Dumai- Pemerintah Kota Dumai keberadaan perusahaan gas negara (PGN) yang mengelola gas alam sangat dibutuhkan masyarakat Dumai dalam memenuhi kebutuhan gas sebagai bahan bakar.

Harga yang lebih murah dan keberadaan gas alam yang lebih ramah lingkungan juga menjadi salah satu solusi dalam menekan polusi udara di Kota Dumai ini.
PGN juga terlihat menunjukkan itikad baik dalam berinvestasi di Kota Dumai ni dengan sudah banyak kegiatan yang dilakukan perusahaan semi pat merah tersebut meski secara bisnis PGN belum meraih untuk di melalui usaha mereka di Dumai karena masih dalam tahap pembangunan.

“Kita harus mendukung PGN dalam berinveatasi dan menjalankan bisnis mereka di Kota Dumai. Sudah banyak yang mereka lakukan untuk Kota Dumai meski secara bisnis mereka belum bekalan untuk mencari laba,” ujar Walikota Dumai beberapa Waktu yang lalu.
Dikatakan orang nomor satu Kota Dumai meski belum memiliki laba atas usaha mereka di Dumai sudah banyak yang mereka lakukan di Dumai diantaranya mensponsori HUT Kota Dumai tahun 2017 lalu dan sebagai pelaksana kegiatan peringatan K3 di Kota Dumai dengan melibatkan masyarakat.
“Dalam menjalankan pemasangan jaringan pipa dan penimbunan pihak PGN juga banyak melibatkan masyarakat tempatan Dimana pipa PGN melintas sesuai dengan komitmen yang sudah mereka sampaikan kepada kita,” tambah Zul As.
“Kita harap kedepannya selama menjalankan usahanya PGN tetap melibatkan masyarakat Dumai sesuai kebutuhan PGN dan keahlian masyarakat Dumai yang dibutuhkan oleh PGN,” pungkasnya.(hms)**

Dumai- Walikota Dumai H.Zulkifli As. yang di dampingi Wakil walikota payakumbuh H.Erwin yunaz,SE.Mm menghadiri acara pengukuhan pengurus pemuda dan bundo kanduang gonjong limo kota Dumai periode 2017-2022 di ballroom hotel comforta jalan Sudirman, Sabtu (24/2/2018).

Pada sambutan ketua bundo kanduang Petria Naspita mengatakan tersanjung diamanahkan sebagai Bundo Kanduang Gonjong Limo Dumai. Menurutnya posisi bundo kanduang itu adalah jabatan tertinggi di dalaam kedudukan berkaum dan berkerabat.

” Saya tergolong muda namun secara musyawarah saya diberikan amanah dan didudukkan sebagai Bundo kanduang Gonjong Limo. Ibarat pepatah, kok umua baru sataun jaguang, darah nan baru satampuak pinang. Aka balun pandapek kurang, ilimu nan jauah sakali,” ungkap Petria

Sementara itu Wakil Walikota Payakumbuh H.Erwin yunaz SE.Mm mengarakan bahwa Kota Dumai memiliki 18 suku, antar suku agar saling berinteraksi satu sama lain agar tidak timbul gesekan, banyak suku bisa jadi kelemahan dan bisa juga jadi kekuatan. “Saya sangat mendukung berdirinya Organisasi Sosial ini, karena Orsos akan mempertajam rasa sosial masyarakat terhadap orang lain, makin banyak orsos, kepedulian sosial akan tinggi, nilai sosial dan kepedulian tinggi sangat luar biasa untuk membangun daerah.” jelasnya Wawako payakumbuh.

Sementara itu pada sambutannya Walikota Dumai H.Zulkifli As memberikan ucapan selamat bagi pengurus pemuda dan bundo kanduang gonjong limo yang baru dilantik ini dan diharapkan bisa menjalani tugas dengan baik dan amanah terhadap kepercayaan yang diberikan kepada ikatan masyarakat minang Dumai.

” Melalui pelantikan ini, kita bisa meningkatkan hubungan silahturahmi untuk menggapai satu tujuan ikut membangun bumi lancang kuning, ” ujarnya wako diakhir penutup pidatonya.

Acara pengkuhan ini juga dimeriahkan dengan penampilan Resty, anak Dumai yang saat ini sedang berkompetisi di ajang pencarian bakat musik dangdut, Kilau Dangdut Mania (DMD) di MNCTV Jakarta.

Dalam Hal lain juga, dilaksanakan penyerahan bantuan kepada anak-anak yatim yang disampaikan oleh Wakil Walikota Payakumbuh H Erwin Yunaz SE, MM.

