DUMAI – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Dumai menyelenggarakan Pelaksanaan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kota Dumai yang dilaksanakan di Gedung Sri Bunga Tanjung (pendopo). Kamis (31/5/2018).

Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil tahun 2018 dipandu oleh Walikota Dumai Dr. H. Zulkifli AS, M.Si, serta diikuti oleh 135 (seratus tiga puluh lima) orang peserta, terdiri dari 83 orang CPNS dan 52 orang PNS. Untuk kategori 52 orang PNS ini adalah bukti tertulis pengambilan sumpah dan janji PNS terjadi kehilangan dan lain sebagainya, sehingga di wajibkan untuk mengambil sumpah dan janji PNS kembali.

Dasar hukum pelaksanaan pengambilan Sumpah/Janji PNS adalah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara Pasal 66 ayat (1) “Setiap Calon Pegawai Negeri Sipil pada saat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil wajib mengucapkan sumpah/janji”, dan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil Pasal 3 Setiap PNS wajib, pada angka 1 mengucapkan sumpah/janji PNS Kemudian ditegaskan kembali dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Managemen Pegawai Negeri Sipil Pasal 39 ayat 1 yang berbunyi “Setiap Calon Pegawai Negeri Sipil saat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil wajib mengucapkan sumpah/janji”.

Pengambilan sumpah/janji merupakan hal yang sangat penting karena merupakan suatu ikrar dalam melaksanakan tugas, dan sebagai salah satu usaha untuk menjamin pelaksanaan tugas kedinasan dengan penuh tanggung jawab. Ikrar ini tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada pimpinan atau institusi saja, namun juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan demikian, bagi PNS yang telah diambil sumpahnya agar dapat menjalankan kewajibannya dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Dumai menyampaikan dalam sambutanya, untuk menjadi PNS saat ini sangatlah sulit butuh perjuangan, kesabaran, dan proses yanh cukup panjang, untuk saat ini bagi PNS yang dilantik pada hari ini berarti sudah menjadi pilihan yang terbaik, untuk itu mohon dijaga nama baik serta status menjadi PNS baik secara kinerja maupun perilaku. Ungkap Wako.

Selanjutnya, PNS diharuskan untuk selalu mengembangkan dan meningkatkan kompetensi, memegang teguh integritas, independensi dan profesionalitas sebagai PNS. Melakukan pekerjaan sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, serta semangat yang tinggi, tugas kita sebagai PNS adalah melayani bukan menunggu untuk dilanyani.

Dalam upaya memenuhi tuntutan masyarakat dan pelayanan prima serta menindaklanjuti kebijakan pemerintah untuk melakukan perubahan dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan, perlu dibangun sistem pemerintahan yang bersih, efisien, efektif, transparan dan akuntabel dalam melayani dan memberdayakan masyarakat.

Selamat kepada para PNS yang baru saja diambil sumpah dan janjinya semoga menambah semangat dalam bekerja dan menjalankan tugas nya. Tutup Wako. (hms).

DUMAI – Sebanyak 184 aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Dumai jalani pelantikan dan diambil sumpah jabatan oleh Wali Kota Zulkifli As, sekaligus menyerahkan SK pengangkatan CPNS dari formasi umum dan kartu Taspen serta kartu pegawai, Kamis.

Wali Kota Zulkifli As mengatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan agar dapat menjalankan kewajiban sebagai seorang PNS dan merupakan bagian pokok pokok kepegawaian yang harus dialami para PNS sebagai pembinaan secara menyeluruh dan karir.

“Pegawai diambil sumpah jabatan merupakan sumber daya manusia yang terdidik, terlatih dan memiliki tanggungjawab penuh terhadap tugas pokok pekerjaan, karena itu hendaknya memegang teguh janji dan amanah diberikan,” kata wali kota.

