Dumai- Sepakan pelaksanaan MTQ ke-36 Provinsi Riau di Kota Dumai, Jum’at (15/12) semua cabang pertandingan selesai dipertandingkan.

Sabtu (16/12) panitia pelaksana MTQ ke-36 di Kota Dumai akan menggelar malam penutupan MTQ sekaligus penyerahan piala dan hadiah kepada qori dan qoriah yang menjadi yang terbaik dalam perhelatan tahunan di Provinsi Riau.

Ketua Pelaksana MTQ Kota Dumai H. Muhammad Nasir mengatakan pelaksanaan MTQ kali ini sudah selesai dipertandingan semuanya dan malam ini akan kita gelar malam penutupan acara MTQ ke-36 kali ini.

“Berbagai kegiatan akan dilaksanakan kali ini, mulai dari penurunan bendera MTQ, penampilan tari persembahan sampai dengan pengumuman dan penyerahan hadiah kepada pemenang. Kalau ada pembuka tentunya ada penutup,” ujar M Nasir yang juga merupakan Sekda Kota Dumai.

Rencananya penutupan MTQ kali ini akan ditutup secara langsung oleh Wakil Gubernur Riau dengan dihadiri oleh kepala daerah se Provinsi Riau, katanya.

“Dihimbau kepada masyarakat Dumai untuk bersama-sama meramaikan malam penutupan MTQ kali ini,” pungkasnya.(hms/dean)

Dumai – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) memperoleh 4 penghargaan dari kementrian keuangan republik Indonesia dan menjadikan KPKNL Dumai sebagai yang terbaik di Indonesia.

Sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 696/KMK.01/2017 Tentang Penetapan Kantor Pelayanan Terbaik Di Lingkungan Kementerian Keuangan Tahun 2017, KPKNL Dumai ditetapkan sebagai Peringkat Kedua Kantor Pelayanan Terbaik di Lingkungan Kementerian Keuangan Tahun 2017.

Lomba Kantor Pelayanan Terbaik di Lingkungan Kementerian Keuangan Tahun 2017 telah dimulai sejak diusulkannya KPKNL Dumai oleh Kantor Wilayah DJKN Riau, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau pada bulan Februari 2017. Pada tanggal 19 Juli 2017, KPKNL Dumai didatangi oleh Tim Penilai Awal kantor Pelayanan Terbaik untuk melakukan Penilaian Awal Kantor Pelayanan Terbaik dan pada tanggal 30 Agustus 2017 Kepala KPKNL Dumai Guntur Sumitro didampingi beberapa pegawai KPKNL Dumai terbang ke Kantor Pusat Kementerian Keuangan untuk memenuhi panggilan Penilaian Akhir Kantor Pelayanan Terbaik.

Ada 4 kategori dalam pemberian apresiasi kepada pengguna jasa KPKNL Dumai yaitu bidang Pengelolaan Kekayaan Negara kategori Pengelolaan BMN dan Penatausahaan BMN. Kategori Pelayanan Penilaian, Kategori Pengurusan Piutang Negara dan Kategori Pelayanan Lelang bidang Pokok Lelang, Frekuensi Lelang dan Administrasi Lelang

Menurut Guntur Sumitro predikat Kantor Pelayanan Terbaik Kedua di Lingkungan Kementerian Keuangan Tahun 2017, merupakan hasil sinergi sumber daya manusia KPKNL Dumai. Dengan motto SEROJA (Semangat, Energik, Ramah, Optimis, Jujur dan Amanah), KPKNL Dumai memberikan pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jasa yang efektif dan efisien.

Dengan pencapaian sebagai  Kantor Pelayanan Terbaik Kedua ini diharapkan dapat menjadi pemacu gelora semangat bagi seluruh pegawai KPKNL Dumai agar dapat lebih baik dalam mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, ujarnya.(hms/dean)