Selan itu, juga dilakukan penggalangan dana secara spontanitas untuk perjuangan Resty berjuang di Kilau Dangdut Mania (DMD) di MNCTV Jakarta.

“Iya, warga gonjong limo di acara tadi melakukan aksi spontanitas menggalang donasi untuk Resty dengan program uncang berjalan. Perjuangan Resty menuju Final sangat membutuhkan dana makanya kita adakan kasi ini,” jelas Petria.(hms)

Dumai- Walikota Dumai H. Zulkifli As memantau secara langsung proses pembangunan jaringan dan penanaman pipa gas milik Pertagas dan PGN yang berada di Jalan Soekarno-Hatta, Keluarahan Bukit Nenas, Kecamatan Bukit Kapur, Jum’at (23/2/2018).

Tidak hanya memantau lokasi proses pembangunan jarigan dan penanaman pipa saja, orang nomor satu Kota Dumai ini juga memantau sejumlah lokasi yang dilintasi lintasan pipa gas seperti yang berada di Jalan Laksamana, Kecamatan Dumai Kota.

Didampingi oleh Plt Kabag Humas Pemko Dumai Riski Kurniawan sidak yang dilakukan oleh walikota Dumai ini untuk memastikan proges pembangunan pipa dan memastikan proses pembangunan jaringan gas sesuai dengan aturan yang ada dengan memperhatikan semua aturan yang ada dan tidak mengganggu secara signifikan aktifitas warga yang dilintasi jaringan pipa gas.

“Tujuan kita melakukan pemantauan ini guna memastikan proses pembangunan jaringan pipa gas sesuai dengan aturan dan tidak mengganggu aktifitas warga yang dilintasi oleh jaringan pipa gas,” ujar Walikota Dumai yang terlihat melakukan dialog dengan pihak perwakilan perusahaan yang ditemui dilokasi pemasangan jaringan gas.

“ Kita berharap PGN dan Pertagas dapat secepat mungkin menyelesaikan proses pembangunan jaringan ini dan beraktifitas di Kota Dumai guna memenuhi kebutuhan gas bagi perusahaan dan juga untuk kebutuhan gas bagi masyarakat Dumai kedepannya,” tambah Walikota Dumai.

“Tidak hanya beraktifitas menjalankan bisnis saja kita minta pihak PGN dan Pertagas juga memberikan kesempatan kepada putra putri Dumai untuk dapat bekerja dipersuhaan BUMN ini sesuai dengan kebutuhan yang ada sesuai dengan Perda Kota Dumai yang mengatur tentang ketenagakerjaan,” harap Wako.(hms)**

DUMAI – Terminal Barang dan Truk Kota Dumai pada 2017 lalu telah merealisasikan pendapatan asli daerah dari sektor penarikan retribusi parkir sebesar Rp18,1 miliar, atau melampaui dari target Rp17,9 miliar setahun.

Kepala UPT Terminal Barang dan Truk Kota Dumai Ramlan mengatakan, realisasi diperoleh dari pengutipan retribusi parkir truk angkutan masuk terminal setiap harinya sekitar 250 unit.

“Retribusi parkir truk masuk terminal barang dimulai antara Rp25 ribu hingga Rp75 ribu per kendaraan, dan dalam sebulan bisa mencapai Rp1,5 miliar,” kata Ramlan pada wartawan kemarin.

Penerimaan dari retribusi ini, lanjutnya, diterapkan sistem online dan langsung disetor ke bendahara penerima pada Dinas Perhubungan Kota Dumai, untuk pencegahan kebocoran dan optimalisasi PAD.

Pengawasan retribusi dilakukan juga di dua lokasi timbangan barang secara rutin dan ketat, yaitu di pos pembantu di Kelurahan Bukit Timah dan Bagan Besar.”Pencatatan retribusi parkir diterapkan sistem online dan kita akan berupaya agar penerimaan keuangan daerah ini maksimal,” sebutnya.

Dikatakan dia, realisasi melampaui target ini berkat koordinasi dengan Pelindo dalam kerjasama pengaturan dan pengendalian antrian truk agar tidak menumpuk di area kawasan pelabuhan.

Koordinasi juga dalam rangka penataan kawasan industri pelabuhan untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan Pelindo Dumai dari asap truk dan oli kendaraan mengotori jalan di kawasan pelabuhan.(hms)**

DUMAI – Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau ini, Pemerintah Kecamatan Dumai Timur mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas bakar lahan.

Camat Dumai Timur Arifin mengatakan, masyarakat hendaknya lebih waspadai potensi terjadinya kebakaran lahan ini, mengingat sejumlah kelurahan di wilayahnya rentan terjadi karlahut.

