DUMAI- Semarak memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Dumai ke-19, Pemerintah Kota Dumai memberikan bantuan kepada sejumlah Panti Asuhan dan Panti Jompo yang terdapat di Kota Dumai, Rabu (25/4/2018).

Bantuan yang disalurkan seluruh unsur Forkopimda itu berbentuk sembako seperti Beras, makanan ringan yang disebarkan ke 14 Panti Asuhan dan Panti Jompo yang menjadi sasaran utama dalam kegiatan bakti sosial tersebut.

Kepala Dinas Sosial Bambang Hardiyanto selaku koordinator penyerahan bantun mengatakan, kegiaatan bakti sosial ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT Kota Dumai ke 19.

“Bantuan yang kita salurkan berbentukan sembako seperti Beras, Indomie, Gula yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat bersempena HUT Kota Dumai ke 19,” ujarnya disela-sela penyerahan bantuan.

Dijelaskannya, adanya 14 Panti Asuhan dan Panti Jompo yang tersebar di Kota Dumai, Seperti Panti Asuhan Halimatussa’diyah, Panti Asuhan Az-Zahra yang akan disalurkan bantuan, dimana dalam pelaksaan penyerahan bantuan akan berlangsung selama dua hari.

“Namun demikian dengan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi penerima dan menjadi berkah buat kita semua, terutama seluruh masyarakat Kota Dumai,” harapnya.

Sementara itu, H Syahril Panti Asuhan Halimatussa’diyah menambahkan, atas bantuan yang diberikan dalam sempena HUT Kota Dumai tersebut sangat berterimakasih atas bantuan itu.

“Terimakasih kita sampaikan kepada Pemko Dumai agar yang telah menyalurkan bantuan tersebut, mengingat sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan sehingga dengan bantuan ini dapat meringan kebutuhan kita,” ungkapnya.

Terakhir disampaikannya, dengan bantuan ini diharapkan menjadikan Kota Dumai kedepannya lebih menjadi Kota yang lebih dewasa, membangun dan mensejahterakan masyarakat Kota Dumai.

“Kita juga berharap kedepannya bantuan seperti ini menjadi agenda tahunan atau kegiatan rutin Pemko Dumai,” harapnya. (hms)