Disebutkan, pegawai dilantik bukanlah orang baru dalam melaksanakan tugas ini, karena sebelumnya telah mengabdikan diri di Pemerintah Kota Dumai, dan diingatkan harus bersyukur karena mendapat kesempatan dan kepercayaan memegang amanah sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

Sebagai abdi masyarakat, PNS tentunya harus peka dan tanggap terhadap setiap persoalan yang timbul di masyarakat dengan bersikap proaktif.

“Sikap dan tingkah laku seorang PNS dinilai sebagai cerminan pelaksanaan program pemerintahan dan pembangunan saat ini, dan harus memiliki komitmen kuat dalam rangka mendorong terciptanya pemerintahan yang baik dibuktikan dari sikap dan tindakan nyata,” sebut wali kota.

Kepala daerah juga berpesan agar jajaran pegawai menjauhi segala macam bentuk perbuatan yang melanggar peraturan perundang berlaku, dan diharapkan dapat bertindak secara profesional dan proporsional, bertanggung jawab dan bermoral tinggi dalam bekerja serta memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat.

Terakhir disampaikan, pegawai harus dapat dijadikan contoh dan teladan dalam kehidupan di tengah masyarakat dan berbangsa dan bernegara serta dituntut pula untuk ikut mensukseskan berbagai kebijakan dan program pembangunan. (hms)

Dumai- Wali Kota Dumai, Zulkifli AS menyerahkan langsung bantuan bagi korban kebakaran di Jalan Sidomulyo, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, Senin (28/5/2018).

Didampingi kepala BPBD Dumai Tengku Ismet,Camat Dumai Selatan Hj. Yusmaidar dan Lurah Bukit Datuk Dasuki walikota Dumai menyerahkan bantuan kepada Martini korban kebakaran yang terjadi, Sabtu malam kemarin. Dimana bantuan yang diserahkan berupa makanan siap saji, selimut dan logistik lainnya.

Selain menyerahkan bantuan dari pemerintah Kota Dumai, atas nama pribadi Walikota Dumai H. Zulkifli As juga memberikan bantuan pribadi berupa uang tunai sebesr Rp4,5 juta karena prihatin dengan kebardaan korban yang merupakan seorang janda dengan tanggungngan yang besar.

Zul as juga sangat mengapresiasi dengan warga setempat yang cepat tanggap dalam memberikan bantuan kepada korban kebakaran. “Saya sangat apresiasi warga yang masih menjaga semangat kekeluargaan disini. Dengan cepat mereka memberikan bantuan hingga terkumpul dana sebesar Rp5,5 juta dan bagian rumah korban yang hampir 30 persen terbakar dapat langsung dilakukan pembangunan,” kata Zul as.

“Apa yang dilakukan oleh warga Sidomulyo ini hendaknya menjadi contoh bagi masyarakat Dumai yang lainnya. Dengan kebersamaan dan semangat kekeluargaan semua masalah yang ada dapat kita atasi atau kita minimalisir. Semangat seperti ini harus tetap kita jaga,” ujar orang nomor satu Kota Dumai ini.

Terkait dengan kebakaran ini Walikota Dumai mengatakan ini merupakan sebuah musibah dan sudah terjadi. tidk ada yang meu mendapatkan musibah seperti ini dan kita harap korban dan keluarga dapat menjalaninya dengan tabah dan tidak larut dengan apa yang terjadi.

“Saya menghimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati lagi agar musibah kebakaran seperti ini tidak terjadi. Perhatikan semua kemungkinan penyebab kebakaran seperti arus listrik, kompor, obat nyamuk maupun sumber lainnya agar tidak terjadi kebakaran.(hms)**

