini adalah orang-orang terpilih dan teruji dan diharapkan mampu menunjukkan kinerja yang optimal dalam menunjang program pembangunan Kota Dumai.

Parameter utama yang digunakan dalam menentukan ‘jabatan mana yang tepat bagi pejabat siapa’, khususnya jabatan pimpinan tinggi pratama ini, dilakukan melalui pertimbangan kapasitas, kompentensi, intregitas, loyalitas, moralitas, dan nilai-nilai yang diukur dalam tiap tahapan tes/uji kompetensi, baik kompetensi Manajerial maupun kompetensi Bidang.

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada hari ini, adalah untuk mengisi post Pejabat Struktural Eselon II pada jabatan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Kepala Dinas Sosial sebagai hasil dari Seleksi Terbuka yang kita laksanakan pada akhir tahun 2017 dan telah mendapat rekomendasi untuk dipilih dan diangkat berdasarkan persetujuan Komisi Aparatur Sipil Negara.

Disamping itu, pelantikan pejabat ini dimaksudkan untuk menghindari potensi stagnasi dan kesenjangan operasional dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan publik agar tetap berjalan, terutama yang terkait dengan kesinambungan kebijakan kepala daerah melalui kepala organisasi perangkat daerah, kebijakan internal organisasi dan keberlangsungan tugas dan fungsi organisasi perangkat daerah.

Penting dipahami bahwa pelantikan ini hendaklah dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.

Pengembangan karier pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya berpesan kepada seluruh pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang baru dilantik agar segera melaksanakan tugas pokok dan fungsi dengan sebaik-baiknya, menjunjung tinggi disiplin dan profesionalisme. Hal penting lainnya yang harus di lakukan yaitu peningkatan kinerja pegawai, pembenahan administrasi, menyusun perencanaan program dan kegiatan sesuai dengan skala prioritas.

Selanjutnya sebagai pimpinan pada Organisasi Perangkat Daerah, para pejabat yang baru dilantik diharuskan mampu memiliki beban dan tanggung jawab terhadap seluruh aktifitas keorganisasian pada OPD tersebut, termasuk pembinaan kepegawaian. Untuk itu, pejabat tinggi pratama harus dapat berprilaku lebih disiplin karena akan menjadi contoh dan teladan bagi para pegawai yang di pimpin.

Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini harus mampu menjadi roda penggerak organisasi dan bergulirnya fungsi-fungsi manajemen dan administrasi, baik yang dilakukan secara sinergis, paralel maupun parsial dibawah unit-unit kerjanya.

Sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama, harus mampu mencerna, mengolah dan merealisasikan kebijakan dan program yang telah ditetapkan dalam rangka menunjang tercapainya kinerja Kepala Daerah.
Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama juga dituntut untuk mampu membangun kerjasama dan sinergi dengan berbagai leading sector, intern dan antar OPD, juga pihak-pihak eksternal guna mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas.

“Saya mengharapkan tingkatkanlah kapasitas saudara pada setiap waktu dan kesempatan, sehingga dapat meningkatkan kualitas kinerja bawahan Saudara. Sekali lagi saya tekankan, senantiasalah menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab. Menjaga netralitas PNS sebagai aparatur dengan maksud menjamin terselenggaranya tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik”. Ungkap wako.

Sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dalam pendayagunaan anggaran, agar benar-benar berpedoman pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku, serta jangan sampai terjadi pembiasan penggunaan anggaran yang mengakibatkan in-efisiensi. Semoga usaha yang kita lakukan dapat memberi berkah sebagai pencerahan terhadap pembangunan Kota Dumai. Tutup wako. (hms/ds).

Dumai- Wali Kota Dumai Zulkifli As mendorong karyawan muslim di instansi dan perusahaan swasta agar menyalurkan zakat melalui lembaga resmi badan amil zakat atau unit di lingkungan kerja masing masing.

