Dumai- Walikota Dumai, Drs. H. Zulkifli As didampingi Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo SE bersama Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Dumai menyerahkan sebanyak 546 unit Rumah Layak Huni (RLH) tahun anggaran 2017 secara simbolis kepada masyarakat, pada Selasa (23/1/18) di Kantor Camat Dumai Barat, Kota Dumai.
Dalam sambutannya, Walikota Dumai menyampaikan bahwa sesuai Undang-undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan permukiman dijelaskan bahwa salah satu tugas pemerintah yaitu memfasilitasi penyediaan Perumahan dan permukiman bagi masyarakat, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan memberikan kemudahan pembangunan dan perolehan rumah melalui program perencanaan pembangunan perumahan secara bertahap dan berkelanjutan di antaranya berupa bantuan rumah secara Swadaya atau Swakelola yang pendanaannya bersumber dari APBD Kota Dumai dan provinsi serta dana alokasi khusus maupun APBN.

Rumah tidak layak huni di Kota Dumai sejumlah 2431 unit berdasarkan data dari konsultan kota tanpa kumuh atau kotaku provinsi Riau tahun 2017. Sementara itu Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Perkim telah berhasil melaksanakan pembangunan baru dan peningkatan kualitas di 23 Kelurahan dan 7 kecamatan sebanyak 546 unit dengan anggaran mencapai Rp. 14,9 Miliar Rupiah. Dibandingkan dengan tahun 2016 yang hanya 84 unit rumah.
“Sehingga dengan dilaksanakannya kegiatan ini secara berkelanjutan dapat memenuhi target pemerintah dalam hal pemerataan pembangunan,” ujarnya.

Selain program RLH, Dinas Perkim juga telah menyelesaikan pembangunan sanitasi permukiman. Pembangunan sanitasi permukiman didefinisikan sebagai upaya peningkatan pengelolaan air limbah domestik yang layak dan berkelanjutan mulai dari tingkat rumah tangga hingga sistem pengelolaan di tingkat kota.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Dumai, Zulkarnain mengatakan bahwa program sanitasi berupa pembangunan instalasi pengolahan air limbah domestik terpusat atau komunal telah dilaksanakan di 4 Kelurahan dengan 200 sambungan rumah dengan total anggaran sebesar Rp. 1,9 Miliar Rupiah.

“Hal ini tentunya diharapkan bertambahnya jumlah masyarakat Kota Dumai yang memiliki rumah serta memiliki rumah yang layak huni dengan sanitasi yang baik,” tambahnya

.(hms)**

Leave a Reply

Your email address will not be published.
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>