Sekretaris Jendral Kementrian Perindustrian Harus Munandar menyerahkan sertifikat objek vital nasional kepada sejumlah daerah dan Dumai menjadi salah satu penerima sertifikat. Walikota Dumai H. Zulkifli As Langsung menghadiri penyerahan sertifikat tersebut.

Sertifikat Objek Vital Nasional Sektor Industri (OVNI) diberikan dalam rangka mewujudkan industri nasional sebagai pilar dan penggerak ekonomi di masa depan, ini membuktikan bahwa pemerintah memberikan dukungan keamanan terhadap industri dan kawasan
industri yang dinilai vital.

“Keamanan dan rasa aman merupakan salah satu kunci dan syarat keberhasilan suatu negara dalam pengembangan ekonomi,” kata Sekjen Kemenperin Haris Munandar pada Penganugerahan Penghargaan Bidang Industri di Jakarta.

Walikota Dumai H Zulkifli AS mengatakan, pertumbuhan ekspor, inpor, dan investasi saat ini di Dumai terus membaik dan hal itu karena terpengaruh oleh beberapa alasan. “Dumai selalu menjadi barometer dalam pertumbuhan ekonomi nasional sehingga kita harus bekerjasama dan bekerja keras agar investor-investor mau berinvestasi dan membuka peluang usaha,”ujarnya.

“Sebagai kota yang memiliki posisi sangat stretegis berbatasan dengan negara tetangga atau garda terdepan, hendaknya bisa melihat peluang usaha dan mempersolek diri untuk dapat menarik investor. Hindari konflik dengan instansi lain dan bersama-sama bermusyawarah dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Selain itu, mari selalu mengedepankan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi agar seluruh elemen masyarakat Dumai bisa merasakan manfaatnya,”ujarnya wako saat menghadiri penyerahkan anugerah penghargaan industri hijau, sertifikat industri hijau serta penyerahan sertifikat objek vital nasional sektor
industri.

Dengan adanya pemberian Sertifikat Objek Vital Nasional Sektor Industri di Dumai diharapkan nilai investasi dan kedatangan investor ke Dumai semakin meningkat.

Perusahaan Menerima Penghargaan OVNI 2017 yakni Energi Sejatera Mas, Nagamas Palmoil Lestari, Ivo Mas Tunggal, Pelita Agung Agrindustri, Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Persero), Megalopolis Manunggal Industrial Development, PT Bekasi Fajar Industrial Estate TBK, PT Bekasi Matra Industrial Estate dan PT Surya PRatama, Permata Hijau Palm Oleo, Indotaisei Indah Development, Holcim Indonesia TBK Pabrik Cilacap, Holcim Indonesia TBK Pabrik Tuban, Cemindo Gemilang dan Kawasan Industri Dumai.(hms/dean)

Dumai- Pemerintah Kota Dumai menggelar upacara dalam rangka memperingati hari Ibu ke-89, hari nusantara, hari Bela Negara dan hari Kesetiakawanan Sosial Nasional Tahun 2017, Jum’at (22/12/2017) di halaman eks kantor Walikota Dumai jalan HR Soebrantas.

Asisten 1 Setdako Dumai H.Hamdan Kamal  selaku pembina upacara membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, mengatakan Peringatan hari ibu diambil dari pelaksanaan konggres perempuan Indonesia yang pertama di Yogyakarta, yang merupakan wujud semangat pergerakan wanita Indonesia. 

Adapun penetapan tanggal 22 Desember sebagai hari ibu nasional ditetapkan pada konggres wanita ke- 3 di Bandung pada tanggal 22 Desember 1938.’

