DUMAI – Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si beserta isteri Hj. Haslinas Zulkifli AS menyerahkan secara simbolis penyaluran dana bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Dumai kepada Fisabilillah di Kantor Baznas Jl. Jend. Soedirman Kota Dumai. Rabu (2/5/2018).

Adapun kategori penyaluran dana baznas tersebut adalah penyaluran bantuan 2 orang fisabilillah tahfidz qur’an, Fisabilillah korban bencana angin puting beliung kategori rusak berat, bantuan 2 orang guru hafidzh qur’an hafalan 30 juz, penyaluran pembinaan mu’alaf, penyaluran bantuan fisabilillah hafidzh qur’an 4 juz, penyaluran bantuan konsumtif dan penyaluran bantuan fisabilillah hafidz qur’an 8 juz.

Sambutan Ketua Baznas Isman Jaya mengatakan, penyaluran bantuan tersebut bersumber dari pungutan zakat dari berbagai elemen seperti, perusahaan, instansi pemerintah dan masyarakat kota dumai yang telah dikumpulkan oleh Baznas Kota Dumai, penyaluran bantuan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan semangat para penghafal dan hafidz qur’an serta melestarikan budaya hafal qur’an ditengah masyarakat.

Kemudian untuk penyaluran bantuan pembinaan mu’alaf yaitu kegiatan pembinaan kepada para mu’alaf yang belum memahami mengenai fardu qifayah, pelaksanaan kegiatan fardu qifayah ini dilaksanakan oleh Baznas Kota Dumai setiap hari sabtu jam 2 siang. ujar Ketua Baznas.

Pada kesempatan tersebut Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS dalam sambutanya menyampaikan, ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Baznas Kota Dumai, yang telah bersusah payah mengumpulkan dana bantuan tersebut, ” saya tahu pekerjaan mengumpulkan dana sumbangan Baznas ini tidak mudah, perlu adanya dukungan dari berbagai elemen untuk itu saya mohon agar bersama-sama khususnya umat muslim untuk membesarkan Baznas ini, sehingga bagi saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan perhatian dapat terbantu”. Ungkap wako.

Selain itu, wako mengharapkan Baznas tetap melaksanakan programnya yakni penyaluran dana bantuan modal usaha kecil, akan tetapi tetap dipantau perkembangannya hingga kehasil akhir berhasil atau tidaknya, kemudian benar-benar terseleksi dengan baik bagi si penerima bantuan, artinya bagi masyarakat yang benar-benar berhak menerima bantuan tersebut karena bantuan tersebut sifatnya cuma-cuma dan tetap berkelanjutan kepihak yang lain. Tutup Wako. (hms).

Leave a Reply

Your email address will not be published.
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>