Dumai-

Nampaknya warung internet (Warnet) sudah bukan barang langka lagi dan sudah dapat ditemukan hingga ke peolosok Kota Dumai. Ironisnya tak jarang pula buka sampai 24 jam.
Mengetahui itu, Walikota Dumai Drs H Zukifli AS MSi gerah juga dan minta Satpol PP Pemko Dumai bertindak tegas untuk menutup usaha warnet jika pada masyarakat yang lebih banyak memberikan mudharat dari pada manfaat.
“Saya menginstruksikan Satpol PP untuk menertertibkan usaha warnet yang buka sampai 24 jam sehingga merugikan generasi muda,” pinta Zul AS.
Menurutnya, usaha warnet semakin menjamur saja di kota Dumai. Apalagi terindikasi banyak warnet yang belum mengantongi izin. Untuk itu Wako Dumai minta Satpol PP Pemko Dumai untuk melakukan pengawasan dan menutup warnet yang meyalahi ketentuan.
Selain tidak mengantongi izin, kata Zul AS, diduga kuat masih banyak warnet di kotaDumai yang buka hingga dini hari. Untuk itu diminta jajaran Satpol PP Pemko Dumai untuk melakukan pengecekan.
“Terkait jam operasional kita sudah minta Satpol PP untuk turun ke lapangan. Jika kedapatan ada warnet yang buka melebihi batas agar ditindak tegas jangan dibiarkan,” pintanya sembari menambahkan bahwa pengawasan sangat penting untuk menyelamatkan moral generasi penerus bangsa.
“Sebab, banyak kita lihat anak-anak sekolah leluasa mengupload situs-situs yang tidak wajar tanpa adanya pengawasan baik dari orang tua maupun pengelola warnet itu sendiri,” kata Walikota
Keterangan yang berhasil dihimpun di Dumai menyebutkan, ketentuan pengelolaan warnet di kota Dumai harus sesuai Perwako nomor 24 tahun 2010 tentang penyelenggaraan warung internet (Warnet). Sebelumnya Warnet yang ada di Dumai sudah didata yakni sebanyak 164 usaha. Hanya saja keberadaan Warnet terus bertambah, bahkan sudah terisi hingga ke peloson Kota Dumai
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Dumai Hendri Sandra SE mengatakan, kewenangan pengurusan izin usaha warnet diatur sesuai dengan luasan tempat usaha. Sebab untuk KPT kewenanganya untuk mengeluarkan izin bagi usaha warnet dengan luas diatas 50 meter persegi. Sedangkan pihak kecamatan dibawahnya.
“Berdasarkan Juklak pengaturan kewenangan pengurusan izin usaha warnet itu dari data yang ada KPT hanya menangani satu warnet yang luasanya di atas 50 meter persegi di Jalan Sukajadi. Selebihnya merupakan kewenangan pihak kecamatan.
Sementara Kepala Satpol PP Pemko Dumai Raden Bambang Wardoyo mengaku selalu melakukan pengawasan terhadap aktifitas warnet di Dumai. “Kita selalu melakukan pengawasan, dan melarang anak anak masuk ke dalam warnet,” katanya secara terpisah

. (hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published.
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>