Dumai- Walikota Dumai H.Zulkifli As dampingi Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo,SE Membuka Rapat evaluasi pencapaian RPJMD kota Dumai Tahun 2016-2017 yamg dilaksanakan di Media Center, Kamis (5/4/2018).
Dalam rapat dipimpin langsung oleh Walikota Dumai H.Zulkifli As ini kepala Bapeda Kota Dumai Muhamad Syafii menyampaian Visi dan Misi Pemerintahan kota Dumai tahun 2016-2017. Dalam Undang-undang No 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional menyatakan, bahwa RPJMD merupakan penjabaran dari visi misi dan program kepala daerah yang penyusunannya berpedoman pada RPJPD dan memperhatikan RPJM nasional.
“RPJMD ini memuat arah kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, program OPD dan Program Kewilayahan disertai dengan rencana-rencana kerja dalam kerangka regulasi dan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif,” kata Syafie.
“RPJMD Kota Dumai tahun 2016-2021sebenarnya telah ditetapkan beberapa waktu lalu, namun karena adanya penyesuaian struktur organisasi perangkat daerah sebagai implementasi Undang-undang No 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah dan peraturan pemerintah nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah, maka dokumen RPJMD yang telah ditetapkan sebelumnya akan dilakukan perubahan dengan tetap mengikuti kaidah peraturan perundang-undangan yang berlaku,”ungkapnya Syafie.
Sementara itu Walikota Dumai H.Zulkifli As mengatakan dengan forum konsultasi publik diharapkan dapat membantu dalam penyempurnaan kualitas dokumen RPJMD yang akan dilahirkan nanti. Disamping itu untuk mempertegas visi misi kepala Daetah dalam wujud strategi pendekatan khususnya peningkatan dan mendorong sektor-sektor penunjang.
” Revisi RPJMD tahun 2016-2017 didasari dan mengacu pada Permendagri Nomor 86 tahun 2017 pasal 342 ayat (1) yang menyatakan bahwa perubahan RPJPD dan RPJMD dapat dilakukan salah satunya apabila terjadi perubahan mendasar,” ukar Wako.
Maka dari itu, Revisi dan RPJMD menjadi sangat penting dan strategis dalam upaya mewujudkan visi dan miisi Kota Dumai. Untuk mencapai visi yang dimaksud sangat diharapkan setiap OPD dapat menterjemahkannya kedalam program pembangunan pada Dokumen RPJMD dan Renstra 2016-2017,” pungkaanya Zulkifli As.
Turut hadir dalam rapat RPJMD kota Dumai tahun 2016-2017 kepala Bappeda Kota Dumai Muhammad Syafie, Kabid Perencanaan Evaluasi dan Litbang Budhi Hasnul serta jajaran kabid Bappeda Kota Dumai, Kepala Organisasi perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Dumai, Inspektorat dan Camat se-Kota Dumai. (hms/awi)

DUMAI – Walikota Dumai, Drs H Zulkifli AS MSi secara simbolis menyerahkan bantuan kepada korban bencana kebakaran toko mas di Jalan Jendral Sudirman Kecamatan Dumai Kota Rabu (4/4/2018).
Sebanyak dua belas paket bantuan terdiri dari susu kaleng, lauk pauk, minyak goreng, beras, mie instan dan perlengkapan lainnya diserahkan kepada 12 kepala keluarga korban kebakaran.
“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah terhadap korban kebakaran,” kata Walikota Dumai.
Walikota juga menyampaikan bela sungkawa atas musibah kebakaran yang menimpa warga di Jalan Jendral Sudirman.
“Atas peristiwa ini, kita tentu berdoa agar para korban diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” tambahnya.
Ia juga berharap dengan disalurkan nya bantuan ini mudah-mudahan bermanfaat dan dapat digunakan untuk meringankan beban korban kebakaran.
“Jangan dilihat berapa jumlah bantuan yang kami serahkan, tetapi inilah bentuk kepedulian kami terhadap para korban bencana kebakaran,” imbuhnya.
Dihadapan para korban kebakaran dan undangan yang hadir, Zul AS berpesan agar seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati bila meninggalkan rumah.
“Sebelum keluar rumah, mohon dicek dan diperiksa terlebih dahulu keadaan kompor, listrik serta perangkat-perangkat lain yang berpotensi menimbulkan gesekan listrik yang dapat menyebabkan bencana kebakaran,” kata Walikota mengajak.
Banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya musibah kebakaran. Untuk itu, diperlukan kewaspadaan dan kehati-hatian agar bencana kebakaran tidak terjadi lagi. Musibah-musibah kebakaran yang terjadi hendaknya dijadikan pelajaran agar nantinya tidak menyebabkan bencana yang sama.
Penyerahan bantuan dihadiri Kepala BPBD Kota Dumai Tengku Ismed, Camat Dumai Kota Tanwir Azhar Efendi, Lurah Bintan, Ketua RT 01, dan undangan lainnya.
Diberitakan sebelumnya, Sembilan rumah toko (Ruko) terdiri dari delapan toko mas dan satu toko kelontong serta tiga lapak pedagang kaki lima di Jalan Jendral Sudirman Dumai terbakar pada Selasa (20/3/2018) lalu sekitar Pukul 21.00 WIB. Hingga saat ini penyebab kebakaran belum diketahui, tim labfor medan masih melakukan penyelidikan untuk mencari tau penyebab kebakaran.