“Sejumlah kelurahan rawan kebakaran lahan dan kita harus mencegah terjadinya karlahut ini karena kini masuk musim kemarau, terutama warga memiliki lahan agar lebih waspada,” kata Arifin pada pers, Kamis.

Camat Arifin juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka kebun dengan cara membakar, karena akan berdampak buruk bagi lingkungan dan manusia serta merugikan kesehatan.

Kewaspadaan terhadap kebakaran lahan ini juga penting bagi warga dan pemilik lahan agar tidak berhadapan dengan hukum akibat membuka kebun dengan cara membakar dan akhirnya menyebabkan bencana asap.

“Banyak peringatan untuk diambil pelajaran, misalnya tanpa sengaja pemilik lahan harus berhadapan dengan hukum, dan diharapkan kerjasama semua menangkal karlahut ini,” imbaunya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Dumai kini mulai berupaya memadamkan titik api di lokasi karlahut, yaitu di Kelurahan Tanjung Penyembal ditaksir 20 hektare dan 5 hektare di Kelurahan Bukit Timah.

Sekretaris BPBD Dumai Muhammad Ridho menyebut, lahan sudah terbakar sejak beberapa hari terakhir, dampak dari cuaca panas, dan upaya pemadaman dibantu satu perusahaan.

“Petugas masih bekerja keras mengendalikan api agar tidak menyebar luas membakari lahan sekitar, dan kita dibantu peralatan dari perusahaan peduli,” kata Ridho.

Upaya pemadaman karlahut bekerjasama dengan TNI Polri dan Manggala Agni, dan BPBD sebagai koordinator penanganan juga akan menggelar rapat koordinasi dengan instansi teknis untuk penetapan status siaga.

Penetapan status diperlukan untuk diusulkan ke Pemerintah Provinsi Riau agar dapat disetujui dilakukan pemadaman dengan menjatuhkan bom air di lokasi kebakaran lahan tersebut.(hms/dean)

Dumai- Setelah dua tahun menjabat sebagai Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo akhirnya menempati rumah Dinas Pemko Dumai di Jalan Putri Tujuh, Kelurahan Teluk Binjai, Dumai Timur, Rabu (21/2) pukul 20.00 WIB.
Sebagai wujud syukur penempatan rumah baru tersebut, Keluarga besar Eko Suharja ikut berbagi kebahagiaan kepada anak yatim Kota Dumai. 487 anak yatim dari 12 panti asuhan memenuhi undangan Wakil Walikota Dumai untuk penempatan rumah dinas bersama tamu undangan lainnya.

Syukuran menempati rumah dinas tersebut dihadiri walikota Dumai H Zulkifli AS, unsur Forkopinda, serta ribuan masyarakat dari tujuh kecamatan di Kota Dumai.

Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo mengungkapkan ” Sejatinya syukuran pindah rumah dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2018 lalu karena, hari itu sangat berarti karena sejalan dengan dua tahun sudah menjabat sebagai Wakil Walikota berpasangan dengan H Zulkifli As sebagai walikota namun karena kesibukan walikota Dumai yang tidak berada ditempat makanya baru malam ini,”.

Tinggal masa tugas 3 tahun, semoga dengan kedekatan dengan masyarakat ini 20 item program pemerintah dapat direalisaikan secara bertahap.

Kata Eko lagi, mohon doa dan dukungan nya, moga dengan pak Zul As bisa selalu bersama untuk melaksanakan visi dan misi sebagaimana yang dijanjikan dalam kampanye politik beberapa tahun lalu. “Kita harapkan Dumai lebih baik, seperti halnya Kota Pekanbaru,”harap Eko.

Sementara itu istri wakil walikota Dumai, Dewi Tunjung Sari mengucapkan terimakasih atas kehadiran tamu undangan dicatat syukuran penempatan rumah dinas ini.

“Rumah dinas ini merupakan fasilitas pemerintah dan berharap dapat memanfaatkan dengan baik fasilitas yang ada karena fasilitas yang ada tak lepas dari hak masyarakat Dumai. Semoga dengan semangkok dekatnya kediaman walikota dan wakil walikota Dumai ini akan dapat bangun Dumai lebih baik sesuai dengan visi dan misi mereka,” pungkasnya.

(hms)**

DUMAI – Pemerintah Kota Dumai terus mewujudkan fasilitas kesehatan publik dengan menjangkau semua wilayah dalam rangka pembangunan sumber daya manusia dan peningkatan taraf kesehatan warga.