Tanpa mengecilkan arti seorang ayah, ibu adalah sosok penting dibalik keberhasilan dan kesuksesan seseorang karena dibalik keberhasilan seseorang disitu terdapat jasa besar, pengorbanan, kerja keras dan do’a dari seorang Ibu. Maka pada peringatan hari Ibu ini diharapkan agar kita semua mampu mengambil hikmah yang terdalam tentang pentingnya peranan ibu bagi kita, juga kaum perempuan yang telah berjuang keras bersama kaum pria dalam meraih dan mengisi kemerdekaan Indonesia,” ujar Hamdan Kamal.

“Peningkatan kaum laki-laki dan keluarga dalam pembangunan juga menjadi bagian yang penting dalam rangka penghapusan segala bentuk diskriminasi dan tindak kekerasan lainnya serta berbagai upaya untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa,” tambahnya.

“Pentingnya ketahanan keluarga juga menjadi bagian yang harus dikampanyekan kembali dalam sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Sekali lagi, saya ucapkan selamat hari Ibu untuk seluruh Ibu Indonesia.  terimakasih atas jasa besar, pengorbanan, kerja keras dan do’a yang selama ini selalu diberikan dengan tulus dan ikhlas,”ungkap Hamdan Kamal diakhir pidatonya.(hms/alwi)


Dumai- Wakil Walikota dumai Eko Suharjo menghadiri malam bina iman dan taqw (Manut) Primagam dan sekaligus membuka secara resmian Mabit yang dilaksanakan di Mesjid Hasan Basri jalan Seokarno-Hatta, Sabtu (23/12/2017).

Pada kegiatan acara Mabit tersebut mengangkat tema” Pentingnya Iman dan Amal sholeh bagi pelajar Indonesia” dengan jumlah peserta yang mengukuti Mabit ini sebanyak 70 siswa sekota Dumai.

Pada sambutan Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo,SE mengatakan” Tujuan di adakan kegiatan ini adalah guna menumbuh kembangkan karakter yang agamis, menumbuhkan sifat simpati terhadap agama Islam terutama bagi anak-anak remaja sekarang ini, serta mengembangkan bakat-bakat penerus bangsa dan agama dari peserta didikan Mabit Primagama sendiri, pungkas Eko Suharjo.

Pada kesempatan ini Eko Suharjo berharap “melalui kegiatan Mabit ini kota Dumai dapat mengarahkan anak-anak kita menjadi insan yang terpuji dan berakhlakul karimah yang berguna bagi masyarakat. Dengan semangat yang baru, menjadikan pemuda-pemudi muslim untuk selalu dapat meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Semoga selalu semangat di tahun baru islam  ini, dan melalui kegiatan Mabit dapat mencapai tujuan yang positif bagi kita semua,”ungkap Wawako dumai diakhir penutupnya.

Sementara itu Agus ketua panitia Mabit kota Dumai menjelaskan” Alhamdulillah, pelaksanaan technical meeting sudah diadakan pekan lalu. Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan lancar,” ujarnya

Selanjutnya” Saya atas nama pribadi dan yang mewakili Mabit kota Dumai mengucapkan terima kasih banyak kepada bapak Wakil Walikota Dumai yang telah berkenan hadir dan membuka kegiatan ini dan serta Pemerintah kota dumai yang telah menyambut baik kegiatan ini dilingkungan kota Dumai.” ungkapnya Agus. (hms/awi)

DUMAI – Pemerintah Kota Dumai menyambut kedatangan ratusan santri  dari Pondok Pesantren Darunnajah Ulu Jami Jakarta di Kota Dumai yang akan melaksanakan  kegiatan Praktek Pengabdian Masyarakat (PPM)  di Kota Dumai. 

Penyambutan santri Para santriwan/santriwati Kamis (14/12) kemarin di Gedung Pendopo Kota Dumai dipimpin langsung oleh walikota Dumai H. Zulkifli As.

Walikota Dumai Zulkilfli As mengatakan pihaknya atas nama pemerintah Kota Dumai mengucapkan selamat datang  kepada seluruh santriwan/santriwati yang akan melaksanakan kegiatan PPM di Kota Dumai. 

