Dumai- Paska penetapan status siaga Karlahut Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan bersama Setda Kota Dumai Muhammad Nasir langsung melakukan pemantuan proses pendinginan api diwilayah keluaragan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur yang menjadi salah satu titik terbesar karlahut.

“Pemko Dumai sesungguhnya sudah menganggap kondisi Karlahut saat ini. sudah masuk dalam kategori bencana sehingga harus penanganan yang khusus dan optimal,” ujar Setda Kota Dumai Muhamad Nasir.

Perlu ada bantuan masyarakat termasuk suport TNI dan Polri yang berdampingan untuk memadamkan api

“Dilokasi ini ada sungai yang mengalir sehingga perlu dilakukan pembuatan bloking kanal sehingga permuakaan air naik dan meresap lahan yang ada sehingga proses pemadaman lebih cepat dan mudah,” ujar Setda.

Dengan kondisi dianaikkannya permukaan air sungai sehingga dapat dialiri ke kanal kanal kecil yang bisa kita buat dengan pengerahan alat berat, tambah Nasir.

Dengan naiknya status darurat karlahut di Kota Dumai diharapkan helikopter atau water booming dapat stanby di Kota Dumai guna dapat memadamkan api baik di Kota Dumai sendiri dan kabupaten tetangga yakni kabupaten Rohil dan Bengkalis.

Sementara itu Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean mengatakan saat ini pihaknya sudah mengerahkan 1 pleton tim pemadaman kebakaran setiap harinya guna melakukan pemadaman kebakaran lahan.

“Dari Polres Dumai kita mengerahkan 1 pleton atau 30 personil setiap harinya dalam melakukan pemadaman semntara setiap Polsek yang ada mengerahkann15 personil guna memadamkan api diwilayah mereka. 1 pleton pasukan cadangan juga disiapkan untuk mengantisipasi kebakaran meluas,” tambahnya.(hms/dean)

DUMAI – Lahan padi seluas 50 hektare di Kelurahan Tanjung Penyembal Kecamatan Sungai Sembilan masuki musim panen, dan Wakil Wali Kota Dumai Eko Suharjo berharap kebutuhan beras masyarakat lokal bisa tercukupi.

Eko mengaku bangga dengan petani Dumai bisa menghasilkan tanaman pokok untuk kebutuhan masyarakat, karena selama ini bergantung pada pasokan beras dari sejumlah kabupaten tetangga dan provinsi lain.

“Diharapkan kedepan hasil pertanian lebih baik dan dapat memenuhi kebutuhan beras warga lokal sehingga kita tidak lagi bergantung dengan daerah lain,” kata Eko, Senin.

Pertanian padi oleh Kelompok Tani Tunas Harapan dan Duku Jaya binaan Kodim 0320 Dumai ini, diharap juga kedepan bisa menjadi produsen dan pemasok kebutuhan pokok ke daerah lain.

Dikatakan, peningkatan hasil pertanian petani secara tidak langsung akan mengangkat taraf perekonomian petani dan keluarga menjadi lebih sejahtera, dan pemerintah sangat mengapresiasi dukungan Kodim 0320 dalam membina petani.

Dia mendorong warga petani untuk bangga dan tidak malu jadi petani, karena hasil diraih apabila dikerjakan dengan serius dan tekun tentu menjadi lebih baik dan membantu penyediaan pangan bagi masyarakat lain.

“Pemerintah kini fokuskan menanam komoditas padi jagung dan kedele sebagai kebutuhan pangan, karena itu kita terus meningkatkan pembinaan ke 300 kelompok tani serta mendorong partisipasi swasta,” sebutnya.

Panen raya padi di Kelurahan Tanjung Penyembal Kecamatan Sungai Sembilan diselingi juga dengan peragaan penggunaan mesin pertanian combine harvester untuk melatih petani menggunakan alat modern.(hms)**

DUMAI – Pemerintah Kota Dumai tetapkan Status Siaga Darurat kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di ruang rapat lantai III Kantor Walikota Dumai, Selasa (20/2/2018).