DUMAI – Letak geografis Kota Dumai terutama aspek maritim memiliki peran yang sangat strategis, karena terkait dengan integritas dan kedaulatan Negara Republik Indonesia yang berbatasan dengan perairan negera tetangga Malaysia.
Hal ini diutarakan Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi pada Sosialisasi Perkembangan Perundingan Perbatasan/Teritorial oleh Tim Pottaswinas Ster TNI di Mako Lanal Dumai, belum lama ini.
Kata Wali kota Dumai, wilayah maritim Dumai sangat berpotensi terjadinya kompleksitas ancaman, kegiatan-kegiatan illegal serta kejahatan terorganisasi lintas negara seperti ancaman penggunaan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), illegal fishing, transnational crimes (perompakan, penyeludupan dll), ancaman terorisme maupun ancaman proxy war.
“Melalui sosialisasi ini kita berharap akan diperoleh informasi, saran dan masukan melalui metode sharing information, pengumpulan, pengolahan dan pemutakhiran data, inventarisasi serta klasifikasi terkait kemampuan sumberdaya di daerah yang memiliki nilai potensi strategis, termasuk sistem pembinaan dan pengamanannya disesuaikan dengan perkembangan lingkungan dan situasi keamanan di wilayah perbatasan guna mendukung penyelenggaran pertahanan negara,” katanya

.

(hms)**

DUMAI – Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE beserta rombongan Pemerintah Kota Dumai Safari Ramadhan 1439 H Tahun 2018 M ke Masjid Al Kautsar Jl. Lestari Kelurahan Guntung Kecamatan Medang Kampai. Jum’at (25/5/2018).

Ketua Pengurus Masjid Al Kautsar yang diwakili oleh imam masjid bapak Muslih dalam sambutannya, mengucapkan selamat datang kepada bapak Wakil Walikota beserta rombongan yang telah hadir di Masjid Al Kautsar ini, dengan hadirnya bapak Wakil Walikota beserta rombongan menambah semangat kami dan seluruh jamaah masjid dalam melaksanakan ibadah sholat tarawih pada malam hari ini.

Beliau menerangkan Sejarah singkat masjid Al Kautsar, awal pembangunannya dari musholla Al Kautsar tahun 1935, terus berkembang hingga berubah namanya menjadi masjid Al Kautsar, masalah infrastruktur alhamdulillah sudah pernah di semenisasi, namun seiring berjalanya waktu yang cukup lama, infrastruktur yang digunakan masyarakat beraktifitas dan akses melaksanakan ibadah sudah mulai berangsur rusak, sehingga jika musim penghujan kondisi jalan menjadi licin, untuk itu masyarakat disini berharap sekiranya ada perbaikan infrasyruktur jalan yang kami gunakan sehari-hari ini. Ucap Muslih (imam masjid).

Selanjutnya Di awali dengan penyerahan secara simbolis Bantuan Dana Hibah kepada Pengurus Masjid Al Kautsar sebesar Rp. 20 jt. Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE dalam sambutannya menyampaikan, selain sholat tarawih berjamaah bersama, agenda safari ramadhan ini merupakan upaya mempertahankan dan melestarikan hubungan silaturahmi Pemerintah Kota Dumai kepada masyarakat agar rasa kebersamaan, rasa kekeluargaan tetap utuh dan terjaga dengan baik. “Kami ingin melihat, bertemu dan beramah tamah langsung dengan masyarakat agar kami tahu suasana, kondisi ril dimasyarakat”. Ungkap Wawako.

Rombongan safari ramadhan ini dibagi menjadi dua tim, pada malam hari ini rombongan safari ramadhan tim bapak Walikota ke Masjid Al Sunnah Jl. Pangkalan Durian Kelurahan Basilam Baru Kecamatan Sungai Sembilan, tujuannya juga ingin bersilatutahmi dengan masyarakat disana.

Mengenai pemberian Bantuan Dana Hibah ini, bagi Masjid dan musholla yang telah mengajukan proposal ke Bagian Kesra Sekretariat Daerah dan proposal tersebut diproses serta disahkan oleh DPRD Kota Dumai, jadi bantuan dana hibah yang diberikan ke masjid dan mushola dalam rangka safari ramadhan tahun ini adalah dana sah yakni ada aturan aturan sesuai perwakonya, semoga Bantuan Dana Hibah ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Pungkas Wawako.