“Buat lah Dumai seperti kampung sendiri, kami sangat terbantu karena para santri ini akan di terjun ke masyarakat,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Kota Dumai itu juga memaparkan kondisi Kota Dumai yang cukup heterogen, untuk itu pihak juga meminta agar para santriwan/santriwati untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan Kota Dumai. 

“Terimakasih sudah mempercayakan Dumai sebagai tempat PPM, padahal kita tahu pesantren basisnya di Jakarta, tapi dari banyak Kota yang di Indonesia, Dumai jadi pilihan,” tambahnya.

Kedatangan para santriwan/santriwati itu ke Dumai juga didampingi Ketua Umum Yayasan Darannajah KH Saifuddin Arief, Pimpinan Pesantren Darunnajah Jakarta KH Sofwan Manaf dan beberapa pimpinan lainnya.
Total peserta dalam kegiatan PPM itu sebanyak 329 orang terdiri dari 114 orang peserta Putra, peserta putri 150 orang, pembimbing 49 orang (pria dan wanita) dan 16 panitia (pria dan wanita).

Tujuan dilaksanakannya kegiatan PPM ini adalah menjadikan peserta PPM bisa belajar dan mengenal langsung ragam sosial kemasyarakatan dengan empati dan mengabdikan ilmu yang didapat selama di pesantren dengan simpati dakwah Islamiyyah di tengah masyarakat. 

“Sekali lagi kami ucapkan selamat datang, semoga dengan kegiatan ini memberikan manfaat yang baik ke masyarakat Dumai,” ungkap Zul As.(hms/alwi)

Dumai – Sekolah Tinggi Teknologi Dumai membuka Sidang Senat Terbuka Tahun 2017 sebanyak 128 orang Wisudawan/Wisudawati lulusan Teknik Informatika, Teknik Industri dan Teknik Sipil. Di Ballroom Hotel Grand Zuri Jl. Jenderal Soedirman. Sabtu (23/12).

Pembukaan Sidang Senat Terbuka dipimpin oleh Ketua Yayasan Hj. Sirlyana, MP dan dihadiri Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE, Wakil Ketua DPR Provinsi H. Sunaryo, Koordinator Kopertis Wilayah X Prof. Dr. Herri, MBA, Ketua Yayasan STIA Lancang Kuning Dumai Drs. Nahar Efendi, M.Si, Ketua STEMIK Dumai Mardayulis dan tamu undangan para orang tua Wisudawan/Wisudawati.

Ketua Yayasan STT Dumai Hj. Sirlyana, MP menyampaikan dalam sambutanya, Sidang Senat Terbuka ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan sebuah awal dari proses belajar yakni belajar tentang arti kehidupan untuk kedepan, ucapan selamat juga disampaikan oleh ketua yayasan STT Dumai kepada para Wisudawan/Wisudawati atas keberhasilannya tahap awal ini, kemudian ucapan terima kasi juga disampaikan kepada para orang tua wisudawan/wisudawati yang telah memberi dorongan, semangat kepada putera/putrinya dan memberikan kepercayaan untuk menuntut ilmu di STT Dumai sehingga putera/puteri nya berhasil wisuda pada hari ini.

Selain itu Ketua Yayasan STT Dumai Hj. Sirlyana, MP berpesan agar para Wisudawan/Wisudawati yang telah lulus ini dapat mengikuti jejak langkah alumni STT Dumai yang telah berhasil dan sukses dalam membina karirnya serta dapat memberi sumbangsihnya kepada Kota Dumai.

Sambutan Penasehat STT Dumai H. Sunaryo menyampaikan, dari tahun 2002 hingga tahun 2017 Sekolah Tinggi Teknologi Dumai telah meluluskan 904 orang Wisudawan/Wisudawati, dan banyak yang telah meraih kesuksesan berkat bekal ilmu yang telah diperoleh, maka dari itu saya berharap kepada Wisudawan/Wisudawati yang lulus tahun ini jangan ragu dan takut tidak mendapat pekerjaan, jangan berharap menjadi PNS, karena lulusan STT sudah dibekali ilmu, saya yakin para amlumni mampu mengembangkan ilmunya sehingga menimbulkan suatu lapangan pekerjaan. Ungkap H. Sunaryo.