DUMAI – Dengan berakhirnya rangkaian Forum Strategi II dan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Pasis Dikreg Sekolah Staff dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) angkatan ke 56 tahun pelajaran 2018 di Kota Dumai.
Malam tadi, Selasa (24/4/2018) malam di Lounge Anggrek Hotel Grand Zuri Dumai. Para Pasis Digrek Seskoal angkatan ke 56 melaksanakan kegiatan Executive Summary kepada seluruh Forum Forkompimda Kota Dumai.
Beragam pemaparan yang disampaikan melalui Ketua Jurusan Pasis Dikreg Seskoal Angkatan 56, Mayor laut (P) Rivo De Haviland menyebutkan bahwa Kota Dumai merupakan kawasan strategis dengan letak dan kondisi Geografis sebagai jalur laut internasional yang cukup padat.
Menghubungkan lalu lintas komoditi perdagangan dunia yang mau tidak mau harus menjadi pertimbangan dalam menjamin keamanan laut yang bebas dari berbagai ancaman, baik militer maupun non militer.
Sebagai kota yang memiliki kawasan perairan berbatasan langsung dengan negara tetangga, Kota Dumai telah terjalin sinergitas yang baik antar instansi baik dalam pembangunan daerah maupun upaya menjaga daerah kedaulatan NKRI.
Namun begitu perlu adanya beberapa perbaikan baik itu soal perbaikan fungsi pelabuhan, pemberdayagunaan industri strategis nasional yang madih minim dalam pemanfaatan untuk mendukung pertahanan negara.
Serta dalam pemanfaatan potensi SDA dan SBD perlu adanya sinkronisasi antara RTRW Dumai dengan rencana pembangunan wilayah pertahanan.
“Sehingga pembangunan sarana dan prasarana di daerah harus berkesinambungan sesuai dengan rencana strategis,” paparnya.
Selain itu kesadaran bela negara di Kota Dumai sudah terpelihara dengan baik, hal ini sebagai modal utama dalam penyelenggaraan pertahanan negara.
“Hasil pemaparan ini merupakan rangkuman dari penelitian dan peninjauan langsung ke lapangan dalam rangkaian kegiatan kuliah kerja kami selama di Kota Dumai,” imbuhnya.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo SE merasa sangat terhormat Kota Dumai menjadi salah satu objek kawasan penelitian. Sebagai kota pelabuhan dengan jalur transportasi laut internasional, tentu saja ada beberapa persialan yang dihadapi. Terutama masuk nya barang-barang ilegal dari luar negeri hingga menjadi jalur masuk nya narkoba ke Indonesia.
“Hal ini tentu saja menjadi perhatian kita bersama, dengan adanya penyampaian Executive Summary Pasis Seskoal ini bisa jadi bahan evaluasi kami dalam memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada di Kota Dumai,” kata Wawako.
Selain itu ia juga berharap dikemudian hari Kota Dumai memiliki Lantamal, “Siapa tau Kota Dumai nanti bisa punya Lantamal, kan bapak-bapak Seskoal ini calon pemimpin komando nya,” tambahnya.
Kegiatan yang dihadiri oleh Danlanal Dumai Kolonel Laut (E) Yose Aldino, Ketua Rombongan Pasis Dikreg Seskoal Angkatan 56, Kolonel Laut (KH) Drs. Asep Wawan W. M.H, serta seluruh Unsur Forkopimda Kota Dumai, berakhir dengan saling bertukar cinderamata.
Seperti yang diketahui, Kegiatan Forum Strategi II dan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Pasis Seskoal Angkatan Ke-56 TP 2018 yang diikuti 27 orang Pasis dan 6 orang Perwira Pembimbing bertujuan membekali para Pasis Sekoal agar dapat mengumpulkan data tentang potensi sumber daya nasional aspek maritim disuatu wilayah dengan melaksanakan penelitian dan peninjauan langsung ke lapangan.
Untuk itu para Pasis sebagai calon pemimpin TNI/TNI AL dimasa mendatang, agar mampu mengambil keputusan terbaik dengan berbagai permasalahan yang dihadapi, khususnya dalam konteks strategi pertahanan negara di laut.
Sebagai tujuan akhir dalam kegiatan ini adalah para Pasis nantinya akan mampu merumuskan postur dan struktur kekuatan TNI Angkatan Laut serta perkiraan resiko dalam mendukung konsepsi strategi pertahanan Negara di Laut.

(hms)