(hms)


Dumai- Siswa kurang mampu di Kota Dumai pada tahun ajaran baru tahu 2018 tak perlu khawatir siapkan sekolah karena Pemerintah Kota Dumai mulai tahun ini menggelontorkan anggaran untuk seragam sekolah bagi siswa kurang mampu mencapai Rp 1,75 Miliar.

Pemerintah menganggarkannya pada APBD Murni Kota Dumai tahun 2018. Walikota Dumai, Zulkifli AS mengaku bahwa pemerintah kota sudah mengganggarkan dana untuk seragam sekolah bagi siswa kurang mampu.

Program ini satu dari program unggulan pemerintah kota di bidang pendidikan. Pria disapa Zul AS menyebut pada tahap awal para siswa kurang mampu dapat bantuan seragam.

Bantuan ini untuk siswa sekolah dasar negeri dan sekolah menengah pertama negeri di Kota Dumai. “Nanti perlahan para siswa kurang mampu juga menerima bantuan berupa sepatu dan tas. Saat ini bantuannya berupa seragam,” papar Zul AS, Rabu (4/4/2018).

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Dumai, Ridwan menyebut bahwa pihaknya masih mendata para penerima mendata penerima bantuan seragam bagi siswa kurang mampu di Dumai.

Pihak bidang pendidikan dasar (SD) dan bidang sekolah menengah pertama (SMP) mendata penerima bantuan. Mereka berkordinasi dengan SD dan SMP negeri di Dumai.

Bantuan seragam ini bakal mereka salurkan jelang tahun ajaran baru 2018. “Kita tentu ingin bantuan seragam bagi siswa tidak mampu tepat sasaran,” ulasnya.(hms)

Dumai – Walikota Dumai, Drs Zulkifli As Msi mengunjungi rumah korban yang diterjang angin puting beliung, pada Selasa (3/4/2018) siang di Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan.
Bencana angin puting beliung terjadi pada Jumat (30/3/2018) malam kemarin. Akibatnya dua unit rumah milik Eko dan Haryono mengalami kerusakan cukup parah. Eko sendiri mengalami kerusakan berupa terbang nya atap rumah yang ia tempati.
Sementara rumah milik Haryono mengalami kerusakan pada hilangnya atap dan robohnya dinding bambu rumah miliknya. Beruntung tidak terdapat korban jiwa selama kejadian berlangsung.
Walikota Dumai menyampaikan keprihatinannya, agar korban dapat menerima musibah ini dengan lapang dada.
“Semoga korban diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan dan emoga ada hikmah dibalik musibah ini, amin,” ujarnya.
Belaiu juga menambahkan bahwa korban akan dibantu merenovasi rumah nya melalui program bedah rumah Dinas Perumahan dan Kimpraswil Kota Dumai.
Selain itu Zul As bersama rombongan juga membawa bantuan berupa seragam sekolah, peralatan sekolah, selimut, tenda, perlengkapan anak, sembako, dan tikar tidur.
“Kita bawakan juga perlebgkapan sekolah bagi anak-anak, supaya tetap semangat sekolah,” imbuhnya.
Usai menyerahkan bantuan secara simbolis, Walikota Dumai menyusuri semak demi melihat langsung kondisi rumah para korban. (hms)