Pada kesempatan tersebut Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE menyampaikan dalam sambutanya,    merasa bangga berkesempatan hadir menyaksikan putera/puteri Kota Dumai melaksanakan Sidang Senat Terbuka pada hari ini, serta memberi apresiasi kepada salah seorang wisudawan yang berusia 65 tahun, “sungguh semangat yang luar biasa disaat usia 65 tahun memperoleh gelar sarjana, ini menandakan semangat pendidikan tanpa mengenal usia ilmu tidak akan habis kecuali sampai akhir hayat”. Kata wawako.

Wawako juga menyampaikan, Pemerintah Daerah Kota Dumai mensuport dan mendukung proses kegiatan pendidikan STT Kota Dumai dan sekolah-sekolah tinggi lainya, apresiasi kepada kinerja para pendidik yang menciptakan putera/puteri Kota Dumai menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas. Wawako juga menambahkan Pemerintah Daerah komitmen mengupayakan agar pendidikan baik, imperastruktur baik, kesehatan juga baik maka tidak diragukan Kota Dumai pasti akan berkembang dengan adanya SDM yang berkualitas. Tutup Wawako (hms/ds).


Dumai – Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE meresmikan Restoran berlogo “d’poer Kayu” di Simp. Empat jalan Jeruk, Cempedak Kelurahan Rimba Sekampung. Kamis (21/12/2017).
Amrizal, pemilik Restoran d’poer Kayu sekaligus pemilik Restoran Papa Ibam ini mengatakan dalam sambutannya, terima kasih kepada para tamu undangan yang telah berkenan hadir, meringankan langkah dalam acara Grand Opening Restoran d’poer Kayu ini, mudah-mudahan dengan kehadiran d’poer Kayu ini masyarakat merasa puas dengan bebagai menu yang disajikan di restoran ini.
Sementara itu Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE dalam sambutan singkatnya mengatakan, menyambut baik dibukanya Restoran “d’poer Kayu” ini dan memberikan apresiasi kepada pemilik usaha restoran tersebut. “Berwirausaha itu suatu hal berkemandirian yang sangat luar biasa, keyakinan, Ulet, kesabaran, kerja keras, manajemen yang matang menjadi faktor utama dalam menjalankannya”. Ungkap wawako.
Dilihat dari perkembangan pembangunan, Kota Dumai tergolong cepat perkembangannya termasuk olahan kulinernya, sehingga olahan-olahan tersebut dapat dijadikan momen yakni Wisata Kuliner. Kembali ke d’poer Kayu, semoga usaha ini membawa berkah bagi masyarakat Kota Dumai dan yang terpenting lagi tetap mengikuti ketentuan-ketentuan yang ada, bersaing sehat antar sesama profesi. Ada paha ada kaki, ada usaha ada rezki, ada untung ada rugi merupakan hal yang biasa dalam berwirausaha. Tutup Wawako. (hms/ds).

Dumai –  Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE menghadiri Peringatan Hari Ibu ke 89 Tahun 2017. Yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW). Di Kantor Lurah Tanjung Palas Kota Dumai. Selasa (19/12).

Dewi Tunjung Sari Eko Suharjo, selaku Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Dumai dalam sambutanya menyampaikan, kegiatan ini diselenggarakan untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia. Perjuangan tersebut mulai dari ikut serta dalam merebut kemerdekaan hingga perjuangan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Momentum hari ibu juga dijadikan sebagai refleksi dan renungan bagi kita semua, kita lihat kembali berbagai upaya yang kita lakukan dalam rangka memajukan pergerakan perempuan di semua bidang pembangunan,”katanya
“kami mengajak semua perempuan untuk maju terus, mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri dan berkualitas, sehingga bersama laki-laki mejadi kekuatan yang besar dalam membangun keluarga, masyarakat dan bangsa,” tambahnya.