Dumai- Pemerintah Kota Dumai segera membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah dan fokus menyelenggarakan sektor perparkiran.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Asnar mengaku saat ini retribusi penyelenggaraan parkir untuk pendapatan asli daerah masih nihil karena terkendala penghitungan potensi belum akurat.
Disebutkan, retribusi penyelenggaraan parkir akan dioptimalkan setelah nanti dibentuk unit pelayanan teknis perparkiran dengan dasar hukum Peraturan Walikota (Perwako).
Rencana pembentukan UPT Perparkiran dengan empat bidang pelayanan ini sudah selesai dibuat, dan kini masih menunggu kesiapan kepala daerah untuk melantik agar segera menyelenggarakan parkir.
“Perwako sudah selesai dibuat dan UPT Perparkiran ini nantinya ada bidang parkir khusus, umum, dan pajak parkir,” kata Asnar kepada media diruang kerjanya, kemarin.
Sebelumnya, untuk penghitungan potensi PAD parkir, Dishub Dumai menurunkan petugas ke jalan melakukan survei jumlah kendaraan parkir umum dan mediasi dengan pengelola.
“Retribusi parkir jalan umum memang masih nihil dan kita sudah imbau untuk tidak mengutip biaya parkir karena aturannya belum dijalankan,” sebutnya.
PAD sektor penyelenggaraan retribusi parkir Kota Dumai tahun 2018 ini ditargetkan Rp1,6 miliar, dan UPT perparkiran baru dibentuk diharap bisa memaksimalkan pemasukan keuangan daerah.
Sejauh ini, Pemerintah Kota Dumai sudah kehilangan PAD dari sektor parkir, disebabkan belum rampungnya peraturan dan teknis kerja sebagai legalitas kutipan parkir tersebut.
Survei Ulang Gandeng BPS
Asnar mengaku juga akan melakukan survei ulang lokasi yang dijadikan tempat pemungutan retribusi parkir jalan umum dengan menggandeng Badan Pusat Stastistik (BPS) Kota Dumai.
“Kita melakukan survei ulang dengan BPS untuk menentukan tarif. Sebab, hasil survei selama ini menurut pengelola terlalu tinggi sehingga kontrak kerjasama tidak berjalan secara maksimal,” katanya.
Dengan adanya survei ulang ini, kedepannya kontrak kerjasama antara pengelola dengan Dishub Dumai bisa berjala secara maksimal dan menghasilkan pendapatan daerah yang selama ini belum bisa diambil.
“Selama 2017 kita tidak ada pemasukan dari retribusi parkir. Makanya kita akan genjot secepatnya dan bisa mendapatkan pundi-pundi pendapatan untuk khas daerah,” ujar Kadishub Dumai.

(hms)

Dumai- Memeriahkan HUT Dumai ke-19 Badan Perpustakaan dan arsip kota Dumai menggelar perlombaan mendongeng tingkat SD dadn SLTP se-Kota Dumai. Perlombaan yang dilaksanakan di gedung Pondopo, Selasa (24/4/2018) pagi ini dibuka secara langsung oleh wakil Walikota Dumai Eko Suharjo.

Pada sambutan wakil walikota Dumai sangat mengapresiasi kegiatan lomba mendongeng yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan ini. ” Kegiatan ini akan menimbulkan minat baca dikalangan pelajar Kota Dumai dan nantinya kita harapkan dengan tingginya minat baca akan menambah ilmu pengetahuan bagi pelajar yang merupakan generasi muda yang akan mengisi pembangunan,” ujar Eko.

“Jik anak ingin tahu tentang dongeng maka mereka pasti akan membaca buku dan kita harapkan dengan seringnya membaca maka akan membuat mereka terbiasamembaca maka akan timbul minat baca serta secara langsung akan menambah ilmu pengetahuan mereka,” ujarnya.

Ditambahkan Eko seperti kita ketahui dongeng isinya menceritakan tentang asal usul, budaya dan banyak nasehat disana dengan itu maka kita harapkan dapat melestarikan budaya yang ada dan ilmu tentang daerah serta tertanam etika yang baik.

Sementara perlombaan mendongeng ini diikuti oleh 20 peserta dan masing masing peserta menceritakan satu dongen dihadapan dewan juri dan tamu undangnan. terlihat beberapa peserta serius mengikuti perlombaan ini. Hal tersebut terlihat dengan perlengkapan peserta yang menggunakan pakaian adat dan memenuhi kebutuhan aksi panggung mereka.

Perlombaan mendingen kali ini merupakan yang kjedua kalinya dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan aset Kota Dumai. Dimana pada tahuhn sebelumnya perlombaan ini juga dilaksanakan untuk memeriahkan HUT Kota Dumai.(hms)