Rapat dipimpin langsung walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi, dalam pemaparannya walikota mengatakan penetapan status siaga sebagai langkah antisipasi Karlahut agar tidak meluas untuk mencegah bencana kabut asap.

Meskipun masih dalam kendali namun luas lahan yang terbakan semakin meningkat perlu upaya-upaya tindak lanjut untuk mencegah Karlahut agar tidak semakin meluas.

Maka dari itu Karlahut yang terjadi terus menjadi perhatian ekstra pemerintah. Salah satu yang perlu dipersiapkan adalah penetapan status siaga darurat karlahut.

“Hari ini akan kita tandatangani surat penetapan status siaga bencana karlahut di Kota Dumai. Dengan ditetapkannya status itu makan anggaran yang sudah dialokasikan dalam APBD dapat digunakan untuk upaya pencegahan dan penanggulangan karlahut di Dumai,” tegas walikota.

Menurut wako, Anggarnnya sekitar Rp 500 juta dapat digunakan setelah status siaga ditetapkan. Sesuai aturan anggaran untuk biaya konsumsi dan BBM. “Setelah di tandatangani surat tersebut akan dikirim ke BNPB agar segera mendapat persetujuan dan anggaran bisa kita kucurkan,” terang walikota.

Kasdim 0320 Dumai Mayor (arh) Sudiyono menegaskan agar segera ditetapkan status siaga darurat karena karlahut Dumai bisa diatasi asal ada komitmen bersama antara Pemko, TNI/Polri, masyarakat dan swasta.

“Mohon segera penetapan status siaga darurat karena karlahut Dumai bisa diatasi asal ada komitmen bersama antara Pemko, TNI/Polri, masyarakat dan swasta,” kata Kasdim.

Lanjutnya, dampak Karlahut sangat luar bisa dan dapat menyebabkan bencana kabut asap. Apalagi ada dua agenda penting yang akan dilaksanakan dalam tahun ini pertama Asean Game di Palembang dan Jakarta serta Pilgubri jangan sampai agenda tersebut terganggu akibat bencana kabut asap.

Dijelaskannya, Luas lahan yang terbakar lada saat ini mencapai 32 hektar, jumpah tersebut masih sedikit bila dibanding tahun sebelumnya. Berdasarkan data di 2015 lahan yang terbakar mencapai 259 hektar, 2016 seluas 368 hektar, 2017 sebanyak 64 hektar.

Kecamatan yang rawan Karlahut adalah Kecamatan Dumai Barat, Sungai Sembilan, Dumai Selatan, Bukit Kapur, Dumai Timur dan di Kecamatan Medang Kampai.

Selanjutnya, Kepala BPBD Dumai Tengku Ismed mengatakan, status siaga berlaku 75 hari mulai 20 Februari sampai 5 Mei 2018.

“Kami (BPBD) dipercaya mengelola anggaran 500 juta khusus untuk Karlahut. Kami mohon kepada semua pihak membantu membuat Spj agar tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari. Uang lelah tidak ada kecuali untuk operator alat berat seperti beko dan BBM kita siapkan,” terang Tengku Ismed.

Acara dihadiri Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi, Kepala Kejaksaan Negeri Dumai Mat Perang Yusup, Kasdim 0320 Dumai Mayor (arh) Sudiyono, Kapolres Dumai diwakili Kabag Ops Polres Dumai, Kepala BPBD Dumai Tengku Ismed, perwakilan TNI AL, Kepala OPD dilingkup Pemko Dumai, Camat dan Lurah, perwakilan perusahaan Arara Abadi, Wilmar, PT RUJ, PT Pertamina RU II Dumai dan undangan lainnya.(hms)**

Dumai- Puluhan murid taman kanak kanan (TK) Salsabila Kota Dumai mengunjungi kantor Walikota Dumai, Selasa (20/02/18). Rombongan murid TK yang ditemani oleh para guru ini disambut langsung oleh Walikota Dumai H.Zulkifli AS serta Kasubag Humas Pemko Dumai.