Selain itu, penasehat GOW Kota Dumai Hj. Haslinar Zulkifli menyampaikan dalam sambutanya, momen Peringatan Hari Ibu (PHI) ini merupakan momen yang dapat membangkitkan semangat ibu-ibu kaum perempuan sebagaimana ibu-ibu pendahulu kita yang telah berjuang ikut serta bersama kaum laki-laki dalam membela tanah air.

Untuk saat ini peran perempuan sebagai wujud perhatian dalam membela tanah air ialah ikut serta bersama kaum laki-laki dan mempunyai hak yang sama dalam membangun, sesuai dengan tema PHI tahun ini yaitu “Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya”. Kemudian ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, Instansi OPD yang telah melibatkan kaum perempuan seperti Gabungan Organisasi Wanita (GOW), TP. PKK dan Darma Wanita Persatuan khususnya Kota Dumai dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bersifat pembangunan.

Pada kesempatan tersebut, Wawako Dumai dalam sambutanya menyampaikan, mengucapkan selamat hari Ibu, semoga peringatan ini dapat meneguhkan tekad dan perjuangan kita untuk melindungi dan memberdayakan ibu-ibu di Kota Dumai, mari kita tingkatkan peran perempuan dalam setiap aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menuju pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan akan tetapi tetap tidak melupakan koderat. Pungkas Wawako.

Kami berharap peringatan hari ibu ini dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk mengajak para kaum ibu agar turut serta secara nyata dan terus menerus membangun SDM berkualitas sebagai generasi penerus bangsa. Jadilah figur panutan yang cerdas, adaptif, dan sekaligus produktif dalam membentuk kepribadian anak-anak kita, sebagai ibu harus mampu berinteraksi dan merespon anak-anak dengan intens, tepat dan cepat. Tutup Wawako. 

Acara Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-89 tahun 2017 ditandai dengan pemotongan tumpeng. Turut hadir di acara tersebut Kasat Pol PP Bambang Wardoyo, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dameria, Perwakilan DPRD Dumai Hj. Jufrida dan Syarifah, Camat Dumai Kota Tanwir Azhar, Lurah Tanjung Palas Enda Zuljedi, Ketua TP. PKK, Ketua DWP, Ketua Ibu Persit dan Ketua Ibu Bhayangkari Kota Dumai. (hms/ds).


Dumai- Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Wan Thamrin sangat mengapresiasi Pemko Dumai yang dinilai sangat sukses dalam menyelenggarana MTQ ke-36 Provinsi tingkat Provinsi Riau yang dilaksakaan pada 9 sampai 16 Desember 2017 di Kota Dumai.

“MTQ di Dumai ini adalah yang terbaik dan tersukses selama pelaksanaan MTQ di Provinsi Riau yang saya ketahui. Selamat kepada walikota Dumai dan seluruh panitia pelaksana MTQ yang sudah dapat melaksanakan MTQ kali ini dengan sangat baik,” ujarnya Wan Thamrin pada sambutannya.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah provinsi Riau berterima kasih kepada seluruh para peserta dari seluruh daerah yang ada di Provinsi Riau, dan terima kasih kepada tuan rumah yakni Kota Dumai yang telah sukses menggelar acara MTQ ini,” kata Wagubri.

Dikatakan Wagubri agar kiranya MTQ menjadi momen penting dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berbekal Al-Quran. Dengan mengucapkan Alhamdulillah saya secara resmi menutup kegiatan MTQ ke 36 Provinsi Riau tahun 2017 di Kota Dumai, sampai jumpa tahun depan di Kepulauan Meranti.