Wali Kota Dumai Zulkifli As mengatakan, pendirian fasilitas kesehatan bentuk kepedulian pemerintah dalam memperhatikan tingkat kesehatan masyarakat, dan berharap membawa dampak baik bagi kemajuan pembangunan daerah.

Selain itu, upaya kesehatan bersumber daya masyarakat bertujuan untuk menyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat, sebagai upaya agar lebih peduli pada kesehatan serta mendapatkan pelayanan mudah.

“Masyarakat kita harap juga ikut serta berperan aktif dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungannya,” kata wali kota pada pers baru ini.

Disebutkan, dengan sarana dan prasarana cukup memadai di bidang kesehatan, nantinya diharap dapat dipergunakan untuk pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Melalui fasilitas itu pula diharapkan layanan-layanan seperti Posyandu, peningkatan status gizi Balita, KB/KIA, Balita BGM, Ibu hamil Risti (Risiko Tinggi), kunjungan paliatif, TB, UKS dan home care akan dapat terlaksana dengan baik.

“Keberadaan pos kesehatan wujud peningkatan kesadaran tentang berharganya kesehatan, serta wujud kepedulian dan komitmen seluruh jajaran medis terhadap masalah kesehatan masyarakat,” sebutnya.

Karenanya, dia mengimbau seluruh jajaran kecamatan dan lurah terkait untuk dapat terus memantau keadaan kesehatan masyarakat serta peduli pada setiap inovasi terbaru dunia medis.

“Teruslah belajar untuk hidup sehat, terutama bagi masyarakat agar dapat peduli, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan agar terjaganya ekosistem yang sehat bagi kelangsungan hidup,” demikian wali kota.(hms)**

DUMAI – Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi didampingi Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo SE dan Ustad Abdul Somad meresmikan 212 Mart yang merupakan unit usaha dari Koperasi Amanah Dumai Berkah di Jalan Merdeka Kota Dumai, Rabu (21/2/2018).

212 Mart merupakan yang pertama di Kota Dumai dan dibangun atas inisiatif alumni gerakan 212 yang kemudian membentuk Koperasi Amanah Dumai Berkah sebagai badan hukum 212 Mart.

Walikota Dumai H Zulkifli AS mengucapkan selamat atas diresmikannya 212 Mart di Kota Dumai. Kehadiran gerai ini diharapkan dapat menjadi alternatif belanja yang halal bagi masyarakat Dumai.

“Selain mampu meningkatkan perekonomian Dumai kehadiran 212 Mart diharapkan mampu mengembangkan ekonomi anggota koperasi. Di samping itu, kehadiran gerai 212 Mart bisa menjadi alternatif belanja yang halal bagi masyarakat Dumai,” kata Walikota.

Lebih lanjut walikota berharap 212 Mart mampu menampung produk lokal seperti produk lokal yang dihasilkan oleh UMKM dan UKM yang ada di Dumai tujunnya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Dumai.

Lebih lanjut Walikota mengatakan bahwa kehadiran 212 mart akan membangun citra positif koperasi di Kota Dumai. “Pemerintah akan terus memberikandukungan dan motifasi agar pengelola mampu membuka unit usaha lainnya. Maka dari itu unit usaha yang sudah ada agar dikelola dengan baik secara profesional,” tegasnya.

“Mari terus kita dorong usaha ekonomi kreatif. Mari bersama menjaga keamanan agar ekonomi terus meningkat,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, Pemberdayaan Masyarakat dan UKM Sepranef Syamsir mengatkan 212 Mart merupakan salah satu unit usaha Koperasi Amanah Dumai Berkah. Koperasi inj telah didirikan Desember 2017 lalu dengan jumlah anggota saat pendaftaran sebanyak 400 orang dan komitmen investasi sebesar Rp 750 juta.

“Seiring dengan terus bertambahnya jumlah anggota saya yakin hingga saat uni total investasi bisa mencapai satu miliar lebih. Hal itu dapat dilihat dengan telah diresmikannya 212 Mart salah satu unit usaha Koperasi Amanah Dumai Berkah di Jalan Merdeka Kota Dumai.

Harapan kita agar koperasi ini benar benar dikelola dengan baik. Jika berhasil saya yakin unit usaha ini akan dapat begkembang dengan pesat serta mencadi contoh atau panutan bagi koperasi lainnya,” katanya.

Ustadz Abdul Somad dalam tausiah singkatnya mengajak bersama-sama membangkitkan perekonomian umat, dengan cara bersama-sama menggalang dana mendirikan lembaga ekonomi syariah secara berjamaah contohnya 212 Mart.