DUMAI – Walikota Dumai, Drs Zulkifli As Msi secara resmi membuka kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama se Kota Dumai Tahun 2018, pada Selasa (3/4/2018) di Gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung Kota Dumai.
Dalam sambutannya Walikota Dumai menyampaikan bahwa saat ini dunia pendidikan dihadapkan pada tantangan perkembangan pelayanan pendidikan yang berbasis ilmu teknologi dan harus memiliki strategi khusus dalam proses transformasi ilmu yang bermutu serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan adanya kegiatan FLS2N dan O2SN sebagai langkah nyata pemerintah dalam mencapai target pembangunan bidang pendidikan.
“Kegiatan ini juga diharapkan dapat membentuk sikap atau karakter peserta didik penuh dengan kreativitas, rasa persahabatan, menanamkan nilai-nilai budaya yang positif, dan menjunjung tinggi sportifitas,” kata Zul As.
Ia juga berharap kepada seluruh jajaran Dinas Pendidikan beserta sluruh Insan pendidikan Dumai Untuk saling bergandengan tangan menuju peningkatan mutu dan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat dengan pola dan kiat menghadapi proses pembelajaran era Milenium.
Salah satu agenda tahunan dari kementerian pendidikan nasional yang dimulai sejak tahun 2008 Ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Dumai.
“Selamat bertanding bagi seluruh peserta yang mengikuti, selamat berkreasi, berinovasi, dan berprestasi,” imbuhnya.(hms)

DUMAI – Dalam rangka menghadapi Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Dumai ke 19 tahun 2018, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Dumai taja kejuaraan daerah Bola Voli merebutkan piala Walikota Dumai.
Kegiatan resmi dibuka oleh Walikota Dumai, Drs Zulkifli As Msi pada Senin (2/4/2018) bertempat di Lapangan Voli Ex. Gedung Sanggar Karyawan PT. Chevron Pasific Indonesia Kota Dumai.
Seluruh tim yang berasa dari seluruh Kabupaten/Kota se Provinsi Riau ini akan berlaga hingga tanggal 7 April 2018 mendatang.
Walikota Dumai menyebut bahwa kejuaran ini jadi wadah berkompetisi. Hal ini memupuk sportifitas kawula muda yang punya minat di bidang olahraga Voli. Ajang ini juga jadi unjuk kemampuan bibit pemain Voli di Riau.
Dirinya berharap jumlah tim yang berlaga bisa meningkat di tahun depan. “Kita berharap ini jadi agenda rutin dari PBVSI Riau. Sebab kita ingin anak muda bisa unjuk kemampuannya dalam olahraga voli,” terang Zul AS.
Ketua Panitia, Fauzi Efrizal mengatakan bahwa kejuaran ini rangkaian HUT Kota Dumai yang ke-19. Sebanyak 11 tim ikut berlaga di kejuaraan yang bergulir hingga 7 April 2018 mendatang. Mereka yakni Tim Rokan Hilir, Tim Rokan Hulu, Tim Siak, Tim Indragiri Hilir dan Tim Indragiri Hulu.
Tim lainnya yakni Tim PPLP Dinas Pemuda Olahraga Riau, Tim Bengkalis, Tim Dumai A, Tim Dumai B, Tim Pekanbaru dan Tim Komunitas Bola Voli Kota Dumai.

(hms)

Dumai- Walikota Dumai Zulkifli As menyebutkan, konsep dasar membangun sumber daya manusia dimulai dari usia dini di pelayanan posyandu sebagai fungsi menjaga gizi anak agar tetap sehat.
Fungsi posyandu diharap dapat dirasakan manfaatnya untuk pemantauan dan pelayanan kesehatan, penanggulangan penekanan resiko kematian bayi dan balita dengan program pengendalian penyakit menular serta imunisasi.
“Bicara soal membangun bukan hanya fisik saja, melainkan sumber daya manusia juga ikut dibangun,” kata wali kota di sela penilaian lomba posyandu nasional kemarin.
Zul As juga menilai keberadaan posyandu memberi dampak pendidikan pada lingkungan, dan dapat memenuhi indikator serta kriteria untuk mencapai prestasi dan menyehatkan sumber daya manusia.
Kepala daerah berharap tim penilai dapat melihat dan menilai secara objektif, apa yang ada sebenarnya di lapangan dan Posyandu Kenanga mewakili Dumai menjadi terbaik di tingkat nasoinal.
Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Dumai Haslinar mengatakan, posyandu merupakan satu bentuk upaya promotif kesehatan berbasis masyarakat dan telah tumbuh aktif dan menyatu dalam kehidupan serta budaya masyarakat.
“Terpilihnya posyandu kenanga mewakili provinsi riau ke tingkat nasional merupakan capaian prestasi luar biasa, dan kita harapkan dalam penilaian mendapat hasil sesuai harapan,” kata Haslinar.
Posyandu Kenanga berlokasi di Jalan Assalam Kelurahan Bagan Besar Kecamatan Bukit Kapur memiliki program unggulan Nenek Asiek, yaitu pelibatan seorang nenek mengawasi cucu mendapat ASI ekslusif dari ibu mulai usia nol hingga enam bulan.
Selain itu, program Nenek Asiek juga memberikan penyuluhan atau konseling kesehatan, mengajarkan teknik menyusui, pemberian 2 kapsul vitamin A warna merah 200.000 SI dan pemantauan pemberian ASI.
Penilaian posyandu tingkat nasional dilakukan tim Kementerian Kesehatan RI bersama Provinsi Riau dengan melihat keterpaduan pembinaan pemerintah daerah kepada posyandu serta aktivitas kader memberikan pelayanan.