Sementara itu Walikota Dumai H. Zulkifli As pada sambutannya mengatakan menyampaikan bahwa helat MTQ membawa keberkahan tersendiri bagi Kota Dumai.

“Al-Quran mengatur setiap sendi kehidupan, tuntutan akhlak Qur’ani membentuk manusia yang bermoral dan berakhlak mulia. Terimakasih banyak kepada seluruh peserta yang berasal dari seluruh daerah yang ada di Provinsi Riau atas keikutsertaannya dan permintaan maaf atas segala kekurangan Kota Dumai sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Mari kita hidupkan lagi Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari, diharapkan dimasa depan Al-Quran dapat mendarah daging digenerasi yang akan datang guna mewujudkan masyarakat yang madani dan berjiwa qurani, harap walikota Dumai.

Sementara iti Kota Pekanbaru menjadi yang terbaik dalam perhelatan MTQ kali ini dengan menyisihkan kota dan kabupaten lainnya dengan total poin 72. Sementara untuk pelaksanaan MTQ ke 37 mendatang akan dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Untuk lomba pawai ta’aruf dan mobil hias terbaik pada MTQ ke-36 tingkat Provinsi Riau tahun 2017 di Kota Dumai jatuh kepada Kabupaten Rokan Hulu diikuti Kabupaten Siak dan juara ketiga Kabupaten Pelelawan.

Untuk Stand Bazar terbaik MTQ ke-36 tingkat Provinsi Riau tahun 2017 di Kota Dumai jatuh kepada Kabupaten Rokan Hilir diikuti kabupaten Siak dan Kabupaten Indragiri Hilir.


Dumai – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Dumai menggelar kegiatan Pendidikan Sebaya Program P2HIV Bagi Pekerja, yang dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota, di Bollroom Melati Lt. 2 Hotel Grand Zuri Jl. Jenderal Sudirman Dumai. Senin (18/12/2017).

Beberapa hari yang lalu, KPA Kota Dumai baru saja menyelenggarakan Lokakarya HIV/AIDS Bagi Pelajar dan Mahasiswa di Kota Dumai, kini KPA kembali menyelenggarakan Pendidikan Sebaya Program P2HIV Bagi Pekerja di Kota Dumai.
Menurut Komisi Penanggulangan AIDS Kota Dumai, kegiatan ini sangat penting dilaksanakan, mengingat kasus HIV/AIDS di Kota Dumai kian lama semakin meningkat dan belum ditemukan obatnya.
Hingga Desember 2017 menurut data KPA Kota Dumai jumlah total angka kasus HIV/AIDS sudah mencapai 619 kasus terdiri dari HIV sebanyak 395 kasus, AIDS sebanyak 108 kasus dan meninggal dunia 116 kasus. Kemudian dari 619 kasus berdasarkan kelompok terdiri dari PSK, Karyawan, pekerja tidak tetap, ibu rumah tangga, PNS/ASN hingga pelajar.
Pada kesempatan tersebut Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE dan juga merupakan Ketua Umum Komisi Penanggulangan AIDS Kota Dumai dalam sambutanya mengatakan, dumai merupakan kota yang strategis dengan geografis pantai sepanjang 1,4 KM merupakan jalur pintu masuk berbagi komoditi sehingga memberikan dampak yang begitu pesat perkembanganya, hal ini tidak menutup kemungkinan terjadinya peningkatan kasus HIV/AIDS.
Selain itu perilaku manusianya juga menjadi salah satu indikator penyebab meningkatnya kasus HIV/AIDS, sebagaimana kita ketahui bahwa penularan HIV/AIDS ini pencetusnya bukan hanya perilaku sex bebas saja akan tetapi banyak hal-hal lain yang menjadi penyebabnya seperti pecandu narkoba, bahkan yang lebih rentan lagi adalah paramedis yang secara langsung melakukan kontak dalam memberikan pelayanan kepada pasiennya, untuk itu selalu terapkan SOP Paramedisnya. Ungkap Wawako.
Mengakhiri sambutanya wawako menyampaikan, melalui pelatihan ini kita harapkan para pendidik sebaya dapat menyebarluaskan informasi seputar HIV/AIDS di kalangannya, dengan melihat laju pertumbuhan kasus HIV/AIDS di Kota Dumai yang terus meningkat maka ke depan sangat diharapkan seluruh komponen masyarakat juga turut diberdayakan dalam upaya penanggulangan masalah HIV/AIDS demi menekan laju penularan HIV/AIDS. Tutup wawako. (hms/ds).