Puluhan murid TK ini masuk satu demi satu ruangan kerja komplek perkantoran Walikota Dumai mulai dari ruangan kerja bagian Infokom, Humas, ruangan kerja Sekdako, ruangan kerja Walikota Dumai pimpinan utama di Kota Dumai.

Suasana penuh keakraban mencair saat puluhan murid TK Salsabila Kota Dumai berdialog dan bersilaturahmi dengan Walikota Dumai H.Zulkifli AS di ruangan kerja Walikota Dumai.

Gurauan gurauan kecil dari Walikota Dumai H.Zulkifli AS dan sejumlah pegawai Pemko Dumai memecah suasana yang sempat kaku dan rasa kagum dari murid TK melihat ruangan kerja Walikota Dumai.

Walikota Dumai H.Zulkifli AS menyambut baik kedatangan kedatangan para murid TK Salsabila Dumai. “Saya sangat bangga dengan anak anak kita ini. Dengan kunjungan ini anak anak TK lebih tahu siapa pemimpin mereka, Dimana perkantoran pemerintah Kota Dumai dan bagaimana kerja Pemko Dumai dalam melaksanakan pembangunan,” ujar H.Zulkifli As.

Kita berharap para murid TK ini menjadi generasi penerus pembangunan di Kota Dumai ini dan kunjungan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan para murid TK, pungkasnya.(hms)


DUMAI – Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si meninjau sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis kepada bapak Timbul Siregar warga BTN ASRI Jalur I RT. 11 Kelurahan Simpang Tetap Dahrul Ikhsan Kecamatan Dumai Barat yang mengalami musibah kebakaran. Senin (19/2/2018).

Kepala BPBD Dumai Tengku Ismed mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. “Akibat kebakaran, 1 unit rumah di komplek BTN habis terbakar”. Mendapat laporan dari warga, BPBD Dumai langsung mengerahkan mobil Damkar beserta tim pemadam kebakaran dan dibantu oleh mobil Damkar milik PT Pertamina RU II Dumai kelokasi kejadian untuk memadamkan api. Berkat kerja keras tim pemadam kebakaran pukul 06.00 pagi api berhasil dipadamkan.

Pemilik rumah, Timbul Siregar mengaku trauma dengan kejadian itu. “Kejadian nya tidak diduga dan berlangsung sangat cepat. Terjadi saat kami tengah tidur. Saya mengetahui ada kebakaran setelah ada api yang jatuh dari plafon di kamar tidur,” jelasnya.

Lanjutnya, saat terbangun api sudah membesar, saya langsung menyelamatkan ketiga anak dan istri saya tanpa memikirkan barang-barang yang ada di dalam rumah. “Tidak ada barang-barang yang dapat kami selamatkan semuanya hangus terbakar. Yang terpenting adalah anak dan istri bisa selamat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Walikota Dumai dalam sambutanya menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Dumai dan saya pribadi turut prihatin atas musibah ini, alhamdulillah tidak ada korban jiwa, semoga keluarga yang mengalami musibah ini bersabar dan kuat dalam menerima cobaan, siapapun pasti akan terasa berat menerima cobaan, akan tetapi dibalik peristiwa ini pasti akan ada kebahagiaan kedepan, hal terpenting adalah kepada keluarga tetap semangat menjalani kehidupan untuk kedepan, anak- anak tetap melanjutkan sekolah. Ungkap Wako

Mengenai bantuan yang diberikan Pemerintah Kota Dumai melalui BPBD Kota Dumai bersifat sementara, semoga bantuan tersebut berguna dan bermanfaat bagi pihak keluarga yang mengalami musibah kebakaran ini, kemudian untuk kedepan mudah-mudahan ada perhatian dari pihak-pihak lain, baik dari Pemerintah maupun pihak swasta sehingga nantinya keluarga yang mengalami musibah dapat terbantu. Tutup Wako.