Dumai-

Sebanyak 32 peserta warga kota Dumai mengikuti pelatihan teknisi pendingin alias AC dan teknisi komputer yang dimulai hari ini, Senin (2/4/18).
Para peserta akan mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di dua tempat berbeda itu selama 30 hari.
Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Irwan SSos menyebutkan, Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan Bagi Pencari Kerja sudah dimulai menyusul dibukanya olehWakil Walikota Dumai Eko Suharjo SE, Senin (26/3/18) pekan lalu.
Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan selama 30 hari itu diikuti sebanyak 58 peserta diantaranya; untuk pelatihan teknisi komputer dan teknisi pendingin masing-masing 16 peserta, total 32 peserta sedangkan untuk pelaksanaan instalasi listrik arus kuat (tegangan tinggi) sebanyak 26 peserta.
“Untuk tahap awal dilaksanakan pelatihan teknisi AC dan computer masing-masing 16 orang dan diaksanakan selama 30 hari kerja. Kita mempersiapkan snack dua kali dan makan satu kali. Kami minta pelatihan ini dimanfaatkan sebaik mungkin,” jelas Irwan.
Menurutnya, untuk pelatihan AC bekerjasama dengan instruktur dari Asosiasi Praktisi Pendingin dan Tata Usaha Indonesia (Apitu) dan pelatihan dilaksanakan di aula kantor Disnaketrans Jalan Kesehatan Dumai.
Sedangkan untuk pelatihan teknisi komputer yang juga diikuti 16 peserta dilaksanakan di Britama Komputer Jalan Ombak Kota Dumai selama 30 hari kerja dan teknisi sebanyak satu orang. “Seluruh peserta yang dinyatakan lulus akan mendapat seritifikat dari Disnakertrans Kota Dumai,” ungkap Irwan menambahkan.

(hms)

Dumai-

Pengurus Komunitas Lagu Kenangan Dumai (KLKD) dan Perlombaan Lagu Kenangan, telah dikukuhkan di hotel Grand Zuri Dumai Ahad (1/4/18) kemarin.
Walikota Dumai Drs H Zukifli AS MSi melalui Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Setdako Dumai Drs H Amiruddin MM MBA menyebutkan, dunia tarik suara mempunyai daya tarik tersendiri bagi masyarakat banyak termasuk di kota Dumai. Dari berbagai lagu-lagu yang umumnya yang di dengar, lagu-lagu kenangan juga masih tetap digemari.
Lagu kenangan tersebut bukan hanya sebuah kegemaran tetapi dengan menyanyi atau mempunyai talenta pada tarik suara bisa juga menjadi lahan untuk mencari penghasilan.
“Lagu daerah ataupun lagu masyarakat Riau dan Dumai khususnya perlu kita lestarikan. Dan bagi yang punya prestasi terbaik dapat kita tampilkan pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Dumai nanti, “terang Amiruddin.
Meskipun wadah KLDK baru terbentuk di kota Dumai tapi pesertanya sudah mencapai sekita 70 orang. Kegiatan ini merupakan momen yang tepat untuk dapat mengasah potensi, berkreasi, berinovasi, berprestasi dan berkopetensi.
“Saya menghimbau sembari memberikan spirit kepada kita semua untuk mengasah terus bakat yang dimilki, dan semoga dengan bakat yang ada bisa membawa dan mengharumkan nama kota Dumai ini kedepan, “pintanya.
Sementara itu, Ketua KLKD, Mirwan Ja’far meminta dukungan dan support dari berbagai pihak dan terutama pemerintah kota Dumai. “Mari kita jadikan komunitas ini kita buat guna mengasah kemampuan atau bakat dari masyarakat Dumai agar dapat memajukan dan melestarikan lagu kenangan ini, “ pintanya singkat.

(hms)