DUMAI – Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi memonitoring jalannya UN tingkat SMP/MTs Tahun Pelajaran 2017/2018 di SMP N 2 dan MTs Negeri Dumai, Senin (23/4/2018).
Dari hasil monitoring UN berjalan lancar tanpa ada kendala apapun. Turut mendampingi walikota Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai H Syafwan, Sekretatis Dinas Pendidikan Kota Dumai Ridwan dan jajarannya.
Tidak ingin mengganggu konsentrasi para pelajar, saat memantau jalannya UN hari pertama, walikota melihat proses ujian dari luar ruangan.
Kepada wartawan, walikota mengklaim penyelenggaraan UN hari pertama berjalan ancar tanpa ada kendala yang berarti.
“Hasil pantauan kita hari ini UN berjalan lancar tanpa ada kendala apapun. Saya berharap UN tingkat SMP sederajat di Kota Dumai berlangsung lancar sampai hari terakhir,” kata walikota.
Tentunya, para peserta UN juga diharap mampu menyelesaikan tugas yang diberikan untuk meraih hasil terbaik.
Sementara, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Dumai Ridwan mengatakan, jumlah peserta UN 4.998 siswa dari 54 sekolah Negeri dan Swasta se Kota Dumai.
Jumlah peserta Ujian Nasional Berbasisi Komputer (UNBK) 2.418 siswa dan jumlah peserta Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) 2.580 siswa. Dari 54 SMP Sederajat, yang melaksanakan UNBK hanya 13 sekolah.
UN dilaksanakan selama empat hari dimulai hari Senin (23/4/2018) sampai dengan Kamis (26/4/2018), hari pertama mata pelajaran Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, hari ke tiga Bahasa inggris dan di hari keempat mata pelajaran IPA.

(hms)

Dumai – Event yang telah masuk dalam agenda kalender wisata Riau ini, Minggu (22/04/2018) ini secara resmi di buka oleh Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE yang di ikuti ratusan peserta dalam rangka Hari Jadi Kota Dumai ke 19 Tahun 2018 di Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Purnama.
Pembukaan lomba mancing dihadiri Wakil DPRD Provinsi Riau dr H Sunaryo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Ahmad Syah Harroffie, Sekretaris Daerah Kota Dumai Ir HM Nasir MP, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan undangan lainnya.
Lomba mancing diikuti 800 peserta dari berbagai daerah seperti Dumai, Bengkalis, Rokanhilir, Duri, Pekanbaru, Jambi dan Negeri jiran Malaysia.
Wawako Eko Suharjo, SE menjelaskan dilaksanakannya kegiatan lomba memancing untuk memeriahkan hari jadi kota Dumai ke 19 pada tahun ini.
“Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar tanpa ada kendala apapun. Dan kita patut bersyukur kepada Allah SWT karena hari ini cuacanya sangat mendukun,” kata politisi Demokrat ini.
Lomba mancing merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Pemko Dumai melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Dumai dalam rangka memperingati hari jadi Kota Dumai. Selain untuk memeriahkan hari jadi kota Dumai kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan hubungan silaturahmi antara Masyarakat dengan Pemko Dumai.
Wawako juga berharap, kepada seluruh peserta agar tetap menjujung tinggi sportifitas. Menjaga keselamatan dan kepada panitia, agar berlaku adil dalam melakukan penilaian.
“Kegiatan ini juga diharapkan membangun kesadaran kita samua untuk lebih menjaga kelestarian alam dan lingkungan, terutama laut merupakan aset Kota Dumai,” imbuhnya.
Panitia pelaksana, Umulia Eska Pranata mengatakan, lomba mancing tahun 2018 diikuti 800 peserta dari berbagai daerah. Kegiatan ini dilaksanakan satu hari pada Minggu (22/4) dari pagi hingga sore.
Tujuan dilaksanakannya lomba mancing untuk memeriahkan peringatan hari Jadi Kota Dumai ke -19. Dan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Pemerintah melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Dumai.
Hadiah utama dua unit sepeda motor dan berbagai hadiah hiburan seperti mesin cuci, kulkas, kipas angin dan lainnya.
“Kami berharap kegiatan lomba mancing tahun ini dapat berjalan dengan baik tanpa ada kendala apapun. Dan seluruh peserta selamat selama mengikuti perlombaan ini,” pungkasnya.