Dumai – Sebagai Tuan Rumah pada pelaksananan Musabqoh Tilawatil Qur’an Provinsi Riau ke XXXVI Tahun 2017. Pelayanan, keramahtamahan dan kekeluargaan menjadi poin penting dalam membangun kebersamaan sehingga terwujudnya suatu hubungan silaturahmi yang baik dan harmonis antar sesama umat.
Dalam hal ini Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si beserta isteri Hj. Haslinar Zulkifli, mengundang para dewan hakim Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) untuk makan malam bersama di Gedung Sri Bunga Tanjung (pendopo) Jl. Puteri Tujuh Dumai. Kamis (14/12) pukul 19:00 wib.
Sambutan hangat serta senyuman keramahtamahan Walikota dan isteri terlihat menunjukan kesan kebahagiaan yang luar biasa, begitu pula para dewan hakim yang hadir pada saat itu, walaupun pertemuan tersebut baru pertama kalinya, namun keakraban Silaturahmi seperti sudah lama terjalin.
Pada kesempatan tersebut, Walikota Dumai Drs. Zulkifli AS, M.Si menyampaikan, ucapan terima kasih kepada dewan hakim yang telah mempermudah langkahnya untuk hadir memenuhi undangan ini, kemudian wako juga mengatakan, selama para dewan hakim berada di Kota Dumai masih banyak ditemukan berbagai kekurangan sudi kiranya untuk memaafkan, “ini lah Kota Dumai dengan segala keterbatasan, jika Kota Dumai ini sudah sempurna berarti Kota Dumai tidak adalagi pembangunan”. Ungkap wako.
Masih dalam sambutanya, jika selama perhelatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ini berlangsung menemukan kesan yang manis-manis silahkan dibawa pulang, dan jika ada menemukan kesan yang pahit-pahit mohon ditinggalkan saja di Kota Dumai namun silaturahmi kita tetap terjaga dan terjalin dengan baik. Tutup Wako. (hms/ds).

Dumai – Pemahaman dan Antisipasi nyata dalam penanggulangan HIV/AIDS harus dilakukan menyeluruh dari semua elemen, terlebih lagi di usia rentan yakni pelajar dan mahasiswa, untuk itu KPA Kota Dumai menyelenggarakan Lokakarya HIV/AIDS bagi Pelajar dan Mahasiswa yang dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE. Kamis (14/12/2017).
Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Anggrek Lt. 2 Hotel Grand Zuri ini diadakan oleh KPA Kota Dumai dan dihadiri sekitar 60 orang perwakilan dari SLTA sederajat dan perguruan tinggi se Kota Dumai. 
Upaya yang dilakukan di antaranya lokakarya sekaligus sosialisasi HIV/AIDS kepada pelajar dan mahasiswa usia 15-24 tahun ini sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Mendagri dalam penguatan kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan HIV/AIDS.
Menanggapi Hal ini Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE, dalam pidatonya, menyambut baik atas diadakanya kegiatan ini, karena fokusnya adalah pelajar dan mahasiswa, disatu sisi pelajar dan mahasiswa merupakan generasi penerus cita-cita bangsa, Pelajar sebagai kelompok usia produktif sangat penting dalam peningkatan pengetahuan yang komprehensif tentang bahaya penyakit HIV/AIDS.
Kasus HIV/AIDS menurutnya telah menjadi masalah global, penyebaran penyakit mematikan ini sudah merata dan tidak mengenal usia, jenis kelamin baik itu pria dan wanita dewasa, ibu rumah tangga, pelajar, bahkan anak-anak balita juga terkena dampaknya.
Pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak kepada kita yang hadir disini untuk mencermati sekaligus mengikutinya dengan penuh perhatian sehingga nantinya segala apa yang didapat dalam lokakarya ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Informasi dan pengetahuan yang diperoleh harus disampaikan kepada rekan-rekan lainnya di sekolah. Bahkan juga kepada lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ungkap Wawako.
Kemudian wawako juga menyebutkan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Kota Dumai agar para pelajar dan mahasiswa Kota Dumai terselamatkan dan terhindar dari hal-hal kearah negatif. (hms/ds).


Dumai- Pihak Dinas Kesehatan Dumai memastikan tidak ada kasus Difteri di Kota Dumai. Pihak dinas mengimbau masyarakat waspada dengan penyakit yang mudah menyebar ini. Ada beberapa daerah yang sudah menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri. 

Penyakit ink muncul karena adanya bakteri Corynebacterium diphtheriae yang menyerang saluran pernapasan. Seperti virus flu, bakteri ini masuk ke tubuh lewat percikan udara ketika seseorang batuk, bersin atau berbicara. Bakteri juga dapat ditularkan lewat kontak langsung dengan cairan yang keluar dari saluran pernapasan dan luka kulit. 

“Kita imbau masyarakat lebih waspada. Sebab penyebarannya di beberapa daerah mulai mengkhawatirkan,” terang Kepala Dinas Kesehatan Dumai, Faisal, Rabu (13/12/2017).