Turut hadir Kepala BPBD Dumai Tengku Ismed, Camat Dumai Barat Zulfahren, Lurah STDI, Ketua RT. 11, serta Masyarakat sekitar kompleks BTN ASRI. (hms)

DUMAI – Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi memimpin langsung pembahasan rancangan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Dumai tahun 2016-2021 di gedung Pendopo Jalan Putri Tujuh Dumai, Senin (19/2/2018).

Acara dihadiri Pimpinan DPRD Dumai Guzri Effendi, Sekdako Dumai H M Nasir, Kepala Bappeda Kota Dumai Muhammad Syafi’i, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengawasan Bappeda Propinsi Riau, Seluruh Kepala OPD dilingkup Pemko Dumai, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan undangan lainnya.

Ketua pelaksana kegitan Budi Asnul dalam sambutannya mengatakan perubahan RPJMD dilakukan untuk mewujudkan harmonisasi dan sinkronisasi serta penyesuaian antara kebijakan daerah dengan perubahan kebijakan pemerintah pusat.

Tahapan yang sudah dilakukan adalah MoU perubahan RPJMD bersama DPRD Dumai dan melaksanakan konsultasi perubahan RPJMD ke Bappeda Propinsi serta melaksanakan konsultasi publik dan sampai saat ini masuk tahap musrenbang sebagai mana diatur dalam permendagri 86 tahun 2017 tentang perubahan RPJPD dan RPJMD, UU Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem
Perencanaan pembangunan Nasional, dan UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Darrah dan peraturan lainnya.

Musrenbang perubahan RPJMd Kota Dumai diikuti seluruh pemangku kepentingan seperti DPRD Dumai, Forkopimda, kepala OPD dilingkup Pemko, unstansi vertikal,
Camat dan Lurah lembaga adat, unsur perguruan tinggi dan undangan lainnya.

Kegiatan ini dilaksanakan tiga hari 19 sampai dengan 21 Februari 2018 di Gedung Pendopo. Tahapannya pembukaan oleh walikota, arahan ketua DPRD Dumai, pemaparan Bapeda Riau dan Bapeko Dumai dilanjutkan dengan diskusi.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk penajaman penyelarasan kesepakatan arah dan kebijakan program pembangunan. Mempertajam indikator target dan sarsaran tujuan pembangunan dan lainnya.

Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini dalam rangka mewujudkan harmonisasi dan sinkronisasi serta lenyesuaian antara kebijakan daerah dengan perubahan kebijakan pemerjntah pusat, maka sejak triwulan III 2017 pemko Dumai telah memulai proses awal perubahan perda nomor 8 tahun 2016 – 2021 tentang RPJMd Kota Dumai.

Kegiatan ini amanah dari permendagri nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah dan RPJm daerah serta perubahan RPJMD daerah, RPJM daerah dan RKPD perubahan dimana dijelaskan bahwa proses penyusunan perubahan RPJMD sama dengan proses penyusunan RPJMD baru, dan perubahan ini telah mendapat persetujuan dari DPRD Dumai dan dikonsultasikan kepada pemerintah provinsi riau selaku wakil pemerintah pusat di daerah.

Saya menilai kegiatan ini sangat penting dan strategis untuk menyempurnakan dokumen perencanaan pembangunan guna mencapai visi pembangunan Kota Dumai 2016 – 2021 yakni terwujudnya masyarakat Dumai yang makmur dan madani tahun 2021,harap walikota.

Lanjutnya, Musrenbang ini juga menandai berjalannya proses dan koridor perencanaan pembangunan yang partisipatif dalam penataan perencanaan makro di Kota Dumai.