Dumai – Pemerintah Kota Dumai melalui Badan Perencanaan Daerah (BAPPEDA), menggelar Rapat Kordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kota Dumai di Ballroom Hotel Grand Zuri Jl. Jenderal Sudirman. Senin (18/12/2017).

Di hadiri oleh para Camat dan Lurah se Kota Dumai, Rapat koordinasi ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan Program Percepatan Penanggulangan Kemiskinan yang dilaksanakan di seluruh Kecamatan maupun Kelurahan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE menyampaikan dalam sambutanya bahwa, berbagai program penanggulangan kemiskinan telah diupayakan diantaranya adalah program bantuan sosial antara lain, beras sejahtera atau bantuan pangan non tunai, program keluarga harapan, program Indonesia sehat, program Indonesia Pintar, program rumah layak huni dan sebagainya. Ini merupakan upaya-upaya yang dilaksanakan untuk mensejahterakan masyarakat Kota Dumai. Adapun segala Upaya ini dapat terlaksana dengan dukungan dan partisipasi antar berbagai pihak yang berkomitmen untuk terus bekerja sama membangun Kota Dumai ini. 

Berdasarkan data dari tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dan badan pusat statistik, bahwa penduduk miskin Kota Dumai terjadi penurunan kemiskinan. Kota Dumai tahun 2015 persentase penduduk miskin Kota Dumai adalah 5,26% dengan jumlah penduduk miskin lebih kurang 14.970 jiwa dengan garis kemiskinan sebesar Rp. 353.079 /Kapita/Bulan. Pada tahun 2016, persentase kemiskinan Kota Dumai menurun menjadi 4,74 % dengan jumlah penduduk miskin lebih kurang 13.760 jiwa dengan garis kemiskinan sebesar Rp. 369.624 /Kapita/Bulan.

Agar upaya pengentasan kemiskinan berjalan secara sinergis dan berkelanjutan, maka penyediaan program dan layanan pembangunan diupayakan adanya sinergi antara perencanaan dan penganggaran agar berpihak pada masyarakat miskin atau dalam rangka penanggulangan kemiskinan. Pungkas Wawako.

Selain itu wawako juga menyampaikan, melalui rapat koordinasi ini diharapkan dapat meningkatkan fokus terhadap program-program tersebut yang ditujukkan kepada masyarakat miskin agar lebih efektif dan efisien, dengan demikian kelompok masyarakat yang masih berada dibawah garis kemiskinan dapat lebih diperhatikan dan terbantu sehingga kegiatan pembangunan dapat dirasakan manfaatnya. 

Masih dalam sambutanya, Kebijakan penanggulangan Kemiskinan merupakan sebagai gerakan bersama, tentunya tidak hanya dapat dilakukan oleh pemerintah saja tetapi juga memerlukan keterlibatan semua pihak selaku pemangku kepentingan, dukungan dan kerjasama ini perlu ditingkatkan dan digerakkan bersama pemerintah, dunia usaha, perbankan, LSM, dan masyarakat.

Mengakhiri sambutanya, Wawako menegaskan kepada semua stakeholder agar memperhatikan kondisi dan mempunyai data kemiskinan sehingga setiap program yang dibuat oleh OPD agar dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pihak kecamatan dengan harapan program dimaksud tepat sasaran. Tutup Wawako. (hms/ds).