Kemudian Wawako menyampaikan, Ini tahun ke 3 saya bersama Walikota dalam memimpin Kota Dumai, apapun kondisi saat ini kami terus berupaya sebaik mungkin agar dumai menjadi lebih baik, mohon maaf kepada masyarakat atas kendala dan keterbatasan kami maupun di segi keterbatasan anggaran, karena memang anggaran Kota Dumai terkecil se Provinsi Riau, namun kami atas nama Pemerintah Kota Dumai tetap komitmen membangun dibidang pelayanan wajib dasar, baik Infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan keagamaan dikesempatan selanjutnya. Mohon dukungan masyarakat guna penyemangat kerja keras kami Pemerintah Kota Dumai. Tutup Wawako. (hms).

Dumai- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Dumai hendaknya bekerja sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.

“Jangan terlibat pada kegiatan yang melanggar aturan hukum seperti jadi teroris. Jika terbukti terlibat siap-siap dipecat,” tegas Sekda Kota Dumai HM Nasir kepada awak media kemarin.

Memang kata Nasir, dia belum ada menerima laporan adanya ASN ataupun honorer di lingkungan Pemko Dumai yang terlibat teroris. “Saya harap jangan sampai ada,” ujarnya.

Menurutnya ASN tidak diperbolehkan terlibat dalam kegiatan teroris maupun mendanai, sebab keduanya akan dikenakan sanksi sangat berat hingga pemecatan.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk pengamanan Dumai. Begitu juga dengan kewaspadaan, semua pihak harus berperan untuk saling peduli. Jika ada yang mencurigakan laporkan ke Ketua RT atau pihak kepolisian, ingat jangan main hakim sendiri,” pesan Setda kota Dumai.

“Kalau berani terlibat sindikat teroris siap-siap dipecat, tapi tetap melalui pembuktian di mata hukum, untuk itu saya harap tidak ada ASN lingkungan Pemko Dumai yang terlibat, baik secara fisik, maupun sebagai donatur, ” pintanya.

Dalam kesempatan itu Setda Kota Dumai berpesan agar masyarakat jangan terlalu resah tetap saja beraktivitas seperti biasa. Namun tingkatkan kewaspadaan dalam artian aktifkan pengamanan lingkungan.

Dan jika terbukti ada ASN yang terlibat, maka diberikan sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS adapun sanksi yang bisa diberikan mulai dari teguran lisan hingga proses pemecatan.

“Sanksi sifatnya kepegawaian jika dia memang terbukti (terlibat terorisme). Sanksinya itu mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, sampai dengan pemecatan, itu diatur melalui PP 53 tentang disiplin PNS. Di situ kita akan sampaikan, ada banyak kriteria, termasuk yang terkait dengan komitmen kebangsaan,” ungkapnya.(hms)