Secara substansi perubahan RPJMD kota Dumai dilakukan karena adanya penyesuaian terkait adanya perubahan kebijakan pemerintah tentang perengkat daerah dan perencanaan pembangunan daerah sehingga nantinya didalam dokumen perubahan RPJMD ini akan terjadi beberapa perubahan seperti perubahan sistematika penulisan, penyesuaian tujuan dan sasaran, penyesuaian indikator, penyesuaian program – program dan beberapa penyesuaian lain yang telah disesuaikan setelah proses konsultasi dengan pemerintah provinsi riau beberapa waktu lalu.

Terakhir walikota berhatap kepada seluruh kepala opd agar dapat mengikuti proses ini sampai selesai guna menjamin bahwa harmokisasi dan keterpaduan dokumen antara RPJMD dengan Renstra perangkat daerah tetap konsisten dan sinkron.(hms/Dean)

Dumai- Pemerintah Kota Dumai mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan dalam melakukan pembukaan lahan mengingat Kita Dumai dalam 2 pekan belakangan mulai diselimuti musim panas.
Selain tidak membakar lahan dan hutan masyarakat juga diminta lebih berhati hati agar tidak terjadi kebakaran baik dikawasan hutan maupun dipemukiman warga.
“Saya mengimbau kepada masyarakat Dumai yang hendak membuka lahan tidak melakukannya dengan pembakaran. Bukalah lahan seluang dengan aturan yang ada agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di Kita Dumai ini,” himbau Walikota Dumai H. Zulkifli As.
Selain itu, kepada masyarakat yang masuk kedalam hutan agar tidak membuang puting rokok sembarangan karena bisa menjadi sumber api dan sebagai penyebab kebakaran mengingat saat ini cuaca panas membuat lahan yang ada mudah terbakar ketika ada sumber api, tambah Walikota Dumai.
“Warga juga diharapkan ketika hendak meninggalkan rumah memperhatikan kompor, lilin, obat nyamuk maupun aliran listrik sudah padam agar tidak terjadi kebakaran lahan. Mencegah kebakaran itu lebih baik,” kata orang nomor satu Kota Dumai ini.
Sementara itu 31 lahan yang ada di kota Dumai sudah hangus terbakar. Terdapat 8 titik lokasi kebakaran yang ada di Kita Dumai ini.

(hms)**

DUMAI – Asisten Deputi Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Ratna Susianti hadir sebagai narasumber pada acara sosialisasi percepatan pengarusutamaan gender (PUG), dibuka Wakil Wali Kota Dumai Eko Suharjo,Senin.

Ratna mengatakan, upaya percepatan dan menyukseskan pelaksanaan PUG mengacu pada Inpres Nomor 9 Tahun 2000 tentang PUG.

Dijelaskan, saat ini keadilan dan kesetaraan gender telah menjadi prioritas utama dalam pembangunan nasional sebagai strategi untuk mendorong terwujudnya pendidikan adil dan setara dengan memperhatikan masalah kebutuhan dan aspirasi perempuan serta laki-laki.

“Pengarustamaan gender ini wajib dilaksanakan, dan butuh komitmen bersama agar program dapat berjalan dengan baik,” kata Ratna.

Dari sosialisasi ini diharapkan semua pihak terkait dapat mengambil keputusan bersama guna memastikan dalam sistem perencanaan pembangunan bisa memperhatikan kepentingan masyarakat, orangtua, anak anak laki-laki dan perempuan, lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Dalam kegiatan ini dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama dukungan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait PUG, yaitu Bappeko selaku penyusun mekanisme perencanaan.

Kemudian, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah untuk menyusun penganggaran dan Dinas PPPA Kota Dumai selaku instansi terkait dan Inspektorat untuk melakukan audit kualitas kebijakan dan program.

Sementara, Wakil Wali Kota Dumai Eko Suharjo mendukung pelaksanaan sosialisasi percepatan pengarusutamaan gender ini dan berpesan Dinas PPPA dapat melaksanakan tupoksinya dengan baik.

Selanjutnya, lakukan evaluasi kegiatan sudah berjalan dan dalam mengambil kebijakan harus terukur dan terencana baik dengan dukungan bersama instansi terkait lain agar PUG sebagai program prioritas terlaksana.