(hms)

Dumai-

Pegelaran seni dan karnaval dalam rangka Pemilu Serentak Tahun 2019 dilaksanakan serentak di Indonesia. Di kota Dumai digear di halaman eks kantor walikota Jalan HR Soebrantas Dumai, Sabtu (21/4/18) kemarin.
Ketua DPRD Kota Dumai Gusri Efendy, Sekda Kota Dumai HM Nasir, komisioner KPU Kota Dumai, Panwaslu Dumai, Kepala Disdukcapil Dumai Suardy SSy, para ketua Parpol serta undangan lainnya hadir dalam acara tersebut.
Walikota Dumai Drs H Zulkifi AS MSi menyebutkan Pilkada merupakan implementasi demokrasi di Indonesia. Masyarakat kota Dumai sendiri sudah terbiasa dengan pelaksanaan Pilkada maupun Pemilu.
Namun demikian, mengingat masyarakat kota Dumai terdiri dari berbilang suku, ras dan agama, maka diperlukan pengertian dan harus saling menjaga satu sama lain.
“Kita harus tunjukkan kedewasaan. Masyarakat kita harus saling menjaga dan menghargai. Silahkan memilih sesuai hati nurani, karena hal itu merupakan hak konstitusi,” tegas Zul AS.
Dalam kesempatan itu, walikota Dumai mengapresiasi seraya mengucapkan terimakasih kepada KPU sebagai pegelaran seni dan karnaval tersbeut dibuat dalam rangka menyambut Pemilu serentak tahun 2019.
“Tahun 2018, adalah tahun politik, ada dua agenda besar nasional yang akan digelar yakni pemilihan kepala daerah serentak (Pilkada) dan tahapan pemilihan legislative serta pemilihan Presiden tahun 2019 yang juga digelar bersamaan,” katanya.
Pengalaman mengajarkan, Alhamdulilah setiap perhelatan Pilkada dan Pilpreskota Dumai, tutur walikota Dumai, dapat berjalan dengan baik dalam suasana yang kondusif dengan tingkat partisipasi yang umayan baik. Tidak ada gesekan-gesekan selama tahapan-tahapan Pilkada tersebut, mulai dari tahapan kampanye, pencoblosan, hingga penentuan pemenang peserta pemilu. “Ha ini patut kita syukuri bersama,” ujarnya.
Sementara Ketua KPU Kota Dumai Darwis SAg menyebutkan, Gerakan Sadar Pemilu dilaksanakan secara serentak di tingkat Nasional Sabtu (21/4/18). Untuk itu pihaknya minta penyelenggara Pemilu di Kota Dumai harus kompak dengan seluruh elemen masyarakat.

(hms)

DUMAI – Penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak di Kota Dumai oleh tim terpadu lintas instansi diharap dapat memberikan efek jera terhadap pelaku.

Wali Kota Dumai Zulkifli As mengatakan, korban kekerasan perempuan dan anak mengalami trauma dan butuh pendampingan untuk menghilangkan dampak trauma dan mewaspadai munculnya predator anak yang baru.

“Instansi terkait atau yang terlibat dalam penanaganan kekerasan pada anak ini harus fokus dalam perlindungan perempuan dan anak, dan saatnya melakukan pencegahan,” kata wali kota baru ini.

Disebutkan, pencegahan terjadinya kekerasan pada anak dan perempuan ini harus terus disuarakan dan disampaikan ke masyarakat sebagai antisipasi.

Sejauh ini, Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Dumai secara bertahap terus melakukan sosialisasi secara menyeluruh dan menyasar ke majelis taklim, posyandu dan kader yang ada di kelurahan.

Kasus kekerasan perempuan dan anak dalam tiga tahun ini meningkat, yaitu mencapai sebanyak 402 kasus, dan tim terpadu menyimpulkan harus ada efek jera terhadap pelaku.

“Saat ini kita semua berupaya untuk lakukan preventif dan pencegahan dengan melibatkan semua pihak,” sebut kepala daerah.