DUMAI – Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi menghadiri acara silaturahmi bersama guru bantu Provinsi Riau se Kota Dumai di gedung Pendopo Jalan Putri Tujuh Dumai yang ditaja Dinas Pendidikan Kota Dumai, pada Rabu (23/5/2018).
Silaturahmi diikuti 291 guru bantu Provinsi se Kota Dumai ini dipromotori oleh Kepala Dinas Pendidikan Dumai Drs H Sya`ari MP bersama jajaran dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, walikota menyambut baik diselenggarakannya kegiatan silatutahmi dalam rangka meningkatkan silaturahmi antara Pemko Dumai dengan guru bantu Provinsi yang ada di Kota Dumai.
“Atas nama Pemko Dumai kami menyambut baik kegiatan ini dalam rangka meningkatkan silaturahmi antara Pemko Dumai dengan seluruh guru bantu provinsi Riau se Kota Dumai,” kata Walikota
Walikota juga berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan komunikasi antara pemerintah dengan guru bantu agar hubungan baik terus terjaga. Sehingga apabila ada persoalan dapat segera diselesaikan.
Dalam kesempatan itu juga, Walikota Dumai juga menjelaskan terkait keterlambatan pembayaran honor guru bantu yang sebelumnya sempat menjadi polemik.
Dijelaskannya, keterlambatan itu bukan disengaja, melainkan ada tahapan yang harus dilalui. Apalagi saat ini prosedurnya di perketat guna meminimalisir terjadinya penyelewengan kewenangan serta menekan penyalahgunaan anggaran. Oleh sebab itu kita harus mengikuti seluruh prosedur yang ada.
Lebih lanjut Kepala Dinas Pendidikan Dumai Drs H Sya’ari MP menjelaskan bahwa, sampai saat ini Pemko Dumai sudah menyalurkan honor guru bantu Provinsi dari Januari sampai April 2018, honor di salurkan kepada 291 guru bantu Provinsi se Kota Dumai, per orangnya menerima Rp 2 juta rupiah dan di bayarkan berdasarkan Surat Perintah Membayar (SPM).

(hms)**

DUMAI – Dalam rangka Safari Ramadhan 1439 H Tahun 2018 M, Walikota H. Zulkifli AS dan Isteri Hj. Haslinar Zulkifli beserta Rombongan Pemerintah Kota Dumai berkunjung ke Masjid Al Hidayah Jl. Meranti 2 Kelurahan Ratu Sima Kecamatan Dumai Selatan. Senin (21/5/2018).

Ketua Pengurus Masjid Al Hidayah H. Zaiful Asri dalam sambutannya, mengucapkan selamat datang kepada bapak Walikota beserta rombongan yang telah hadir di Masjid Al Hidayah ini, dengan hadirnya bapak Walikota beserta rombongan menambah semangat kami dan seluruh jamaah masjid dalam melaksanakan ibadah sholat tarawih pada malam hari ini.

Dilihat secara fisik masjid Al Hidayah ini memang sudah selesai pembangunannya, namun saat ini kami pengurus sedang berencana membangun rumah gharim, karena rumah gharim di masjid Al Hidayah ini belum ada, maka dari itu kami pengurus masjid mencoba untuk mengajukan proposal ke Pemerintah Kota Dumai melalui bagian Kesejahteraan Rakyat, alhamdulillah proposal kami diterima, diproses dan disahkan oleh DPRD sehingga pada malam hari ini secara simbolis bantuan tersebut kami terima sebesar Rp. 20 jt. Ujar H. Zaiful.

Di awali dengan penyerahan secara simbolis Bantuan Dana Hibah kepada Pengurus Masjid Al Hidayah dan Pengurus Musholla Miftahul Jannah masing-masing sebesar Rp. 20 jt. Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si dalam sambutannya menyampaikan, selain sholat tarawih berjamaah bersama, agenda safari ramadhan ini merupakan upaya mempertahankan dan melestarikan hubungan silaturahmi Pemerintah Kota Dumai kepada masyarakat agar rasa kebersamaan, rasa kekeluargaan tetap utuh dan terjaga dengan baik.

Kemudian Wako juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus masjid, seluruh jamaah dan masyarakat Kelurahan Ratu Sima, yang telah menyambut kedatangan kami dengan baik, Alahamdulillah suatu kehormatan yang luar biasa bagi rombongan kami. Ungkap wako.

Selain itu Wako juga mengatakan, khusus kepada pengurus serta jamaah Musholla Miftahul Jannah yang hadir di masjid Al Hidayah ini, mohon kiranya disampaikan Salam maaf kami beserta rombongan safari ramadhan kepada masyarakat disekitar Musholla Miftahul Jannah, karena kami belum sempat hadir disana berhubung jadwal safari ramadhan tahun ini cukup banyak dan waktunyapun terbatas, mohon jangan berkecil hati karena perhatian tetap sama.