Ia juga mengimbau orangtua dan pihak puskemas tanggap dengan gejala Difteri. Ia mengingatkan agar pasien diduga Difteri harus memperoleh penanganan medis. Pihak puskesmas bisa segera merujuk ke RSUD Dumai bisa terdapat pasien dengan gejala Difteri.

Pemerintah Kota Dumai bisa saja menetapkan KLB bila terdapat satu pasien Difteri di Dumai. Ia berharap hal ini tidak terjadi bila orangtua dan tenaga medis tanggap. “Bila ada gejala Difteri segera ambil tindakan cepat. Terutama bila mendapati mulut anak luka tak kunjung sembuh,” terang Faisal.

Ia juga mengimbau orangtua segera membawa anaknya untuk mendapat imunisasi. Difteri kerap menyerang anak yang belum memperoleh imunisasi. Mereka bisa segera memperoleh imunisasi di posyandu atau puskesmas terdekat.

Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan Dumai, Nurbeti mengaku pihak dinas berupaya antisipasi penyebaran Difteri di Dumai. Ada sejumlah daerah yang menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri. Satu caranya menyebar informasi kepada para kaum ibu.

Pihak dinas menyarankan agar segera membawa anaknya ke pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapat imunisasi lengkap. Bagi Bayi dan Bayi Dua Tahun (Baduta) harus mendapat imunisasi lengkap. Bayi kurang dari 24 jam mendapat imunisasi Hepatitis B. 

Bayi satu bulan mendapat imunisasi BCG dan OPV 1. Bayi dua bulan mendapat imunisasi DPT-HB-Hib 1 dan OPV 2. Bayi tiga bulan mendapat DPT-HB-Hib 2 dan OPV3. Bayi empat bulan mendapat imunisasi DPT-HB-Hib3, OPV 4 dan IPV. 

Bayi sembilan bulan mendapat imunisasi Campak. Bayi 18 bulan imunisasi DPT-HB-Hib dan Campak. “Kalau sudah lengkap imunisasinya agar mendapat bosternya daru usia 1,5 tahu  hingga 3 tahun,” terang Beti, Rabu (13/12/2017).(hms/dean)

Dumai- Mendekati akhir pelaksanaan dan perlombaan MTQ ke -36 Provinsi Riau, Rabu (14/12/2017) jumlah pengunjung yang menyaksikan pertandingan di benua utama MTQ, Taman Bukit Gelanggang terus bertambah.

Banyaknya jumlah pengunjung yang ingin menyaksikan pertandingan  membuat tenda penonton yang disediakan panitia tidak mencukupi hingga penonton membludak dan duduk diatas lantai tepat didepan panggung taman bukit gelanggang.

Tak sedikit penonton yang rela tegak berjam jam guna menyaksikan para qori dan qoriah membacakan ayat suci alquran melalui layab besar yang disediakan oleh panitia pelaksana MTQ tingkat Provinsi Riau di Dumai.

Beberapa pengunjung yang dominan warga Dumai terlihat membawa alquran untuk menyimak bacaan dari para qori dan qoriah yang bertanding.

Hingga larut malam antusian masyarakat Dumai yang menyaksikan pertandingan masih tinggi dan tetap bertahan hingga semua peserta yang dijadwalkan bertanding selesai membacakan alquran.


Malam ini diagendakan 12 peserta dewasa putra dan putri tampil dalam tampil diperingkat saringan untuk menentukan siapa yang layak masuk kebabak final.(hms/dean)


Dumai-  Sejumlah cabang pertandingan MTQ ke -36 tingkat Provinsi Riau di Kota Dumai sudah menyelesaikan pertandingan dan dewan hakim sudah mengantongi sejumlah pemenang dari berbagi cabang pertandingan yang sudah selesai dilaksanakan.

Sekertaris Dewan Hakim MTQ Tingkat Provinsi Riau, Salman S.sos mengatakan  final Fahmil Qur’an dilaksanakan pada Rabu (13/12) kemarin.  “Ada beberapa cabang pertandingan juga yang sudah selesai pertandingan finalnya hari ini (kemarin, red), namun untuk juara baru diumumkan pada malam penutupan, Sabtu (16/12) besok,” sebutnya.


Dijelaskannya, untuk pertandingan yang sudah selesai babak final, Rabu (13/12) kemarin yakni Cabang Tilawatil Quran golongan anak-anak  putra dan putri, golongan Tartil Putra dan Putri, golongan Remaja Putra dan Putri, golongan cacat netra putra dan putri, golongan Qiraat Sabaah Remaja putra dan putri, golongan morattal Putra dan putri. “Jadi untuk cabang tilawah hanya menyisakan satu golongan yakni golongan dewasa,” tuturnya.