Disamping itu, peran camat dan lurah di Kota Dumai juga harus aktif terkait adanya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. (hms)

DUMAI – Walikota Dumai Drs Zulkifli As MSi menanam 1000 batang mangrove di tepian sungai Dumai Jalan Nelayan Laut, Kecamatan Dumai Barat, pada Jumat (20/4/2018) siang.
Seribu batang mangrove tersebut merupakan bantuan dari PT Nagamas Palmoil Lestari melalui program CSR.
Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga lingkungan dan menghindari abrasi khusus di daerah aliran sungai Dumai. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan rangkaian jelang memperingati HUT Kota Dumai ke 19 tahun 2018.
Walikota Dumai menyambut baik dilaksanakannya kegiatan penanaman mangrove oleh Badan Lingkungan Hidup bekerjasama dengan PT Nagamas Palmoil Lestari dan Pecinta Alam Bahari.
“Saya menyambut baik dilaksanakannya kegiatan ini. Semoga menjadi panutan bagi perusahaan lain di Dumai,” kata Walikota.
Hutan mangrove memiliki fungsi dan manfaat yang sangat penting bagi ekosistem hutan, air dan alam sekitarnya. Fungsi atau manfaat hutan bakau dapat ditinjau dari sisi fisik, biologi, maupun ekonomi.
“Selain itu Mangrove merupakan tempat hidup dan berlindung biota laut,” imbuhnya.
Menjaga lingkungan menjadi tanggungjawab kita bersama. Untuk itu ia mengimbau seluruh Perusahaan yang beroperasi di Kota Dumai untuk peduli terhadap lingkungan dengan senantiasa menjaga lingkungan dari limbah perusahaan yang dapat mengakibatkan tercemarnya lingkungan dan laut di Kota Dumai.
Sementara itu GM PT Nagamas Palmoil Lestari, David Siburian mengatakan jumlah mangrove yang di tanam sebanyak 1000 batang. Penanaman mangrove ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR).
“Kegiatan hari ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan,” pungkasnya.
Sedangkan Ketua LSM Pecinta Alam Bahari, Darwis mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Dumai sudah memberikan motivasi kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki program CSR demi meningkatkan kondisi lingkungan di Kota Dumai.

(hms)


DUMAI – Wali Kota Dumai Zulkifli As menyebut perayaan hari jadi ke 19 tahun kota ini akan dipusatkan di kecamatan atau kelurahan agar masyarakat terdorong untuk ikut berpartisipasi dalam segala bidang.

“Kota ini adalah milik kita semua masyarakat dumai, bukan milik segelintir orang dan pemerintah, karenanya perhelatan semarak hari jadi akan dipusatkan di kecamatan dan kelurahan,” kata wali kota dalam pidato upacara peringatan Dirgahayu Satpol PP dan Satuan Linmas, Kamis.

Zulkifli ingin agar masyarakatnya merasa memiliki kota ini dalam perayaan hari jadi ke 19 Kota Dumai jatuh pada 27 April 2018 nanti, dan ikut mensukseskan program pembangunan dan kesejahteraan dijalankan pemerintah.

Kepala daerah juga meminta aparatur sipil meningkatkan disiplin, kinerja, etos kerja, serta semangat kesadaran hidup berbangsa dan bernegara, agar menjadi pegawai profesional serta siap dan tanggap terhadap semua persoalan daerah.

“Saatnya kita tingkatkan kualitas kerja, profesionalitas aparatur yang mampu bekerja keras dan cerdas dalam pola fikir dan tindak dalam menjalankan tugas fungsi masing masing,” sebutnya.

Pemerintah Dumai mengapresiasi seluruh anggota Satpol PP dan Satlinmas atas pengabdian mengemban tugas dan memberikan perlindungan pelayanan tulus demi mewujudkan rasa tertib, tenteram dan aman pada masyarakat.

Memasuki tahun politik, peran Satpol PP dan Satlinmas menjadi penting untuk ikut mengawal dan kesiapsiagaan harus lebih ditingkatkan guna memastikan ketertiban dan keamanan masyarakat tetap terjaga.

“Satpol PP dan satlinmas agar lebih meningkatkan upaya deteksi dini sehingga potensi gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat bisa diantisipasi,” harapnya. (hms)