Disamping itu menyinggung pertanyaan-pertanyaan yang timbul ditengah masyarakat mengenai hal kinerja, Pemerintah Kota Dumai tetap komitmen dalam mengupayakan bidang pembangunan baik infrastruktur, keagamaan maupun pelayanan walaupun APBD Kota Dumai terkecil se Provisi Riau. “biarpun sedikit tetap kita nikmati dan kita rasakan hasilnya bersama-sama”. Ucapnya (wako).
Kota Dumai ini cukup luas sehingga belum banyak hasil pembangunan itu terlihat. Banyak permasalahan yang ada dikota dumai namun hal ini tidak membuat kita menyerah, semangat usaha serta kerja keras Pemko tetap komitmen agar Kota Dumai menjadi lebih baik kedepan.

Salah satu yang menjadi kerisauan adalah masalah generasi kita. Pemerintah sudah memberikan sebahagian APBD nya 20 % khusus pendidikan dan 10 % kesehatan, kenyataanya perilaku generasi kita saat ini sangat mencemaskan kegiatannya diluar batas hampir tiap malam mereka melakukan tawuran mempunyai geng masing-masing bahkan menurut data dari kepolisian Kota Dumai pelakunya adalah anak-anak SD dan SMP ini menjadi perhatian kita bersama jangan sampai anggaran yang disediakan Pemerintah menjadi sia-sia, untuk itu saya berharap serta mengajak kepada para orang tua mari kita kontrol bersama menjaga anak-anak kita memelihara serta memberi pengajaran keimanan yang kuat kepada mereka tetap budayakan program pemeritah magrib mengaji sehingga generasi kita terhindar dari pengruh buruk yang mengakibatkan generasi penerus kita rusak nantinya. Tutup Wako. (hms).

Dumai Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo SE bersama rombongan melaksanakan safari ramadhan 1439 H di Moshalla Shirojul Huda, Senin (21/5/18) malam kemarin.

Mengingat program unggulan pembangunan Pemko Dumai banyak yang belum terwujud , Wawako Dumai minta masukan dari masyarakat.

Menurut Eko, Pemko Dumai di masa kepemimpinan Walikota Drs H Zulkifli AS MSi dsn Eko Suharjo SE memiliki 20 program unggulan pembangunan.

Adapun berbagai program tersebut diantara ketersediaan air minum, kesempatan bagi tenaga kerja lokal, pengentasan banjir dan kemiskinan hingga pembangunan infrastruktur secara merata.

“Kami mohon usulan dan masukan dari masyatakat untuk percepatan program unggulan. Kami berupaya menuntaskannya satu persatu,” janjinya.

Menurutnya, kepemimpinan Zulkifli AS-Eko Suharjo sudah memasuki tahun ketiga. Ia mengakui masih banyak program unggulan yang belum tuntas. Namun Wawako Eko berjanji bahwa pihaknya tetap berupaya menuntaskannya. Termasuk upaya melakukan perbaikan jalan yang rusak.

“Satu persatu program akan kami tuntaskan. Memang kami akui bahwa masih ada yang belum terlaksana,” terangnya.

Pemko Dumai, kata Ejo Suharjo tak menampik bahwa masih ada daerah yang masih tergenang air atau banjir ketika hujan mengguyur kota dengan intensitas tinggi dan durasi yang lama.

Kawasan yang tergenang air tidak cuma kawasan pemukiman masyarakat, tapi juga badan jalan serta merendam fasilitas umum lainnya.(hms)

Dumai- Bertempat di halaman eks kantor walikota jalan HR Soebrantas Dumai, Senin (21/5/18), dilaksanakan upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 110 Tahun 2018.