“Evaluasi harus dilakukan secara berkala agar program dapat berjalan baik sesuai direncanakan dan visi dumai menjadi kota makmur madani dapat terwujud,” sebutnya. (hms)**

DUMAI – Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional Bulan Februari Tahun 2018 di Lapangan Upacara ex Kantor Walikota Jl. H.R. Soeberantas Dumai, Senin (19/2/2018).

Pada kesempatan tersebut Walikota Dumai dalam sambutannya menyampaikan, Momentum Upacara Hari Kesadaran Nasional yang kita laksanakan setiap bulan ini adalah momen kita untuk saling mengingatkan tujuan kinerja kita.

Seperti yang kita ketahui bahwa akhir-akhir ini marak sekali permasalahan sosial yang ada, baik dari segi pembangunan, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya, termasuk unsur-unsur politik maupun sara. Maka perlunya kita untuk saling mengingatkan tentang visi-misi pembangunan yang ada, rencana-rencana kerja yang telah kita atur bersama dan tujuan-tujuan yang ingin dicapai.

Banyak sekali kasus-kasus Korupsi, kasus teror terorisme, rawannya bencana dan lain-lain, maka Saya mewakili Pemerintah Kota Dumai sangat mengharapkan agar kita semua bekerja keras dan bekerja ikhlas, serta marilah saling meningkatkan toleransi antar sesama saudara kita, agar tercapai keamanan dan kedamaian . Jauh dari segala hal negatif agar apapun yang kita kerjakan akan diridhoi sebagai upaya untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan kita semua, khususnya masyarakat Kota Dumai.

Pada momen peringatan HKN ini marilah kita saling meluruskan niat, melalui upacara ini setiap aparatur mampu menyadari diri sebagai pengayom dan pelayan masyarakat, serta dapat mengelola berbagai dinamika sosial yang ada ditengah-tengah kehidupan masyarakat secara arif dan bijaksana, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

Pelihara dedikasi, integritas dan loyalitas yang tinggi serta tampilkan KORPRI sebagai organisasi kedinasan yang berkualitas dan professional.

Untuk itu kepada para Kepala OPD dan unit kerja, Mari saling bekerjasama agar semakin mengedepankan ethos kerja serta memberikan loyalitas yang tinggi dalam penanganan mekanisme administrasi pemerintahan, pembangunan serta pengelolaan administrasi keuangan yang semakin baik, transparan, akuntabel yang bermuara pada good clean government.

Selain itu marilah terus kita perkokoh rasa persatuan dan kesatuan, jalin kebersamaan dan kekeluargaan serta kita jalani tahun 2018 sebagai tahun awal pemerintahan baru yang insya Allah semakin baik. Ciptakan situasi dan kondisi kerja yang nyaman serta tetap menjaga dan memelihara dokumen dan aset pemerintah daerah, sambil terus berdoa dan bekerja keras dengan tekad dan keyakinan bahwa Tuhan yang Maha Kuasa akan terus melimpahkan berkatnya bagi kita seluruh masyarakat di Kota Dumai.

Dalam konteks demikian, saya patut mengingatkan kepada segenap Jajaran Aparatur Pemerintah Kota Dumai bahwa momentum pelaksanaan upacara kesadaran ini hendaknya dijadikan landasan berpijak dan sumber motivasi untuk memperbaharui pola pikir dan perilaku sebagai aparatur pemerintah yang terpanggil untuk melayani dan bukan dilayani. untuk itu, selalu menjunjung nilai-nilai luhur pancasila dan undang-undang, dengan tanpa melupakan bahwa apapun yang kita kerjakan kelak akan dipertanggungjawabkan kedepannya. Maka teruslah melaksanakan segala tugas dengan baik dengan harapan menjadi amal ibadah yang tak terhingga.