Selanjutnya ada cabang pertandingan yang sudah selesai final yakni  Hifzil Quran golongan 1 juz dan tilawah  putra dan putri, golongan 5 juz dan tilawah (putra dan putri), begitu juga 10 juz dan 20 juz.


“Selanjutnya cabang Syahril Quran,sedangkan Khattil Quran final dilaksanakan pada Kamis (14/12) hari ini,” ujarnya.


Ia mengatakan untuk cabang yang sudah selesai final akan dicocokkan kali nilai antar dewan hakim dan catatan panitia agar tidak salah. “Jadi saat penutupan baru di umumkan siapa yang juara,” tuturnya.


Ia mengatakan ada beberapa cabang lagi yang tersisa seperti Cabang Tafsir Quran Bahasa Inggris, Arab dan Indonesia di Mesjid H Hasan Basri Jalan Soekarno Hatta Dumai, makalah ilmiah Al-Qur’an. “Selesai semuanya menurut jadwal pada Jumat (13/12), dan sabtu (13/12) penutupan,” tutupnya.(hms/dean)


Dumai- Perlombaan cabang Fahmil Quran MTQ ke-36 Provinsi Riau yang dilaksanakan di Kota Dumai sudah memasukki partai Final baik beregu putra maupun putri, Rabu (13/12/2017).

Pelaksanaan Fahmil Quran ini dilaksanakan di masjid Muhajiri, Jalan Soebrantas dengan diikuti oleh semua kontingan MTQ ke-36 Provinsi Riau kali ini.

Pada perhelatan jenis lomba pemahaman atau pendalaman Al-Qur’an dengan penekanan pada pengungkapan ilmu Al-Qur’an dan pemahaman kandungan ayat dalam bentuk cerdas cermat ini. Kabupaten Bengkalis tampil sebagai juara umum dengan menyabet 2 kemenangan.

Dimana untuk beregu putra Bengkalis tampil sebagai yang terbaik setelah di final mengalahkan kontestan lainnya dari Kabupaten Indragiri Hulu dan Kuantan Singingi.

Kontingen putra Kabupaten Bengkalis tampil sebagai yang terbaik dengan point yang dikumpulkan sangat mencolok dari peserta lainnya. Kontingen Bengkalis tampil sebagai juara dengan nilai 1950 diikuti oleh Kabupaten Indragiri Hulu ditempat kedua dengan nilai 1590 dan Kabupaten Kuantan Singingi dengan nilai 1050 ditempat ke tiga.

Sementara untuk juara harapan putra cabang Fahmil Quran diraih oleh Kampar sebagai juara harapan satu diikuti secara berturut turut harapan 2 dan 3  Kabupaten Kepulauan Meranti Rokan Hulu.

Sementara itu untuk kategori putri di cabang Fahmil Quran, Kabupaten Siak tampil sebagai yang terbaik dengan mengumpulkan nilai 1095 diikuti oleh Kabupaten Kampar di posisi kedua dengan jumlah nilai 1085 dan Kabupaten Bengkalis di posisi ketiga dengan total nilai yang dikumpulkan sebanyak 980.

Sementara itu untuk harapan 1,2 dan 3 secara berurutan diperoleh oleh Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Rokan Hulu.(hms/dean)

Dumai- Sekretaris dewan hakim pelaksanaan MTQ ke-36 sangat mengapresiasi panitia pelaksana MTQ tingkat Provinsi Riau di Kota Dumai karena dinilai sukses dan sangat pintar dalam pemilihan lokasi acara.

Tidak adanya kericuhan menjadi salah satu nilai plus dari panitia selain pemberian fasilitas yang sangat memadai bagi peserta MTQ dan masyarakat Dumai yang menyaksikan iven tahunan di Provinsi Riau ini.

” Panitia pelaksana MTQ tingkat Provinsi Riau ke -36 di Dumai sangat  bagus dalam pelaksanaan MTQ kali ini terutama dalam pemilihan tempat utama pelaksanaan MTQ,” ujar sekretaris Dewan Hakim MTQ ke-36 Provinsi Riau H.M Saman Ssos. MSi.

“Lokasi utama pelaksanaan MTQ yang sangat strategis dan saling berdekatan serta berada di pusat kota dan keramaian membuqt MTQ kali ini lebih semarak lagi,” kata Saman.