Dalam memajukan perekonomian, khususnya dunia perdagangan, ia menekankan agar pelaku usaha jujur dan amanah. Tidak mengurangi takaran dan timbangan. “Jaga selalu kebersihan, karena Islam itu bersih. Produk yang dijual pastikan selalu dalam kondisi baru,” pesan Abdul Somad.

Laksanakan prinsip berjamaah, amanah, dan izzah. Jangan hanya dijadikan slogan, tetapi praktekkan. “Para pekerja hendaknya sebelum masuk kerja di pagi hari membiasakan diri membaca surat Al-Fatihah, surat Al-Ikhlas, surat Al-Alaq, surat An-Nas, dan Ayat Kursi. “Yakinlah hal ini akan memberikan keberkahan dalam setiap usaha,” pungkasnya.

Peresmin 212 Mart ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh walikota Dumai dan Ustadz Abdul Somad dilanjutkan membuka tirai nama gerai 212 Mart dan meninjau langsung gerai. Pada kesempatan itu Walikota dan tamu undangan lainnya termasuk Ustadz Abdul Somad terlihat berbelanja di gerai yang baru saja diresmikan. Tampak seluruh pegawai 212 Mart wanita menggunakan kerudung dan memberikan pelayanan yang ramah.(hms)**


DUMAI – Walikota Dumai H Zulkifli AS minta pemerintah pusat segera menurunkan helikopter water bombing untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Kota Dumai.

“Kami minta pemerintah pusat segera menurunkan helikopter water bombing untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di kota dumai,” kata Walikota Dumai, Rabu (21/2/2018).

Dari laporan yang diterima kebakaran lahan di Jalan Dumai Motor Kecamatan Medang Kampai terus meluas. Lokasi kebakaran berada jauh di tengah hutan dan sulit dijangkau. “Untuk itu kita minta bantuan heli water bombing,” katanya.

Menurut Walikota saat ini sudah ada helikopter bantuan PT Sinarmas yang melakukan water bombing, namun belum cukup membantu memadamkan api. Jika ada tambahan dari BNPB maka proses pemadaman kita harapkan dapat berjalan dengan cepat.

“Surat keterangan status siaga bencana karlahut di kota dumai kemarin sudah saya tandatangani dan langsung disampaikan ke pemerintah pusat melalui BNPB. Mudah-midahan langsung di respon dan bisa mengirimkan heli untuk water bombing,” harap Wako.

Dijelaskan, Karlahut yang terjadi di Dumai akan terus menjadi perhatian ekstra pemerintah agar musibah kabut asap yang terjadi pada tahun 2015 lalu tidak terulang lagi tahun ini hingga tahun-tahun depannya. Sebab itulah status siaga ditetapkan selama 75 hari mulai 20 Februari sampai 5 Mei 2018.(hms)**


DUMAI – Dinas Koperasi dan UKM Kota Dumai akan membekukan 110 koperasi karena sudah tidak aktif lagi.

“Jumlah tersebut dihitung dari beberapa kategori yang sudah ditentukan sebelumnya. Diantaranya adalah, sudah tak pernah melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan tak ada aktifitas lagi dari koperasi dimaksud,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Dumai Sepranef Syamsir Rabu (21/2) lalu.

Sejauh ini pihaknya sudah melaporkan koperasi tidak aktif ke kementerian Koperasi RI untuk segera dilakukan pembubaran dan penutupan koperasi.

Pada prinsipnya tidak perlu memiliki jumlah koperasi yang banyak, kalau tidak memiliki kualitas yang memadai dan lebih baik sedikit tetapi berkualitas dan berprestasi.

Menurut Sepranef, jumlah Koperasi di Kota Dumai sebanyak 272 yang aktif hanya 162 koperasi artinya ada sebanyak 110 koperasi yang tidak aktif.

“Koperasi yang tidak aktif tinggal menunggu pembubaran dari Kementerian Koperasi RI lalu dilakukan pembekuan.” Kata Sepranef

Diterangkannya, koperasi yang tidak aktif biasanya karena tidak transparan seperti tidak pernah melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Untuk itu dirinya mengimbau pengurus koperasi di Dumai agar melakukan RAT sebagai wujud pertanggung jawaban kepada seluruh anggota koperasi serta membuat neraca keuangan agar transparan.

Terakhir Sepranef mengatakan bahwa konsep pendanaan koperasi harusnya dilakukan secara mandiri dari iuran anggota, prinsipnya dari kita, untuk kita.

“Untuk kita ketahui bahwa konsep pendanaan koperasi harusnya dilakukan secara mandiri dari iuran anggota, prinsipnya dari kita, untuk kita,” pungkasnya.(hms)