Agar potensi zakat maksimal, Pemerintah Dumai bersama BAZ sudah mengundang seluruh instansi dan perusahaan beroperasi di kawasan Pelindo I untuk sosialisasi tentang zakat tersebut, untuk menjalankan UU 23 tahun 2011.

“Potensi zakat ini perlu dikejar hingga terlaksana dengan baik dan maksimal agar realisasi tiap tahun meningkat, dan langkah ini diharap dapat menambah jumlah partisipasi karyawan muslim di lingkungan perusahaan,” kata wali kota pada wartawan, Senin (8/5/2018).

Dijelaskan, sebelum menerapkan di perusahaan, Wako Zulkifli As memastikan penerapan zakat sudah berjalan di lingkungan pemerintah daerah, dan hampir seratus persen seluruh pegawai muslim menyalurkan zakat lewat BAZ.

Dorongan ini, lanjutnya, mengingat zakat sudah didistribusikan sesuai dengan delapan asnab yang berhak menerima zakat, baik untuk konsumtif dan produktif.
Sementara, Pengurus BAZ Dumai Rasyid Ridho menyebut, sesuai instruksi presiden bagi karyawan perusahaan zakatnya harus diserahkan ke daerah bukan ke pusat.

Disebutkan, potensi zakat di Dumai diprediksi mencapai Rp10 miliar per bulan, atau Rp120 miliar tiap tahun, namun kenyataannya realisasi masih dibawah Rp4 miliar.

“Diharapkan keikutsertaan karyawan dan instansi di pelabuhan dalam berzakat, sebagai kewajiban bagi kaum muslimin,” kata Rasyid.(hms)

Dumai- Pemerintah Kota Dumai sosialisasikan Peraturan Kepala BKPM Nomor 14 Tahun 2018 tentang pedoman dan tata cara pengendalian pelaksanaan penanaman modal dan pengambilan user id perusahaan, Selasa (8/5/2018).

Sekda Kota Dumai M. Nasir dalam sambutannya mengatakan, dalam mencapai visi misi, pemerintah menggesa pembangunan di sektor seperti infrastruktur jalan, bangunan dan pembangunan sumber daya manusia.

Sosialisasi peraturan penanaman modal untuk mendorong terciptanya iklim usaha daerah yang kondusif bagi investasi serta terwujudnya penguatan daya saing perekonomian.

“Pemerintah perlu memfasilitasi segala bentuk kemudahan dalam melakukan usaha sesuai peraturan perundangan berlaku,” kata Nasir.

Disebutkannya, sejalan dengan kebijakan pembangunan ekonomi nasional, Pemerintah Dumai membuka berbagai peluang bagi investor berminat menanamkan modal, namun, tentunya harus dilakukan sesuai ketentuan.

Salah satu bentuk komitmen dan dukungan pro investasi dilakukan Pemerintah Dumai adalah pelimpahan semua pelayanan perizinan dan non perizinan kepada satu instansi yaitu dinas pelayanan terpadu penanaman modal sejak beberapa tahun lalu.

“Pemerintah juga menyesuaikan kebijakan dan memangkas proses pelayanan perizinan dan non perizinan dalam rangka menarik minat calon investor,” sebut Sekda.

Peraturan Kepala BKPM Nomor 14 tahun 2018 merupakan suatu langkah konkrit pemerintah untuk semakin menyederhanakan pelayanan perizinan dan non perizinan bidang penanaman modal bagi masyarakat.

“Sosialiasi ini langkah implementasi percepatan pelaksanaan dengan memberikan pemahaman dan pedoman kepada pelaku usaha dan penanam modal wajib mengikuti ketentuan diatur,” ucapnya.

Dengan meningkatnya realisasi investasi di Dumai, lanjutnya, merupakan indikator laju tingkat pertumbuhan ekonomi, dan diharapkan dapat memberikan aspek positif, seperti meningkatnya lapangan kerja dan minat investasi.(hms)