Lokasi dan bangunan tribun yang berada tepat didepan astaka utama merupakan suatu pilihan yang tepat. Bangunanya juga sangat bagus dan indah membuat susana lebih hidup dan penempatan dewan hakim tepat dibawah pada proses pelaksanaan MTQ sangat pas,” urainya, Rabu (13/12/2017).

” Namun tetap ada koreksinya. Sangat disayangkan iven besar ini tidak melibatkan pihak swasta yang akan lebih dapat memeriahkan acara dan pelaksanaan acara tidak menjadi monoton dengan acara pemerintahan. Kalau ada pihak swasta kan ada pemandangan lainnya dan pihak swasta saya yakin mau kalau diajak,” pungkas Saman.(hms)**


Dumai – Pemerintah Kota Dumai melalui Badan Pendapatan Daerah menyelenggarakan Sosialisasi Pembayaran Pajak Online dan Pemasangan Alat Perekam Transaksi Usaha. Selasa (12/12/2017). Di Ruang Rapat Badan Pendapatan Daerah Jl. H.R Soeberantas No. 135 Dumai. 

Diera digital sekarang ini, segala hal dapat dilakukan secara lebih mudah dengan menggunakan teknologi, Memanfaatkan kemajuan teknologi, sepertinya menjadi pilihan strategis Pemerintah Daerah Kota Dumai dalam upaya meningkatkan pelayanan prima.

Adapun pilihan tersebut, Pemko Dumai melakukan inovasi teknis yakni pembayaran pajak secara online bernama e-Billing sesuai keputusan Dirjen Jenderal Pajak yang baru saja diberlakukan secara resmi pada 1 Januari 2016. Melalui e-Billing, wajib pajak yang ingin membayar pajak dapat melakukan penyetoran kapanpun dan dimanapun secara online, tanpa perlu menunggu antrian di Bank untuk membayar pajak. 

Jenis pajak yang diadministrasikan oleh Dirjen Jenderal Pajak (DJP) dan dapat difasilitasi oleh e-Billing adalah Pajak Pusat berupa Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), serta Pajak Bumi Bangunan (PBB) sektor pertambangan, perkebunan, dan perhutanan.

Untuk tahap awal, Badan Pendapatan Daerah menerapkan kesektor pajak perhotelan, restoran dan pajak makan minum, setelah target sistem e-Billing ini berjalan Badan Pendapatan Daerah akan memulai kesektor yang lain. Kemudahan, kenyamanan, dan keamanan, menerapkan sistem e-Billing dengan tujuan memberikan pelayanan yang prima kepada wajib pajak.

Kelebihan pembayaran pajak melalui e-Billing, antara lain adalah meminimalkan potensi terjadinya kesalahan input dalam pengisian kriteria pajak yang akan dibayarkan, menghilangkan potensi pemalsuan bukti penyetoran, selain itu Sistem e-Billing juga mendukung keramahan lingkungan karena mereduksi penggunaan kertas dan alat tulis saat melakukan pembayaran pajak secara manual.

Menanggapi hal ini, Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si mengatakan, saat ini sebagai Aparatur kita dituntut untuk meningkatkan pelayanan, berbagai upaya telah dilakukan tetapi masih belum mencapai maksimal, untuk kedepan mau tidak mau, siap tidak siap sistem e-Billing ini  tetap dilaksanakan semata-mata bertujuan bagaimana kedepan pelayanan menjadi mudah, cepat, tepat, efisien dan evektif walaupun diawal-awal terasa sangat berat. Ungkap wako.

“Satu hal lagi, mengenai pelayanan saat ini sudah terjadi persaingan dengan daerah-daerah lain untuk itu saya mengharapkan kerjasama antar berbagi pihak baik Aparatur Pemerintah maupun para pelaku dunia usaha”. Ucapnya (wako).

Mengakhiri sambutanya, Wako sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi sistem e-Billing pembayaran pajak online tersebut karena Pegawai Aparatur tidak terbebani terlalu berat, banyak pihak-pihak lain mengawasi mereka, Dewan mengawasi, inspektorat, BPK, dan lembaga-lembaga lainya, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada mitra-mitra pihak swasta para pelaku dunia usaha yang telah berkenan hadir mudah-mudahan Sistem Pembayaran Pajak Online e-Billing ini dapat diterima dengan baik. Tutup wako. (hms/ds).