Komandan Satuan Radar (Dansatradar) Kota Dumai Mayor (Lek) Candra Kelana Wira Bakti sebagai Inspektur Upacara dalam acara yang dihadiri Sekda Kota Dumai HM Nasir, Forkopimda Dumai serta kepala OPD di lingkungan Pemko Dumai tersebut.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Rudiantara dalam amanatnya menyebutkan, ketika rakyat berinisiatif untuk berjuang demi meraih kemerdekaan dengan membentuk berbagai perkumpuan, lebih dari seabad lalu,bangsa Indonesia tak punya apa-apa, hanya memiliki semangat dalam jiwa dan kesiapan mempertaruhkan nyawa.

Namun sejarah kemudian membuktikan bahwa semangat dan komitmen itu saja telah cukup, asalkan masyarakat bersatu dalam cita-cita yang sama; kemerdekaan bangsa

“Bersatu, adalah kata kunci ketika kita ingin menggapai cita-cita yang sangat mulia namun pada saat yang sama tantangan yang mahakuat menghadang didepan. Boedi Oetomo member contoh bagaimana dengan berkumpul dan berorganisasi tanpa melihat asal muasal primordial akhirnya bisa mendorong tumbuhnya semangat nasionalsme yang menjadi bahan bakar utama kemerdekaan,” kata Candra Kelana Wira Bakti mengutip amanat Menkominfo RI Rudiantara.

Para pendahulu yang berkumpul dalam organisasi-organisasi seperti Boedi Oetomo itu memberikan yang terbaik bagi terbentuknya bangsa melalui organisasi. Bukan pertama-tama dengan memberikan harta atau senjata, melainkan dengan komitmen sepenuh jiwa raga.

Dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana saat itu, mereka terus menghidup-hidup api nasionalisme dalam diri masing-masing. Seratus sepuluh tahun kemudian bangsa ini telah tumbuh menjadi bangsa yang besar dan maju, sejajar dengan bangsa-bangsa lain. Meski belum sepenuhnya sempurna, rakyatnya telah menikmati hasil perjuangan para pahlawannya berupa meningkatnya perekonomian, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya. Keringat dan darah pendahulu bangsa telah menjelma menjadi hamparan permadani perikehidupan yang nyaman dalam rengkuhan kelambu kemerdekaan.

“Kalau sekarang bangsa ini punya hampir segala yang dibutuhkan, seharusnya kita terinspirasi bahwa dengan kondisi bangsa seabad lalu yang berada dalam rundungan kepapaan pun, kita telah mampu menghasilkan energi yang dahsyat untuk membawa kepada kejayaan. Apalagi kini, ketika kita jauh lebih siap, tak berkekurangan dalam sumber daya alam dan sumber daya manusia,” jelasnya.

Pada butir kelima dari Nawacita Kabiner Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, ujar Menkominfo RI, berisi visi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan.

“Pada awal tahun ini, visi tersebut mendapat penekanan lebih melalui amanat Presiden Joko Widodo yang menyatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan pembangunan Sumber Daya Mausia (SDM) pada tahun 2019, melanjutkan percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi focus pada tahun-tahun sebelumnya. Melalui pembangunan manusia yang terampil dan terdidik, pemerintah ingin meningkatkan daya saing ekonomi dan secara simulta meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya,” terangnya.

Oleh sebab itu tema “Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia Dalam Era Digital” dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2018, harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia, untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintah, badan usaha, maupun masyarakat sendiri.

Pengembangan kapasitas sumber daya manusia juga harus diletakkan dalam konteks pemerataan dalam pengertian kewilayahan, agar bangsa Indonesia bangkit secara bersama-sama dalam kerangka kebangsaan Indonesia.

“Dulu kita bisa, dengan keterbatasan akses pengetahuan dan informasi, dengan keterbatasan teknologi untuk berkomunikasi, berhimpun dan menyatukan pikiran untuk memperjuangkan kedaulatan bangsa. Seharusnya sekarang kita juga bisa, sepiku berdua, menjaga dunia yang serba digital ini, agar menjadi wadah yang kondusif bagi perkembangan budi pekerti, yang seimbang dengan pengetahuan dan keterampilan generasi penerus kita,” harapnya.(hms)