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Semoga upacara hari kesadran nasional ini mampu meningkatkan motivasi diri kita dalam memberikan pelayanan yang terbaik kedepannya. Semoga prestasi-prestasi Kota Dumai dapat terus kita pertahankan dan kita tingkatkan. Semoga Allah SWT selalu meridhoi segala upaya yang kita. (hms)

Dumai- Bersama Dandim 0320 Letkol inf Horas Sitinjak dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Wakil walikota Dumai Eko Suharjo melaksanakan panen raya padi di Kelurahan Tanjung Penyebal, Kecamatan Sungai Sembilan.
Panen raya padi diatasi lahan 50 hektare ini merupakan tanaman padi milik kelompok tani Tunas Harapan dan Duku Jaya yang merupakan kelompok tapi binaan Kodim 0320 dan pemerintah Kota Dumai.
Wakil walikota Dumai yang hadir dan langsung memimpin panen raya ini mengaku bangga dengan petani Dumai yang bisa menghasilkan tanaman pokok untuk kebutuhan masyarakat Dumai yang selama ini bergantung pada pasokan beras dari sejumlah kabupaten tetangga bahkan dari sejumlah provinsi lainnya.

“Selamat kepada kelompok tani Dumai yang hari ini melakukan panen raya padi hasil kerja keras mereka. Diharapkan kedepan hasil pertanian Dumai akan lebih baik lagi dan minimal dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Dumai. Syukur-syukur kita yang selama ini bergantung kepada daerah lain dapat menjadi produsen dan pemasok kebutuhan pokok ke daerah lainnya,” ujar Eko Suharjo.
Dikatakannya dengan meningkatkan hasil pertanian para petani maka secara tidak langsung sudah mengungkap perekonomian petani dan keluarga dan lebih sejahtera.
“Kami Pemko Dumai juga berterimakasih pada Kodim 0320 yang selama ini sudah bersedia membina petani Dumai Ditengah kesibukan mereka dalam menjalankan tugas sebagai pengamanan negara,” kata politisi partai Demokrat ini.
“Kita menjadi bahagia apabila apa yang kita lakukan dan kerjakan mendapat hasil yang baik dengan apa yang kita lakukan. Jangan pernah malu menjadi petani. Saya juga di besar kan dari orang tua saya sebagai petani sehingga bisa seperti ini. Kalau kita malu dan tidak mau jadi petani nanti yang lain mau makan apa,” ujarnya Eko suharjo.

Selanjutnya Eko Suharjo menambahkan” Pemerintah saat ini menggalakkan petani untuk menanam Pajale ( padi,jagung,kedele) dimana pajale merukan kebutuhan pangan bagi kita. Pemerintah akan terus meningkatkan penbinaan kepada 300 poktan baik melalui APBN dan APBD kota dumai serta mendorong kepada perusahaan yang ada dis Sungai Sembilan untuk membantu meningkatkan dan membina petani,” pungkasnya Wakil walikota Dumai.
Pada Sambutan Dandim 0320/Dumai Letkol Inf Horas Sitinjak mengungkapkan rasa bangga dimana hasil panen petani saat ini rata-rata 5,6 Ton/Ha. Dimana sebelumnya hasil panen hanya 4,2 ton/Ha.
“Kami bahagia dapat meningkatkan hasil pertanian petani dan kami terus melakukan koordinasi dengan dinas KPP kota beserta jajarannya untuk lebih meningkatkan hasil produksi petani yang berujung peningkatan taraf hidup petani itu sendiri,” kata Horas.
Ditambahkannya, ” Kita juga mengharapkan kepada para petani untuk menjual hasil panennya kepada Bulog sebagai cadangan beras secara nasional,”ungkapnya Dandim 0320/Dumai.
Pada kesempatan lainnya,kegiatan ini juga dilakukan panen secara simbolis oleh Wakil Walikota Dumai dan Dandim 0320/Dumai menggunakan mesin Combine Harvester. Dimana petani Kota sudah dilatih dengan menggunakan alat-alat petani yang modern untuk menjawab tantangan yang ada.(hms/awi)